Dengan mengakses situs GoWest.ID, anda setuju dengan kebijakan privasi dan ketentuan penggunaannya.
Setuju
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
    ReportaseSimak lebih lanjut
    Integrasi Trans Batam dan Layanan Feeder Ditargetkan Mulai 2027
    8 jam lalu
    Polisi Buru Bendahara Narkoba Planet Batam ke Luar Negeri
    9 jam lalu
    Semua Diundang! Fesmed Selat Malaka 2026 Buka Pendaftaran Peserta Seminar, Diskusi dan Lokakarya
    1 hari lalu
    Pertama Kali Digelar! Lomba Karaoke RW 20 “Cipta Permata Idol” Sukses Hibur Warga
    1 hari lalu
    Beban Gaji 1.800 PPPK Tekan APBD Tanjungpinang
    1 hari lalu
  • Ragam
    RagamSimak lebih lanjut
    Ekspedisi Dokumentasi Prasasti Pasir Panjang 1955
    3 hari lalu
    “Absensi Digital Langsung ke WhatsApp Orang Tua’
    3 hari lalu
    Makanan Beracun, dan Bagaimana McDonald’s Menghindarinya
    4 hari lalu
    Dari Letnan Asworth ke Brandes; Inkripsi Prasasti Budha di Karimun
    1 minggu lalu
    Pembaca Lansia
    1 minggu lalu
  • Data
    DataSimak lebih lanjut
    Raja Haji Abdullah ibn Raja Haji Ahmad
    2 hari lalu
    8
    Masjid Al Mubaraq, Karimun (Masjid Raja Haji Abdullah)
    4 hari lalu
    Realisasi Belanja Pemko Tanjungpinang hingga September 2026
    5 hari lalu
    Tanjung Lamun, Batam
    6 hari lalu
    Gunung Kijang, Bintan
    6 hari lalu
  • Program
    ProgramSimak lebih lanjut
    Limas Potong; ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’ (Documentary)
    3 bulan lalu
    “Tanjak Perkasa Alam Karimun”
    3 bulan lalu
    #ComingSoon LIMAS POTONG: ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’
    3 bulan lalu
    Durai – Selat Gelam : “Jejak Masa Lalu & Alam yang Bersahabat”
    7 bulan lalu
    Moro – Sugi: “Surga Alam yang Tersembunyi”
    7 bulan lalu
  • id
    • zh-CN
    • en
    • id
TELUSUR
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Notifikasi Simak lebih lanjut
Aa
Aa
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
  • Ragam
  • Program
  • Data
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
  • Advertorial
© 2025 Indonesia Multimedia GoWest. All Rights Reserved.
In Depth

Saat Satu Zona Batam Jadi KEK

Editor Admin 8 tahun lalu 1.4k disimak

MENTERI Koordinator Bidang Perekonomian, Darmin Nasution berjanji dalam tiga bulan ke depan sudah ada wilayah Batam yang berubah menjadi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK).

“Kita coba cari jalan yang simpel. Mulai dari zona mana yang paling siap. Maksimal tiga bulan sudah ada zona tertentu di wilayah Batam yang jadi KEK,” kata Darmin dalam Diskusi Publik Pengembangan Industri Berorientasi Ekspor melalui Perluasan Akses Pasar dan Optimalisasi Kawasan Industri di Hotel Radisson Batam, Jumat (13/4).

Menurutnya untuk pertama ini akan ditunjuk satu lokasi terlebih dulu.

Setelah satu berjalan, barulah menyusul titik-titik lain.

Adapun berdasarkan hasil identifikasi sementara, ada lima zona yang bisa dikembangkan menjadi KEK di Batam. Jumlah itu, kata Darmin, bisa saja berubah.

“(Zonanya di mana) Tunggu saja. Yang pertama akan segera diresmikan,” kata dia.

Darmin mengatakan kawasan industri yang ada di Batam sekarang bisa memilih akan menjadi KEK atau tidak. Tapi menurutnya KEK memiliki beberapa fasilitas yang lebih dibanding Free Trade Zone (FTZ) sekarang. Sementara fasilitas FTZ seperti bebas PPN dan bea masuk juga ada di KEK.

“Kalau tetap ingin jadi kawasan industri boleh. Tapi jangan cemburu kalau fasilitas KEK jadi lebih bagus,” ujarnya.

 

Saat Batam jadi KEK

PEMERINTAH melanjutkan upaya transformasi Batam dari kawasan perdagangan bebas (Free Trade Zone/FTZ) menjadi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK).

