Dengan mengakses situs GoWest.ID, anda setuju dengan kebijakan privasi dan ketentuan penggunaannya.
Setuju
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
    ReportaseSimak lebih lanjut
    Kamis (25/06) Harga Emas di Batam Terpantau Menurun
    7 jam lalu
    Sah! Batam Punya Perda PSU, Pengembang Wajib Sediakan Jalan hingga TPS
    8 jam lalu
    Polisi Tetapkan Ayah Kandung Penganiaya Anak Jadi Tersangka
    9 jam lalu
    Walikota Batam Enggan Jawab Saat Ditanya Ada Orasi Politik di Pawai MBG Siswa
    23 jam lalu
    8.800 Dus Pasokan Baru Minyakita Mulai Didistribusikan
    1 hari lalu
  • Ragam
    RagamSimak lebih lanjut
    Piala Dunia 2026, Brace Vinicius Jr Pastikan Tim Samba Brasil Lolos Babak 32 Besar
    10 jam lalu
    Aplikasi Si-Pintar untuk Pendaftaran Sekolah Tahun 2026 di Bintan
    1 hari lalu
    KPAI Sesalkan Pawai Dukungan MBG Melibatkan Anak Sekolah di Batam
    2 hari lalu
    Pakar Hak Anak Soroti Pawai Dukungan MBG di Batam
    2 hari lalu
    Piala Dunia 2026: Enam Tim Lolos 32 Besar, Empat Lain Terhenti Lebih Awal
    2 hari lalu
  • Data
    DataSimak lebih lanjut
    Ikan Lepu (Lion Fish)
    1 hari lalu
    Pohon Bakau Api Api
    3 hari lalu
    Inflasi Perumahan Batam Meningkat pada Mei 2026
    3 hari lalu
    Pulau Benan, Lingga
    1 minggu lalu
    Raja Ali ibn Daeng Kamboja (Yang Dipertuan Muda Riau V)
    1 minggu lalu
  • Program
    ProgramSimak lebih lanjut
    Limas Potong; ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’ (Documentary)
    2 hari lalu
    “Tanjak Perkasa Alam Karimun”
    4 hari lalu
    #ComingSoon LIMAS POTONG: ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’
    1 minggu lalu
    Durai – Selat Gelam : “Jejak Masa Lalu & Alam yang Bersahabat”
    4 bulan lalu
    Moro – Sugi: “Surga Alam yang Tersembunyi”
    5 bulan lalu
  • id
    • zh-CN
    • en
    • id
TELUSUR
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Notifikasi Simak lebih lanjut
Aa
Aa
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
  • Ragam
  • Program
  • Data
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
  • Advertorial
© 2025 Indonesia Multimedia GoWest. All Rights Reserved.
Artikel

Malaysia Setop Ekspor, Ayam Langka di Singapura

Editor Admin 4 tahun lalu 978 disimak

KEBIJAKAN pemerintah Malaysia menghentikan ekspor ayam membuat negara tetangganya Singapura mengalami kelangkaan pasokan hingga membuat harga ayam meroket di pasaran. Bahkan harga nasi ayam Hainan melambung hingga 50 persen.

Selama ini Singapura sangat bergantung kepada ekspor ayam dari Malaysia untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri. Setiap bulan, Singapura mengimpor 3,6 juta ayam hidup dari Malaysia.

Kelangkaan ayam ini membuat harga ayam meroket di pasaran. Kini, satu ayam dapat dibeli seharga US$3 atau sekitar Rp 43 ribu. Namun, dengan semakin berkurangnya ketersediaan ayam, harga dapat melonjak menjadi US$4 hingga US$5 per unggas.

“Pemasok sudah wanti-wanti mengenai kenaikan harga. Satu ayam sekarang sudah lebih mahal satu dolar, tapi dari mana saya bisa dapatkan untung lebih dari sana? Apakah pelanggan saya mau beli dengan harga segitu?” ungkap penjual ayam, Mohammad Jalehar, mengutip CNN.

Penjual ayam di Singapura menyebut pelanggan saat ini juga mencoba mengatasi larangan ekspor dengan memborong ayam dalam jumlah besar. Hal tersebut malah membuat penjual semakin sulit mengisi kekosongan stok mereka.

Berdampak ke Nasi Hainan

Keputusan Malaysia ini lantas berdampak ke sektor makanan khas Singapura yaitu nasi ayam hainan yang salah satu bahan baku utamanya ayam.

Nasi ayam ini diketahui merupakan salah satu jajanan favorit di Singapura. Bahkan, masyarakat Singapura sempat berbondong-bondong mencari jajanan nasi ayam.

Melansir Channel News Asia, sejumlah kios jajanan di Singapura dipenuhi antrean panjang pada Selasa (31/6/2022) lali, atau sehari sebelum larangan ekspor ayam diberlakukan.

Antrean ini terlihat di beberapa gerai populer yang berada di Maxwell Food Center dan Chinatown Complex seperti Tian Tian Chicken Rice Store dan Hawker Chan. Antrean juga tampak ramai di Chiew Kee Noodle House.

