Dengan mengakses situs GoWest.ID, anda setuju dengan kebijakan privasi dan ketentuan penggunaannya.
Setuju
GoWest.IDGoWest.ID
  • Reportase
    ReportaseSimak lebih lanjut
    Penumpang Speed Boat Karunia Jaya Jatuh di Perairan Coastal Area Karimun
    16 jam lalu
    Bupati Bintan Komitmen Dukung Penguatan Ekraf Produk Fesyen Lokal
    18 jam lalu
    Perang di Timur Tengah Tidak Pengaruhi Rencana Jadwal Umrah dari Kota Batam
    19 jam lalu
    Kejari Batam Gelar Bazar Ramadhan Pasar Sembako Murah
    23 jam lalu
    Waka BP Batam Ajak Masyarakat Jaga Kelestarian Alam Kota Batam
    2 hari lalu
  • Ragam
    RagamSimak lebih lanjut
    Pembelajaran Sekolah Rakyat di Tanjungpinang Saat Ramadan
    1 minggu lalu
    Sambut Lebaran 2026, Bandara Hang Nadim Batam Berikan Potongan Tarif 50%
    2 minggu lalu
    Kabupaten Karimun Siap Jadi Tuan Rumah Popda Kepri 2026
    2 minggu lalu
    Progres Persiapan Pembangunan Sekolah Rakyat di Bintan Terus Berjalan
    2 minggu lalu
    Pengaturan Jam Operasi Tempat Hiburan Malam Selama Ramadan di Batam
    2 minggu lalu
  • Data
    DataSimak lebih lanjut
    Kualitas Udara di Batam, Jumat (27/2/2026)
    6 hari lalu
    Gunung Bekaka, Pulau Sugi – Kabupaten Karimun
    4 minggu lalu
    Kecamatan Tanjungpinang Kota, Tanjungpinang
    1 bulan lalu
    Raja Hoesin (Raja Husin) Ibn Radja Ja’far YDM Riouw VI
    2 bulan lalu
    Angka Kecelakaan Lalu Lintas di Batam 2025
    2 bulan lalu
  • Program
    ProgramSimak lebih lanjut
    Durai – Selat Gelam : “Jejak Masa Lalu & Alam yang Bersahabat”
    2 minggu lalu
    Moro – Sugi: “Surga Alam yang Tersembunyi”
    4 minggu lalu
    “Kundur & Buru – Pesona dan Tradisi”
    1 bulan lalu
    “Karimun Besar – Harmoni Alam & Budaya”
    2 bulan lalu
    #Full Hendrik; Pujakesuma di DPRD Batam
    8 bulan lalu
TELUSUR
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Notifikasi Simak lebih lanjut
Aa
Aa
GoWest.IDGoWest.ID
  • Reportase
  • Ragam
  • Program
  • Data
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
  • Advertorial
© 2025 Indonesia Multimedia GoWest. All Rights Reserved.
Artikel

34.931 Jiwa Warga Sekitar Gunung Agung Mengungsi di 238 Titik

Editor Admin 8 tahun lalu 1.4k disimak
Foto Gunung Agung : © Suara Pembaruan

JUMLAH pengungsi terus bertambah seiring dengan laporan yang masuk ke Pusdalops BPBD Provinsi Bali dari berbagai titik pengungsian. Data sementara jumlah pengungsi sekitar Gunung Agung per Minggu (24/9/2017) pukul 12.00 Wita tercatat 34.931 jiwa.

Pengungsi tersebar di 238 titik pengungsian yang tersebar di 7 kabupaten di Bali. Diperkirakan jumlah pengungsi ini akan terus bertambah karena belum semua pengungsi terdaftar.

Bahkan ada sebagian masyarakat yang mengungsi keluar Pulau Bali. Pendataan terus dilakukan oleh Pusdalops BPBD Provinsi Bali selaku institusi yang berwenang mengeluarkan data pengungsi secara resmi.

