Dengan mengakses situs GoWest.ID, anda setuju dengan kebijakan privasi dan ketentuan penggunaannya.
Setuju
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
    ReportaseSimak lebih lanjut
    BP Batam Ultimatum Pemilik Lahan Nganggur: Update Data & Progres Pembangunan Paling Lambat 31 Agustus
    24 jam lalu
    Diduga Selewengkan Uang SPP, Mantan Kepsek SMA Taruna Kepri Diamankan Polisi
    1 hari lalu
    Tim SAR Tutup Upaya Pencarian Korban Jatuh Dari Kapal di Perairan Bintan
    1 hari lalu
    Semester I 2026 Gugatan Cerai di PN Batam Tembus 177 Perkara, 97% oleh Pihak Istri
    2 hari lalu
    Prakiraan Cuaca, Hari ini (29 Juli) Batam Didominasi Awan Tebal
    2 hari lalu
  • Ragam
    RagamSimak lebih lanjut
    Volume Sampah di Batam Melonjak 35 Persen
    3 hari lalu
    Alun-Alun Engku Putri Penuh Sorak, Event FIBA 3×3 2026 Ramaikan Batam
    5 hari lalu
    Bungkam China 22-9, Belanda Juara FIBA 3×3 Women’s Series Batam 2026
    6 hari lalu
    Curhat Penyandang Keterbelakangan Mental
    1 minggu lalu
    31 Tim Basket 3×3 Internasional Mulai Berlaga di Batam Hari ini
    1 minggu lalu
  • Data
    DataSimak lebih lanjut
    Pengeluaran Warga Batam Melonjak Rp3,12 Juta per Bulan/ Kapita
    1 minggu lalu
    Tun Abdul Jamal (Temenggung Johor Riau 1757 – 1802)
    2 minggu lalu
    Realisasi Belanja Pemko Batam per Juli 2026
    4 minggu lalu
    Lebah Bergantung (Lebah Bergayut)
    4 minggu lalu
    Pulau Los, Tanjungpinang
    4 minggu lalu
  • Program
    ProgramSimak lebih lanjut
    Limas Potong; ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’ (Documentary)
    1 bulan lalu
    “Tanjak Perkasa Alam Karimun”
    1 bulan lalu
    #ComingSoon LIMAS POTONG: ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’
    1 bulan lalu
    Durai – Selat Gelam : “Jejak Masa Lalu & Alam yang Bersahabat”
    5 bulan lalu
    Moro – Sugi: “Surga Alam yang Tersembunyi”
    6 bulan lalu
  • id
    • zh-CN
    • en
    • id
TELUSUR
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Notifikasi Simak lebih lanjut
Aa
Aa
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
  • Ragam
  • Program
  • Data
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
  • Advertorial
© 2025 Indonesia Multimedia GoWest. All Rights Reserved.
Histori

Ratu Elizabeth II Menyelamatkan Soebandrio

Editor Admin 4 tahun lalu 687 disimak

RATU Inggris Elizabeth II meninggal dunia pada 8 September 2022 dalam usia 96 tahun. Dia pernah berjasa menyelamatkan Soebandrio dari hukuman mati. Orang nomor dua di Republik Indonesia ini didakwa terlibat dalam Gerakan 30 September 1965. Mahkamah Militer Luar Biasa (Mahmilub) menjatuhkan vonis mati kepada Soebandrio pada Oktober 1966.

Soebandrio seorang dokter bedah yang kemudian menjadi politikus. Pada awal kemerdekaan, dia menjadi anggota Partai Sosialis pimpinan Sutan Sjahrir. Untuk mencari pengakuan internasional kepada Republik Indonesia, Soebandrio ditugaskan ke Inggris. Dia mengaku mendapat tugas itu dari Presiden Sukarno.

“Sebelum berangkat ke London, saya was-was. Tetapi setelah di Inggris, keberadaan saya ternyata diterima oleh pemerintah Inggris. Memang tidak ada penyambutan saat saya datang,” kata Soebandrio dalam Kesaksianku Tentang G30S.

