Dengan mengakses situs GoWest.ID, anda setuju dengan kebijakan privasi dan ketentuan penggunaannya.
Setuju
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
    ReportaseSimak lebih lanjut
    Potensi Hujan Sedang di Sejumlah Wilayah Kepulauan Riau, Selasa (23/6/2026)
    10 jam lalu
    Siklon Tropis Mekkhala Picu Hujan di Bintan
    10 jam lalu
    Balita Hanyut Terseret Arus Parit di Tanjung Sengkuang
    11 jam lalu
    Produksi Ikan Air Tawar Batam Tembus 2.841 Ton hingga Mei 2026
    11 jam lalu
    Jalan Gajah Mada di Sekitar Hotel Vista Kembali Rusak
    11 jam lalu
  • Ragam
    RagamSimak lebih lanjut
    Pakar Hak Anak Soroti Pawai Dukungan MBG di Batam
    4 jam lalu
    Piala Dunia 2026: Enam Tim Lolos 32 Besar, Empat Lain Terhenti Lebih Awal
    4 jam lalu
    Kunang-Kunang Kian Sulit Ditemui: Bioindikator Lingkungan yang Terancam
    1 hari lalu
    “Dua Bapak dengan Balita Mereka”
    2 hari lalu
    Liga Takraw Season 2 2026 Tuntas, Tim Juara Terima Piala dan Uang Pembinaan
    5 hari lalu
  • Data
    DataSimak lebih lanjut
    Pohon Bakau Api Api
    1 hari lalu
    Inflasi Perumahan Batam Meningkat pada Mei 2026
    1 hari lalu
    Pulau Benan, Lingga
    6 hari lalu
    Raja Ali ibn Daeng Kamboja (Yang Dipertuan Muda Riau V)
    1 minggu lalu
    ANALISIS DATA: Cuaca Batam & Kepri Sepekan ke Depan
    1 minggu lalu
  • Program
    ProgramSimak lebih lanjut
    Limas Potong; ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’ (Documentary)
    5 jam lalu
    “Tanjak Perkasa Alam Karimun”
    2 hari lalu
    #ComingSoon LIMAS POTONG: ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’
    6 hari lalu
    Durai – Selat Gelam : “Jejak Masa Lalu & Alam yang Bersahabat”
    4 bulan lalu
    Moro – Sugi: “Surga Alam yang Tersembunyi”
    5 bulan lalu
  • id
    • zh-CN
    • en
    • id
TELUSUR
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Notifikasi Simak lebih lanjut
Aa
Aa
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
  • Ragam
  • Program
  • Data
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
  • Advertorial
© 2025 Indonesia Multimedia GoWest. All Rights Reserved.
Catatan Netizen

“Kisah Sebuah Sepeda Pancal”

Editor Admin 2 tahun lalu 822 disimak
Ilustrasi, © F. Sultan Yohana

SAYA menjepret foto sepeda pancal itu di dekat Stasiun MRT Steven, awal bulan lalu. Stasiun yang kanan-kirinya banyak dihuni masyarakat elit Singapura. Juga bule-bule ekspatriat yang banyak dikontrakkan di sana oleh perusahaan tempat mereka bekerja. Saya membayangkan, pemilik sepeda itu bule, ibu-ibu muda pastinya, atau perempuan kemanten anyar yang baru saja pindah ke Singapura ikut dinas suaminya. Itu bayangan saya ya!

Oleh : Sultan Yohana


ATAU perempuan Jepang yang langsing, murah senyum, rambut sebahu, dan selalu berpenampilan sopan.

Kenapa perempuan bule (atau Jepang)? Karena itu sepeda transportasi sehari-hari. Warna, merek, dan model sepeda yang dipilih “bule banget”. Simple, warna tidak menyolok, namun berkualitas. Saya lihat di situs merek sepedanya, harga itu sepeda cukup mahal, 1500an dolar Singapura. Ditambah keranjang rotan di belakang, pemiliknya pasti bule bertubuh langsing karena gaya hidup vegetarian, sedikit nyeni, suka pergi ke teater dan baca buku, serta kadang-kadang menghisap ganja (di negeri asalnya). Duh, perempuan idaman saya ketika mahasiswa. Hehe.

Untuk urusan sepeda, perempuan bule (juga lelakinya sebetulnya) dan Jepang di Singapura, mau tak mau, memang berada pada level berbeda. Mereka memakai sepeda pancal untuk transportasi sehari-hari. Untuk mengantar anak sekolah atau les, untuk belanja, bekerja, ke mall, ke salon, dls. Jika Anda pergi ke Orchad Road arah Tanglin Mall, mall yang baru dibeli oleh Sukanto Tanoto seharga $868 juta dolar itu. Anda dengan mudah melihat bule-bule cantik dan muda bersepeda pancal dengan membawa belanjaan, atau nggembol balitanya di sadel belakang. Tanglin Mall adalah mall elit yang mengambil konsumen orang-orang elit yang tinggal di sekitar Orchad dan Bukit Timah, dua kawasan elit Singapura.

