Dengan mengakses situs GoWest.ID, anda setuju dengan kebijakan privasi dan ketentuan penggunaannya.
Setuju
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
    ReportaseSimak lebih lanjut
    Kapal Kargo Tabrak KM Putra Buluh di Perairan Bintan, 4 Nelayan Masih Hilang
    17 jam lalu
    Rumah Terbakar di Tanjungpinang, Diduga Akibat Obat Terapi yang Dibakar
    17 jam lalu
    Harga Emas Antam dan UBS di Batam Tembus Rp2,8 Juta/ Gram
    17 jam lalu
    Imigrasi Batam Gagalkan Keberangkatan 1.975 Calon Pekerja Migran Nonprosedural
    17 jam lalu
    Bareskrim Polri Temukan Brankas Ekstasi di Klab Malam Batam
    17 jam lalu
  • Ragam
    RagamSimak lebih lanjut
    17
    Tanjungpinang Riau – Agustus 1928 & 1938 (Bagian 2)
    16 jam lalu
    52.835 Siswa Baru SD-SMP di Batam Dapat Seragam Dari Pemko Batam
    2 hari lalu
    Waduk Nongsa Menyusut 2,5 Meter, BP Batam Siapkan Langkah Darurat
    2 hari lalu
    Krisis Tenaga Pendidik di Batam
    2 hari lalu
    14
    Tanjungpinang Riau – Agustus 1928 & 1938 (Bagian 1)
    2 hari lalu
  • Data
    DataSimak lebih lanjut
    Pengeluaran Warga Batam Melonjak Rp3,12 Juta per Bulan/ Kapita
    3 minggu lalu
    Tun Abdul Jamal (Temenggung Johor Riau 1757 – 1802)
    4 minggu lalu
    Realisasi Belanja Pemko Batam per Juli 2026
    1 bulan lalu
    Lebah Bergantung (Lebah Bergayut)
    1 bulan lalu
    Pulau Los, Tanjungpinang
    1 bulan lalu
  • Program
    ProgramSimak lebih lanjut
    Limas Potong; ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’ (Documentary)
    2 bulan lalu
    “Tanjak Perkasa Alam Karimun”
    2 bulan lalu
    #ComingSoon LIMAS POTONG: ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’
    2 bulan lalu
    Durai – Selat Gelam : “Jejak Masa Lalu & Alam yang Bersahabat”
    6 bulan lalu
    Moro – Sugi: “Surga Alam yang Tersembunyi”
    6 bulan lalu
  • id
    • zh-CN
    • en
    • id
TELUSUR
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Notifikasi Simak lebih lanjut
Aa
Aa
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
  • Ragam
  • Program
  • Data
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
  • Advertorial
© 2025 Indonesia Multimedia GoWest. All Rights Reserved.
Ragam

Teror Boneka Hidup di Film “Five Nights at Freddy’s”

Editor Admin 3 tahun lalu 636 disimak
Ilustrasi, film Five Nights at Freddy's"

FILM “Five Nights at Freddy’s” yang diadaptasi dari video gim populer karya penulis Scott Cawthon, sudah dapat dinikmati oleh masyarakat di seluruh bioskop di Indonesia sejak Rabu (25/10/2023) kemarin.

Film bergenre horor yang diproduksi oleh rumah produksi Blumhouse dan disutradarai oleh Emma Tammi ini, berkisah tentang kehidupan seorang pemuda bernama Mike  (Josh Hutcherson) yang mengalami kesulitan tidur pada setiap malam.

Hal itu lantas membuat Mike harus terlebih dahulu mengonsumsi obat-obatan dan menyalakan rekaman suara demi bisa terlelap. Meski berhasil tidur, dia selalu mengalami mimpi buruk yang sama akibat sejak adik laki-lakinya diculik di depan matanya dan tidak pernah kembali. Selain itu, Mike juga dihadapkan pada persoalan perjuangan mendapatkan hak asuh adik perempuannya yang bernama Abby (Piper Rubio).

Salah satu hal yang perlu dilakukan Mike agar dapat meraih hak asuh atas adiknya itu adalah memiliki pekerjaan. Dengan demikian, Mike pun memutuskan untuk mengambil tawaran pekerjaan yang ada, yaitu menjadi satpam atau penjaga shift malam di restoran Freddy Fazbear’s Pizza yang telah terbengkalai.

Ternyata, pekerjaan baru tersebut membawa Mike menemukan sejumlah hal aneh, di antaranya adalah boneka robot yang menjadi hidup di malam hari. Ketika dihadapkan pada sejumlah kejadian aneh di restoran tersebut, Mike bertemu dengan polisi wanita bernama Vanessa Shelly (Elizabeth Lail). Bersama Vanessa, Mike pun perlahan-lahan berupaya memecahkan misteri yang ada di Freddy Fazbear’s Pizza.

Pada awalnya, “Five Nights at Freddy’s” mampu menyajikan pengalaman sinematik yang cukup memukau.

