Dengan mengakses situs GoWest.ID, anda setuju dengan kebijakan privasi dan ketentuan penggunaannya.
Setuju
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
    ReportaseSimak lebih lanjut
    Bentrok Lagi di Rempang, Amsakar Enggan Komentari “Saya Agak Goyang”
    23 menit lalu
    Balita Terkunci di Mobil Saat Orang Tua Belanja di Bintan
    3 jam lalu
    Proses Administrasi Penataan RT/RW Tanjungpinang Masih Berjalan
    4 jam lalu
    Bareskrim Polri Sita Sejumlah Mobil Mewah di Batam
    4 jam lalu
    Cuaca Kepri Didominasi Cerah Berawan, Lingga Berpotensi Hujan Ringan
    4 jam lalu
  • Ragam
    RagamSimak lebih lanjut
    Tentang Orang Hutan; Suku Asli di Batam
    3 jam lalu
    17
    Tanjungpinang Riau – Agustus 1928 & 1938 (Bagian 3)
    2 hari lalu
    17
    Tanjungpinang Riau – Agustus 1928 & 1938 (Bagian 2)
    4 hari lalu
    52.835 Siswa Baru SD-SMP di Batam Dapat Seragam Dari Pemko Batam
    5 hari lalu
    Waduk Nongsa Menyusut 2,5 Meter, BP Batam Siapkan Langkah Darurat
    5 hari lalu
  • Data
    DataSimak lebih lanjut
    Pengeluaran Warga Batam Melonjak Rp3,12 Juta per Bulan/ Kapita
    4 minggu lalu
    Tun Abdul Jamal (Temenggung Johor Riau 1757 – 1802)
    4 minggu lalu
    Realisasi Belanja Pemko Batam per Juli 2026
    1 bulan lalu
    Lebah Bergantung (Lebah Bergayut)
    1 bulan lalu
    Pulau Los, Tanjungpinang
    1 bulan lalu
  • Program
    ProgramSimak lebih lanjut
    Limas Potong; ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’ (Documentary)
    2 bulan lalu
    “Tanjak Perkasa Alam Karimun”
    2 bulan lalu
    #ComingSoon LIMAS POTONG: ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’
    2 bulan lalu
    Durai – Selat Gelam : “Jejak Masa Lalu & Alam yang Bersahabat”
    6 bulan lalu
    Moro – Sugi: “Surga Alam yang Tersembunyi”
    6 bulan lalu
  • id
    • zh-CN
    • en
    • id
TELUSUR
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Notifikasi Simak lebih lanjut
Aa
Aa
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
  • Ragam
  • Program
  • Data
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
  • Advertorial
© 2025 Indonesia Multimedia GoWest. All Rights Reserved.
In Depth

Daerah Dilarang Pesta Hari Jadi Daerah

Presiden Minta Anggaran Dialihkan ke Sekolah dan Kesejahteraan Guru

Editor Admin 2 jam lalu 102 disimak
Presiden RI Prabowo Subianto.

PEMERINTAH daerah di tingkat provinsi, kabupaten, hingga kota kini tak lagi bisa menggelar perayaan ulang tahun (HUT) daerahnya secara besar-besaran. Presiden Prabowo Subianto meminta pemerintah daerah menghentikan alokasi anggaran untuk seremoni megah itu dan mengalihkannya langsung ke pembenahan fasilitas publik serta perbaikan gaji guru.

Daftar Isi
Lebih Baik Perbaiki Sekolah dan Rumah SakitPerketat Anggaran Seremonial hingga Pengadaan BarangImbas Instruksi Prabowo di Batam

Langkah tegas ini disampaikan Presiden saat menyampaikan Keterangan Pemerintah atas RUU APBN Tahun Anggaran 2027 beserta Nota Keuangannya di DPR RI, Jumat (14/8/2026).

Lebih Baik Perbaiki Sekolah dan Rumah Sakit

PRESIDEN Prabowo mengkritik tradisi pesta peringatan hari jadi daerah yang dinilai kurang produktif dan kerap menyedot dana APBD. Menurutnya, alokasi dana tersebut jauh lebih bermanfaat jika disalurkan langsung untuk menyelesaikannya persoalan mendasar masyarakat di daerah.

“Saya berharap juga di semua provinsi dan semua kabupaten/kota jangan ada anggaran untuk merayakan ulang tahun besar-besaran. Lebih baik perbaiki sekolah, perbaiki rumah sakit, tingkatkan gaji guru daripada seremoni, upacara-upacara,” tegas Prabowo.

Ia mencontohkan langkah di tingkat pusat yang telah menghapus anggaran pesta ulang tahun kementerian, di mana peringatan kini cukup digelar secara sederhana di internal kantor. Meski demikian, Presiden memberi pengecualian untuk agenda yang sifatnya sakral nasional, seperti Upacara Hari Kemerdekaan RI yang tetap wajib dilaksanakan secara terpusat.

Perketat Anggaran Seremonial hingga Pengadaan Barang

KEBIJAKAN pangkas seremoni di daerah ini merupakan bagian dari gelombang besar efisiensi anggaran negara. Selain menyasar kegiatan seremonial, Presiden juga menyoroti pemborosan dalam proses pengadaan barang dan jasa di kementerian, lembaga, hingga pemerintah daerah yang selama ini berjalan sendiri-sendiri tanpa koordinasi.

Untuk memperkuat efisiensi tersebut, pemerintah akan menaikkan status Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) menjadi Badan Pengadaan Pemerintah. Melalui lembaga ini, seluruh pengadaan barang daerah dan pusat akan dikonsolidasikan secara terpusat dan digital agar memperoleh harga serta kualitas terbaik.