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution bulan lalulseperti dilansir dari Republika mengakui, hal ini penting untuk kembali memikat investor dan menggerakkan roda perekonomian.

“Ini penting agar makin banyak yang berminat dan bersemangat menanamkan investasi di Batam,” ujar Darmin dalam rapat koordinasi di kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Selasa (6/3).

Dalam rapat tersebut, Pemerintah dan Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam (BP Batam) membahas konsep pengembangan Batam.

KEK Batam direncanakan akan bersifat zonasi atau enclave.

Selain itu, KEK Batam juga akan meliputi sejumlah klaster sesuai kawasan industri yang ada. Hal ini mengingat sejumlah kawasan industri tersebar di berbagai wilayah Batam.

Pengusaha yang tidak masuk cluster KEK akan diberikan opsi untuk pindah ke KEK atau diberikan fasilitas lain seperti di dalam daerah Kawasan Berikat, Gudang Berikat, Pusat Logistik Berikat (PLB), maupun Kemudahan Impor Tujuan Ekspor (KITE).

Kepala BP Batam Lukita Dinarsyah Tuwo beberapa waktu lalu juga mengatakan, KEK Batam paling lambat akan terbentuk dalam tiga tahun ke depan.

“Nanti bentuknya akan mulai secara bertahap sampai nanti lengkapnya kira-kira tiga tahun lagi,” ujar Lukita.

Lukita mengaku, KEK Batam akan didukung dengan sejumlah rencana pembangunan proyek infrastruktur seperti Bandara Hang Nadim, Waduk Tembesi, Pelabuhan Batu Ampar, Rumah Susun, Tanjung Sauh Container Port Project, Jembatan Batam-Bintan, dan Light Rail Transit (LRT) Batam.

Lukita juga menekankan bahwa peran strategis Batam diperlukan untuk mengangkat ekonomi wilayah Kepulauan Riau dan nasional.

“Untuk itu, perlu sebuah model yang mampu menciptakan harmoni dan saling memperkuat antara perindustrian, perdagangan, pariwisata, logistik, transportasi, dan teknologi digital,” katanya.

 

Sumber : Media Center Batam / Republika

 

 

Kaitan batam, ftz, kek, top
Admin 18 April 2018 18 April 2018
Apa yang anda pikirkan
Suka sekali0
Sedih0
Gembira0
Tal peduli0
Marah0
Masa bodoh0
Geli0
Artikel Sebelumnya Bersinergi Kembangkan Pariwisata Batam
Artikel Selanjutnya Matinya Toko Buku

APA YANG BARU?

Integrasi Trans Batam dan Layanan Feeder Ditargetkan Mulai 2027
Artikel 8 jam lalu 122 disimak
Polisi Buru Bendahara Narkoba Planet Batam ke Luar Negeri
Artikel 9 jam lalu 107 disimak
Semua Diundang! Fesmed Selat Malaka 2026 Buka Pendaftaran Peserta Seminar, Diskusi dan Lokakarya
Artikel 1 hari lalu 179 disimak
Pertama Kali Digelar! Lomba Karaoke RW 20 “Cipta Permata Idol” Sukses Hibur Warga
Artikel 1 hari lalu 629 disimak
Beban Gaji 1.800 PPPK Tekan APBD Tanjungpinang
Artikel 1 hari lalu 179 disimak

POPULER PEKAN INI

Pertama Kali Digelar! Lomba Karaoke RW 20 “Cipta Permata Idol” Sukses Hibur Warga
Artikel 1 hari lalu 629 disimak
Batam Belum Terdampak Abu Vulkanik Krakatau
Artikel 5 hari lalu 441 disimak
Makanan Beracun, dan Bagaimana McDonald’s Menghindarinya
Catatan Netizen 4 hari lalu 387 disimak
Ribuan Penumpang di Bandara Hang Nadim Batam Terdampak
Artikel 5 hari lalu 380 disimak
Penerbangan Jakarta – Batam Dihentikan Sementara
Artikel 5 hari lalu 347 disimak
- Pariwara -
Ad imageAd image
about us

Kami berusaha menjadi CITIZEN yang netral dan objektif dalam menyampaikan pandangan serta pikiran tentang apapun di dunia ini.

  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
© Indonesia Multimedia GoWest 2026. All Rights Reserved.
adbanner
AdBlock Detected
Our site is an advertising supported site. Please whitelist to support our site.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?