SEORANG pria bernama Sutiyo (49) yang sempat dilaporkan hilang saat mencari ikan malam hari (menyuluh) di perairan Teluk Bakau, Kabupaten Bintan, akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Kamis (13/8/2026) sore.
Jasad korban ditemukan oleh Tim SAR Gabungan sekitar pukul 15.15 WIB. Lokasi penemuan berjarak kurang lebih 97,96 meter arah timur laut dari titik awal korban dilaporkan hilang.
“Jasad korban langsung dievakuasi ke Puskesmas Kawal, Kabupaten Bintan,” ujar Kepala Kantor SAR Tanjungpinang, Fazzli, Kamis sore.
Fazzli menjelaskan, peristiwa bermula ketika korban pergi menyuluh ikan bersama empat rekannya pada Kamis dini hari sekitar pukul 02.00 WIB. Saat beraktivitas di laut, rombongan tersebut berpencar.
Namun, hingga Kamis pagi, korban tak kunjung kembali ke darat bersama rekan-rekannya. Merasa curiga, para saksi sempat melakukan pencarian mandiri di sekitar lokasi. Namun, mereka hanya menemukan senter penerang milik korban yang tertinggal di air.
Sadar kawan mereka tenggelam atau terseret arus, para nelayan tersebut segera melaporkan kejadian ke Polsek Gunung Kijang, yang kemudian diteruskan ke Kantor SAR Tanjungpinang.
Menerima laporan tersebut, tim SAR gabungan yang terdiri dari personel SAR, unsur TNI, serta warga lokal bergerak cepat menyisir area perairan Teluk Bakau. Pencarian dilakukan melalui jalur udara menggunakan drone di sepanjang tepian pantai serta penyisiran laut menggunakan kapal kayu milik nelayan.
Setelah pencarian intensif, korban akhirnya berhasil ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa.
“Dengan ditemukannya korban, operasi SAR resmi dinyatakan selesai dan ditutup. Seluruh unsur gabungan yang terlibat telah kembali ke satuan masing-masing,” pungkas Fazzli.
(nes)


