UPAYA pencarian biota laut di kawasan pantai Kelurahan Tanjung Ayun Sakti berubah menjadi peristiwa mencekam pada Sabtu (29/8/2026) pagi. Seorang warga yang tengah berburu gonggong justru menemukan jasad manusia yang telah menjadi kerangka tergeletak di balik lebatnya semak bakau kawasan Jalan Haji Ungar, Kecamatan Bukit Bestari, Tanjungpinang.
Kerangka tersebut ditemukan dalam posisi telentang dengan kondisi fisik yang sudah kering hingga menyisakan tulang belulang. Meski demikian, pakaian yang melekat pada jasad masih utuh karena posisinya berada di area semak bakau yang tidak tersapu pasang air laut.
Penemuan ini langsung mengarah pada dugaan kuat terkait misteri hilangnya seorang warga setempat berinisial TH (27). Pria tersebut tercatat meninggalkan rumah dan dilaporkan hilang oleh pihak keluarga sejak 1 Agustus 2026.
Pihak kepolisian bergerak cepat mengamankan lokasi dan mengevaluasi temuan tersebut. Petugas Polsek Bukit Bestari langsung menindaklanjuti laporan warga dan memimpin proses evakuasi kerangka dari lokasi bakau.
Kerangka dipindahkan ke Rumah Sakit Raja Ahmad Tabib (RS RAT) Tanjungpinang untuk menjalani visum dan pemeriksaan medis mendalam.
Pemeriksaan dokter difokuskan untuk memastikan secara pasti kecocokan identitas kerangka dengan TH (27), sekaligus membongkar penyebab kematian korban.
Kapolsek Bukit Bestari, Kompol Suardi, menegaskan bahwa meski indikasi awal di lapangan mengarah pada TH (27), pihak kepolisian tidak ingin berspekulasi sebelum ada kepastian ilmiah. Saat ini kepolisian masih menunggu hasil lengkap uji medis dari RS RAT untuk menutup teka-teki penemuan kerangka tersebut secara transparan.
(nes)


