Dengan mengakses situs GoWest.ID, anda setuju dengan kebijakan privasi dan ketentuan penggunaannya.
Setuju
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
    ReportaseSimak lebih lanjut
    Lajur Prioritas Trans Batam Diterapkan Bertahap, Mulai Batam Center
    7 jam lalu
    Cegah Aset Kabur, Buruh PT Ghim Li Batam Bersiaga 24 Jam di Depan Pabrik
    7 jam lalu
    Hujan Ringan Diprakirakan Basahi Batam Siang Hingga Sore
    7 jam lalu
    Lion Air Jakarta-Pekanbaru Dialihkan ke Batam
    7 jam lalu
    Kendala Data Hambat Penelusuran Lima Warga Batam di Penampungan Kamboja
    7 jam lalu
  • Ragam
    RagamSimak lebih lanjut
    Kebakaran Lahan Berulang di Desa Sebong Pereh; Diduga Sengaja Dibakar
    2 hari lalu
    Ekspedisi Dokumentasi Prasasti Pasir Panjang 1955
    6 hari lalu
    “Absensi Digital Langsung ke WhatsApp Orang Tua’
    6 hari lalu
    Makanan Beracun, dan Bagaimana McDonald’s Menghindarinya
    1 minggu lalu
    Dari Letnan Asworth ke Brandes; Inkripsi Prasasti Budha di Karimun
    2 minggu lalu
  • Data
    DataSimak lebih lanjut
    Raja Haji Abdullah ibn Raja Haji Ahmad
    5 hari lalu
    8
    Masjid Al Mubaraq, Karimun (Masjid Raja Haji Abdullah)
    1 minggu lalu
    Realisasi Belanja Pemko Tanjungpinang hingga September 2026
    1 minggu lalu
    Tanjung Lamun, Batam
    1 minggu lalu
    Gunung Kijang, Bintan
    1 minggu lalu
  • Program
    ProgramSimak lebih lanjut
    Limas Potong; ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’ (Documentary)
    3 bulan lalu
    “Tanjak Perkasa Alam Karimun”
    3 bulan lalu
    #ComingSoon LIMAS POTONG: ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’
    3 bulan lalu
    Durai – Selat Gelam : “Jejak Masa Lalu & Alam yang Bersahabat”
    7 bulan lalu
    Moro – Sugi: “Surga Alam yang Tersembunyi”
    7 bulan lalu
  • id
    • zh-CN
    • en
    • id
TELUSUR
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Notifikasi Simak lebih lanjut
Aa
Aa
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
  • Ragam
  • Program
  • Data
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
  • Advertorial
© 2025 Indonesia Multimedia GoWest. All Rights Reserved.
Histori

Sejarah FIN Komodo, Mobil Off Road Buatan Indonesia

Editor Admin 6 tahun lalu 2.6k disimak

KOMUNITAS Otomotif Indonesia pernah tersentak dengan kehadiran mobil FIN Komodo buatan PT FIN Komodo Teknologi (FKT) hasil rancangan Ir. Ibnu Susilo, yang bermarkas di Cimahi, Bandung, Jawa Barat.

Mobil bergaya off-road yang cuma dikendarai dua penumpang itu dengan santainya bisa melibas jalanan berlumpur dan mendaki. Padahal, mesin 2WD yang digerakkan roda belakang cuma didukung mesin 250cc bertransmisi otomatis.

Bicara sejarah FIN Komodo, Ibnu Susilo, mantan pegawai Industri Pesawat Terbang Nusantara (IPTN), melakukan riset pasar pada tahun 2005.

Satu tahun kemudian, 2006 mulai melakukan riset desain.

Tahun berikutnya di 2007 sudah membuat prototipe generasi 1 FIN Komodo model cruiser (penjelajah).

Tahun 2008, Fin Komodo mendapat serangkaian uji coba, lalu di 2009 muncul FIN Komodi generasi 2. Disusul generasi 3 muncul di tahun 2010 dan generasi ke 4 terlahir di tahun 2011.

Tahun 2008, FKT cuma mampu produksi 1 unit selama setahun. Setelah mengalami perkembangan, FKT mampu produksi 80 unit dalam satu tahun hingga akhirnya bisa 120 unit dalam satu tahun.

Dalam setiap generasi FIN Komodo yang tercipta, Ibnu Susilo membuat FIN Komodo berdasarkan formula matematika.

Menurutnya, konstanta matematika sampai mendapat perubahan-perubahan performa dan stabilitas setangguh jeep namun bisa senyaman sedan.

