Hubungi kami di

Politika

Pendaftaran Calon Anggota Bawaslu Kepri Dibuka 22-30 Juni 2022

Terbit

|

Tim panitia seleksi anggota Bawaslu Kepri. Dari kiri, Fendi Hidayat, Ferry Daud Liando, Sumianti, Masruchah, Ijuanda. F. Dok. Istimewa

MASA jabatan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kepulauan Riau (Kepri) akan berakhir pada September 2022. Untuk mengisi kembali 5 anggota yang baru, Bawaslu RI telah membentuk Tim Paniti Seleksi (Pansel) Anggota Bawaslu Kepri. Mereka akan bertugas sejak Juni hingga Agustus 2022.

Tim seleksi yang ditunjuk adalah Ferry Daud Liando (Wakil Sekjen Pengurus Pusat Asosiasi Ilmu Politik Indonesial/AIPI), Fendi Hidayat (Akademisi Universitas Batam), Masruchah (pegiat pemilu, demokrasi dan HAM perempuan), Sumianti (Wakil Rektor I Universitas Ibnu Sina Batam), serta Ijuanda (Akademisi Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Lingga).

Berdasarkan pleno pansel pada 8 Juni 2022 dengan musyawarah mufakat memilih Fendi Hidayat dan Ijuanda masing-masing sebagai Ketua dan Sekretaris Panitia Seleksi.

BACA JUGA :  Penangkaran Tukik Penyu di Anambas

Menurut Fendi, panitia sudah akan bekerja dan dimulai dengan sosialisasi kegiatan pada 13 sampai 21 Juni 2022 dan pendaftaran calon anggota Bawaslu Kepri akan dibuka pada 22 sampai 30 Juni 2022.

Selain itu, menurut Sekretaris Tim Seleksi Bawaslu Kepri, Ijuanda, tim pansel juga sudah menetapkan pusat penyeleksian di Kota Batam, tidak di ibu kota provinsi di Tanjungpinang.

Sekretaris Tim Seleksi Bawaslu Kepri Ijuanda, yang dihubungi di Tanjungpinang, Jumat, yang dikonfirmasi persoalan itu membenarkan bahwa pusat penyeleksian tidak di Tanjungpinang, ibu kota Kepri, melainkan di Batam.

“Saya sendiri yang menginginkan agar Sekretariat Tim Seleksi berada di satu kota dengan Bawaslu Kepri. Ini juga tradisi yang sudah dilakukan oleh tim seleksi calon anggota penyelenggara pemilu sebelumnya,” ujar Ijuanda, Jumat (17/6/2022).

BACA JUGA :  Perjamu Madani Batam | Gelar Roadshow Bakti Sosial Sunatan Masal

Menurut dia, penetapan Sekretariat Tim Seleksi Calon Anggota Bawaslu Kepri disepakati di Batam, alasannya karena fasilitas yang tersedia di Batam lebih memadai.

“Pertimbangannya juga jumlah warga Batam mencapai lebih dari 60 persen penduduk Kepri,” ucapnya.

Dia menambahkan, untuk mendapatkan hasil penyeleksian calon anggota Bawaslu Kepri yang berkualitas, dibutuhkan peran serta masyarakat untuk mengawasi proses penyeleksian tersebut.

“Kami berharap peran serta masyarakat dalam mengawasi proses penyeleksian membuahkan hasil yang positif untuk kepentingan penyelenggaraan pemilu di masa mendatang,” tuturnya.

(*)

Gowest.id

Advertisement
Berikan Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Sebaran

Facebook

id
enid

id
enid