Dengan mengakses situs GoWest.ID, anda setuju dengan kebijakan privasi dan ketentuan penggunaannya.
Setuju
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
    ReportaseSimak lebih lanjut
    Selasa (4/08), BMKG Perkirakan Cuaca Batam Cenderung Berubah
    1 hari lalu
    Menteri ATR/Kepala BPN Ungkap Wilayah Perairan Batam Banyak di Kavling Tanpa Prosedur yang Sah
    2 hari lalu
    Pajak Kendaraan dan Videotron Jadi Andalan Kota Batam Tingkatkan PAD
    2 hari lalu
    Masuk Bulan ke-8, Amsakar Kebut OPD: Realisasi Program Harus Tembus 50%
    2 hari lalu
    Dua Orang Pelaku Pencurian HP Diamankan Personel Polsek Bengkong
    2 hari lalu
  • Ragam
    RagamSimak lebih lanjut
    Persib Bandung Jumpa Persebaya Surabaya di Final Piala Presiden 2026
    14 jam lalu
    Piala AFF 2026, Indonesia Kalah Telak dari Vietnam 3-0
    1 hari lalu
    Piala AFF 2026, Taklukan Timor Leste (0-3) Pasukan Garuda Duduki Peringkat 2 Klasemen Grup A
    5 hari lalu
    30 “Siswa” Lansia Pulau Buluh Kembali Menggebu di Bangku Sekolah
    5 hari lalu
    Taman Yang Hilang & Pembangunan Yang Tak Terukur
    5 hari lalu
  • Data
    DataSimak lebih lanjut
    Pengeluaran Warga Batam Melonjak Rp3,12 Juta per Bulan/ Kapita
    2 minggu lalu
    Tun Abdul Jamal (Temenggung Johor Riau 1757 – 1802)
    3 minggu lalu
    Realisasi Belanja Pemko Batam per Juli 2026
    1 bulan lalu
    Lebah Bergantung (Lebah Bergayut)
    1 bulan lalu
    Pulau Los, Tanjungpinang
    1 bulan lalu
  • Program
    ProgramSimak lebih lanjut
    Limas Potong; ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’ (Documentary)
    1 bulan lalu
    “Tanjak Perkasa Alam Karimun”
    1 bulan lalu
    #ComingSoon LIMAS POTONG: ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’
    2 bulan lalu
    Durai – Selat Gelam : “Jejak Masa Lalu & Alam yang Bersahabat”
    6 bulan lalu
    Moro – Sugi: “Surga Alam yang Tersembunyi”
    6 bulan lalu
  • id
    • zh-CN
    • en
    • id
TELUSUR
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Notifikasi Simak lebih lanjut
Aa
Aa
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
  • Ragam
  • Program
  • Data
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
  • Advertorial
© 2025 Indonesia Multimedia GoWest. All Rights Reserved.
VOA Indonesia

Kecelakaan Pesawat Jeju Air: Korban Tewas Tambah Jadi 174 Orang, Jeju Air Mohon Maaf

Editor Admin 2 tahun lalu 784 disimak
Para petugas damkar memadamkan api dari sebuah pesawat yang keluar dari landasan pacu saat mendarat di Bandara Internasional Muan, di Provinsi Jeolla Selatan, Korea Selatan, Minggu, 29 Desember 2024. (Foto: Yonhap via Reuters)Disediakan oleh GoWest.ID

PESAWAT Jeju Air yang nahas itu membawa sekitar 181 penumpang dan dalam penerbangan kembali dari Bangkok, Thailand.


SETIDAKNYA 174 orang dipastikan tewas setelah pesawat yang dioperasikan maskapai penerbangan Jeju Air mengalami kecelakaan saat mendarat, Dinas Pemadam Kebakaran Korea Selatan mengatakan, Minggu (29/12). Baru dua orang yang berhasil diselamatkan, keduanya awak pesawat.

Para pejabat memperingatkan kecil kemungkinan sebagian besar dari 181 orang di dalam pesawat itu, akan selamat.

“Sejauh ini dua berhasil diselamatkan dan 120 dipastikan meninggal,” kata Badan Pemadam Kebakaran Nasional dalam pernyataannya, seperti dilansir oleh AFP. Dalam pernyataan sebelumnya, badan itu mengatakan salah satu korban yang berhasil diselamatkan adalah seorang penumpang.

Video yang dibagikan oleh televisia lokal MBC menunjukkan pesawat Jeju Air – yang menggunakan Boeing 737-8AS menurut Flight Radar – mendarat di landasan pacu bandara Muan, dengan asap keluar dari mesinnya, sebelum seluruh pesawat dengan cepat dilalap api.

Para pejabat menduga kegagalan roda pendaratan, yang kemungkinan karena bertabrakan dengan sekawanan burung, menyebabkan kecelakaan tersebut. Mereka telah memulai penyelidikan di lokasi untuk mengetahui penyebab pastinya, kantor berita Korea Selatan Yonhap melaporkan.

Para petugas damkar memadamkan api yang membakar pesawat Jeju Air di Bandara Muan, Provinsi Jeolla Selatan, Korea Selatan, Minggu, 29 Desember 2024. (Foto: Yonhap via Reuters)

Lee Hyeon-ji, petugas tim tanggap di pemadam kebakaran setempat, sebelumnya telah memperingatkan bahwa “jumlah korban bisa bertambah karena mereka yang terluka parah”.

Otoritas penyelamat sedang mengevakuasi penumpang dari bagian belakang jet, kata Lee, seperti dikutip oleh AFP.

Bandara Internasional Muan berada di daerah Muan, yang berjarak sekitar 288 kilometer (179 mil) barat daya Seoul.