Sumber lain menyebut Soebandrio ditugaskan ke Inggris oleh Perdana Menteri Sutan Sjahrir.

Adam Malik dalam Mengabdi Republik Jilid II Angkatan 1945 menyebut Soebandrio sebagai tangan kanan Sutan Sjahrir –ada yang menyebut sekretaris pribadi. Mohammad Natsir meminta izin kepada Sjahrir untuk mengangkat Soebandrio sebagai Sekretaris Jenderal Kementerian Penerangan sewaktu Natsir menjadi Menteri Penerangan dalam Kabinet Sutan Sjahrir I. Namun, Sjahrir kemudian menarik Soebandrio dari kedudukannya sebagai Sekretaris Jenderal Kementerian Penerangan untuk ditempatkan di luar negeri.

“Demi kelangsungan diplomasinya dengan Inggris, Sutan Sjahrir mengangkat Soebandrio sebagai wakil pemerintahnya di London pada akhir tahun 1946,” kata Adam Malik. Tetapi, karena waktu itu Inggris belum mengakui kedaulatan Indonesia secara de jure, maka Soebandrio hanya diperbolehkan melakukan kegiatan di London sebagai Juru Penerang Indonesia dan diizinkan oleh Perdana Menteri Attlee membuka kantor penerangan di London.

Soebandrio memilih dua orang Inggris sebagai pembantunya. Kedua orang ini sudah dikenalnya karena pernah bertugas sebagai intelijen militer di Indonesia. “Mereka inilah Tom Atkinson dan Peter Humphries yang waktu itu sudah menyelesaikan tugas kemiliteran mereka,” kata Adam Malik.

Kantor perwakilan Indonesia yang dibuka Soebandrio kemudian menjadi Kedutaan Besar Republik Indonesia setelah pengakuan kedaulatan oleh Belanda pada 27 Desember 1949. Sebagai Duta Besar Republik Indonesia pertama untuk Inggris, Soebandrio sering menghadiri undangan acara Kerajaan Inggris, di mana dia bertemu dengan Ratu Elizabeth II yang bertakhta sejak tahun 1952.

Soebandrio bertugas di Inggris sekitar sembilan tahun. Dua tahun terakhir pada masa Ratu Elizabeth II berkuasa. Pada 1954, dia ditempatkan sebagai Duta Besar Republik Indonesia untuk Uni Soviet di Moskow.

Setelah selesai menjadi Duta Besar di Uni Soviet, Soebandrio menjabat Sekretaris Jenderal Departemen Luar Negeri dan sejak 1957 menjadi Menteri Luar Negeri. Dia kemudian menjadi orang kepercayaan Sukarno dengan merangkap tiga jabatan: Menteri Luar Negeri, Wakil Perdana Menteri I, dan Kepala Badan Pusat Intelijen (BPI).

Sebagai Kepala BPI, Soebandrio membawa alat canggih buatan Inggris masuk ke Indonesia untuk kemajuan intelijen Indonesia. Itu terjadi sebelum dia merilis Dokumen Gillchrist yang digunakan sebagai argumen keterlibatan Amerika Serikat dan Inggris dalam menggulingkan Sukarno.

Kejayaan Soebandrio berakhir setelah peristiwa G30S. Dia diadili dan divonis mati oleh Mahmilub. Dia menjalani hukuman awal di Penjara Cimahi, Bandung. Di sini dia bertemu Letnan Kolonel Untung Sjamsuri yang juga dihukum mati.

“Sampai suatu hari di akhir 1966 Untung dijemput dari selnya oleh beberapa sipir. Diberitahukan bahwa Untung akan dieksekusi. Itulah saat-saat terakhir Untung menjalani hidupnya,” kata Soebandrio.

“Pak Ban, selamat tinggal. Jangan sedih. Empat hari lagi kita ketemu lagi di sana,” kata Untung sambil menunjuk ke atas.