Saat ini harga makanan tersebut juga sudah mengalami kenaikan 30-50 persen.

Claridette Sarmiento (30 tahun), warga Singapura mengatakan harga nasi ayam hainan melonjak hingga 30-50 persen dari sekitar 3-6 dolar Singapura atau setara Rp 31.500 sampai Rp 63 ribu menjadi 4-9 dolar Singapura atau sekitar Rp 42 ribu hingga Rp 94.500 per porsi (kurs Rp 10.500 per dolar Singapura).

“Harga biasa berkisar 3-6 dolar Singapura, kini 4-9 dolar Singapura, tergantung ukuran porsinya. “Saya jadi harus menyesuaikan budget pengeluaran saya,” ucap Det, sapaan akrabnya, kepada CNNIndonesia.com, Jumat (3/6/2022).

Det menduga kenaikan harga nasi ayam hainan terjadi karena harga ayam semakin mahal setelah Malaysia menyetop ekspor per 1 Juni 2022.

Saat ini, harga ayam mencapai 6 dolar Singapura atau Rp 63 ribu per kg. Harganya naik sekitar 30 persen dari sebelumnya yang hanya 4,5 dolar Singapura atau Rp 47.250 per kg.

“Saya mendengar banyak berita mengatakan seperti itu (harga ayam naik karena ekspor dihentikan). Dan juga mungkin dampak dari kenaikan harga-harga lain yang sudah terjadi sejak kuartal pertama tahun ini,” ujar Det.

Kenaikan harga ayam juga diikuti dengan kenaikan harga telur. Awal pekan ini harga telur tembus 3 dolar Singapura atau Rp31.500 untuk per kemasan yang berisi 10 butir.

Padahal sebelumnya, harga telur hanya 2,5 dolar Singapura atau Rp 26.250 dalam kemasan yang sama.

Alasan Malaysia

Di sisi lain, Pemerintah Malaysia beralasan stok yang menipis membuat mereka memberlakukan larangan ekspor ke Singapura.

Perdana Menteri Malaysia, Ismail Sabri Yaakob, menerangkan ekspor 3,6 juta ayam per bulan akan disetop sebagai langkah mengatasi kekurangan pasokan domestik dan kenaikan harga bahan pokok.

“Sebagai langkah jangka pendek, rapat kabinet membuat beberapa keputusan tentang masalah pasokan dan harga ayam saat ini, termasuk menghentikan ekspor 3,6 juta ayam per bulan mulai 1 Juni 2022,” ujarnya seperti dilansir Channel News Asia.

Pemerintah Malaysia belum memiliki target sampai kapan larangan ekspor ayam akan berlaku.

(*)

sumber: CNN Indonesia.com

Kaitan Ayam, ekspor, malaysia, Nasi ayam Hainan, singapura
Admin 4 Juni 2022 4 Juni 2022
Apa yang anda pikirkan
Suka sekali0
Sedih0
Gembira0
Tal peduli0
Marah0
Masa bodoh0
Geli0
Artikel Sebelumnya Update Covid-19 (4/6/2022): Kasus Positif Bertambah 395, Meninggal 6 Orang
Artikel Selanjutnya Jemaah Calon Haji Indonesia Pertama Tiba di Arab Saudi

APA YANG BARU?

Kamis (25/06) Harga Emas di Batam Terpantau Menurun
Artikel 7 jam lalu 93 disimak
Sah! Batam Punya Perda PSU, Pengembang Wajib Sediakan Jalan hingga TPS
Artikel 8 jam lalu 136 disimak
Polisi Tetapkan Ayah Kandung Penganiaya Anak Jadi Tersangka
Artikel 9 jam lalu 105 disimak
Piala Dunia 2026, Brace Vinicius Jr Pastikan Tim Samba Brasil Lolos Babak 32 Besar
Sports 10 jam lalu 107 disimak
Walikota Batam Enggan Jawab Saat Ditanya Ada Orasi Politik di Pawai MBG Siswa
Artikel 23 jam lalu 237 disimak

POPULER PEKAN INI

SAR Gabungan Sisir Perairan Tanjung Budus Cari Nelayan Hilang
Artikel 6 hari lalu 554 disimak
Jalan Lingkar Selatan Batam Dibangun, Tahap Awal Rp15 Miliar
Artikel 6 hari lalu 470 disimak
Pohon Bakau Api Api
Rupa 3 hari lalu 460 disimak
Lonjakan Malaria di Tanjungpinang, Senggarang dan Kampung Bugis Fokus Ditangani
Artikel 6 hari lalu 429 disimak
Kronologi Demo Mahasiswa Batam Yang Ricuh
Artikel 6 hari lalu 419 disimak
- Pariwara -
Ad imageAd image
about us

Kami berusaha menjadi CITIZEN yang netral dan objektif dalam menyampaikan pandangan serta pikiran tentang apapun di dunia ini.

  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
© Indonesia Multimedia GoWest 2026. All Rights Reserved.
adbanner
AdBlock Detected
Our site is an advertising supported site. Please whitelist to support our site.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?