Dengan mengakses situs GoWest.ID, anda setuju dengan kebijakan privasi dan ketentuan penggunaannya.
Setuju
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
    ReportaseSimak lebih lanjut
    HarbourFront Centre Singapura Tutup Mulai 27 Juli 2026
    14 jam lalu
    KJRI Johor Bahru Amankan Kepulangan 4 Nelayan Bintan yang Dibebaskan Malaysia
    14 jam lalu
    Sebanyak 7869 Jemaah Haji Debarkasi Batam Telah Pulang ke Tanah Air
    14 jam lalu
    Pemko Tanjungpinang Akhiri Kebijakan WFA, Mulai Juli 2026 Masuk Normal
    1 hari lalu
    Kemenko Perekonomian Tinjau Karimun untuk Optimalisasi Kawasan FTZ
    1 hari lalu
  • Ragam
    RagamSimak lebih lanjut
    Kunang-Kunang Kian Sulit Ditemui: Bioindikator Lingkungan yang Terancam
    9 jam lalu
    “Dua Bapak dengan Balita Mereka”
    1 hari lalu
    Liga Takraw Season 2 2026 Tuntas, Tim Juara Terima Piala dan Uang Pembinaan
    5 hari lalu
    Puluhan Ribu Calon Murid Baru SMA dan SMK di Kepri Bersaing Ketat Masuk Sekolah Negeri
    5 hari lalu
    Pelatih Iran Nilai Timnya Paling “Tertindas” di Piala Dunia 2026
    5 hari lalu
  • Data
    DataSimak lebih lanjut
    Pohon Bakau Api Api
    11 jam lalu
    Inflasi Perumahan Batam Meningkat pada Mei 2026
    14 jam lalu
    Pulau Benan, Lingga
    6 hari lalu
    Raja Ali ibn Daeng Kamboja (Yang Dipertuan Muda Riau V)
    6 hari lalu
    ANALISIS DATA: Cuaca Batam & Kepri Sepekan ke Depan
    1 minggu lalu
  • Program
    ProgramSimak lebih lanjut
    “Tanjak Perkasa Alam Karimun”
    1 hari lalu
    #ComingSoon LIMAS POTONG: ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’
    5 hari lalu
    Durai – Selat Gelam : “Jejak Masa Lalu & Alam yang Bersahabat”
    4 bulan lalu
    Moro – Sugi: “Surga Alam yang Tersembunyi”
    5 bulan lalu
    “Kundur & Buru – Pesona dan Tradisi”
    5 bulan lalu
  • id
    • zh-CN
    • en
    • id
TELUSUR
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Notifikasi Simak lebih lanjut
Aa
Aa
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
  • Ragam
  • Program
  • Data
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
  • Advertorial
© 2025 Indonesia Multimedia GoWest. All Rights Reserved.
Ragam

‘Kala Dagangan Kurang Laku’ | Cek Sebab & Cara Mengatasinya

Editor Admin 5 tahun lalu 1.1k disimak

SALAH satu tujuan berdagang adalah mendapatkan keuntungan. Hal itu didapatkan dari penjualan yang dilakukan. Namun, dalam melakukan penjualan, tentunya tidak akan selalu laris manis setiap saat, apalagi kalau usaha tersebut baru saja dimulai. 

Daftar Isi
1. Dagangan kurang menarik 2. Harga yang dipasang tidak sewajarnya 3. Salah target pemasaran 4. Kurang promosi 5. Pelayanan mengecewakan 6. Adanya kompetitor 7. Perubahan tren dan lingkungan 8. Kejenuhan konsumen 9. Lokasi kurang strategis

Maka itu, jika dagangan masih atau mulai sepi pelanggan, kamu harus mengetahui penyebabnya. Kamu dapat melakukan evaluasi terhadap bisnis kamu agar memahami apa yang menjadi faktor dagangan menjadi sepi. 

