Terhubung Dengan Kami

Histori

Sejarah Pengelolaan Air Bersih Di Batam (1) | WADUK-WADUK & DURIANGKANG YANG FENOMENAL

ilham kurnia

Dipublikasi

pada

Suasana waduk Muka Kuning di sekitar tanjakan Daeng pada era 90-an silam, Foto Repro Dok. BP Batam

SAAT mulai ditangani oleh PT. ATB pada tahun 1995, Otorita Batam sebenarnya telah memiliki aset waduk yang telah beroperasi. Tercatat ada 6 waduk/DAM yang telah beroperasi saat itu, yaitu :

  1. Sei Baloi, volume waduk 0,2 juta m3
  2. Sei Ladi, volume waduk 8,8 juta m3
  3. Sei Harapan, volume waduk 4,8 juta m3
  4. Sei Muka Kuning, volume waduk 13,4 juta m3
  5. Sei Nongsa, volume waduk 0,7 juta m3
  6. Sei Duriangkang, volume waduk 62 juta m3

Waduk/ DAM Sei Harapan adalah waduk/ DAM pertama yang dibangun di Batam. Waduk itu dibangun pada masa pengelolaan Batam oleh Pertamina pada awal dekade 70-an.

Awalnya, waduk itu merupakan waduk sementara dengan Water Treatment Plan (WTP) temporer. Dibangun untuk memenuhi kebutuhan air bersih di Pertamina Sambu.

Di era pengelolaan oleh Otorita Batam, waduk Sei Harapan dibangun permanen dan mulai beroperasi pada tahun 1979. Kapasitas produksinya adalah 210 liter per detik.

Waduk Sei Nongsa dibangun pada tahun 1975 dengan kapasitas operasi 60 liter per detik. Awalnya diperuntukkan bagi penduduk, bandar udara dan kapal serta mendukung pariwisata Nongsa dan kawasan industri pantai timur pulau Batam.

Pada waktu hampir bersamaan juga dibangun waduk Sei Baloi untuk memenuhi kebutuhan air bagi penduduk dan kawasan industri Batu Ampar saat itu.

Waduk Sei Ladi dibangun pada tahun 1981 dan selesai pada 1982 untuk membantu pemenuhan air bersih waduk Sei Baloi di kawasan Batam bagian timur saat itu yang sudah tidak mencukupi lagi. Kapasitasnya 240 liter per detik.

Sementara waduk Duriangkang mulai dibangun pada tahun 1986 dan beroperasi pada tahun 1991. Kapasitasnya 310 liter per detik.

Waduk Duriangkang adalah waduk terakhir yang dibangun oleh Otorita Batam sebelum hak pengelolaan air bersih diberikan kepada konsorsium Biwater International Ltd – PT. Bangun Cipta Kontraktor – PT. Syabata Cemerlang dengan nama PT ATB pada tahun 1995.

Waduk Duriangkang yang Fenomenal

WADUK Duriangkang merupakan waduk yang memiliki Daerah Aliran Sungai (DAS) terbesar di pulau Batam dan mampu menyediakan air baku untuk sistem penyediaan air bersih sampai 3000 liter per detik.

Pembangunan waduk Duriangkang ini merupakan proyek Estuart Dam terbesar di Indonesia dan Asia Tenggara.

Terutama dalam hal panjang bentangnya. Kapasitas waduk Duriangkang adalah 107 juta m3 dengan dinding kedap airnya/ cut off wall setebal 19.000 m3.

Pelaksanaan fisik pembangunan ini dimulai pada 5 Agustus 1991 dan selesai dikerjakan secara keseluruhan pada bulan November 1997.

Saat itu, hak pengelolaan air bersih di Batam sudah berpindah ke perusahaan konsorsium Biwater International Ltd – PT. Bangun Cipta Kontraktor – PT. Syabata Cemerlang dengan nama PT ATB.

Waduk Duriangkang dibangun dengan membendung sungai Duriangkang pada bagian muaranya yang juga merupakan muara dari beberapa sungai. Seperti sungai pancur, sungai Beduk, sungai Tongkang dan sungai Ngedan.