“Terus terang, setelah Untung dieksekusi, saya benar-benar gelisah. Manusia mana yang tidak takut jika hari kematiannya sudah ditentukan,” kata Subandrio.

Soebandrio diberi tahu petugas bahwa dia juga akan ditembak mati pada giliran berikutnya. Namun, keajaiban datang. Dia tidak jadi dieksekusi mati. Mahmilub mengubah hukumannya menjadi seumur hidup. “Presiden AS Lyndon B. Johnson dan Ratu Inggris Elizabeth II tidak menyetujui hukuman mati bagi saya. Syukur Alhamdulillah, saya masih hidup,” kata Soebandrio.

Soebandrio merasa bersyukur karena pada awal kariernya dalam pemerintahan ditempatkan sebagai Duta Besar Republik Indonesia untuk Inggris. “Saat itu tidak terbayangkan oleh saya bahwa berdekatan dengan Ratu Elizabeth II kelak bisa menyelamatkan nyawa saya dari eksekusi hukuman mati yang tinggal menunggu hari,” kata Soebandrio.

Setelah menjalani penjara selama 30 tahun, Soebandrio dibebaskan pada 1995 karena alasan kesehatan. Dia meninggal dunia pada 3 Juli 2004.

(*)

Sumber: historia.id

Kaitan g30s, inggris, Ratu Elizabeth, Soebandrio
Admin 11 September 2022 11 September 2022
Apa yang anda pikirkan
Suka sekali0
Sedih0
Gembira0
Tal peduli0
Marah0
Masa bodoh0
Geli0
Artikel Sebelumnya Tanjungpinang Tawarkan Paket Wisata Bunga Anggrek Bulan dan Merpati di Bukit Cermin
Artikel Selanjutnya Tangani Sengketa Tanah, Kejari Tanjungpinang Bangun Posko Pengaduan di Kedai Kopi

APA YANG BARU?

BP Batam Ultimatum Pemilik Lahan Nganggur: Update Data & Progres Pembangunan Paling Lambat 31 Agustus
Artikel 24 jam lalu 29 disimak
Diduga Selewengkan Uang SPP, Mantan Kepsek SMA Taruna Kepri Diamankan Polisi
Artikel 1 hari lalu 49 disimak
Tim SAR Tutup Upaya Pencarian Korban Jatuh Dari Kapal di Perairan Bintan
Artikel 1 hari lalu 154 disimak
Semester I 2026 Gugatan Cerai di PN Batam Tembus 177 Perkara, 97% oleh Pihak Istri
Artikel 2 hari lalu 196 disimak
Prakiraan Cuaca, Hari ini (29 Juli) Batam Didominasi Awan Tebal
Artikel 2 hari lalu 256 disimak

POPULER PEKAN INI

Urusan Paspor di Imigrasi Batam? Jangan Lupa Bawa Dokumen Asli
Artikel 6 hari lalu 382 disimak
BP Batam Rekonstruksi Total Jalan Gajah Mada Mulai 25 Juli, Arus Dialihkan
Artikel 6 hari lalu 351 disimak
Alun-Alun Engku Putri Penuh Sorak, Event FIBA 3×3 2026 Ramaikan Batam
Sports 5 hari lalu 345 disimak
Tanjungpinang Tembus 6 Besar Kota Termaju di Sumatera
Artikel 3 hari lalu 322 disimak
Motor Knalpot Brong dan Balap Liar di Batam Kini Ditahan Sampai Vonis, Tak Bisa Langsung Tebus
Artikel 6 hari lalu 302 disimak
- Pariwara -
Ad imageAd image
about us

Kami berusaha menjadi CITIZEN yang netral dan objektif dalam menyampaikan pandangan serta pikiran tentang apapun di dunia ini.

  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
© Indonesia Multimedia GoWest 2026. All Rights Reserved.
adbanner
AdBlock Detected
Our site is an advertising supported site. Please whitelist to support our site.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?