Penggambaran awal cerita dengan pemilihan dan pembangunan setting tempat, suasana, bahkan pencahayaan yang serba minim memudahkan penonton untuk ikut merasakan suasana penuh misteri di sebuah restoran yang dulu ramai dengan kehadiran anak-anak, namun menjadi terbengkalai dan berkesan menyeramkan. 

Dalam durasinya yang mencapai 109 menit itu, penonton pun dibawa untuk memahami seberapa besar trauma yang dihadapi oleh Mike karena kehilangan adik laki-lakinya melalui gambaran mimpi yang sama dan berulang-ulang, tapi selalu menggantung tanpa akhir yang jelas.

Namun, tempo alur ceritanya terkesan lambat, membuat film “Five Nights at Freddy’s” berpotensi membosankan untuk ditonton.

Tidak hanya itu, adegan-adegan khas film horor, seperti pembunuhan yang dilakukan oleh hantu pun dieksekusi dengan kurang maksimal. Hal tersebut terlihat dari beberapa pemain yang digambarkan terbunuh hanya dari teriakan panjang yang tiba-tiba hilang. Padahal, sebagai sebuah film horor, adegan kematian pemain di dalamnya merupakan salah satu hal yang dapat memberikan kesan kengerian bagi para penonton. 

Berikutnya, permainan music scoring yang sepatutnya bisa membantu mengoptimalkan penggambaran suasana yang mencekam, menakutkan, dan mengagetkan di film tersebut juga tidak diolah dengan maksimal.

Ketidakmaksimalan itu di antaranya tampak dari adegan yang dihadirkan tanpa diikuti kemunculan latar musik khas film horor yang dapat mengejutkan penonton, seperti suara gema yang diperdengarkan secara tiba-tiba. 

Alhasil, eksekusi penyajian kengerian dan keseraman yang kurang optimal itu pun berdampak pula pada pengembangan karakter yang tidak maksimal. Walaupun Josh Hutcherson, Piper Rubio, Elizabeth Lail, dan kawan-kawan menghadirkan akting yang tergolong baik, adegan dan konflik yang kurang menyeramkan dan menegangkan itu seolah membatasi panggung bagi mereka dalam mengeksplorasi kemampuan aktingnya menjadi lebih baik lagi. 

Secara garis besar, dapat disimpulkan latar tempat dan suasana yang telah ditayangkan secara maksimal belum mampu membuat film “Five Nights at Freddy’s” menjadi film horor yang benar-benar menyeramkan dan mendebarkan bagi penontonnya.

(sus/antara)

Kaitan film, Five Nights at Freddy's, misteri
Admin 26 Oktober 2023 26 Oktober 2023
Apa yang anda pikirkan
Suka sekali0
Sedih0
Gembira0
Tal peduli0
Marah0
Masa bodoh0
Geli0
Artikel Sebelumnya BP Batam Bahas Peluang Investasi dengan Delegasi Swedia
Artikel Selanjutnya Para Transmigran Yang Menghentikan Usaha Rumput Laut

APA YANG BARU?

Tanjungpinang Riau – Agustus 1928 & 1938 (Bagian 2)
Histori 16 jam lalu 158 disimak
Kapal Kargo Tabrak KM Putra Buluh di Perairan Bintan, 4 Nelayan Masih Hilang
Artikel 17 jam lalu 169 disimak
Rumah Terbakar di Tanjungpinang, Diduga Akibat Obat Terapi yang Dibakar
Artikel 17 jam lalu 168 disimak
Harga Emas Antam dan UBS di Batam Tembus Rp2,8 Juta/ Gram
Artikel 17 jam lalu 148 disimak
Imigrasi Batam Gagalkan Keberangkatan 1.975 Calon Pekerja Migran Nonprosedural
Artikel 17 jam lalu 144 disimak

POPULER PEKAN INI

Amsakar Lantik 2 Pejabat Eselon II, Geser Ratusan ASN di “Babak Pertama” Rotasi 2026
Artikel 7 hari lalu 503 disimak
“Berkarya untuk Negeri”: Mobil Hias RW 20 Cipta Permata Ikut Ramaikan Pawai Pembangunan Kota Batam
Artikel 2 hari lalu 472 disimak
BP Batam Dukung Pemerintah Pusat: Penataan Lahan & Laut Harus Ada Kepastian Hukum
Artikel 6 hari lalu 411 disimak
Diduga Terjadi Pengavelingan Laut di Teluk Tering, BP Batam Verifikasi Alokasi Lahan 28 Perusahaan
Artikel 3 hari lalu 326 disimak
Tanjungpinang Riau – Agustus 1928 & 1938 (Bagian 1)
Histori 2 hari lalu 256 disimak
- Pariwara -
Ad imageAd image
about us

Kami berusaha menjadi CITIZEN yang netral dan objektif dalam menyampaikan pandangan serta pikiran tentang apapun di dunia ini.

  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
© Indonesia Multimedia GoWest 2026. All Rights Reserved.
adbanner
AdBlock Detected
Our site is an advertising supported site. Please whitelist to support our site.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?