HINGGA Sabtu (10/2) akhir pekan kemarin, filmĀ Dilan 1990 meraih total jumlah penonton 4,7 juta penonton.
Pencapaian ini menempatkanĀ Dilan 1990Ā di posisi kedua dalam daftar film Indonesia terlaris sepanjang masa yang semula ditempatiĀ Laskar Pelangi.
Seperti diketahui,Ā Laskar PelangiĀ (Riri Riza, 2008) meraih hasil akhir 4,6 juta penonton dan menjadi film terlaris sepanjang masa selama delapan tahun. Lantas apa komentar produser filmĀ Laskar Pelangi, Mira Lesmana?
Ā Menurut Mira Lesmana seperti dikutip dari Tabloid Bintang, Dilan 1990 memiliki kekuatan tersendiri dan spesifik. “Saya bukan bermaksud membandingkan dengan film lain.Namun film remaja yang mengena di hati penonton dan sangatĀ nostalgic, biasanya bertema SMA. SMA biasanya masa yang paling dikenang oleh masyarakat.
BaikĀ Ada Apa Dengan Cinta? (2002) dulu maupun sekarangĀ Dilan 1990, semua bicara soal romantika masa SMA,” terang Mira Lesmana di Jakarta, pekan ini.
Dalam pandangan Mira Lesmana, Dilan 1990 secara blak-blakan bicara soal kehidupan remaja dan kisah cinta siswa SMA. Penuturannya yang manis danĀ to the point, membuatnya mudah dinikmati sekaligus dicintai penonton.
Tidak heran jika jutaan penonton merasa terkoneksi dengan film ini.
“Selain itu, alur ceritanya tidak ribet. Istilahnya, penonton tidak perlu memikirkan plot. Terakhir dan tidak kalah penting, tokoh utamanya yang diperankan Iqbaal-Vanesha bersenyawa dengan baik. Ini membuat penonton terpikat pada pasangan Dilan-Milea,” ulas Mira Lesmana.


