Dengan mengakses situs GoWest.ID, anda setuju dengan kebijakan privasi dan ketentuan penggunaannya.
Setuju
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
    ReportaseSimak lebih lanjut
    Banjir di Bengkong Swadebi Jadi Atensi Pemko Batam dan BP Batam
    17 jam lalu
    Gagalkan Penyelundupan 506 Ribu Batang Rokok Ilegal, Bea Cukai Batam Amankan Dua Speedboat
    19 jam lalu
    Rehabilitasi Asrama Haji Tanjungpinang Rp4 Miliar Ditargetkan Rampung Akhir 2026
    20 jam lalu
    Tanah Bergeser Hingga 8 Meter, Jalan Gajah Mada Rawan Kerusakan Berulang
    21 jam lalu
    Ratusan Eks Karyawan PT Ghimli Kembali Datangi DPRD Batam
    21 jam lalu
  • Ragam
    RagamSimak lebih lanjut
    FIFA ASEAN Cup 2026, Menang Dramatis 9-2 Atas Bangladesh, Indonesia Singkirkan Malaysia
    1 hari lalu
    FIFA ASEAN Cup 2026, Laga Lawan Bangladesh Timnas Garuda Harus Menang Besar
    2 hari lalu
    Asian Games 2026, Panahan Sumbang Koleksi Emas untuk Indonesia
    2 hari lalu
    Asian Games 2026, Indonesai Tambah Emas Kembali dari Panjat Tebing Putri
    2 hari lalu
    Asian Games 2026, Ganda Putra Bulutangkis Sumbangkan Emas Ketiga Untuk Indonesia
    4 hari lalu
  • Data
    DataSimak lebih lanjut
    Pohon Belian: Raksasa Kayu Besi dan Jejak Sejarahnya di Pulau Batam
    2 hari lalu
    Pelawan Merah: Pohon Eksotis yang Menjaga Hutan Kepulauan Riau
    4 hari lalu
    Nazief Soesiladharma (Walikota Batam Ketiga)
    4 hari lalu
    10
    Pulau Pandan, Karimun
    2 minggu lalu
    6
    Rumah Belah Bubung
    2 minggu lalu
  • Program
    ProgramSimak lebih lanjut
    Limas Potong; ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’ (Documentary)
    3 bulan lalu
    “Tanjak Perkasa Alam Karimun”
    3 bulan lalu
    #ComingSoon LIMAS POTONG: ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’
    4 bulan lalu
    Durai – Selat Gelam : “Jejak Masa Lalu & Alam yang Bersahabat”
    8 bulan lalu
    Moro – Sugi: “Surga Alam yang Tersembunyi”
    8 bulan lalu
  • id
    • zh-CN
    • en
    • id
TELUSUR
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Notifikasi Simak lebih lanjut
Aa
Aa
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
  • Ragam
  • Program
  • Data
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
  • Advertorial
© 2025 Indonesia Multimedia GoWest. All Rights Reserved.
Catatan Netizen

Sepasang Orangtua dan Pembantunya

Dan Seruputan Anggur Usai Makan Siang

Editor Admin 1 tahun lalu 544 disimak
© F. Ilustrasi, Sultan Yohana

SELASA (9/9/2025) siang lalu, kami sekeluarga makan di restoran yang cukup bagus (untuk ukuran saya, hehe). Si bungsu, Zak, yang hari itu ulangtahun, memilih itu restoran. Sambil menunggu pesanan, perhatian saya tertarik pada meja sebelah kami. Pada sepasang orangtua Tionghoa bersama pembantunya. Mereka juga sedang makan siang.

Oleh: Sultan Yohana


MEJA mereka penuh dengan makanan pesanan yang semuanya nyaris tandas. Ketika kami datang, mereka masing-masing sedang menikmati anggur sebagai minuman penutup. Menyenangkan melihat pemandangan itu. Si pembantu, terlihat tidak canggung untuk menyomot makanan atau menyeruput anggur serupa yang dinikmati majikan. Sudah seperti anggota keluarga saja dia. Ia mempunya kepercayaan diri yang tinggi. Saya sangat MEMBENCI, jika melihat ada majikan memberi “ATRIBUT” yang sangat berbeda dengan pembantunya. Atribut yang seolah menegaskan “saya majikan, ini pembantu saya”.

Pemandangan di meja sebelah saya itu, bagi saya, menunjukkan banyak hal. Tapi yang paling saya renungi adalah bagaimana Semesta membagi keadilan pada siapa saja yang dikehendaki. Si pembantu tak perlu bekerja sekeras majikannya, menabung sehemat majikannya, menjadi kaya sekaya majikannya; hanya untuk sekedar menikmati “nyam-nyamnya…” makanan di restoran itu.

Dalam skala ekonomi negara, kita seringkali menemukan kisah serupa. Di Singapura misalnya, belajar dan kerja keras warganya untuk menjadikan Singapura negara maju, seringkali berakhir “makplekenyik…”, setelah mereka baru menyadari, dalam hidup yang sebetulnya sederhana ini, diperlukan tukang sapu, tukang cuci piring, tukang masak, tukang mengemudi bus, pengasuh anak, tukang nyeboki pantat lansia, tukang dll. Tapi, karena mereka EMOH kerja di bidang begituan, akhirnya yang ikut MERASAKAN kemajuan Singapura ya pekerja-pekerja dari negara-negara tetangga yang nasib mereka kurang beruntung karena diurusi oleh politikus-politikus rakus nan korup. Dari Indonesia, dari Filipina, dari Malaysia, dari India, dari Bangladesh, dari Myanmar, dari Kambodia; mereka semua mendapat BAROKAH dari kemajuan Singapura. Kasus serupa Singapura juga bisa kita lihat di Jepang! Di Hongkong! Di Taiwan!

