Dengan mengakses situs GoWest.ID, anda setuju dengan kebijakan privasi dan ketentuan penggunaannya.
Setuju
GoWest.IDGoWest.ID
  • Reportase
    ReportaseSimak lebih lanjut
    Pembatasan Minimarket di Batam; Pro dan Kontra di Kalangan Pengusaha
    7 menit lalu
    Nasabah Kehilangan Rp4,3 Miliar dalam 40 Menit
    17 menit lalu
    Resmi Digulirkan Gema Batam ASRI, Goro Rutin Setiap Selasa dan Jum’at
    6 jam lalu
    3 SPPG di Bintan Telah Miliki SLHS, Belasan Lainya Masih Mengurus
    8 jam lalu
    Diduga Sakit Hati, Suami Bunuh Istrinya Sendiri
    12 jam lalu
  • Ragam
    RagamSimak lebih lanjut
    Pembelajaran Sekolah Rakyat di Tanjungpinang Saat Ramadan
    4 hari lalu
    Sambut Lebaran 2026, Bandara Hang Nadim Batam Berikan Potongan Tarif 50%
    5 hari lalu
    Kabupaten Karimun Siap Jadi Tuan Rumah Popda Kepri 2026
    7 hari lalu
    Progres Persiapan Pembangunan Sekolah Rakyat di Bintan Terus Berjalan
    1 minggu lalu
    Pengaturan Jam Operasi Tempat Hiburan Malam Selama Ramadan di Batam
    1 minggu lalu
  • Data
    DataSimak lebih lanjut
    Kualitas Udara di Batam, Jumat (27/2/2026)
    1 hari lalu
    Gunung Bekaka, Pulau Sugi – Kabupaten Karimun
    3 minggu lalu
    Kecamatan Tanjungpinang Kota, Tanjungpinang
    1 bulan lalu
    Raja Hoesin (Raja Husin) Ibn Radja Ja’far YDM Riouw VI
    2 bulan lalu
    Angka Kecelakaan Lalu Lintas di Batam 2025
    2 bulan lalu
  • Program
    ProgramSimak lebih lanjut
    Durai – Selat Gelam : “Jejak Masa Lalu & Alam yang Bersahabat”
    1 minggu lalu
    Moro – Sugi: “Surga Alam yang Tersembunyi”
    3 minggu lalu
    “Kundur & Buru – Pesona dan Tradisi”
    1 bulan lalu
    “Karimun Besar – Harmoni Alam & Budaya”
    2 bulan lalu
    #Full Hendrik; Pujakesuma di DPRD Batam
    7 bulan lalu
TELUSUR
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Notifikasi Simak lebih lanjut
Aa
Aa
GoWest.IDGoWest.ID
  • Reportase
  • Ragam
  • Program
  • Data
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
  • Advertorial
© 2025 Indonesia Multimedia GoWest. All Rights Reserved.
Catatan Netizen

Ketika Pulang dengan Sepatu Bersih

Mendaki Gunung Chamah

Editor Admin 2 tahun lalu 502 disimak
Daftar Gambar 1/6
FB_IMG_1721788884964
FB_IMG_1721788887243
FB_IMG_1721788889189
FB_IMG_1721788891178
FB_IMG_1721788893168
FB_IMG_1721788895376


TINGGINYA cuma 2.171 meter, tapi oleh banyak pendaki Gunung Chamah dianggap sebagai 1 dari 7 gunung (G7) tersulit untuk didaki di semenanjung Malaya. Untuk mencapai puncak ini, dari jalan aspal, kami harus naik truk 3 jam, lalu mulai jalan kaki sejauh sekitar 41 kilometer (berdasarkan hitungan langkah kaki di HP saya). Total, dari jalan aspal terakhir hingga puncak, kami butuh sekitar 15 jam perjalanan. Itu waktu yang saya hitung untuk diri saya yang, alhamdulillah sehat walafiat sepanjang perjalanan.

Oleh: Sultan Yohana


G7 adalah istilah pendaki Malaysia, untuk menyebut 7 gunung tertinggi di semenanjung Malaya yang hendak mereka taklukan.

Beberapa kawan yang kurang sehat, atau Mr. Liong misalnya, peserta tertua (62 tahun, berbaju biru), memerlukan waktu yang jauh lebih lama. Dari total 12 orang, hanya satu orang tidak bisa meneruskan perjalanan hingga puncak.

Sesampai di puncak, yang paling menyita pikiran saya justru perjalanan kembali sejauh 41 kilometer. Betapa lutut ini harus dipaksa bekerja sangat keras. Hehe.

