Hubungi kami di

Budaya

Warga Betawi di Batam Gelar Lebaran Betawi Awal Juni Mendatang

Terbit

|

Silat Betawi. F dok Askara

BATAM merupakan kota yang heterogen. Penduduknya datang dari berbagai suku dan budaya dari seluruh Indonesia. Salah satunya adalah suku Betawi. Untuk menunjukkan eksistensi diri, warga Betawi di Batam akan menggelar acara Lebaran Betawi di Dataran Engku Puteri, Batam Center, 5 Juni mendatang.

“Lebaran Betawi sebagai tradisi orang Betawi, untuk mempererat tali silaturrahmi sesama warga Betawi khususnya dan sesama masyarakat,” kata ketua panitia Lebaran Betawi, Harris Gobang, Kamis (19/5).

Lebaran Betawi akan menampilkan beragam seni budaya Betawi, seperti palang pintu, ondel-ondel, silat Betawi, jali-jai dan lain-lain. Selain itu, warga Batam dapat menikmati kuliner khas Betawi seperti nasi uduk, lontong bumbu kacang, kerak telor, tauge goreng, selendang mayang dan sebagainya.

BACA JUGA :  "Penyampaian Laporan Hasil Reses Masa Persidangan II Tahun 2022 | Rapat Paripurna DPRD Batam

“Masyarakat juga akan disuguhkan langsung pembuatan dodol Betawi di tempat,” tambahnya.

Secara keseluruhan, ada 500 warga Betawi yang tinggal di Batam. Kegiatan ini juga dapat menjadi obat rindu bagi mereka terhadap kampung halaman. “Sebelumnya acara kecil-kecilan, makanya kita kangen dengan acara ini karena kita di perantauan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Budaya dan Pariwisata (Disbudpar) Batam, Ardiwinata sangat mendukung terselenggaranya Lebaran Betawi. Ia berharap kegiatan ini menjadi agenda tahun pariwisata Batam.

“Batam punya PPKD (Pokok-Pokok Kebudayaan Daerah) dan ada 10 unsur didalamnya. Selain kuliner, saya berharap kedepan bisa menghadirkan atraksi lain seperti permainan tradisional Betawi, “katanya juga sebagai Wakil Ketua VIII LAM (Lembaga Adat Melayu) Batam.

BACA JUGA :  Sambut Puncak HPN 2022 | PWI Pusat Gelar Sayembara Baca Puisi Multimedia

Ardi menyampaikan Batam memiliki Peraturan Daerah (Perda) Nomor 1/2018 tentang Pemajuan Kebudayaan Melayu. Perda ini menjadi payung hukum bagi budaya yang ada di Kota Batam.

“Saya senang acara ini dibuat untuk melestarikan budaya,” ucapnya.

Ardi kemudian menjelaskan bahwa ketika berbicara tentang budaya ada hal yang perlu diketahui masyarakat yakni pemajuan dan pelestarian. Ardi mengapresiasi kegiatan ini akan menampilkan budaya khas Betawi sehingga masyarakat yang melihat bisa mengetahui tentang budaya.

“Pelestarian, silahkan adat budaya yang ada ditampilkan terutama untuk generasi muda. Kemudian pemajuan, seperti kegiatan yang bisa ditonton, dinikmati, dan menghibur,” terangnya (leo).

Advertisement
Berikan Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Sebaran

Facebook

id
enid

id
enid