Dengan mengakses situs GoWest.ID, anda setuju dengan kebijakan privasi dan ketentuan penggunaannya.
Setuju
GoWest.IDGoWest.ID
  • Reportase
    ReportaseSimak lebih lanjut
    Polisi Gencarkan Patroli Malam di Coastal Area
    11 jam lalu
    BPBD Tanjungpinang Imbau Warga Waspada Cuaca Hujan dan Kemunculan Buaya di Pesisir
    11 jam lalu
    Lakalantas Saat Hujan Deras, Seorang Pemotor Tewas Terjatuh dan Terlindas
    23 jam lalu
    Tumpukan Sampah di Botania Garden, DLH Batam Kekurangan Petugas
    1 hari lalu
    Dugaan Pencurian Meteran Air di Perumahan KDA Batam Kota
    1 hari lalu
  • Ragam
    RagamSimak lebih lanjut
    “Dari Karas Besar ke Sungai Dai, Menyinggahi Sarang Perompak Laut”
    10 jam lalu
    10
    Masjid Ba’alwie Singapura: Masjid yang Mirip Museum
    11 jam lalu
    Kepri Butuh 1.500 Guru Baru, Perekrutan Masih Dikaji Jelang Tahun Ajaran 2026
    11 jam lalu
    Nelayan Bintan Unjuk Rasa Tolak Sedimentasi Pasir Laut
    4 hari lalu
    Niat Baik, Jangan Sampai Bikin Bingung
    4 hari lalu
  • Data
    DataSimak lebih lanjut
    Pulau Kasu, Batam
    7 jam lalu
    Tabel Ringkasan Inflasi Kota Batam (April 2026)
    2 minggu lalu
    Data Kemiskinan di Batam Terbaru
    2 minggu lalu
    Data Kinerja Nilai Ekspor Batam Januari–Februari 2026 yang Turun
    2 minggu lalu
    Pulau Pecong, Batam
    3 minggu lalu
  • Program
    ProgramSimak lebih lanjut
    Durai – Selat Gelam : “Jejak Masa Lalu & Alam yang Bersahabat”
    3 bulan lalu
    Moro – Sugi: “Surga Alam yang Tersembunyi”
    3 bulan lalu
    “Kundur & Buru – Pesona dan Tradisi”
    4 bulan lalu
    “Karimun Besar – Harmoni Alam & Budaya”
    4 bulan lalu
    #Full Hendrik; Pujakesuma di DPRD Batam
    10 bulan lalu
  • id
    • zh-CN
    • en
    • id
TELUSUR
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Notifikasi Simak lebih lanjut
Aa
Aa
GoWest.IDGoWest.ID
  • Reportase
  • Ragam
  • Program
  • Data
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
  • Advertorial
© 2025 Indonesia Multimedia GoWest. All Rights Reserved.
Histori

Sejarah FIN Komodo, Mobil Off Road Buatan Indonesia

Editor Admin 6 tahun lalu 2.5k disimak

KOMUNITAS Otomotif Indonesia pernah tersentak dengan kehadiran mobil FIN Komodo buatan PT FIN Komodo Teknologi (FKT) hasil rancangan Ir. Ibnu Susilo, yang bermarkas di Cimahi, Bandung, Jawa Barat.

Mobil bergaya off-road yang cuma dikendarai dua penumpang itu dengan santainya bisa melibas jalanan berlumpur dan mendaki. Padahal, mesin 2WD yang digerakkan roda belakang cuma didukung mesin 250cc bertransmisi otomatis.

Bicara sejarah FIN Komodo, Ibnu Susilo, mantan pegawai Industri Pesawat Terbang Nusantara (IPTN), melakukan riset pasar pada tahun 2005.

Satu tahun kemudian, 2006 mulai melakukan riset desain.

Tahun berikutnya di 2007 sudah membuat prototipe generasi 1 FIN Komodo model cruiser (penjelajah).

Tahun 2008, Fin Komodo mendapat serangkaian uji coba, lalu di 2009 muncul FIN Komodi generasi 2. Disusul generasi 3 muncul di tahun 2010 dan generasi ke 4 terlahir di tahun 2011.

Tahun 2008, FKT cuma mampu produksi 1 unit selama setahun. Setelah mengalami perkembangan, FKT mampu produksi 80 unit dalam satu tahun hingga akhirnya bisa 120 unit dalam satu tahun.

Dalam setiap generasi FIN Komodo yang tercipta, Ibnu Susilo membuat FIN Komodo berdasarkan formula matematika.

Menurutnya, konstanta matematika sampai mendapat perubahan-perubahan performa dan stabilitas setangguh jeep namun bisa senyaman sedan.