Penduduk-penduduk “negara miskin”, hari ini, sengaja maupun tidak sengaja, telah bermigrasi, menjadi penduduk tetap atau berganti kewarganegaraan ke negara lain yang lebih maju. Di Jepang misalnya, keegganan penduduknya punya anak mengakibatkan berkurangnya tenaga kerja produktif. Akibatnya, pemerintah sana mengizinkan warga negara asing untuk bekerja, kemudian tinggal menetap, hingga menjadi warga negara sana. Sekitar 9 juta rumah kosong tak berpenghuni, di Jepang, yang ditinggalkan karena pemiliknya mati atau menua, sebagiannya telah diisi dan ditempati warga asing, yang memang diizinkan untuk tinggal atau membeli rumah-rumah terbengkalai itu.

Fenomena di Jepang itu, jika kita renungi, bisa jadi adalah cara Semesta untuk memeratakan keadilan. Jepang, dengan perusahaan-perusahaan raksasa mereka; suka tak suka telah membuat banyak kerusakan di negara-negara miskin yang kaya sumberdaya seperti Indonesia. Membawa kekayaan hasil “jarahan” itu ke negaranya. Tapi sialnya, kemudian, setelah kekayaan itu terkumpul, mereka malah tak tahu bagaimana menikmatinya dengan baik.

Seringkali saya berpikir, memang AJAIB cara Semesta menggerakkan Dunia ini. Semesta bekerja dengan cara saling melengkapi. Atau terkadang menjungkirbalikkan sesuatu dengan cepat. Sebagaimana Syahroni, Uya Kuya, Eko Patrio, Nafa Urbach, yang nasib mereka berubah dalam sekejap. Saya yakin, kini, bahkan meski masih punya bermiliar uang di rekening mereka, mental keempatnya tidak lagi sama sebagaimana sebelum rumah-rumah mereka dijarah. Mereka mungkin kini selalu dirundung ketakutan. Khawatir ke mana-mana. Tidak enak makan. Tidak enak belanja. Tidak enak ngesek. Tidak enak melakukan apa pun.

Hari ini engkau mengaji Ihya, bisa jadi mungkin esok engkau bisa tersandung uang korupsi! Rencana manusia, sehebat apa pun itu, SISIPKANLAH ruang untuk menerima apa pun hasil dengan ikhlas. Kalau tidak, Anda bisa dibuat gila dengan rencana Anda sendiri yang bisa jadi gagal total.

Segelap apa pun keadaan Anda sekarang, percayalah akan selalu datang cahaya yang meneranginya. Sekecil apa pun sumber cahaya itu. Dan, seringkali, cahaya itu datang dari hal-hal tak terduga. Sebagaimana si pembantu yang beruntung mempunyai majikan yang baik itu. Meski di negaranya, Indonesia, mungkin, ia disia-siakan oleh siapa saja.

(*)

Penulis/ Vlogger : Sultan Yohana, Citizen Indonesia berdomisili di Singapura. Menulis di berbagai platform, mengelola blog www.sultanyohana.id 

Kaitan batam, Catatan, Citizen, netizen, singapura
Admin 24 September 2025 24 September 2025
Apa yang anda pikirkan
Suka sekali0
Sedih0
Gembira0
Tal peduli0
Marah0
Masa bodoh0
Geli0
Artikel Sebelumnya Baznas Kota Batam Salurkan Paket Sembako dari Penghimpunan ZIS ke Petugas Kebersihan
Artikel Selanjutnya Siantan: Di Kampung Melayu dan Orang Cina

APA YANG BARU?

Banjir di Bengkong Swadebi Jadi Atensi Pemko Batam dan BP Batam
Artikel 17 jam lalu 142 disimak
Gagalkan Penyelundupan 506 Ribu Batang Rokok Ilegal, Bea Cukai Batam Amankan Dua Speedboat
Artikel 19 jam lalu 218 disimak
Rehabilitasi Asrama Haji Tanjungpinang Rp4 Miliar Ditargetkan Rampung Akhir 2026
Artikel 20 jam lalu 275 disimak
Tanah Bergeser Hingga 8 Meter, Jalan Gajah Mada Rawan Kerusakan Berulang
Artikel 21 jam lalu 204 disimak
Ratusan Eks Karyawan PT Ghimli Kembali Datangi DPRD Batam
Artikel 21 jam lalu 251 disimak

POPULER PEKAN INI

Terkait Judul “Tambang Rexvin”, PT. Rexvin Group Beri Klarifikasi: Kami Bukan Perusahaan Tambang
Artikel 3 hari lalu 685 disimak
Penyelundupan 11,31 Kg Emas ke Singapura Gagal
Artikel 5 hari lalu 568 disimak
Uji Ketahanan Infrastruktur di Balik Lonjakan Investasi Rp500 Triliun Pusat Data Batam
In Depth 3 hari lalu 521 disimak
Pohon Belian: Raksasa Kayu Besi dan Jejak Sejarahnya di Pulau Batam
Rupa 2 hari lalu 513 disimak
Nasib 1.025 Buruh PT Ghim Li Indonesia Masih Menggantung
Artikel 5 hari lalu 500 disimak
- Pariwara -
Ad imageAd image
about us

Kami berusaha menjadi CITIZEN yang netral dan objektif dalam menyampaikan pandangan serta pikiran tentang apapun di dunia ini.

  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
© Indonesia Multimedia GoWest 2026. All Rights Reserved.
adbanner
AdBlock Detected
Our site is an advertising supported site. Please whitelist to support our site.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?