Dengan mengakses situs GoWest.ID, anda setuju dengan kebijakan privasi dan ketentuan penggunaannya.
Setuju
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
    ReportaseSimak lebih lanjut
    Selasa (4/08), BMKG Perkirakan Cuaca Batam Cenderung Berubah
    17 jam lalu
    Menteri ATR/Kepala BPN Ungkap Wilayah Perairan Batam Banyak di Kavling Tanpa Prosedur yang Sah
    1 hari lalu
    Pajak Kendaraan dan Videotron Jadi Andalan Kota Batam Tingkatkan PAD
    1 hari lalu
    Masuk Bulan ke-8, Amsakar Kebut OPD: Realisasi Program Harus Tembus 50%
    1 hari lalu
    Dua Orang Pelaku Pencurian HP Diamankan Personel Polsek Bengkong
    2 hari lalu
  • Ragam
    RagamSimak lebih lanjut
    Piala AFF 2026, Indonesia Kalah Telak dari Vietnam 3-0
    19 jam lalu
    Piala AFF 2026, Taklukan Timor Leste (0-3) Pasukan Garuda Duduki Peringkat 2 Klasemen Grup A
    4 hari lalu
    30 “Siswa” Lansia Pulau Buluh Kembali Menggebu di Bangku Sekolah
    4 hari lalu
    Taman Yang Hilang & Pembangunan Yang Tak Terukur
    4 hari lalu
    Volume Sampah di Batam Melonjak 35 Persen
    1 minggu lalu
  • Data
    DataSimak lebih lanjut
    Pengeluaran Warga Batam Melonjak Rp3,12 Juta per Bulan/ Kapita
    2 minggu lalu
    Tun Abdul Jamal (Temenggung Johor Riau 1757 – 1802)
    3 minggu lalu
    Realisasi Belanja Pemko Batam per Juli 2026
    1 bulan lalu
    Lebah Bergantung (Lebah Bergayut)
    1 bulan lalu
    Pulau Los, Tanjungpinang
    1 bulan lalu
  • Program
    ProgramSimak lebih lanjut
    Limas Potong; ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’ (Documentary)
    1 bulan lalu
    “Tanjak Perkasa Alam Karimun”
    1 bulan lalu
    #ComingSoon LIMAS POTONG: ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’
    2 bulan lalu
    Durai – Selat Gelam : “Jejak Masa Lalu & Alam yang Bersahabat”
    6 bulan lalu
    Moro – Sugi: “Surga Alam yang Tersembunyi”
    6 bulan lalu
  • id
    • zh-CN
    • en
    • id
TELUSUR
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Notifikasi Simak lebih lanjut
Aa
Aa
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
  • Ragam
  • Program
  • Data
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
  • Advertorial
© 2025 Indonesia Multimedia GoWest. All Rights Reserved.
In Depth

Ada 5 Kota Indonesia Masuk Terburuk Dalam Kenyamanan Berkendara

Editor Redaksi 10 tahun lalu 1.4k disimak
Foto : Reuters

RASANYA, memang masuk akal jika kota-kota di Indonesia masuk dalam kategori terburuk dalam hal kenyamanan berkendara. Kemacetan panjang di banyak kota dan asap buangan kendaraan, membuat tidak nyaman banyak orang. Kondisi ini sejalan dengan hasil survey yang dilakukan oleh pengembang aplikasi berbasis GPS, Waze.

Ada 5 kota di Indonesia yang masuk kategori terburuk dalam hal kenyamanan berkendara. Tapi Uniknya, Jakarta bukan yang paling buruk. Lantas siapa?

Kelima kota yang ada di urutan bawah Driver Satisfaction Index seperti dilansir dari BBC adalah Bogor, Denpasar, Bandung, Surabaya, dan Jakarta.

Bogor adalah kota terburuk kedua berdasarkan survei dengan nilai indeks 2,15 dari 10. Denpasar menempati posisi empat dari bawah dengan nilai indeks 2,89.

Dengan nilai indeks 3, kota Bandung berada di lima terbawah, kemudian Surabaya menempati posisi tepat di atas Bandung dengan nilai indeks 3,14.

Dinilai sedikit lebih baik dari Surabaya, Jakarta menempati posisi ke-9 terburuk dengan nilai indeks 3,37.

Secara keseluruhan, ada 235 kota di 38 negara yang disurvei oleh Waze.

Yang berada di posisi terbawah survei Waze adalah :

  1. Cebu
  2. Bogor
  3. San Salvador
  4. Denpasar
  5. Bandung
  6. Surabaya
  7. Cali
  8. Guetamala
  9. Jakarta
  10. Maceio

Sumber: Waze Driver Satisfaction Index 2016

Foto : Reuters
Foto : Reuters

PENGAMAT transportasi Indonesia, Danang Parikesit dari Masyarakat Transportasi Indonesia, dikutip BBC mengatakan saat ini yang menjadi masalah di Jakarta bukan lagi di pusat kota, melainkan di kawasan pinggiran kota.

Fenomena sub-urbanisasi membuat kegiatan komuter setiap pagi dan sore hingga malam hari sangat padat.