FIN Komodo dirancang kaki-kakinya selentur mungkin sehingga saat menghadapi jalanan off road menanjak masih bisa dilahap dengan santai. Sedangkan orang yang duduk tidak merasakan mobil menanjak. Kelenturan FIN Komodo berkat ban, suspensi dan frame yang dibuat satu frekuensi.

Ibnu Susilo pada akhirnya menciptakan FIN Komodo karena melihat kondisi jalanan Indonesia, terutama yang ada di daerah-daerah masih belum tersentuh aspal.

Termasuk masyarakat Indonesia yang tinggal di perbatasan sudah terbiasa melakukan perjalanan ‘off road’ setiap hari.

Selain itu, FIN Komodo tentu menyasar pasar orang-orang yang bekerja di sektor pertanian, perkebunan dan pertambangan.

Ibnu Susilo juga ingin membuat mobil dengan industri otomotif berbudaya Indonesia. Bagaimana membuat mobil hasil rancangan insinyur Indonesia dan diproduksi di Indonesia.

Dan, yang paling penting adalah bagaimana FKT merajut kerja sama dengan Usaha Kecil Menengah (UKM) yang ada di Indonesia. Menurut Ibnu Susilo, ada 40 UKM yang sudah menjadi mitra FKT.

Di tahun 2020 ini, FKT menjual lima tipe FIN Komodo yang masuk generasi kelima, yakni KD 250 X Standard, KD 250 X Patroli, KD 250 X Damkar, KD 250 X Medevac, dan KD 250 X Powerspray.

Fakta terkait Fin Komodo:

FKT adalah perusahaan swasta Nasional yang bergerak di bidang Rekayasa & Teknologi (Engineering & Technology), yang telah berpengalaman dalam bidang design dan analisa pesawat terbang, otomotif, simulator, dan integrasi sistim otomasi.

FKT bukan perusahaan industri Agen Tunggal Pemegang Merek (ATPM) akan tetapi adalah perusahaan Prinsipal, dimana perusahaan melakukan proses design dan rekayasa engineering serta pengembangan produk kami yaitu kendaraan nasional FIN Komodo.

FKT juga merupakan member dari Asia Nusa yaitu Asosiasi Industri Automotif Nusantara di mana anggotanya terdiri dari produsen Micro Car dan Mesin Penggerak di seluruh Indonesia.

(*)

Kaitan FIN Komodo, histori, otomotif, top
Admin 8 September 2020 8 September 2020
Apa yang anda pikirkan
Suka sekali0
Sedih0
Gembira0
Tal peduli0
Marah0
Masa bodoh0
Geli0
Artikel Sebelumnya Rudi-Amsakar Cuti Mulai Akhir September 2020
Artikel Selanjutnya UEFA Nations League | Italia Kalahkan Belanda di Amsterdam

APA YANG BARU?

Pulau Kasu, Batam
Wilayah 7 jam lalu 80 disimak
“Dari Karas Besar ke Sungai Dai, Menyinggahi Sarang Perompak Laut”
Histori 10 jam lalu 186 disimak
Masjid Ba’alwie Singapura: Masjid yang Mirip Museum
Catatan Netizen 11 jam lalu 166 disimak
Polisi Gencarkan Patroli Malam di Coastal Area
Artikel 11 jam lalu 158 disimak
BPBD Tanjungpinang Imbau Warga Waspada Cuaca Hujan dan Kemunculan Buaya di Pesisir
Artikel 11 jam lalu 183 disimak

POPULER PEKAN INI

FLS3N dan O2SN untuk Bakat Non-Akademik Siswa Digelar di Batam
Pendidikan 6 hari lalu 604 disimak
Niat Baik, Jangan Sampai Bikin Bingung
Catatan Netizen 4 hari lalu 513 disimak
5.120 Pelajar Batam Tampilkan Tari Zapin Massal
Pendidikan 6 hari lalu 498 disimak
Nelayan Bintan Unjuk Rasa Tolak Sedimentasi Pasir Laut
Lingkungan 4 hari lalu 497 disimak
Mendikdasmen Tinjau Pelaksanaan Digitalisasi Pendidikan dan MBG di Batam
Pendidikan 5 hari lalu 478 disimak
- Pariwara -
Ad imageAd image
about us

Kami berusaha menjadi CITIZEN yang netral dan objektif dalam menyampaikan pandangan serta pikiran tentang apapun di dunia ini.

  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
© Indonesia Multimedia GoWest 2026. All Rights Reserved.
adbanner
AdBlock Detected
Our site is an advertising supported site. Please whitelist to support our site.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?