FIN Komodo dirancang kaki-kakinya selentur mungkin sehingga saat menghadapi jalanan off road menanjak masih bisa dilahap dengan santai. Sedangkan orang yang duduk tidak merasakan mobil menanjak. Kelenturan FIN Komodo berkat ban, suspensi dan frame yang dibuat satu frekuensi.

Ibnu Susilo pada akhirnya menciptakan FIN Komodo karena melihat kondisi jalanan Indonesia, terutama yang ada di daerah-daerah masih belum tersentuh aspal.

Termasuk masyarakat Indonesia yang tinggal di perbatasan sudah terbiasa melakukan perjalanan ‘off road’ setiap hari.

Selain itu, FIN Komodo tentu menyasar pasar orang-orang yang bekerja di sektor pertanian, perkebunan dan pertambangan.

Ibnu Susilo juga ingin membuat mobil dengan industri otomotif berbudaya Indonesia. Bagaimana membuat mobil hasil rancangan insinyur Indonesia dan diproduksi di Indonesia.

Dan, yang paling penting adalah bagaimana FKT merajut kerja sama dengan Usaha Kecil Menengah (UKM) yang ada di Indonesia. Menurut Ibnu Susilo, ada 40 UKM yang sudah menjadi mitra FKT.

Di tahun 2020 ini, FKT menjual lima tipe FIN Komodo yang masuk generasi kelima, yakni KD 250 X Standard, KD 250 X Patroli, KD 250 X Damkar, KD 250 X Medevac, dan KD 250 X Powerspray.

Fakta terkait Fin Komodo:

FKT adalah perusahaan swasta Nasional yang bergerak di bidang Rekayasa & Teknologi (Engineering & Technology), yang telah berpengalaman dalam bidang design dan analisa pesawat terbang, otomotif, simulator, dan integrasi sistim otomasi.

FKT bukan perusahaan industri Agen Tunggal Pemegang Merek (ATPM) akan tetapi adalah perusahaan Prinsipal, dimana perusahaan melakukan proses design dan rekayasa engineering serta pengembangan produk kami yaitu kendaraan nasional FIN Komodo.

FKT juga merupakan member dari Asia Nusa yaitu Asosiasi Industri Automotif Nusantara di mana anggotanya terdiri dari produsen Micro Car dan Mesin Penggerak di seluruh Indonesia.

(*)

Kaitan FIN Komodo, histori, otomotif, top
Admin 8 September 2020 8 September 2020
Apa yang anda pikirkan
Suka sekali0
Sedih0
Gembira0
Tal peduli0
Marah0
Masa bodoh0
Geli0
Artikel Sebelumnya Rudi-Amsakar Cuti Mulai Akhir September 2020
Artikel Selanjutnya UEFA Nations League | Italia Kalahkan Belanda di Amsterdam

APA YANG BARU?

Lajur Prioritas Trans Batam Diterapkan Bertahap, Mulai Batam Center
Artikel 7 jam lalu 97 disimak
Cegah Aset Kabur, Buruh PT Ghim Li Batam Bersiaga 24 Jam di Depan Pabrik
Artikel 7 jam lalu 111 disimak
Hujan Ringan Diprakirakan Basahi Batam Siang Hingga Sore
Artikel 7 jam lalu 98 disimak
Lion Air Jakarta-Pekanbaru Dialihkan ke Batam
Artikel 7 jam lalu 105 disimak
Kendala Data Hambat Penelusuran Lima Warga Batam di Penampungan Kamboja
Artikel 7 jam lalu 92 disimak

POPULER PEKAN INI

Pertama Kali Digelar! Lomba Karaoke RW 20 “Cipta Permata Idol” Sukses Hibur Warga
Artikel 4 hari lalu 851 disimak
19 Penerbangan Batam–Jakarta Batal Akibat Abu Krakatau, Penumpang Beralih ke Rute Transit
Artikel 6 hari lalu 348 disimak
Ekspedisi Dokumentasi Prasasti Pasir Panjang 1955
Histori 6 hari lalu 303 disimak
Raja Haji Abdullah ibn Raja Haji Ahmad
Tokoh 5 hari lalu 289 disimak
Akses Udara Terganggu, Agenda MICE dan Wisata Batam Ikut Terdampak
Artikel 6 hari lalu 288 disimak
- Pariwara -
Ad imageAd image
about us

Kami berusaha menjadi CITIZEN yang netral dan objektif dalam menyampaikan pandangan serta pikiran tentang apapun di dunia ini.

  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
© Indonesia Multimedia GoWest 2026. All Rights Reserved.
adbanner
AdBlock Detected
Our site is an advertising supported site. Please whitelist to support our site.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?