TIM gabungan Jatanras Polresta Barelang bersama Unit Reskrim Polsek Sekupang mengamankan seorang pria yang diduga kuat berkaitan dengan kematian seorang perempuan, yang jasadnya ditemukan telah membusuk di kawasan hutan Patam Lestari, Kecamatan Sekupang, Batam, Senin (24/08/2026) siang.
Pria tersebut diamankan pada sore harinya, dihari yang sama di wilayah Batuaji, diketahui merupakan suami siri korban berinisial SR (50 tahun).
Penangkapan dilakukan beberapa jam setelah warga menemukan jasad perempuan di kawasan hutan Patam Lestari.
Polisi kemudian melakukan penyelidikan berdasarkan sejumlah informasi dan petunjuk dari lokasi kejadian.
Berdasarkan informasi yang beredar, kasus tersebut bermula dari laporan anak korban ke Polsek Sekupang pada 13 Agustus 2026 lalu.
Dalam laporan itu disebutkan SR dan suami sirinya tidak pulang ke rumah selama tiga hari sejak 10 Agustus.
Laporan orang hilang tersebut menjadi salah satu petunjuk yang ditelusuri penyidik hingga keberadaan korban akhirnya diketahui.
Jasad SR ditemukan warga pada Senin (24/08/2026) siang. Kondisinya telah mengalami pembusukan sehingga tidak dapat dikenali secara jelas.
Saat ditemukan, korban mengenakan celana legging hitam, baju putih, sepatu merah merek Nike, serta kaus kaki hitam.
Polisi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengevakuasi jasad untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Dari penyelidikan awal, polisi kemudian mengamankan pria yang disebut memiliki perawakan tinggi dengan kumis dan jenggot tebal. Pria tersebut diduga merupakan suami siri korban.
Informasi di lapangan menyebut kematian korban diduga berkaitan dengan kecemburuan. Pelaku disebut mencurigai korban memiliki hubungan dengan anak kandungnya sendiri. Dugaan tersebut kemudian disebut berujung pada aksi kekerasan.
Namun, polisi belum mengungkap motif dan rangkaian kejadian secara resmi.
Kapolresta Barelang Kombes Pol Anggoro Wicaksono membenarkan pihaknya telah mengamankan seorang pria yang berkaitan dengan kasus tersebut.
Ia mengatakan penyidik masih menyiapkan bahan penyidikan.
“Besok (Rabu) kita akan rilis ya, berkas sedang disiapkan,” ujar Anggoro, Selasa (25/08/2026).
Ia meminta masyarakat bersabar dan memberikan kesempatan kepada penyidik menyelesaikan proses penyidikan.
“Semua bahan sedang kita siapkan. Mohon bersabar ya, tim sedang bekerja,” katanya.
Keterangan lebih lengkap mengenai motif dan rangkaian kematian SR dijadwalkan disampaikan dalam konferensi pers Kapolresta Barelang pada Rabu (26/08/2026) siang.
(*)