Umumnya, beberapa hal berikut ini yang menjadi penyebab dagangan sepi pelanggan. Simak ya.

1. Dagangan kurang menarik

Banyaknya produk yang dapat dijual, membuat pelaku usaha terkadang hanya mengikuti pasar. Hal ini membuat dagangan menjadi sepi karena produk yang ditawarkan kurang menarik dan di pasaran sudah banyak produk yang sama.

Maka itu, dalam menjualnya pelaku usaha dapat membuatnya menjadi menarik dengan berbagai cara, contohnya dengan mengkombinasikan, memodifikasi, atau mengembangkan produk tersebut menjadi suatu hal yang unik. 

2. Harga yang dipasang tidak sewajarnya

Selain itu, penyebab dagangan sepi selanjutnya adalah pada harga. Jika harga yang ditawarkan terlalu mahal atau terlalu murah, seseorang menjadi ragu dan enggan membelinya. 

Oleh karena itu, kamu harus memperhatikan harga yang dipasang. Kamu bisa menyesuaikannya dengan harga pasaran untuk produk tersebut, tentunya dengan perhitungan pasti dari biaya produksi hingga distribusi.

3. Salah target pemasaran

Salah menentukan target pemasaran bisa menjadi salah satu penyebab dagangan sepi. Jika hal ini terjadi, kamu harus memahami terlebih dahulu kelompok seperti apa yang ingin disasar, apakah mahasiswa, pekerja, pelajar, atau demografi lainnya. 

Kamu juga harus memahami apakah dagangan yang ditawarkan sesuai kebutuhan target pemasaran tersebut. Dengan demikian, penjualan akan terlaksana dengan efektif dan mengalami peningkatan

4. Kurang promosi

Selain salah target pemasaran, penyebab dagangan sepi juga bisa karena kurangnya promosi. Hal ini memang cukup tricky dilakukan. Namun, seiring berkembangnya zaman, saat ini strategi pemasaran sudah dapat dilakukan dengan berbagai cara. 

Jadi, strategi pemasaran yang tepat dapat diaplikasikan pada usaha yang dijalani. Dalam menjalaninya pun, pelaku usaha harus gencar melakukan promosi. Dalam kata lain, promosi yang dilakukan harus konsisten, baik melalui online maupun offline. 

5. Pelayanan mengecewakan

Penyebab dagangan sepi lainnya adalah adanya pelayanan yang tidak memuaskan. Pelayanan adalah hal pertama yang sampai pada konsumen. Jika pelayanan yang dilakukan baik, ramah, dan informatif, pelanggan tidak akan segan untuk kembali lagi atau merekomendasikan dagangan kamu.

Namun, apabila, pelayanan yang diberikan tidak bekerja secara semestinya, pelanggan menjadi kecewa dengan dagangan tersebut, walaupun sebenarnya produk yang dijual tidak menjadi masalah. Maka dari itu, perlu adanya peningkatan pelayanan kepada konsumen agar terhindar dari kekecewaan ini. 

6. Adanya kompetitor

Bukan suatu hak yang asing lagi dalam dunia usaha, bahwa kompetitor menjadi penyebab dagangan sepi. Pada dasarnya, hal ini wajar terjadi karena kompetitor pasti akan selalu ada. Salah satu hal yang bisa pelaku usaha lakukan adalah menganalisa strategi pemasaran dan kompetitornya itu sendiri. 

Jadi, kamu bisa mengetahui kelebihan dan kekurangan kompetitor yang selanjutnya bisa kamu bandingkan dengan dagangan kamu.

7. Perubahan tren dan lingkungan

Alasan lainnya penyebab dagangan sepi adalah karena terjadinya perubahan tren dan lingkungan. Tidak dapat dipungkiri, keduanya berkesinambungan antar satu sama lain. Beberapa bidang usaha dipengaruhi oleh tren di sekitarnya. Terkadang, adanya tren baru membuat yang kebiasaan lama ditinggalkan. 