Rilis dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), sebaran dari 34.931 jiwa pengungsi berada di 238 titik pengungsian. Masing-masing adalah di Kabupaten Badung 3 titik (328 jiwa), Kabupaten Bangli 23 titik (2.883 jiwa), Kabupaten Buleleng 13 titik (4.649 jiwa), Kabupaten Denpasar 5 titik (297 jiwa), Kabupaten Giayar 12 titik (161 jiwa), Kabupaten Karangasem 81 titik (15.129 jiwa), dan Kabupaten Klungkung 101 titik (11.484 jiwa).

Banyaknya titik pengungsian yang menyebar menyebabkan kendala dalam distribusi bantuan logistik. Banyak titik pengungsian yang hanya berisi kurang dari 10 jiwa pengungsi.

Gubernur Bali telah memerintahkan agar pengungsi yang sedikit jumlahnya dapat dijadikan satu di satu tempat dengan jumlah sekitar 200 jiwa per titik pengungsian nantinya.

Jumlah pengungsi sering berubah. Pada siang hari sebagian warga kembali ke rumah untuk memberikan makan ternaknya. Pada sore atau malam, pengungsi kembali ke tempat pengungsian lagi. Masih banyak ternak yang belum dievakuasi ke tempat pengungsian ternak atau dikumpulkan di satu tempat aman karena katerbatasan data, sarana dan prasarana untuk evakuasi ternak.

Prioritas utama evakuasi adalah masyarakat. Penanganan ternak akan ditangani oleh Dinas Peternakan Kabupaten dan bekerjasama dengan Dinas Peternakan Provinsi Bali. Penanganan ternak ini akan ditangani satgas khusus.

BNPB terus mendampingi pemerintah daerah dalam penanganan evakuasi ternak. Adanya keterkaitan ekonomi, sosial dan budaya antara masyarakat dan ternak menyebabkan penanganan pengungsi bukan hal yang mudah. Pengalaman evakuasi masyarakat dan sapi saat erupsi Gunung Merapi di Jawa Tengah dan Yogyakarta pada tahun 2010 menjadi pengalaman yang berharga.

Bantuan dari berbagai pihak terus berdatangan. BNPB pada Minggu pagi (24/9/2017) mengirimkan kembali bantuan seberat 14 ton dibawa menggunakan kargo dari Lanud Halim Perdanakusuma berupa 5 unit sirine mobile iRADITIF Telehouse seberat 5 ton, 50 tenda pengungsi, 300 tenda keluarga, 3.400 lembar selimut, 2.570 matras, alat komunikasi berupa radio codan, ACCU 1000, handy talky, genset portable dan alat SMS broadcast.

Alat komunikasi tersebut diperlukan untuk melakukan sosialisasi dan edukasi masyarakat untuk memberikan pemahaman tentang informasi aktivitas Gunung Agung dan upaya mandiri yang harus dilakukan. BNPB juga memasang rambu-rambu peringatan sebagai penanda pemberitahuan jarak radius yang mudah dipahami masyarakat. Rambu dipasang di jalan-jalan sehingga masyarakat mengetahui posisinya dimana batas antara radius aman dan berbahaya.

Pada rapat koordinasi yang dipimpin oleh Kepala BNPB bersama kementerian, lembaga, pemda dan berbagai unsur terkait, BNPB menyerahkan bantuan 1 milyar rupiah untuk operasional dan aktivasi posko kepada Pemda Karangasem. Ini bantuan awal untuk operasional, BNPB masih menyiapkan dana siap pakai untuk penanganan darurat dan akan memenuhi kebutuhan yang diperlukan.

Bupati Karangasem telah menetapkan status keadaan darurat bencana peningkatan aktivitas Gunung Agung di Kabupaten Karangasem selama 14 hari yaitu 18/9/2017 hingga 1/10/2017. Masa keadaan darurat ini sangat tergantung pada ancaman letusan dari Gunung Agung sesuai rekomendasi PVMBG dan penanganan bencana.

Pada Minggu siang, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Panjaitan, meninjau pelaksanaan penanganan darurat bencana Gunung Agung di Pos Komando Dermaga Tanah Ampo Kabupaten Karangasem.