Perempuan asli Singapura tidak gemar memakai sepeda sebagai sarana transportasi. Kalaupun bersepeda, paling untuk gaya-gayaan, dan yang dipilih model-model Brompton dan sejenisnya. Mereka, lalu rame-rame mengayuh, dengan kostum bersepeda super ketat, yang pantatnya menyembul menyakiti mata para lelaki. Kalaupun untuk transportasi sehari-hari – dan ini biasnya kaum proletar Singapura – biasanya sepeda yang dipilih “mbuyak byuk” dan warnanya menyolok mata. Ibu-ibu Singapura yang bersepada itu, jika sepedanya mahal, tak akan berani memarkir sepeda mereka seenak udelnya. Jikapun terpaksa, rantai gemboknya pasti semeriah bazaar Ramadan di Geylang Serai.

Hehe.

Sepeda, memang belum menjadi transportasi utama masyarakat Singapura. Pemakainya masih sangat terbatas, meski sarana yang disediakan pemerintah, seperti parkir dan jalan khusus bersepeda, sungguh sangat nyaman. Kebanyakan orang Singapura masih “menganggap”, sepeda untuk transportasi kalangan bawah saja. Untuk orang-orang tua. Untuk anak-anak mereka bermain. Untuk berolahraga.

Walau dianggap negara maju, Singapura memanglah masih belum sepenuhnya bisa melepaskan diri dari kultur-kultur lama khas negara Dunia Ketiga seperti GENGSIAN, doyan pamer STATUS dan KEKAYAAN. Kultur-kultur khas Dunia Ketiga ini, memang tidak serta merta hilang setelah seseorang berpendidikan tinggi, kaya-raya, bahkan bergaul dengan orang-orang kelas “jetset”. Kultur-kultur khas warga Dunia Ketiga ini bisa diperangi hanya dengan banyak membaca buku sastra, nonton film berkualitas, nongkrong dengan siapa saja orang, serta mendengarkan ceramahnya Gus Baha.

Hehe.

Kisah sepeda pancal yang diparkir di Stasiun Steven, bisa panjang di tangan saya. Jangan marah ya, ini semua hanya khayalan belaka saya!

(*)

Penulis/ Vlogger : Sultan Yohana, Citizen Indonesia berdomisili di Singapura. Menulis di berbagai platform, mengelola blog www.sultanyohana.id 
Rubrik : Catatan Netizen jadi platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi para netizen yang gemar menulis, tentang apa saja hal positif yang bisa dibagikan melalui wadah GoWest.ID. Kirim artikel/ konten/ esai anda secara mandiri lewat cara ini ya.

Kaitan netizen, Sepeda pancal, singapura
Admin 31 Maret 2024 31 Maret 2024
Apa yang anda pikirkan
Suka sekali0
Sedih0
Gembira0
Tal peduli0
Marah0
Masa bodoh0
Geli0
Artikel Sebelumnya Rinov/Phita Melaju ke Final Madrid Spain Masters 2024
Artikel Selanjutnya 211 Armada Layani Arus Mudik di Kepri

APA YANG BARU?

Pakar Hak Anak Soroti Pawai Dukungan MBG di Batam
Pendidikan 4 jam lalu 110 disimak
Piala Dunia 2026: Enam Tim Lolos 32 Besar, Empat Lain Terhenti Lebih Awal
Sports 4 jam lalu 107 disimak
Limas Potong; ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’ (Documentary)
Documentary 5 jam lalu 137 disimak
Potensi Hujan Sedang di Sejumlah Wilayah Kepulauan Riau, Selasa (23/6/2026)
Artikel 10 jam lalu 161 disimak
Siklon Tropis Mekkhala Picu Hujan di Bintan
Artikel 10 jam lalu 166 disimak

POPULER PEKAN INI

#ComingSoon LIMAS POTONG: ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’
Documentary 6 hari lalu 752 disimak
Mengapa Judi ‘Online’ Masih Marak Meskipun Sudah Ada Aturan Pidananya?
Catatan Netizen 6 hari lalu 702 disimak
Disdik Batam Terbitkan Surat Edaran Pengawasan Gadget Siswa
Pendidikan 6 hari lalu 690 disimak
Jangan Pakai Sepatu Lari: Untuk Jalan-jalan
Catatan Netizen 6 hari lalu 661 disimak
Pulau Benan, Lingga
Wilayah 6 hari lalu 653 disimak
- Pariwara -
Ad imageAd image
about us

Kami berusaha menjadi CITIZEN yang netral dan objektif dalam menyampaikan pandangan serta pikiran tentang apapun di dunia ini.

  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
© Indonesia Multimedia GoWest 2026. All Rights Reserved.
adbanner
AdBlock Detected
Our site is an advertising supported site. Please whitelist to support our site.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?