WARGA Batam diminta siaga payung. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kelas I Batam memprediksi hujan masih akan mengguyur Batam dalam 3 hingga 5 hari ke depan.
Kepala BMKG Kelas I Batam, Ramlan mengatakan, hujan ini belum masuk kategori panjang, namun dinamika atmosfer di Kepri masih sangat aktif menjelang Oktober.
“Perkiraan hujan saat ini berlangsung antara tiga sampai lima hari,” kata Ramlan, Selasa (22/09/2026).
Dipicu Pola Angin dan Awan Hujan
Menurut Ramlan, cuaca Batam saat ini dipengaruhi perubahan pola angin dan pertumbuhan awan hujan yang cukup cepat. Kondisi ini membuat hujan bisa turun tiba-tiba, bahkan di saat cuaca terlihat cerah.
BMKG masih terus memantau pergerakan atmosfer. Perubahan bisa terjadi dalam hitungan jam ketika pertumbuhan awan Cumulonimbus meningkat.
Kondisi ini patut diwaspadai terutama bagi warga yang beraktivitas di luar ruangan, pekerja lapangan, pedagang, hingga pengguna jalan. Genangan juga berpotensi muncul di kawasan dengan drainase terbatas dan dataran rendah jika hujan turun lama dan lebat.
Nelayan dan Transportasi Laut Diminta Waspada
Tak hanya darat, masyarakat pesisir dan pengguna transportasi laut juga diminta memantau info cuaca sebelum melaut.
Angin kencang bisa muncul bersamaan dengan hujan.BMKG mengingatkan agar warga tidak hanya mengandalkan cuaca yang terlihat mata.
Selalu cek prakiraan resmi karena cuaca bisa berubah sangat cepat.
“Jangan hanya lihat cuaca secara langsung. Dinamika atmosfer bisa membuat cuaca berubah dalam waktu singkat,” tegasnya.
BMKG Kelas I Batam memastikan akan terus memperbarui informasi prakiraan dan peringatan dini jika terdeteksi potensi cuaca ekstrem di wilayah Batam dan Kepulauan Riau.
(*)


