Hubungi kami di

Pilihan gowest.id

Rekayasa Lalu Lintas Untuk Pembangunan Skywalk Cihampelas

Mike Wibisono

Terbit

|

REKAYASA manajemen lalu lintas terdampak pembangunan skywalk sepanjang 450 meter di kawasan Jalan Cihampelas akan diberlakukan Dinas Perhubungan Bandung.

Seperti diberitakan di laman bandungekspres.co.id , Kepala Bidang Lalu Lintas dan Parkir Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung Agung Purnomo, menyusul hasil rapat koordinasi di Dinas Bina Marga dan Pengairan Kota Bandung kemarin (15/9).

Agung menjelaskan, untuk rekayasa jalur kawasan Jalan Cihampelas memungkinkan diberlakukan dua jalur dari arah Cipaganti. Hal itu melihat lama pekerjaan yang akan memakan waktu selama 100 hari.

Sedangkan dalam mengatisipasi ketinggianskywalk dari permukaan aspal, sebagaimana rencana gambar ketinggian yang diterapkan 4,6 meter. Di samping itu, terang Agung, sesuai aturan ketinggian kendaraan barang dibawah 4,2 meter.

”Ketentuan itu sudah termasuk peningkatan jalan,” imbuh Agung.

Untuk keperluan tersebut, sambung Agung, pihak pelaksana proyek agar membuat time schedule secara rinci. Item-item pekerjaan perlu pengaturan, maka pengalihan lalu lintas jadi tidak serta merta atau menutup dari awal.

”Perubahan lintasan bakal diterapkan pada Jalan Cihampelas, sirkulasi Jalan ‎Cipaganti akan dilakukan uji coba dua arah atau satu arah ke bawah, sehingga angkot dan kendaraan warga masih bisa lewat,” tukas Agung.

Sementara untuk kepastian rekayasa lalin Dishub masih menunggu hasil kajian Polrestabes dan Polsek setempat, maupun instansi terkait lainnya. ”Keputusannya pasti berdampak terhadap pelayanan angkutan umum,” ucap Agung.

Di tempat terpisah, pembangunan skywalk di kawasan Cihampelas, dinilai Polrestabes Bandung, diperkirakan bakal menimbulkan kemacetan. Karenanya, Satuan Lalu Lintas Polrestabes Bandung menyiapkan tiga opsi rekayasa jalan terkait pembangunan jembatan pejalan kaki dari Jalan Cihampelas ke Jalan Taman Sari itu.

BACA JUGA :  Massa Kawal Sidang Ahok Hari Ini

”‎Kami siapkan tiga opsi. Pertama dari Perempatan Gandok-Patung KB-Jalan Silwangi. Kemudian kedua lewat Jalan Lamping-Jalan Cipaganti, dan ketiga adalah merekayasa Jalan Cipaganti,” ujar Wakil Kepala Satlantas Polrestabes Bandung Komisaris Santiaji Kartasasmita mewakili Kepala Satlantas Ajun Komisaris Besar Asep Pujiono di Mapolrestabes Bandung.

Untuk rekayasa lalu lintas, Jalan ‎Cipaganti akan dilakukan uji coba dua arah atau satu arah ke bawah. ”Nanti akan diuji coba dulu. Sekarang kami belum dapat tembusan kapan dimulai pembangunan‎nya,” ungkap Adjie, sapaan akrabnya.

Adjie menuturkan, kepolisian dan Pemkot Bandung menargetkan 10 rekayasa lalu lintas, salah satunya di kawasan Cihampelas. Namun begitu, rekayasa ini baru rencana, menunggu keputusan pasti dimulainya pembangunan. Sebelumnya, proyek pembangunan skywalk akan mulai dibangun pekan depan dan ditargetkan rampung akhir Desember 2016, menyusul sudah ditetapkannya pemenang lelang.

Wali Kota Bandung Ridwan Kamil menyebut, Pemkot akan menyiapkan anggaran sebesar Rp 43 miliar. ”Sudah ada pemenang lelangnya, akan dimulai minggu depan, semua warga dan pemilik toko akan saya panggil,” ucap Emil, sapaan akrab Wali Kota.

Agar pembangunan itu cepat rampung, Pemkot merencanakan adanya penutupan Jalan Cihampelas dan melakukan rekayasa lalu lintas di sejumlah titik. ***

Teruskan Membaca
Advertisement
Berikan Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sebaran

Facebook