Hubungi kami di

Politika

KPU Batam Batasi Maksimal 300 Pemilih Tiap TPS di Pemilu 2024

Terbit

|

Ketua KPU Kota Batam, Martius. F. gokepri.com

PADA pemilihan umum (Pemilu) 2024 mendatang, satu Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Kot Batam dibatasi maksimal hanya 300 pemilih saja. Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Batam, Martius, mengatakan kebijakan membatasi hanya 300 pemilih di satu TPS memang sudah dilakukan sejak Pemilu 2019.

“Itu memang dari Pemilu 2019 kita lakukan 300 pemilih per TPS, dan itu diperkuat lagi dengan PKPU terbaru Nomor 7 tentang pemetaan TPS dan disitu pasal 15 sudah disampaikan bahwa untuk penyusunan daftar pemilih itu paling banyak 300 orang per TPS,” kata Martius, Senin (31/10/2022).

Ia menjelaskan terdapat beberapa aspek yang harus diperhatikan dalam melakukan pemetaan TPS di antaranya tidak menggabungkan desa atau kelurahan, tidak memisahkan data pemilih dalam satu kartu keluarga, serta letak geografis pulau-pulau.

BACA JUGA :  Tambah 3.540 Positif Covid-19, Satu Kasus dari Kepri

Saat ini, kata dia, KPU Batam masih melakukan pemutakhiran terhadap data pemilih Daftar Penduduk Potensial Pemilih Pemilihan (DP4) sehingga belum bisa memastikan terkait pemetaan hingga jumlah TPS yang akan tersedia pada Pemilu 2024.

“Kita masih melihat DP4 saat ini belum keluar datanya, karena kita gambarannya ada di DP4. DP4 ada nanti data dari Kemendagri melalui Dirjen Kependudukan yang di kasih ke KPU RI. Nanti akan diteruskan kepada kami di kabupaten/kota. Itu yang akan kita tindaklanjuti Sesuai dengan data pemilih berkelanjutan,” ujar Martius.

BACA JUGA :  Batam Masuk Nominasi Innovative Government Award 2022

Martius menambahkan berdasarkan pada Pemilu 2019 lalu terdapat 2.970 TPS dengan total data pemilih sebanyak 650.876 orang. Sedangkan dalam hasil pendataan pemilih sementara pada bulan Oktober 2022 sekitar 602 pemilih berkelanjutan.

Ia memperkirakan dalam Pemilu 2024 akan ada penambahan TPS ataupun data pemilih namun tidak secara signifikan.

“Bulan Oktober kemarin data pemilih kita ada di 602 orang, itu data pemilih berkelanjutan. Jadi saya melihat di situ dari 2019 kemarin itu meningkat, tapi kalau dari Pemilu 2019 data pemilih kita 650.876. Jadi kalau menurut saya hampir sama dengan DPT tahun 2019,” kata Martius.

(*)

Sumber: Antara

Advertisement
Berikan Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Sebaran

Facebook

id
enid

id
enid