“Bupati Karangasem beserta jajarannya sudah melakukan upaya yang cukup bagus atas kejadian ini. Ibu Bupati harus bersiap menghadapi kemungkinan terburuk dari Gunung Agung. Masyarakat di sekitar Gunung Agung harus terus bersabar. Semoga kondisi ini tidak terlalu lama”, kata Luhut Panjaitan.

Aktivitas vulkanik dan kegempaan Gunung Agung masih tinggi. Asap kawah putih sedang dengan tinggi 200 meter. Pergerakan magma di dapur magma mendesak batuan masih terus berlangsung.

Hingga saat ini Gunung Agung belum meletus. Masyarakat dihimbau tetap tenang. Di berbagai media social beredar foto,video dan pemberitahuan yang menyesatkan. Itu semua Hoax. Video letusan Gunung Sinabung tahun 2015, disebarkan di YouTube dengan tulisan “Gunung Agung meletus dahsyat beberapa saat lalu”.

Begitu juga foto Gunung Soputan di Sulawesi Utara yang meletus 7/3/2015 disebarkan sebagai letusan Gunung Agung yang sedang berlangsung. Juga informasi Gunung Agung meletus sehingga menimbulkan dampak mengerikan di wilayah Jawa Timur.

Menurut rilis BNPB, Itu semua tidak benar. BNPB memohon masyarakat tidak ikut-ikutan menyebarluaskan ke media sosial atau group Whatsapp sehingga menimbulkan kepanikan dan keresahan masyarakat.

(*/dha)

 

Kaitan bnpb, Gunung agung, letusan, pengungsi
Admin 24 September 2017 24 September 2017
Apa yang anda pikirkan
Suka sekali0
Sedih0
Gembira0
Tal peduli0
Marah0
Masa bodoh0
Geli0
Artikel Sebelumnya Aksi Pahlawan Olahraga Indonesia di Ajang ASEAN PARA GAMES 2017
Artikel Selanjutnya Terminal Khusus di Batam yang Tidak Produktif Akan Dimerger

APA YANG BARU?

Penumpang Speed Boat Karunia Jaya Jatuh di Perairan Coastal Area Karimun
Artikel 16 jam lalu 121 disimak
Bupati Bintan Komitmen Dukung Penguatan Ekraf Produk Fesyen Lokal
Artikel 18 jam lalu 105 disimak
Perang di Timur Tengah Tidak Pengaruhi Rencana Jadwal Umrah dari Kota Batam
Artikel 19 jam lalu 111 disimak
Kejari Batam Gelar Bazar Ramadhan Pasar Sembako Murah
Artikel 23 jam lalu 106 disimak
Waka BP Batam Ajak Masyarakat Jaga Kelestarian Alam Kota Batam
Artikel 2 hari lalu 116 disimak

POPULER PEKAN INI

Pemko Batam Gelar Safari Ramadhan di Masjid Al-Ishlaah, Berikan Bantuan Rp40 Jt
Artikel 6 hari lalu 460 disimak
Pembatasan Minimarket di Batam; Pro dan Kontra di Kalangan Pengusaha
Artikel 5 hari lalu 285 disimak
Mudik Gratis Batam-Belawan 2026, Kuota 250 Kursi
Artikel 6 hari lalu 261 disimak
Nasabah Kehilangan Rp4,3 Miliar dalam 40 Menit
Artikel 5 hari lalu 256 disimak
Berikan Kelapa Utuh di Menu MBG, SPPG Seri Kuala Lobam Bintan Dapat Teguran
Artikel 5 hari lalu 245 disimak
- Pariwara -
Ad imageAd image
about us

Kami berusaha menjadi CITIZEN yang netral dan objektif dalam menyampaikan pandangan serta pikiran tentang apapun di dunia ini.

  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
© Indonesia Multimedia GoWest 2026. All Rights Reserved.
adbanner
AdBlock Detected
Our site is an advertising supported site. Please whitelist to support our site.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?