Hubungi kami di

Dunia

Rusia Sindir Standar Ganda Barat soal Kekerasan Israel di Al-Aqsa: Mana Sanksinya?

Terbit

|

Duta Besar Rusia untuk Indonesia Lyudmila Vorobieva. F. Dok. Rmol.id/Net

DUTA Besar (Dubes) Rusia untuk Indonesia, Lyudmila Georgievna Vorobieva, menyindir respons negara Barat saat menanggapi tindak kekerasan aparat Israel di Masjid Al-Aqsa sejak Jumat (15/4/2022).

“Kami bisa melihat standar ganda di Barat bekerja. Serangan terbaru di Masjid Al-Aqsa, di mana reaksi histeris Barat? Di mana sanksinya? Kamu tahu, standar ganda,” kata Vorobieva saat ditanya soal hubungan antara Rusia dengan Palestina oleh CNNIndonesia.com, Kamis (21/4).

Tak hanya itu, Vorobieva menyampaikan bahwa Rusia telah mendukung Palestina sejak lama.

“Kami telah mendukung Palestina sejak lama. Dan kami memiliki posisi yang sama terkait Palestina dengan Indonesia, bahwa isu yang tertunda ini harus diselesaikan berdasarkan solusi dua negara,” tuturnya.

BACA JUGA :  Kena Sanksi Amerika, Malaysia Tolak Masuk Kapal Tangker Minyak Rusia

Sebagaimana dilansir AFP, lebih dari 150 orang terluka dalam bentrok kepolisian Israel dan demonstran Palestina di Masjid Al Aqsa pada 15 April lalu.

Bulan Sabit Merah Palestina menuturkan, sebanyak 153 orang dirawat di rumah sakit dan puluhan lainnya ditindak di tempat. Sementara itu, kepolisian Israel mengklaim setidak tiga petugas mereka terluka.

Kepolisian Israel juga menyampaikan, puluhan pria bermasker menyalakan kembang api di area masjid itu. Setelahnya, kerumunan orang melemparkan batu ke Tembok Barat, situs di area masjid yang dianggap paling suci untuk umat Yahudi.

BACA JUGA :  Amerika Tentang Rencana Israel Bangun 4.000 Rumah di Wilayah Palestina

Beberapa saksi mengatakan warga Palestina melemparkan batu ke kepolisian Israel. Pihak kepolisian meresponsnya dengan menembakkan peluru karet dan granat kejut.

Bentrok ini terjadi di saat hari suci Yahudi, Paskah, jatuh di bulan yang sama dengan perayaan umat Muslim, Ramadan.

Sementara itu, Rusia dijatuhkan sanksi ekonomi secara bertubi-tubi oleh negara Barat imbas menginvasi Ukraina sejak Februari lalu.

(*)

sumber: CNN Indonesia.com

Advertisement
Berikan Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Sebaran

Facebook

id
enid

id
enid