BADAN Pusat Statistik (BPS) melaporkan adanya kenaikan tekanan inflasi di Kota Batam pada Mei 2026. Kelompok pengeluaran makanan, minuman, dan tembakau menjadi motor utama pergerakan ini dengan menyumbang inflasi sebesar 1,22% secara bulanan (month-on-month/mom).
Komoditas rokok dan tembakau tercatat mengalami kenaikan harga sebesar 0,73%, naik signifikan dibandingkan bulan sebelumnya yang hanya berada di angka 0,5%.
Tren Kenaikan Harga Pangan dan Rokok
KENAIKAN ini mengerek Indeks Harga Konsumen (IHK) untuk kelompok makanan, minuman, dan tembakau di Batam ke level 138,71 pada Mei 2026, dari yang sebelumnya 137,7 pada April.
Jika dibedah lebih dalam per Mei 2026, berikut adalah rincian inflasi pada subkelompok tersebut:
- Kelompok Makanan: 1,33%
- Kelompok Rokok dan Tembakau: 0,73%
- Kelompok Minuman Tidak Beralkohol: 0,69%
Secara keseluruhan, kelompok makanan, minuman, dan tembakau ini mencatatkan inflasi tertinggi dibandingkan subkelompok pengeluaran lainnya di Kota Batam pada periode yang sama.
Perbandingan Tahunan dan Posisi Nasional
LONJAKAN harga ini semakin terasa jika berkaca pada periode jangka panjang. Secara tahunan (year-on-year/yoy), inflasi kelompok pangan dan tembakau di Batam sudah menembus angka 6,87%. Sementara jika dihitung sejak awal tahun hingga Mei 2026 (year-to-date/ytd), pertumbuhannya telah mencapai 2,95%.
Di tingkat nasional, dinamika harga di Kota Batam menempatkannya pada posisi ke-30 dari total 121 kabupaten/kota yang dipantau. Sebagai perbandingan, rata-rata inflasi makanan, minuman, dan tembakau tertinggi di Indonesia berada di angka 0,53% (IHK 124,43), sementara yang terendah dicatatkan oleh Kabupaten Ogan Komering Ilir sebesar 0,34% (IHK 119,01).
Tren fluktuasi inflasi di Batam sebelumnya sempat menyentuh angka 1,65% secara bulanan dan 3,08% secara tahunan pada Maret 2025. Meskipun pergerakan saat ini dinamis, angka inflasi bulanan tersebut tercatat masih lebih tinggi dibandingkan performa periode yang sama pada tahun lalu yang tertahan di angka 1,6%.
Berikut adalah penyajian data inflasi Kota Batam periode Mei 2026 dalam bentuk tabel.
1. Indikator Inflasi Kelompok Makanan, Minuman, dan Tembakau (Mei 2026)
| Indikator Perubahan Harga | Persentase Inflasi | Keterangan |
| Bulanan (Month-on-Month / MoM) | 1,22% | Mengalami kenaikan dibandingkan bulan April |
| Tahun Berjalan (Year-to-Date / YTD) | 2,95% | Akumulasi kenaikan harga sejak awal tahun 2026 |
| Tahunan (Year-on-Year / YoY) | 6,87% | Perbandingan dengan bulan Mei pada tahun lalu |
2. Rincian Inflasi per Subkelompok di Kota Batam (Mei 2026)
| Subkelompok Pengeluaran | Tingkat Inflasi (%) | Status Capaian |
| Kelompok Makanan | 1,33% | Tertinggi di subkelompoknya |
| Kelompok Rokok dan Tembakau | 0,73% | Naik dari 0,5% pada bulan lalu |
| Kelompok Minuman Tidak Beralkohol | 0,69% | – |
| Total Makanan, Minuman & Tembakau | 1,22% | Tertinggi dibanding kelompok pengeluaran lain |
3. Perbandingan Indeks Harga Konsumen (IHK) Batam
| Periode | Nilai IHK Kelompok Pangan & Tembakau |
| April 2026 | 137,70 |
| Mei 2026 | 138,71 |
Posisi Nasional: Berdasarkan pergerakan angka di atas, Kota Batam berada di peringkat ke-30 dari 121 kabupaten/kota yang diukur di Indonesia.
(dha)


