Dengan mengakses situs GoWest.ID, anda setuju dengan kebijakan privasi dan ketentuan penggunaannya.
Setuju
GoWest.IDGoWest.ID
  • Reportase
    ReportaseSimak lebih lanjut
    Lakalantas Tunggal di Batam Tewaskan Seorang Pegendara Sepeda Motor
    13 jam lalu
    Polda Kepri Kembali Amankan Ribuan Liquid Vape Mengandung Zat Etomidate
    1 hari lalu
    Aksi Bersih Lingkungan Tandai Peringatan Hari Buruh di Kota Batam
    1 hari lalu
    Petugas Gabungan Tertibkan Puluhan Papan Reklame Bermasalah di Kab. Bintan
    2 hari lalu
    Pelaku Curat di Kijang Berhasil Diringkus Reskrim Polsek Bintan Timur
    2 hari lalu
  • Ragam
    RagamSimak lebih lanjut
    Perluas Akses Pendidikan, SMP Negeri 65 Batam Resmi Berdiri
    2 hari lalu
    Marselino Ferdinan Dipanggil ke Timnas Lagi
    2 hari lalu
    Semifinal Leg 1 Liga Champions Eropa, Atletico Madrid Ditahan Imbang Arsenal
    3 hari lalu
    Edukasi Tertib Berlalulintas Sejak Dini untuk Guru PAUD dan SD di Batam
    4 hari lalu
    Kemdiktisaintek Siapkan Penutupan Prodi yang Tak Relevan dengan 8 Industri Strategis
    4 hari lalu
  • Data
    DataSimak lebih lanjut
    Pulau Pecong, Batam
    1 minggu lalu
    Jumlah Penduduk Beragama Islam di Kota Batam
    2 bulan lalu
    Kualitas Udara di Batam, Jumat (27/2/2026)
    2 bulan lalu
    Gunung Bekaka, Pulau Sugi – Kabupaten Karimun
    3 bulan lalu
    Kecamatan Tanjungpinang Kota, Tanjungpinang
    3 bulan lalu
  • Program
    ProgramSimak lebih lanjut
    Durai – Selat Gelam : “Jejak Masa Lalu & Alam yang Bersahabat”
    2 bulan lalu
    Moro – Sugi: “Surga Alam yang Tersembunyi”
    3 bulan lalu
    “Kundur & Buru – Pesona dan Tradisi”
    3 bulan lalu
    “Karimun Besar – Harmoni Alam & Budaya”
    4 bulan lalu
    #Full Hendrik; Pujakesuma di DPRD Batam
    9 bulan lalu
  • id
    • zh-CN
    • en
    • id
TELUSUR
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Notifikasi Simak lebih lanjut
Aa
Aa
GoWest.IDGoWest.ID
  • Reportase
  • Ragam
  • Program
  • Data
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
  • Advertorial
© 2025 Indonesia Multimedia GoWest. All Rights Reserved.
Serial

Komplek Sekolah dari Lahan Hibah Warga

Pecong; Pucung Penanda Pulau (4)

Editor Admin 1 tahun lalu 1.2k disimak
Kapal perahu yang menjadi sarana transportasi warga antar pulau. © Bintorosuryo.com/ disediakan oleh GoWest.ID

DARI rumah pak Bakar, kami bertemu dua anak muda yang baik hati. Mereka mau mengantarkan kami menggunakan sepeda motor hingga ke pertengahan pulau. Sebuah bukit yang kini dijadikan area komplek sekolah, SMAN 22.

Oleh : Bintoro Suryo


“Kamu duluan San, saya ikuti di belakang”, kata saya ke Sania yang sudah berada di sadel sepeda motor salah satunya.

Saya bersama Edo, pemuda 18 tahun. Edo ternyata bukan warga asli pulau Pecong. Asalnya dari pulau Moro, kabupaten Karimun. Secara jarak, pulau Pecong memang lebih dekat ke wilayah kabupaten Karimun.

Aktifitas melaut warga di sekitar pulau Pecong. © bintorosuryo.com

“Mamak suruh saya tinggal di sini, supaya bisa melanjutkan ke SMA”, kata Edo sambil mengemudi sepeda motornya.

Walau cuma pulau kecil dengan letak yang jauh dari pusat kota Batam, infrastruktur pendidikan di pulau ini terbilang lengkap. Lembaga pendidikan mulai PAUD hingga SMA sudah tersedia. Pulau Pecong menjadi sentra pendidikan bagi warga di pulau-pulau sekitarnya.

