Dengan mengakses situs GoWest.ID, anda setuju dengan kebijakan privasi dan ketentuan penggunaannya.
Setuju
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
    ReportaseSimak lebih lanjut
    Investasi Digital Batam Terganjal Pasokan Energi Listrik
    7 jam lalu
    Perkiraan Cuaca Minggu (27/09): Seharian Berawan, Siang-Malam Diguyur Hujan
    10 jam lalu
    Kabut Asap Kiriman Kalimantan Selimuti Batam, Jarak Pandang Hanya 2.000 Meter
    23 jam lalu
    Acungkan Parang ke Jukir, Oknum Sekuriti di Batam Ditangkap Polisi
    1 hari lalu
    Kabar Duka: Putra Bungsu Presiden Soekarno, Guruh Soekarnoputra Tutup Usia
    1 hari lalu
  • Ragam
    RagamSimak lebih lanjut
    Seorang Janda dan Dua Anak Lelakinya
    5 jam lalu
    Ratusan Pelari Meramaikan Tropical Night Run 2026 di Bintan Industrial Estate
    5 jam lalu
    Ancaman Karhutla vs. Banjir Yang Mengintai; Puncak Musim Hujan Kepri pada Januari 2027
    5 jam lalu
    Asian Games 2026, Rahmat Erwin Sumbangkan Emas Kedua Untuk Indonesia
    11 jam lalu
    FIFA ASEAN Cup 2026, Menang 2-0 atas Singapura Timnas Garuda Buka Peluang
    2 hari lalu
  • Data
    DataSimak lebih lanjut
    10
    Pulau Pandan, Karimun
    6 hari lalu
    6
    Rumah Belah Bubung
    1 minggu lalu
    Raja Haji Abdullah ibn Raja Haji Ahmad
    3 minggu lalu
    8
    Masjid Al Mubaraq, Karimun (Masjid Raja Haji Abdullah)
    3 minggu lalu
    Realisasi Belanja Pemko Tanjungpinang hingga September 2026
    3 minggu lalu
  • Program
    ProgramSimak lebih lanjut
    Limas Potong; ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’ (Documentary)
    3 bulan lalu
    “Tanjak Perkasa Alam Karimun”
    3 bulan lalu
    #ComingSoon LIMAS POTONG: ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’
    3 bulan lalu
    Durai – Selat Gelam : “Jejak Masa Lalu & Alam yang Bersahabat”
    7 bulan lalu
    Moro – Sugi: “Surga Alam yang Tersembunyi”
    8 bulan lalu
  • id
    • zh-CN
    • en
    • id
TELUSUR
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Notifikasi Simak lebih lanjut
Aa
Aa
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
  • Ragam
  • Program
  • Data
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
  • Advertorial
© 2025 Indonesia Multimedia GoWest. All Rights Reserved.
In Depth

Jokowi : “Itu Kriminal!”

Editor Admin 10 tahun lalu 1.7k disimak
Foto : youtube

PRESIDEN Joko Widodo angkat bicara soal insiden Pengibaran Bendera Organisasi Papua Merdeka (OPM) di Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Melbourne, Australia, Jumat pekan lalu.

Presiden menilai aksi itu merupakan tindakan kriminal murni.

“Itu urusan dalam negeri Australia, itu urusan kriminal, tidak ada hubungannya dengan NKRI, enggak ada,” kata Presiden Jokowi usai meninjau pembangunan tol Batang-Semarang di Kabupaten Batang, Jawa Tengah, seperti dikutip setkab.go.id, Senin 9 Januari 2017 kemarin.

Jokowi mengaku telah mendapatkan laporan dari Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi terkait hal itu. Ia meminta agar pengamanan di Konsulat Jenderal Republik Indonesia, Melbourne, ditambah.

Melalui Menlu, Jokowi meminta Pemerintah Australia agar mengambil tindakan atas hal tersebut. “Menlu sudah menyampaikan ke sana permintaan itu,” ujarnya.

Komunikasi dengan Australia

Sebelumnya Menlu Retno Marsudi menilai adanya pihak yang mengibarkan bendera OPM merupakan tindakan kriminal yang tidak bisa ditoleransi.

“Saya meminta Otoritas Australia harus segera menuntaskan investigasi dan memproses hukum pelaku kriminal penerobos KJRI Melbourne, ujar Retno.

Ia merujuk pada Konvensi Wina 1961, sebagai negara penerima, Australia memiliki kewajiban dan tanggung jawab dan menjamin keamanan misi Indonesia di Australia.

