Dengan mengakses situs GoWest.ID, anda setuju dengan kebijakan privasi dan ketentuan penggunaannya.
Setuju
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
    ReportaseSimak lebih lanjut
    Amsakar: THM di Batam yang Main-main dengan Narkoba, Izinnya Akan Kita Cabut
    19 jam lalu
    Ombudsman Kepri Tegur Keras ABH: Respon Tangki Air Darurat Lambat
    20 jam lalu
    Kantor Bea Cukai Batam Terbakar, Diduga Akibat Korsleting Listrik
    21 jam lalu
    Sepekan Kedepan Batam Masih Dilanda Panas, Suhu Mencapai 33 Derajat
    2 hari lalu
    Kebutuhan Mendesak, Pemkab Bintan Segera Lakukan Pengadaan 2 Unit Mobil Damkar
    2 hari lalu
  • Ragam
    RagamSimak lebih lanjut
    Dari Letnan Asworth ke Brandes; Inkripsi Prasasti Budha di Karimun
    1 hari lalu
    Pembaca Lansia
    2 hari lalu
    Pasokan Anggur Lokal di Bintan Jadi Peluang Petani
    4 hari lalu
    Lomba Jong di Pantai Wan Seri Beni Bintan
    4 hari lalu
    Negeri Lingga, 1861 (Bagian 2)
    6 hari lalu
  • Data
    DataSimak lebih lanjut
    Gedung Beringin, Batam
    2 minggu lalu
    Rata-Rata Lama Sekolah Warga Batam Tembus 11,34 Tahun, Tertinggi di Kepri
    2 minggu lalu
    Inflasi Kota Batam Juli 2026 Stabil di Angka 3,49 Persen
    3 minggu lalu
    Bandar Udara Raja Haji Abdullah, Karimun
    3 minggu lalu
    Pengeluaran Warga Batam Melonjak Rp3,12 Juta per Bulan/ Kapita
    2 bulan lalu
  • Program
    ProgramSimak lebih lanjut
    Limas Potong; ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’ (Documentary)
    2 bulan lalu
    “Tanjak Perkasa Alam Karimun”
    3 bulan lalu
    #ComingSoon LIMAS POTONG: ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’
    3 bulan lalu
    Durai – Selat Gelam : “Jejak Masa Lalu & Alam yang Bersahabat”
    7 bulan lalu
    Moro – Sugi: “Surga Alam yang Tersembunyi”
    7 bulan lalu
  • id
    • zh-CN
    • en
    • id
TELUSUR
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Notifikasi Simak lebih lanjut
Aa
Aa
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
  • Ragam
  • Program
  • Data
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
  • Advertorial
© 2025 Indonesia Multimedia GoWest. All Rights Reserved.
Artikel

Menyusuri perjalanan dan makna “pulang” lewat film “Mudik”

Editor Admin 6 tahun lalu 1.3k disimak

FILM “Mudik” bercerita tentang Aida (Putri Ayudya) dan suaminya Firman (Ibnu Jamil) yang sedang memiliki konflik dan memutuskan untuk mudik ke kampung halaman menjelang Lebaran Idul Fitri.

Di tengah perjalanan, mereka mengalami sebuah peristiwa tragis yang membuatnya bertemu dengan Santi (Asmara Abigail), seorang perempuan desa.

Perjalanan dan pertemuan mereka dengan Santi pun pada akhirnya justru mengubah pandangan hidup Aida dan Firman tentang rumah tangga dan masa depan Aida dan Firman.

Berfokus dengan pendekatan karakter sebagai penggerak cerita, sutradara Adriyanto Dewo menempatkan banyak pecahan puzzle yang bisa penonton susun seiring berjalannya film.

Penonton segera diajak mengikuti perjalanan mudik Aida dan Firman meninggalkan Jakarta menuju kampung halaman.

Banyak pemandangan familiar yang disuguhkan di sepanjang perjalanan darat dengan mobil itu, mulai dari seperti apa nuansa mudik, dan tentunya kedua tokoh utamanya.

Bicara tentang tokoh utama, Firman, menurut aktor Ibnu Jamil, merupakan laki-laki yang ingin segala hal cepat terselesaikan dan instan.

Aktor menjelaskan bahwa karakter ini “berada di tengah masalah rumah tangga dan batinnya yang sedang bergejolak”.

Sementara Putri Ayudya berpendapat, Aida yang ia perankan merupakan karakter perempuan yang cenderung memendam masalah dan berusaha menangani masalah sendiri.

Tak jauh berbeda dengan yang dijelaskan kedua lakon utama, Aida dan Firman memiliki dinamika hubungan yang cukup rumit.

Kombinasi keduanya sukses dibawakan dengan “dingin” oleh sutradara, dengan banyak mengandalkan ekspresi dan bahasa tubuh alih-alih dialog rapat dan cepat sebagai stimulus cerita.

Hal ini membuat penonton harus lebih sabar untuk mengulik cerita dari kedua tokoh utama tersebut lebih dalam lagi, karena terkesan dibawakan dengan lambat.

dok. Lifelike Pictures

Adriyanto juga memanfaatkan sejumlah teknik yang mendukung nuansa dingin dan tegang yang terbangun. Sejak awal, ia banyak menggunakan pengambilan gambar berdurasi panjang (long take) dan follow di sejumlah adegan.

