Hubungi kami di

Ini Batam

Ketua Komnas PA Arist Merdeka Sirait: Kasus Kejahatan Seksual di Batam Tidak Bisa Dibiarkan

Terbit

|

Ketua Komnas PA, Arist Merdeka Sirait. F. Dok. Kompas.com

KOMISI Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) akan menindaklanjuti dua kasus kejahatan seksual dengan korban anak yang terjadi di Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri).

Menurut Ketua Komnas PA, Arist Merdeka Sirait, mengatakan, Komnas PA akan berkoordinasi dengan instansi yang menaungi pondok pesantren di Kemenag itu.

“Kasus itu sangat perlu dikonfirmasi, diinvestigasi, dan dicek kembali ke Polres apakah sudah ada laporannya. Ini tidak bisa dibiarkan,” kata Arist di Batam, dikutip dari Republika.comid, Selasa (26/7/2022).

BACA JUGA :  Dinas KP2: 202 Sapi di Batam Diduga Terpapar Penyakit Mulut dan Kuku

Dari dua laporan kejahatan seksual di Batam yang ditangani Komnas PA, seluruhnya terjadi di lembaga pendidikan pondok pesantren.

Sementara itu, secara nasional, pada 2021 pihaknya mendapatkan laporan sekitar 2.700 pelanggaran terhadap anak, dan 52 persen di antaranya merupakan kejahatan seksual.

“Kasusnya bisa sodomi, persetubuhan sedarah, rudapaksa anak-anak sebagai pelaku dan korban, dan di pondok pesantren terdapat kekerasan terhadap anak. Jadi angka itu kami khawatirkan,” ujar Arist.

Yayasan Ketahanan Keluarga dan Perlindungan Anak (YKKPA) Osman Hasyim berdiri di Kota Batam, Provinsi Kepri sebagai rumah bagi masyarakat yang membutuhkan bimbingan dalam perlindungan anak serta keutuhan keluarga.

BACA JUGA :  Disbudpar Batam Minta Ada Perlakuan Khusus Dari Kemenkumham Untuk Batam

Penasehat Hukum YKKPA, Johnson Panjaitan, mengatakan kehadiran YKKPA diharapkan dapat membangun ketahanan keluarga dari perceraian serta melindungi kesejahteraan anak-anak.

“Yayasan dan gedung ini bisa bersentuhan dengan anak- anak. Bahwa Batam, masyarakatnya tidak hanya ingin membangun dan kesejahteraan ekonomi, tetapi juga membangun ketahanan keluarga. Ini modal dan masa depan mengurusi anak,” ujar Johnson.

(*)

Advertisement
Berikan Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Sebaran

Facebook

id
enid

id
enid