Pada Sabtu 7 Januari lalu, Menlu telah berkordinasi dengan Menlu Australia Julie Bishop. Ia meminta Pemerintah Australia melakukan investigasi dan memproses hukum pelaku pengibaran tersebut.

“Dubes RI Canberra juga terus melakukan komunikasi dengan Pemerintah dan Otoritas Australia guna memastikan keamanan semua misi dan staf Diplomatik Konsuler Indonesia di Australia,” kata Menlu.

Kronologi

Ada dua pelaku yang teridentifikasi. Selain pelaku pria yang membentangkan bendera, ada juga satu pelaku perempuan. Pelaku perempuan ini, kata Nasir, tidak turut mengibarkan bendera tapi hanya berada di luar gedung dan merekam momen pengibaran yang dilakukan pelaku pria. Diduga pelaku berasal dari etnis Kaukasia.

“Dari profil di media sosial, rupa badan mereka diduga bukan warga negara Indonesia (WNI),” kata Juru bicara Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Australia, Sade Bimantara.

Pemerintah pun meradang. Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menilai tindakan pelaku menerobos KJRI sebagai tindakan kriminal yang tak bisa ditolerir. Karenanya, ia meminta pihak Australia segera menginvestigasi peristiwa itu. “Otoritas Australia harus segera menuntaskan investigasi dan memproses hukum pelaku kriminal penerobos KJRI Melbourne,” kata Marsudi.

Menurut Nasir, Menteri Marsudi telah berkomunikasi dengan Menteri Luar Negeri Australia, Julie Bishop, Sabtu pagi. Dalam komunikasinya, Marsudi meminta Bishop memproses hukum pelaku.

Pemerintah Australia, kata Nasir, memiliki tanggung jawab untuk melindungi perwakilan diplomatik dan konsuler yang ada di Australia.

Setelah peristiwa itu, menurut Sade, KJRI telah meminta Kepolisian Federal Australia dan negara bagian Victoria untuk memperketat pengawasan dan patroli di sekitar Gedung KJRI.

Kaitan jokowi, kjri australia, kronologi, pengibaran bendera papua merdeka, video
Admin 11 Januari 2017 11 Januari 2017
Apa yang anda pikirkan
Suka sekali0
Sedih0
Gembira0
Tal peduli0
Marah0
Masa bodoh0
Geli0
Artikel Sebelumnya Perubahan Harga BBM Bersubsidi Ditentukan Maret
Artikel Selanjutnya KSAL Resmikan 3 KRI Produksi Batam

APA YANG BARU?

Seorang Janda dan Dua Anak Lelakinya
Catatan Netizen 5 jam lalu 167 disimak
Ratusan Pelari Meramaikan Tropical Night Run 2026 di Bintan Industrial Estate
Sports 5 jam lalu 92 disimak
Ancaman Karhutla vs. Banjir Yang Mengintai; Puncak Musim Hujan Kepri pada Januari 2027
Lingkungan 5 jam lalu 205 disimak
Investasi Digital Batam Terganjal Pasokan Energi Listrik
Artikel 7 jam lalu 213 disimak
Perkiraan Cuaca Minggu (27/09): Seharian Berawan, Siang-Malam Diguyur Hujan
Artikel 10 jam lalu 176 disimak

POPULER PEKAN INI

Hujan Sebentar; Batam Banjir, Mobil Warga Hanyut
Artikel 5 hari lalu 667 disimak
Ancaman Krisis Air, Energi, dan Minimnya Serapan Kerja di Proyek Data Centre Batam
In Depth 2 hari lalu 534 disimak
Iming-Iming “SIM C Tanpa Antre” Berujung Jerat Pidana
Artikel 2 hari lalu 524 disimak
Perluasan Kolam Retensi Untuk Tekan Titik Banjir di Batam
Lingkungan 2 hari lalu 470 disimak
BMKG: Hujan Guyur Batam 3-5 Hari ke Depan, Waspada Cuaca Cepat Berubah
Artikel 4 hari lalu 453 disimak
- Pariwara -
Ad imageAd image
about us

Kami berusaha menjadi CITIZEN yang netral dan objektif dalam menyampaikan pandangan serta pikiran tentang apapun di dunia ini.

  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
© Indonesia Multimedia GoWest 2026. All Rights Reserved.
adbanner
AdBlock Detected
Our site is an advertising supported site. Please whitelist to support our site.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?