Dengan mengakses situs GoWest.ID, anda setuju dengan kebijakan privasi dan ketentuan penggunaannya.
Setuju
GoWest.IDGoWest.ID
  • đź”´ Live Streaming!
  • Reportase
    ReportaseSimak lebih lanjut
    Dishub Batam Siapkan Bus Trans Batam Rute Batam Center-Bandara Hang Nadim
    4 jam lalu
    KSOP Batam Evakuasi Sembilan Awak Kapal MV Golden Star 1 yang Tenggelam di Selat Malaka–Singapura
    1 hari lalu
    Kapal Kargo MV Golden Star 1 Tenggelam di Selat Singapura
    1 hari lalu
    Berawal dari Keinginan Melapor, Terduga Penusuk di Batam Justru Dibekuk Polisi
    1 hari lalu
    ASDP Bangun Dermaga Kedua di Tanjunguban, Target Operasional 2027
    2 hari lalu
  • Ragam
    RagamSimak lebih lanjut
    Tiket Semifinal Dramatis: Eksekusi Penalti Evandra Florasta Singkirkan Vietnam
    7 jam lalu
    Bagaimana Kota Pesisir Pengaruhi Kesehatan Terumbu Karang: Kisah dari Batam dan Natuna
    21 jam lalu
    Anakronisme Gambar Raja Ali Haji
    1 hari lalu
    Bungkam Timor Leste 0-3, Garuda Muda Buka Peluang ke Semifinal
    3 hari lalu
    Juknis SPMB Kepri 2026/2027 Terbit, Batam Siapkan 18.228 Kursi di SMA/K Negeri
    4 hari lalu
  • Data
    DataSimak lebih lanjut
    Infografis: Penanganan Insiden Tenggelamnya MV Golden Star 1 di Selat Singapura
    1 hari lalu
    Data Inflasi di Propinsi Kepri Semester I 2026
    2 hari lalu
    Data, Kuota dan Distribusi BBM Bersubsidi di Batam
    2 hari lalu
    Raja Haji Ali (Tengku Selat)
    3 hari lalu
    Tren Pendaftar SPMB SMA/SMK Kepri 3 Tahun Terakhir
    4 hari lalu
  • Program
    ProgramSimak lebih lanjut
    Durai – Selat Gelam : “Jejak Masa Lalu & Alam yang Bersahabat”
    4 bulan lalu
    Moro – Sugi: “Surga Alam yang Tersembunyi”
    4 bulan lalu
    “Kundur & Buru – Pesona dan Tradisi”
    5 bulan lalu
    “Karimun Besar – Harmoni Alam & Budaya”
    5 bulan lalu
    #Full Hendrik; Pujakesuma di DPRD Batam
    11 bulan lalu
  • id
    • zh-CN
    • en
    • id
TELUSUR
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Notifikasi Simak lebih lanjut
Aa
Aa
GoWest.IDGoWest.ID
  • đź”´ Live Streaming!
  • Reportase
  • Ragam
  • Program
  • Data
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
  • Advertorial
© 2025 Indonesia Multimedia GoWest. All Rights Reserved.
VOA Indonesia

Mengolah Ampas Kopi Jadi Berbagai Produk Bernilai Jual

Editor Admin 2 tahun lalu 603 disimak
Lilin dari ampas kopi yang bernilai jual.Disediakan oleh GoWest.ID

KATA ampas berarti sisa dari sesuatu yang telah diambil sarinya. Maka segala sesuatu yang disebut ampas, dianggap tidak berguna. Namun tidak demikian dengan kopi. Ampas kopi ternyata banyak gunanya. Apa saja?


SELAMA ini banyak anggapan, ampas apapun, entah itu ampas kecap, tebu, maupun kopi sudah tidak berguna lagi sehingga dibuang. Padahal, ampas kopi contohnya, punya banyak manfaat yang jarang diketahui.

Wiwin Nospitalia, 50, bisa dianggap sebagai pelopor yang memanfaatkan ampas kopi yang diolah menjadi berbagai produk berguna, di antaranya lilin, sabun, aromaterapi dan pupuk. Ketika ditemui VOA, perempuan kelahiran Ciamis itu mengenang gagasan memanfaatkan ampas kopi.

Wiwin (tengah depan) bersama komunitas pengguna ampas kopi.

“Teman saya dari komunitas datang. Kenapa dibuang ampas kopinya? Kenapa tidak dibuat lilin, sabun dan lainnya? Nah, dari situlah akhirnya saya waktu itu membuat body scrub (krim penggosok kulit tubuh) dulu, lalu lilin. Akhirnya ruangan jadi wangi kopi. Karena banyak, akhirnya jadi souvenir (cindera mata),” tuturnya.

Usaha Wiwin itu kini berkembang menjadi kursus atau pelatihan membuat berbagai produk dari ampas kopi.

Proyek yang dikenal dengan “zero waste” ini, disambut baik oleh pihak Kamar Dagang dan Industri (Kadin), yang mendukung proyek pemanfaatan limbah menjadi produk yang bernilai jual.

Proyek Zero Waste Coffee (pemanfaatan ampas kopi).

Timmy Rorimpandey, Wakil Ketua Kadin Jakarta Selatan, Bidang Perindustrian dan IKM (Industri Kecil Menengah) menjelaskan, “Proyek zero waste coffee ini merupakan langkah yang sangat positif dalam mendukung upaya lingkungan berkelanjutan dan pengelolaan limbah secara lebih baik. Kami sudah melakukan workshop (lokakarya), para pengusaha kedai kopi kami undang dan kami beri pelatihan, supaya ampas kopi itu tetap bernilai. Jadi tidak mencemari lingkungan, tapi tetap memiliki value (nilai).”