“Kita kemana ini?” tanya saya ke Edo.

“Ke sekolah, pak. Nanti bisa ketemu guru-guru. Mereka bisa jelaskan tentang pulau ni”, kata Edo, pandangannya tetap fokus ke depan.

Kami melalui jalan yang sudah disemen. Kata Edo, hampir seluruh ruas jalan di sini sudah seperti itu. Ukurannya tidak lebar, namun cukup layak dilalui oleh dua kendaraan roda dua yang berpapasan.

Di bukit yang kami tuju, berdiri komplek sekolah yang lumayan megah. Selain tiga blok gedung untuk ruang-ruang kelas, ada juga komplek perumahan guru. Komplek sekolah ini mulai dioperasikan sejak tahun 2017 lalu.

SMAN 22 Batam yang berdiri di atas bukit dengan lahan yang luas di pulau Pecong. © bintorosuryo.com

Ini tanah keluarga kami sebenarnya. Kami hibahkan untuk dibangun sekolah SMA. Biar di pulau ni ada sekolah SMA juga lah. Biar anak-anak kami bisa bersekolah di sini, tak perlu jauh-jauh ke Batam atau Karimun lagi”, kata seorang wanita pengelola kantin sekolah di sini. Ia adalah anak dari seorang tetua masyarakat di sini, pak Mahera.

“Tanah seluas ini?” tanya saya takjub.

“Iya, kami sekeluarga cuma minta agar suami bisa bekerja sebagai pegawai tata usahanya, saya bisa buka kantin di sini. Itu dah cukup lah buat kami” katanya.

Komplek SMAN 22 Batam yang berdiri di pulau Pecong ini, sekarang jadi magnet baru pulau ini. Pulau Pecong jadi sentra pendidikan lengkap, mulai PAUD hingga SLTA bagi warga pulau-pulau di sekitarnya. Siswa yang bersekolah di sini, misalnya, tidak hanya didominasi oleh anak-anak dari pulau Pecong saja.

“40 persen berasal dari pulau-pulau di sekitarnya”, kata sang Kepala SMAN 22 pulau Pecong, Selamet Munawar.

Untuk akses transportasinya menurut Selamet, pemerintah provinsi sudah menyediakan boat pancung yang berfungsi mengantar jemput para siswa yang berasal dari pulau-pulau kecil lain di sekitarnya.

Siswi-siswi SMAN 22 pulau Pecong. © bintorosuryo.com

“Tiap hari, pak. Pulang pergi, kita antar jemput. Gratis, itu bagian dari fasilitas pendidikan yang kita siapkan”, terang Selamet.

SMAN 22 terletak di atas bukit yang tinggi di pulau ini. Fasilitas ruang belajar hingga perumahan untuk gurunya juga terbilang lengkap. Ada satu ruang kelas yang difungsikan sebagai mushala sekolah. Ruang ini selalu ramai pada jam menjelang dan setelah shalat zuhur. Siswa-siswi muslim di sini, dibiasakan shalat zuhur secara berjamaah dan diikuti kultum yang dilakukan bergantian oleh para siswanya.

“Tidak ada istilah siswa bodoh, semua punya kelebihan. Saya berusaha mendukung mereka dengan apa yang mereka bisa”, kata Slamet Munawar soal metode pengajaran dan pendekatan ke para siswa di pulau Pecong ini.

Misalnya menurutnya, ada siswa yang punya kemampuan olahraga sepakbola dan ada turnamen yang perlu diikutinya di luar Pecong.

“Saya izinkan itu, nggak ada masalah karena itu positif untuk perkembangannya, walaupun misalnya sampai seminggu”, katanya.

Menurut Selamet Munawar, Siswa SMAN 22 Pulau Pecong, memiliki semangat untuk maju. Termasuk di bidang literasi digital. Motto yang ditanamkan ke mereka:, siap kerja, siap kuliah. Sayangnya, sinyal internet hilang timbul di Pulau Pecong. Padahal, ada tower BTS Telkomsel di pulau itu.