Badan pemadam kebakaran mengatakan telah mengerahkan 32 mobil pemadam kebakaran dan sejumlah petugas pemadam kebakaran ke lokasi kejadian.

Minta Maaf

PESAWAT nahas itu membawa 175 penumpang dan enam awak, lanjut Yonhap, yang dikutip oleh Associated Press.

Sebuah foto menunjukkan para petugas pemadam kebakaran dan kendaraan darurat berada di dekat pesawat yang bagian ekor jet dilalap api di sisi landasan pacu

Jeju Air, yang merupakan maskapai penerbangan bertarif murah, meminta maaf dan berjanji akan melakukan apa pun untuk membantu para korban.

“Kami di Jeju Air akan melakukan segala daya kami untuk menanggapi kecelakaan ini. Kami dengan tulus meminta maaf karena menimbulkan kekhawatiran,” kata maskapai tersebut dalam pernyataan yang diunggah di saluran media sosialnya.

Sementara itu Reuters melaporkan, Minggu, bahwa Kepala Eksekutif (CEO) Jeju Air Kim E-bae juga menyampaikan permohonan maaf kepada para korban.

Dalam konferensi pers singkat, Kim mengatakan prioritas saat ini adalah memberi dukungan bagi para kerabat korban yang berduka.

Seorang kerabat penumpang Jeju Air yang mengalami kecelakaan saat mendarat di Bandara Internasional Muan, di Muan, Korea Selatan, tampak menangis, Minggu, 29 Desember 2024. (Foto: Kim Hong-Ji)

Reuters juga melaporkan, Choi Sang-mok, yang baru saja ditunjuk sebagai penjabat Presiden Korea Selatan pada Jumat (27/12) di tengah krisis politik, sudah tiba di lokasi kecelakaan. Choi mengatakan pemerintah mengerahkan seluruh sumber daya untuk mengangani kecelakaan tersebut.

Kecelakaan Udara Terburuk Sejak 1997

Menurut data Kementerian Transportasi, kecelakaan tersebut adalah kecelakaan terburuk yang menimpa maskapai penerbangan Korea Selatan sejak jatuhnya pesawat Korean Air pada 1997 di Guam yang menewaskan lebih dari 200 orang.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Muan Lee Jung-hyun mengatakan para penyelidik meneliti tabrakan dengan kawanan burung dan kondisi cuaca sebagai kemungkinan faktor penyebab kecelakaan. Yonhap, mengutip otoritas bandara mengatakan, tabrakan dengan kawanan burung mungkin menyebabkan roda-roda pendaratan tidak berfungsi.

Menurut Kementerian Transportasi, pesawat nahas itu adalah pesawat Boeing 737-800 yang dibuat pada 2009.

Boeing mengatakan dalam pernyataan melalui email bahwa “Kami sedang menghubungi Jeju Air mengenai penerbangan 2216 dan siap memberikan dukungan kepada mereka.”

Boeing juga menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban, baik penumpang maupun awak pesawat.

Regulator penerbangan sipil Amerika Serikat (the U.S. Federal Aviation Administration/FAA) tidak segera menanggapi permintaan Reuters untuk memberikan komentar mengenai kecelakaan Jeju Air itu.

Seluruh penerbangan domestik dan internasional di bandara Muan telah dibatalkan, lapor Yonhap.

[ft/ah]

Kaitan jeju air, Korea Selatan
Admin 30 Desember 2024 30 Desember 2024
Apa yang anda pikirkan
Suka sekali0
Sedih0
Gembira0
Tal peduli0
Marah0
Masa bodoh0
Geli0
Artikel Sebelumnya Krisis Air Bersih di Batam: Evaluasi Pengelolaan dan Janji Perubahan
Artikel Selanjutnya Prabowo Bantah Akan Memaafkan Koruptor

APA YANG BARU?

Persib Bandung Jumpa Persebaya Surabaya di Final Piala Presiden 2026
Sports 14 jam lalu 110 disimak
Selasa (4/08), BMKG Perkirakan Cuaca Batam Cenderung Berubah
Artikel 1 hari lalu 212 disimak
Piala AFF 2026, Indonesia Kalah Telak dari Vietnam 3-0
Sports 1 hari lalu 182 disimak
Menteri ATR/Kepala BPN Ungkap Wilayah Perairan Batam Banyak di Kavling Tanpa Prosedur yang Sah
Artikel 2 hari lalu 191 disimak
Pajak Kendaraan dan Videotron Jadi Andalan Kota Batam Tingkatkan PAD
Artikel 2 hari lalu 153 disimak

POPULER PEKAN INI

Warga Diminta Waspada, BMKG Meperkirakan Cuaca Batam Berubah-ubah
Artikel 5 hari lalu 473 disimak
Piala AFF 2026, Taklukan Timor Leste (0-3) Pasukan Garuda Duduki Peringkat 2 Klasemen Grup A
Sports 5 hari lalu 391 disimak
Antisipasi Amblasnya Jalan Gajah Mada, Jalur Pemakaman Tionghoa Jadi Alternatif
Artikel 5 hari lalu 390 disimak
30 “Siswa” Lansia Pulau Buluh Kembali Menggebu di Bangku Sekolah
Pendidikan 5 hari lalu 380 disimak
BP Batam Ultimatum Pemilik Lahan Nganggur: Update Data & Progres Pembangunan Paling Lambat 31 Agustus
Artikel 6 hari lalu 361 disimak
- Pariwara -
Ad imageAd image
about us

Kami berusaha menjadi CITIZEN yang netral dan objektif dalam menyampaikan pandangan serta pikiran tentang apapun di dunia ini.

  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
© Indonesia Multimedia GoWest 2026. All Rights Reserved.
adbanner
AdBlock Detected
Our site is an advertising supported site. Please whitelist to support our site.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?