Hubungi kami di

Pilihan gowest.id

TKA Marak, Surabaya Perketat Perizinan

iqbal fadillah

Terbit

|

DINAS Tenaga Kerja Kota Surabaya memperketat perpanjangan izin pekerja  asing.

Untuk tahun 2017 mendatang, Disnaker Surabaya sudah menolak 35 tenaga kerja asing (TKA) yang mengajukan perpanjangan izin.

Sedangkan jumlah tenaga kerja asing yang diperpanjang izinnya untuk bekerja di Surabaya sebanyak 341 orang dari 400 orang yang mengajukan.

Kabid Hubungan Industrial dan Persyaratan Kerja Disnaker Kota Surabaya Rizal Zainal Arifin seperti dikutip dari laman JPNN mengatakan, 341 orang yang diperpanjang izinnya itu sudah menurun dibandingkan dengan tahun 2016.

“Ya, kami tidak sembarangan dalam mengeluarkan perpajangan izin mempekerjakan TKA. Ada beberapa syarat yang harus dipenuhi,” kata Rizal di laman itu.

Pertimbangan menerima pekerja asing yang utama adalah adanya konsep alih teknologi. Sebelum mengeluarkan perpanjangan izin, Disnaker akan melakukan survei dan peninjauan di lapangan tentang TKA yang dipekerjakan.

BACA JUGA :  Emil Istimewakan Lansia

“Ada yang TKA-nya ternyata tidak di tempat, ada pula yang jabatan TKA di izin mempekerjakan tenaga kerja asing (IMTA) nya tidak sesuai. Lalu juga yang ternyata tidak ada alih teknologi, maka mereka tidak akan kami perpanjang,” tambah Rizal.

Dari perpanjangan izin sebanyak 341 TKA tersebut, Disnaker Surabaya meraih pendapatan yang cukup besar, yaitu Rp 5,2 miliar.

Angka ini tidak mencapai target yang ditetapkan pemkot sebesar Rp 7,5 miliar. Akan tetapi menurut Rizal tidak tercapainya target pendapatan itu lebih bagus, karena semakin ketat perizinannya. ***

 

Teruskan Membaca
Advertisement
Berikan Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sebaran

Facebook