Walau didera banyak keterbatasan karena berada di pulau yang jauh dari keramaian, semangat para siswa di sini untuk maju juga terlihat di banyak siswa. Contohnya siswi bernama Nur’Ain. Ain, panggilannya ternyata menyenangi aktifitas pembuatan konten-konten video kreasi secara digital. Ia sudah membuat berbagai konten tentang pulau tempat kelahirannya itu, selain konten video pembelajaran sekolah.

“Ini menarik, bagus. Makin banyak informasi positif tentang pulau Pecong dibuat, publik akan semakin kenal Pecong. Ayo kita buat Pecong mendunia dengan sumberdaya dan keunggulannya”, kata saya saat diminta memberi semangat ke para siswa di sekolah ini.

Ada yang menarik juga di sekolah ini. SMAN 22 Batam yang berdiri di pulau Pecong, memiliki sanggar seni yang aktif mengangkat sei budaya lokal. Sanggar yang diisi oleh para siswa itu, rutin mengisi kegiatan tambahan sekolah. Pembinanya, dipercayakan ke seorang guru bahasa Indonesia bernama Feranica Fathanah.

“Siapa pun tamu yang berkunjung ke sekolah kami, selalu kami suguhi tarian penyambutan ini, seperti tari persembahan. Tapi ini namanya tari rengkam”, kata Fera usai para siswa membawakannya, saat kami berkunjung ke sana.

Para siswa siswi SMAN 22 di pulau Pecong yang tergabung dalam sanggar seni Hulubalang Laot. © bintorosuryo.com

Sanggar seni di SMAN 22 Batam bernama sanggar ‘Hulubalang Laot’, nama yang sarat makna karena berhubungan dengan kisah epik masyarakat pesisir di Kepulauan Riau yang selalu bersentuhan dengan lautan.

(*)

Bersambung, Selanjutnya : Pecong Kecil, Bajak Laut dan Kisah 7 Panglima Galang - Pecong; Pucung Penanda Pulau (5 – Selesai)
Penulis/ Videografer: Bintoro Suryo – Ordinary Man. Orang teknik, Mengelola Blog, suka sejarah & Videography.
Artikel ini pertama kali terbit di : bintorosuryo.com

Kaitan batam, Catatan, guru, Humaniora, pulau pecong, sekolah
Admin 23 Maret 2025 23 Maret 2025
Apa yang anda pikirkan
Suka sekali1
Sedih0
Gembira0
Tal peduli0
Marah0
Masa bodoh0
Geli0
Artikel Sebelumnya Israel Berondong Konvoi Truk Bantuan Obat-obatan untuk Gaza
Artikel Selanjutnya “Spesialnya Bahasa Melayu”

APA YANG BARU?

Lakalantas Tunggal di Batam Tewaskan Seorang Pegendara Sepeda Motor
Artikel 13 jam lalu 110 disimak
Polda Kepri Kembali Amankan Ribuan Liquid Vape Mengandung Zat Etomidate
Artikel 1 hari lalu 138 disimak
Aksi Bersih Lingkungan Tandai Peringatan Hari Buruh di Kota Batam
Artikel 1 hari lalu 150 disimak
Petugas Gabungan Tertibkan Puluhan Papan Reklame Bermasalah di Kab. Bintan
Artikel 2 hari lalu 167 disimak
Pelaku Curat di Kijang Berhasil Diringkus Reskrim Polsek Bintan Timur
Artikel 2 hari lalu 167 disimak

POPULER PEKAN INI

Italia Menolak Mentah-mentah Gagasan Pengganti Iran di Piala Dunia 2026
Sports 6 hari lalu 568 disimak
Kebutuhan Hewan Kurban di Batam Diperkirakan Alami Peningkatan
Artikel 7 hari lalu 501 disimak
Bantuan Bioflok 2026: 96 Unit untuk 24 Kelompok Pembudidaya di Batam
Artikel 6 hari lalu 472 disimak
Harga Emas Antam Menguat Tajam di Akhir Pekan
Artikel 6 hari lalu 469 disimak
Polisi Tangkap Tersangka Pelaku Curanmor di Tanjungpinang
Artikel 6 hari lalu 449 disimak
- Pariwara -
Ad imageAd image
about us

Kami berusaha menjadi CITIZEN yang netral dan objektif dalam menyampaikan pandangan serta pikiran tentang apapun di dunia ini.

  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
© Indonesia Multimedia GoWest 2026. All Rights Reserved.
adbanner
AdBlock Detected
Our site is an advertising supported site. Please whitelist to support our site.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?