Seluruh sungai-sungai tersebut masuk dalam Daerah Aliran Sungai (DAS) Duriangkang yang luasnya mencapai +/- 79 km2.

Proyek pembangunan waduk Duriangkang juga menenggelamkan sebuah perkampungan tua warga Batam yang sudah ada puluhan bahkan ratusan tahun sebelumnya di sana berikut bangunan sarana umum seperti sekolah dasar negeri.

Akses menuju lokasi perkampungan yang ditenggelamkan tersebut, salah satunya masih bisa ditemui sekarang di sisi sebelah kiri ruas jalan Ahmad Yani, di seberang gedung PBK Sei Beduk.

(Bersambung)

(yum/GoWestID)

————————–

Sumber : Buku MENGUNGKAP FAKTA PEMBANGUNAN BATAM ERA BJ HABIBIE

Advertisement



Klik untuk memberi komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Rupa Rupa

Hidup Sehat1 hari lalu

Masuk Bilik Sterilisasi Kemudian Disemprot Desinfektan? Ini Kata WHO

BELAKANGAN, banyak masyarakat di Indonesia yang tinggal di komplek perumahan bergotong royong membuat Bilik Sterilisisasi atau Bilik Disinfektan. Harapannya bisa...

Hidup Sehat2 hari lalu

TONGKAT ALI DARI GUNUNG JANTAN

GUNUNG Jantan, begitu masyarakat Tanjung Balai Karimun menyebut gunung yang berada di Desa Pongkar, Kecamatan Tebing di kabupaten Karimun ini. Beberapa...

Gaptek? Gak Lah!2 hari lalu

Ada Stiker STAY HOME Di Instagram, Begini Cara Pakainya

UNTUK menekan laju penyebaran virus corona atau Covid-19, Instagram merilis stiker Stay Home pada 22 Maret 2020. Stiker ini mendorong...

Hidup Sehat6 hari lalu

Hantavirus Yang Lagi Viral, VIRUS APA LAGI ITU?

HANTAVIRUS atau virus Hanta jadi yang paling dibicarakan oleh netizen pada sejak Selasa (25/3/2020). Kata “Hangtavirus” pun melesat jadi trending...

Histori1 minggu lalu

Corona dan Pandemi-Pandemi Yang Pernah Terjadi Di Dunia

PANDEMI virus corona masih terus terjadi di berbagai belahan dunia sekarang ini. Secara umum, wabah ini memiliki dampak yang cukup...

Ide2 minggu lalu

Cara Pengemudi Taksi Ini Bentengi Diri Dari Covid-19

WABAH virus Corona yang semakin menggila penyebarannya tentu bikin khawatir para pekerja yang menuntut berinteraksi dengan pelanggannya. Pengemudi taksi satu...

Ide2 minggu lalu

Membuat Sendiri Hand Sanitizer Berstandar WHO

MEREBAKNYA virus corona (covid-19) di banyak negara, menyebabkan banyak pengaruh. Indonesia yang sebelumnya menyatakan diri bebas covid-19, tidak bisa lagi...

Gaptek? Gak Lah!3 minggu lalu

Frogs “Si Taksi Drone”, Berhasil Terbang Perdana

UJI terbang taxi drone kapasitas dua orang bernama Frogs berhasil terbang di Landasan Udara Gading, Gunung Kidul, Yogyakarta, saat uji terbang pertama...

Histori3 minggu lalu

Hikayat Kabil & Kampung Panau (Bagian 2)

WILAYAH Kabil dan Kampung Panau merupakan sedikit wilayah di kota Batam yang sudah tumbuh sejak lama sebagai tempat permukiman orang....

Makan Enak3 minggu lalu

Berjaya Hotel Johor Sajikan Menu Makanan Nusantara Selama Ramadan 2020

HOTEL Berjaya Waterfront, Johor Bahru, Malaysia, dipastikan akan terasa berbeda pada musim Ramadhan (bulan puasa) 2020 mendatang. Hotel yang bangunannya...

Advertisement