Usai menyelesaikan pendakian, saya berpikir, perjalalanan ini seperti tidak naik gunung saja. Tapi, naik turun bukit dan jurang, serta hutan belantara. Bahkan ketika sampia di puncaknya pun, yang saya jumpai sekedar semak belukar dan pepohan biasa. Bukan sebagaimana halnya gunung-gunung vulkanik yang menjulang tinggi dengan puncaknya yang indah, sebagaimana Arjuna yang biasa saya naiki. Namun saya merasa, Gunung Chamah punya tingkat kesulitan pendakian tiga kali lebih berat dari Gunung Arjuna. Beruntung fisik saya bisa menyelesaikannya.

Saya bahkan menjadi orang pertama yang kembali ke kemp. Hingga dari situ, muncullah sebutan “Tony Fast”, merunut cepatnya saya jalan kaki. Oh ya, Tony adalah nama panggilan saya.

Sekembalinya di kemp, Zurina, seorang dokter, juga ibu yang membawa anak lelakinya yang masih berusia 15 tahun ikut mendaki, dan keduanya sudah menyelesaikan 6 dari tujuh gunung G7, keheranan melihat sepatu saya yang masih terlihat bersih.

“Kamu melayang atau jalan kaki,” timpal Afiq, guide kami, merunut sepatu saya yang masih bersih. Saya cuma bilang, itulah gunanya menjaga makan dan berolahraga! Ia pun nyengir. Mungkin merasa tersindir, ia jauh lebih muda dari saya, tapi berat badannya susah ia kendalikan.

Memang, nyaris semua orang pulang dengan sepatu kotor penuh lumpur. Beberapa saya perhatikan, ketika menginjak tanah basah, sepatu mereka ambles dalam karena berat badan berlebihan.

Bisa sampai di puncak Gunung Chamah! Sebuah pencapaian pribadi yang tidak buruk-buruk amat. Terutama untuk pria perokok yang sebetulnya kurang suka naik gunung seperti saya, dan bulan ini akan genap 46 tahun.

(*)

Penulis/ Vlogger : Sultan Yohana, Citizen Indonesia berdomisili di Singapura. Menulis di berbagai platform, mengelola blog www.sultanyohana.id 
Rubrik : Catatan Netizen jadi platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi para netizen yang gemar menulis, tentang apa saja hal positif yang bisa dibagikan melalui wadah GoWest.ID. Kirim artikel/ konten/ esai anda secara mandiri lewat cara ini ya.

Kaitan Catatan, Gunung chamah, malaysia, netizen
Admin 24 Juli 2024 24 Juli 2024
Apa yang anda pikirkan
Suka sekali1
Sedih0
Gembira0
Tal peduli0
Marah0
Masa bodoh0
Geli0
Artikel Sebelumnya “Kisah Pengungsian Warga Rempang 79 Tahun Lalu”
Artikel Selanjutnya Walikota Batam Ajak Warga Sukseskan dan Saksikan POPDA Kepri IX 2024

APA YANG BARU?

Pembatasan Minimarket di Batam; Pro dan Kontra di Kalangan Pengusaha
Artikel 7 menit lalu 28 disimak
Nasabah Kehilangan Rp4,3 Miliar dalam 40 Menit
Artikel 17 menit lalu 35 disimak
Resmi Digulirkan Gema Batam ASRI, Goro Rutin Setiap Selasa dan Jum’at
Artikel 6 jam lalu 73 disimak
3 SPPG di Bintan Telah Miliki SLHS, Belasan Lainya Masih Mengurus
Artikel 8 jam lalu 78 disimak
Diduga Sakit Hati, Suami Bunuh Istrinya Sendiri
Artikel 12 jam lalu 73 disimak

POPULER PEKAN INI

Komisi III DPR RI Soroti Tuntutan Hukuman Mati ABK Kapal Pembawa Sabu
Artikel 4 hari lalu 314 disimak
BP Batam Tawarkan Stabilitas Regulasi kepada Investor Eropa dan Jepang
Artikel 3 hari lalu 308 disimak
Pembelajaran Sekolah Rakyat di Tanjungpinang Saat Ramadan
Pendidikan 4 hari lalu 288 disimak
MBG Ramadan di Batam ; 1 Biskuit-Setengah Jagung, SPPG Ditegur
Artikel 4 hari lalu 277 disimak
KTP Luar Daerah Tidak Bisa Urus Kartu Kuning di Batam per 1 Maret 2026
Artikel 4 hari lalu 275 disimak
- Pariwara -
Ad imageAd image
about us

Kami berusaha menjadi CITIZEN yang netral dan objektif dalam menyampaikan pandangan serta pikiran tentang apapun di dunia ini.

  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
© Indonesia Multimedia GoWest 2026. All Rights Reserved.
adbanner
AdBlock Detected
Our site is an advertising supported site. Please whitelist to support our site.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?