Di sisi lain, lingkungan juga menjadi faktor penyebab dagangan sepi. Dalam konteks ini, lingkungan bisa mencakup hal yang luas, mulai dari lingkungan alam hingga sosial. Hal ini berpengaruh kepada bidang usaha tertentu, seperti contohnya bidang usaha makanan. 

8. Kejenuhan konsumen

Jika suatu usaha telah mempunyai salah satu produk andalan, bukan berarti produk tersebut menjadi satu-satunya produk yang dapat dijual. Dalam berdagang, tentunya harus menciptakan inovasi produk baru. 

Hal ini dilakukan untuk menghindari kejenuhan konsumen akan produk yang itu-itu saja dan juga mempertahankan usaha, apalagi jika produk tersebut dikonsumsi atau dipakai sehari-hari.

9. Lokasi kurang strategis

Bagi pelaku usaha yang memiliki toko offline, lokasi juga menjadi penentu ramai atau sepinya dagangan. Hal ini karena lokasi menjadi salah satu poin yang menjadi keputusan pelanggan untuk pergi ke toko tersebut atau tidak. 

Jika, toko terletak di lokasi strategis, pelanggan akan menyambangi tempat tersebut dengan mudah. Namun, jika toko tersebut terletak di lokasi yang sulit dikunjungi, pelanggan akan merasa malas untuk mengunjunginya, kecuali toko tersebut berada di dekat daerah tempat tinggalnya dan sudah hafal dengan lokasi tersebut. 

(*)

Sumber : IDN TIMES 

Kaitan Dagangan, jual, Laku, produk
Admin 23 Oktober 2021 23 Oktober 2021
Apa yang anda pikirkan
Suka sekali0
Sedih0
Gembira0
Tal peduli0
Marah0
Masa bodoh0
Geli0
Artikel Sebelumnya KONI Kepri Segera Lakukan Evaluasi Capaian Target PON XX Papua
Artikel Selanjutnya FGD Re-Engineering | Upaya Peningkatan Pendapatan dan Efisiensi Pegawai BP Batam

APA YANG BARU?

Kunang-Kunang Kian Sulit Ditemui: Bioindikator Lingkungan yang Terancam
Lingkungan 9 jam lalu 148 disimak
Pohon Bakau Api Api
Rupa 11 jam lalu 148 disimak
HarbourFront Centre Singapura Tutup Mulai 27 Juli 2026
Artikel 14 jam lalu 205 disimak
KJRI Johor Bahru Amankan Kepulangan 4 Nelayan Bintan yang Dibebaskan Malaysia
Artikel 14 jam lalu 157 disimak
Inflasi Perumahan Batam Meningkat pada Mei 2026
Statistik 14 jam lalu 184 disimak

POPULER PEKAN INI

#ComingSoon LIMAS POTONG: ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’
Documentary 5 hari lalu 687 disimak
Raja Ali ibn Daeng Kamboja (Yang Dipertuan Muda Riau V)
Tokoh 6 hari lalu 672 disimak
Siswa SMA Keluarga Mampu Bisa Tidak Lagi Jadi Prioritas Penerima MBG
Artikel 6 hari lalu 650 disimak
Mengapa Judi ‘Online’ Masih Marak Meskipun Sudah Ada Aturan Pidananya?
Catatan Netizen 6 hari lalu 635 disimak
Disdik Batam Terbitkan Surat Edaran Pengawasan Gadget Siswa
Pendidikan 5 hari lalu 627 disimak
- Pariwara -
Ad imageAd image
about us

Kami berusaha menjadi CITIZEN yang netral dan objektif dalam menyampaikan pandangan serta pikiran tentang apapun di dunia ini.

  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
© Indonesia Multimedia GoWest 2026. All Rights Reserved.
adbanner
AdBlock Detected
Our site is an advertising supported site. Please whitelist to support our site.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?