Presiden menekankan bahwa pengetatan belanja di daerah dan pusat akan memperluas ruang fiskal untuk kepentingan masyarakat luas.

“Setiap rupiah yang berhasil kita hemat adalah ruang kelas tambahan yang dapat diperbaiki, Puskesmas tambahan yang dapat direnovasi, rumah sakit tambahan yang dapat dibangun, dan kehidupan rakyat yang dapat ditingkatkan,” pungkas Prabowo.

Imbas Instruksi Prabowo di Batam

KEBIJAKAN efisiensi anggaran yang ditegaskan Presiden Prabowo Subianto dipastikan akan berdampak langsung pada agenda tahunan Pemerintah Kota (Pemko) Batam. Perayaan Hari Jadi Kota Batam (HJKB) yang selama ini rutin diwarnai pesta rakyat, pertunjukan skala besar, hingga beragam panggung hiburan kini terancam harus ditiadakan, atau diubah total konsepnya menjadi lebih hemat dan sederhana.

Instruksi tegas Presiden yang melarang penganggaran pesta perayaan hari ulang tahun di tingkat daerah mewajibkan jajaran Pemko Batam mengalokasikan kembali anggaran seremonial tersebut untuk kebutuhan riil warga Batam.

Tradisi peringatan Hari Jadi Kota Batam setiap bulan Desember yang biasanya menyedot anggaran APBD untuk kegiatan seremonial megah, kemungkinan besar harus disesuaikan dengan koridor efisiensi nasional. Berdasarkan arahan Kepala Negara, perayaan di tingkat pemerintah kota dianjurkan tidak lagi menggunakan model acara besar-besaran, melainkan cukup digelar secara sederhana seperti syukuran dan pemotongan tumpeng internal.

Pengalihan anggaran dari pos seremonial ini, diprediksi dapat menghemat anggaran daerah, mengalokasikannya ke sektor riil yang lebih vital. Seperti penanganan keluhan tahunan terkait Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB), penambahan ruang kelas baru, pembenahan fasilitas Puskesmas, hingga peningkatkan insentif guru di daerah pulau (hinterland) dan perkotaan (hinterland/hinterland).

“Lebih baik perbaiki sekolah, perbaiki rumah sakit, tingkatkan gaji guru daripada seremoni, upacara-upacara,” demikian penegasan Presiden Prabowo yang kini perlu jadi acuan penyusunan APBD di daerah.

Tak hanya perihal pesta hari jadi kota, Pemko Batam bersama BP Batam juga harus menyesuaikan pola pengadaan barang dan jasa dengan sistem baru. Ke depan, pengadaan barang yang serupa di lingkungan pemerintah daerah tidak lagi berjalan sendiri-sendiri, melainkan dikonsolidasi melalui Badan Pengadaan Pemerintah (transformasi dari LKPP) untuk mencegah pemborosan dan daya tawar yang lemah.

Dengan adanya penataan ulang prioritas anggaran ini, Pemko Batam diharapkan dapat mengoptimalkan ruang fiskal daerah sehingga setiap rupiah APBD benar-benar memberikan dampak langsung pada pembangunan infrastruktur dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Batam.

(ham/dha)

Kaitan batam, Hari jadi batam, HUT daerah, prabowo, Seremoni HUT
Admin 15 Agustus 2026 15 Agustus 2026
Apa yang anda pikirkan
Suka sekali0
Sedih0
Gembira0
Tal peduli0
Marah0
Masa bodoh0
Geli1
Artikel Sebelumnya Tentang Orang Hutan; Suku Asli di Batam
Artikel Selanjutnya Bentrok Lagi di Rempang, Amsakar Enggan Komentari “Saya Agak Goyang”

APA YANG BARU?

Bentrok Lagi di Rempang, Amsakar Enggan Komentari “Saya Agak Goyang”
Artikel 23 menit lalu 44 disimak
Tentang Orang Hutan; Suku Asli di Batam
Histori 3 jam lalu 111 disimak
Balita Terkunci di Mobil Saat Orang Tua Belanja di Bintan
Artikel 3 jam lalu 79 disimak
Proses Administrasi Penataan RT/RW Tanjungpinang Masih Berjalan
Artikel 4 jam lalu 85 disimak
Bareskrim Polri Sita Sejumlah Mobil Mewah di Batam
Artikel 4 jam lalu 90 disimak

POPULER PEKAN INI

“Berkarya untuk Negeri”: Mobil Hias RW 20 Cipta Permata Ikut Ramaikan Pawai Pembangunan Kota Batam
Artikel 5 hari lalu 756 disimak
Ada Pekerjaan Pembersihan Pipa Distribusi, Berikut Beberapa Wilayah Terdampak
Artikel 3 hari lalu 587 disimak
Diduga Terjadi Pengavelingan Laut di Teluk Tering, BP Batam Verifikasi Alokasi Lahan 28 Perusahaan
Artikel 6 hari lalu 375 disimak
Tanjungpinang Riau – Agustus 1928 & 1938 (Bagian 2)
Histori 4 hari lalu 310 disimak
Tanjungpinang Riau – Agustus 1928 & 1938 (Bagian 1)
Histori 6 hari lalu 309 disimak
- Pariwara -
Ad imageAd image
about us

Kami berusaha menjadi CITIZEN yang netral dan objektif dalam menyampaikan pandangan serta pikiran tentang apapun di dunia ini.

  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
© Indonesia Multimedia GoWest 2026. All Rights Reserved.
adbanner
AdBlock Detected
Our site is an advertising supported site. Please whitelist to support our site.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?