Hasil survei Waze ini lagi-lagi memantapkan Indonesia dengan jalanan terburuk di dunia, namun Danang berkata reaksi pemerintah harus diwaspadai.

“Jangan sampai reaksi pemerintah menambah panjang jalan, melebarkan jalan. Itu menurut saya bukan solusi jangka panjang,” kata Danang.

Kota yang dinilai paling baik di antara kota-kota lain di Indonesia adalah Semarang dan Malang. Kedua negara berurutan menempati ranking 145 dan 146.

Semarang mendapat nilai indeks 4,58 dengan skor keamanan jalan 9,15 dari 10. Malang mendapat nilai indeks 4,56, dengan keamanan dan kualitas jalanan dinilai sangat baik dan mendapat skor 8,60 dan 9,60.

“Semarang dan Malang itu kota-kota peninggalan Belanda yang memang jaringan jalannya sangat longgar. Jalan-jalan yang ada di sana itu sangat besar dan itu tingkat kepemilikan kendaraan juga relatif rendah dibandingkan dengan kota-kota lain,” kata Danang.

Sementara itu untuk kategori negara, Indonesia menempati posisi ke-34 dari 38 negara menurut survey tersebut.

Waze menyebutkan bahwa survei mereka memperhitungkan enam faktor berkendara.

Di antaranya, kondisi lalu lintas (yang diukur dengan kepadatan lalu lintas), kualitas jalanan dan kualitas infrastruktur pendukung, keselamatan jalan (yang diukur dengan jumlah kecelakaan), cuaca serta situasi yang berbahaya, dan layanan pendukung yang diukur dengan fasilitas seperti pompa bensin dan tempat parkir

Faktor lain adalah kondisi sosio ekonomi (yang diukur dengan akses masyarakat atas mobil) dan dampak kenaikan bensin terhadap penggunaan kendaraan, dan ‘Wazeyness’ yang mengacu pada peran aktif pengguna aplikasi Waze yang menjadi tolak ukur kebahagian para pengguna Waze.

Masing-masing faktor diskor oleh para peserta survei: 10 jika memuaskan dan 1 jika menyedihkan

Selain ranking negara, survei ini juga mengukur kenyamanan berkendara di kota-kota besar. Ada 235 kota besar di 38 negara yang diukur.

Waze sendiri beroperasi di 285 negara. Namun survei ini hanya dilakukan di kota-kota dengan pengguna aktif Waze mencapai lebih dari 20.000 akun. ***

Kaitan bogor, indonesia, jakarta, jalan, kenyamanan berkendara, macet
Redaksi 20 September 2016 20 September 2016
Apa yang anda pikirkan
Suka sekali0
Sedih0
Gembira0
Tal peduli0
Marah0
Masa bodoh0
Geli0
Artikel Sebelumnya Aroma Bakery, Bakery Halal Untuk Warga Batam
Artikel Selanjutnya Pakai Alat US$100, Kode masuk iPhone ‘bisa ditembus’

APA YANG BARU?

Selasa (4/08), BMKG Perkirakan Cuaca Batam Cenderung Berubah
Artikel 17 jam lalu 131 disimak
Piala AFF 2026, Indonesia Kalah Telak dari Vietnam 3-0
Sports 19 jam lalu 125 disimak
Menteri ATR/Kepala BPN Ungkap Wilayah Perairan Batam Banyak di Kavling Tanpa Prosedur yang Sah
Artikel 1 hari lalu 130 disimak
Pajak Kendaraan dan Videotron Jadi Andalan Kota Batam Tingkatkan PAD
Artikel 1 hari lalu 106 disimak
Masuk Bulan ke-8, Amsakar Kebut OPD: Realisasi Program Harus Tembus 50%
Artikel 1 hari lalu 105 disimak

POPULER PEKAN INI

Warga Diminta Waspada, BMKG Meperkirakan Cuaca Batam Berubah-ubah
Artikel 5 hari lalu 447 disimak
Piala AFF 2026, Taklukan Timor Leste (0-3) Pasukan Garuda Duduki Peringkat 2 Klasemen Grup A
Sports 4 hari lalu 336 disimak
Antisipasi Amblasnya Jalan Gajah Mada, Jalur Pemakaman Tionghoa Jadi Alternatif
Artikel 4 hari lalu 336 disimak
30 “Siswa” Lansia Pulau Buluh Kembali Menggebu di Bangku Sekolah
Pendidikan 4 hari lalu 333 disimak
BP Batam Ultimatum Pemilik Lahan Nganggur: Update Data & Progres Pembangunan Paling Lambat 31 Agustus
Artikel 6 hari lalu 333 disimak
- Pariwara -
Ad imageAd image
about us

Kami berusaha menjadi CITIZEN yang netral dan objektif dalam menyampaikan pandangan serta pikiran tentang apapun di dunia ini.

  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
© Indonesia Multimedia GoWest 2026. All Rights Reserved.
adbanner
AdBlock Detected
Our site is an advertising supported site. Please whitelist to support our site.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?