Alih-alih membuat bosan, teknik ini rasanya cukup efektif untuk menimbulkan antisipasi bagi penonton mengenai kejadian apa yang menanti karakternya. Ini juga seakan mengajak penonton benar-benar ikut dalam perjalanan para lakonnya.

Mudik, yang bisa dibilang merupakan budaya yang lekat dengan masyarakat Indonesia, juga dengan apik disajikan di film ini. Terdapat beberapa detail kecil yang menggambarkan suasana khas di momen tahunan ini.

Mulai dari bergantian menyetir mobil, berhenti di rest area untuk makan malam hingga ke toilet, keramaian di sepanjang tol Cikampek, dan hal-hal sepele lainnya yang agaknya menimbulkan rasa rindu bagi penonton yang mungkin tak bisa merasakan pengalaman itu di tahun ini karena pandemi.

Bicara tentang konflik di kisah ini, juga terbilang cukup familiar dan nyata. Di balik hiruk pikuk dan kemeriahan mudik, ada sejumlah tragedi yang harus dihadapi sebuah keluarga, seperti misalnya masalah rumah tangga, hingga kecelakaan maut.

Santi, tokoh yang diperankan Asmara Abigail, yang ditinggal meninggal oleh suaminya yang tertabrak di perjalanan pulang, menjadi sisi menarik untuk dikulik.

Sebagai seorang janda di desa, diiringi dengan penyelidikan polisi hingga adanya pemerasan dari warga yang melihat bencana sebagai ladang uang, juga dikisahkan dengan apik.

Kehadirannya seakan menjadi warna dan ruang baru bagi kisah-kisah serupa yang mungkin suaranya tak terlalu terdengar di tengah meriahnya mudik lebaran.

dok. Lifelike Pictures

Selain penokohan dan kisahnya, “Mudik” memiliki visual yang cantik, walaupun sebagian besar scene dibangun dengan tone warna yang dingin. Banyak latar yang ditangkap dengan estetik, dengan tak meninggalkan kesederhanaan nan nyata yang menyelimuti road-trip ini.

Secara keseluruhan, “Mudik” tak hanya sekadar menampilkan perjalanan para tokohnya dari perantauan menuju kampung halaman, namun juga mengerti lebih dalam lagi mengenai arti dan makna dari kata “pulang”.

Bukan hanya pulang ke rumah dan bertemu dengan orang-orang terkasih, namun juga “pulang” dari rasa hampa, rasa bersalah, dan mengenal diri sendiri.

Filosofi “pulang” dan “memulai kembali” yang lekat di momen lebaran, tak hanya berlaku dari diri sendiri ke orang lain, namun juga untuk memaafkan diri sendiri atas kesalahan, penyesalan, dan pilihan yang dibuat.

(*)

Sumber : Antara / Yahoo Indonesia

Kaitan film, mudik, top
Admin 30 Agustus 2020 30 Agustus 2020
Apa yang anda pikirkan
Suka sekali0
Sedih0
Gembira0
Tal peduli0
Marah0
Masa bodoh0
Geli0
Artikel Sebelumnya Taksi Dengan Interior Anti Mainstream Yang Bikin Kagum Netizen
Artikel Selanjutnya Silaturahmi Temu Dulur, Warga Indramayu di Batam

APA YANG BARU?

Amsakar: THM di Batam yang Main-main dengan Narkoba, Izinnya Akan Kita Cabut
Artikel 19 jam lalu 118 disimak
Ombudsman Kepri Tegur Keras ABH: Respon Tangki Air Darurat Lambat
Artikel 20 jam lalu 148 disimak
Kantor Bea Cukai Batam Terbakar, Diduga Akibat Korsleting Listrik
Artikel 21 jam lalu 167 disimak
Dari Letnan Asworth ke Brandes; Inkripsi Prasasti Budha di Karimun
Histori 1 hari lalu 189 disimak
Sepekan Kedepan Batam Masih Dilanda Panas, Suhu Mencapai 33 Derajat
Artikel 2 hari lalu 184 disimak

POPULER PEKAN INI

Diduga Dampak Karhutla, Langit Batam Mulai Diselimuti Kabut Asap
Artikel 4 hari lalu 354 disimak
Negeri Lingga, 1861 (Bagian 2)
Histori 6 hari lalu 310 disimak
Empat Hari Krisis Air di Batam, Warga Mulai Kesulitan
Artikel 6 hari lalu 308 disimak
Pasokan Anggur Lokal di Bintan Jadi Peluang Petani
Lingkungan 4 hari lalu 292 disimak
BMKG Batam: “Cuaca Kota Batam Awal Bulan September Cerah Berawan”
Artikel 3 hari lalu 291 disimak
- Pariwara -
Ad imageAd image
about us

Kami berusaha menjadi CITIZEN yang netral dan objektif dalam menyampaikan pandangan serta pikiran tentang apapun di dunia ini.

  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
© Indonesia Multimedia GoWest 2026. All Rights Reserved.
adbanner
AdBlock Detected
Our site is an advertising supported site. Please whitelist to support our site.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?