Timmy Rorimpandey (paling kiri), Wakil Ketua Kadin Kota Jakarta ketika pelatihan Zero Waste Coffee.

Pertumbuhan kedai kopi di Jakarta sangat cepat. Menurut Timmy, untuk Jakarta Selatan saja terdapat sekitar 200 kedai kopi. Kemudian, bagaimana Wiwin memperoleh ampas kopi?

Lia Amalia Lutfiati, pemilik kedai kopi yang ampasnya dimanfaatkan.

Salah seorang mitranya, pemilik café, Kopi Bumi, Amalia Lutfiati mengatakan bahwa kedai kopinya setiap hari bisa menghasilkan 3-4 kilogram ampas kopi.

Cafenya juga sering menjadi tempat untuk pelatihan membuat produk dari ampas kopi yang dipandu oleh Wiwin Nospitalia.

“Kebetulan mbak Wiwin itu dengan tim sering mengundang beberapa orang, nah untuk makan paginya memakai tempat dan sajian dari café kami,” tukas Lia.

Wiwin mengatakan, tentu saja ada kemitraan yang saling menguntungkan di antara mereka, pihak kedai kopi juga memperoleh barang-barang hasil produksi dari ampas kopi itu, jelasnya.

Wiwin Nospitalia (tengah) ketika memberi pelatihan membuat lilin kopi.

“Saya bekerja sama dengan café-café. Misalnya ampasnya saya ambil, lalu mereka tambahkan uang untuk biaya produksi. Nanti saya kembalikan sudah dalam produk siap jual, seperti sabun, lilin, aroma terapi, yang mereka jual di café. Kedua, biasanya dengan masyarakat umum untuk kado dan yang ketiga dengan komunitas dan wedding organizer, biasanya untuk souvenir,” ujar Wiwin.

Salah seorang pengguna sabun dari ampas kopi, Dewi Prihatiningsih mengatakan, seluruh keluarganya menggunakan sabun ini. Alasannya dibuat dari bahan-bahan alami dan menyukai aroma kopi.

“Manfaatnya bagus ya, seperti mengangkat sel kulit yang mati, semacam scrub. Kebetulan kulit mukaku kan agak sensitif ya, aku coba pakai sabun itu ya jerawatku agak berkurang,” akunya.

Berbagai produk ampas kopi yang sudah dikemas untuk bingkisan.

Bagi mereka yang tidak menyukai aroma kopi yang terlalu keras, kini lilin dari ampas kopi itu dicampuri wewangian, baik dari bunga maupun buah-buahan, seperti mawar dan melati, strawberry, dan lain sebagainya.

Olahan ampas kopi yang semula dianggap tidak berguna itu, kini menjadi berbagai produk dengan nilai jual, sekaligus bermanfaat bagi lingkungan dan menambah penghasilan.

Manfaat ganda ini disyukuri oleh Wiwin Nospitalia yang sebelumnya juga pernah membuat sabun dari garam dan teh. Upaya itu ia lakukan untuk membantu para petani garam dan teh di Jawa Barat. Usaha yang diberi nama West Java Mahakaya itu, bisa mempekerjakan warga setempat sambil memanfaatkan kearifan lokal. 

[ps/lt]

Admin 16 Oktober 2024 16 Oktober 2024
Apa yang anda pikirkan
Suka sekali0
Sedih0
Gembira0
Tal peduli0
Marah0
Masa bodoh0
Geli0
Artikel Sebelumnya Mantan PM Malaysia Mahathir Dirawat Akibat Infeksi Saluran Pernapasan
Artikel Selanjutnya CIMB Niaga Perkuat Hubungan dengan Perusahaan Jepang di Batam

APA YANG BARU?

Dishub Batam Siapkan Bus Trans Batam Rute Batam Center-Bandara Hang Nadim
Artikel 4 jam lalu 98 disimak
Tiket Semifinal Dramatis: Eksekusi Penalti Evandra Florasta Singkirkan Vietnam
Sports 7 jam lalu 137 disimak
Bagaimana Kota Pesisir Pengaruhi Kesehatan Terumbu Karang: Kisah dari Batam dan Natuna
Catatan Netizen 21 jam lalu 242 disimak
Anakronisme Gambar Raja Ali Haji
Catatan Netizen 1 hari lalu 228 disimak
Infografis: Penanganan Insiden Tenggelamnya MV Golden Star 1 di Selat Singapura
Peristiwa 1 hari lalu 325 disimak

POPULER PEKAN INI

8Th Anniversary CAF Batam, Ceria Dalam Pesona Nusantara
Artikel 4 hari lalu 941 disimak
Dikbud Karimun Terapkan SPMB Online Tahun 2026
Pendidikan 7 hari lalu 755 disimak
Disdukcapil Batam Sederhanakan Layanan, Perubahan Data Bisa di Kecamatan
Artikel 4 hari lalu 593 disimak
Kerangka Manusia Ditemukan di Area DAM Duriangkang Batam
Artikel 7 hari lalu 544 disimak
USD Terus Menguat Terhadap Rupiah, Picu Kekhawatiran Pengusaha Batam
Artikel 3 hari lalu 543 disimak
- Pariwara -
Ad imageAd image
about us

Kami berusaha menjadi CITIZEN yang netral dan objektif dalam menyampaikan pandangan serta pikiran tentang apapun di dunia ini.

  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
© Indonesia Multimedia GoWest 2026. All Rights Reserved.
adbanner
AdBlock Detected
Our site is an advertising supported site. Please whitelist to support our site.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?