Dengan mengakses situs GoWest.ID, anda setuju dengan kebijakan privasi dan ketentuan penggunaannya.
Setuju
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
    ReportaseSimak lebih lanjut
    Warga Temukan Kerangka Manusia di Sei Ladi
    16 jam lalu
    PTSP BP Batam Siapkan Standar Pelayanan 2026
    16 jam lalu
    Pemerintah Usulkan Biaya Haji 2027 Sebesar Rp107,3 Juta
    17 jam lalu
    Alokasi 3 Bulan Rapel Cair, Data Penerima Menyusut
    2 hari lalu
    Yuwanky Diduga Bersembunyi di Singapura
    2 hari lalu
  • Ragam
    RagamSimak lebih lanjut
    Anggaran Pendidikan Rp 820,9 Triliun Belum Sentuh Kesejahteraan Guru
    16 jam lalu
    Siswa SDN 005 Teluk Sebong Diajak Lebih Pede Lewat Kegiatan Literasi
    2 hari lalu
    IPB, UGM, dan University of Melbourne Gelar Program Kuliah Pertanian Lintas Negara
    2 hari lalu
    Tour de Bintan 2026 Kembali! 800 Pesepeda dari 42 Negara Adu Kecepatan di Lagoi Bay
    2 hari lalu
    Kodrat Batam Siapkan 17 Atlet ke Porprov Kepri, Target Pertahankan Juara Umum
    4 hari lalu
  • Data
    DataSimak lebih lanjut
    Rata-Rata Lama Sekolah Warga Batam Tembus 11,34 Tahun, Tertinggi di Kepri
    4 hari lalu
    Inflasi Kota Batam Juli 2026 Stabil di Angka 3,49 Persen
    6 hari lalu
    Bandar Udara Raja Haji Abdullah, Karimun
    1 minggu lalu
    Pengeluaran Warga Batam Melonjak Rp3,12 Juta per Bulan/ Kapita
    1 bulan lalu
    Tun Abdul Jamal (Temenggung Johor Riau 1757 – 1802)
    1 bulan lalu
  • Program
    ProgramSimak lebih lanjut
    Limas Potong; ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’ (Documentary)
    2 bulan lalu
    “Tanjak Perkasa Alam Karimun”
    2 bulan lalu
    #ComingSoon LIMAS POTONG: ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’
    2 bulan lalu
    Durai – Selat Gelam : “Jejak Masa Lalu & Alam yang Bersahabat”
    6 bulan lalu
    Moro – Sugi: “Surga Alam yang Tersembunyi”
    7 bulan lalu
  • id
    • zh-CN
    • en
    • id
TELUSUR
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Notifikasi Simak lebih lanjut
Aa
Aa
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
  • Ragam
  • Program
  • Data
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
  • Advertorial
© 2025 Indonesia Multimedia GoWest. All Rights Reserved.
Pilihan gowest.id

Bisnis Hotel di Surabaya Lesu

Editor Admin 10 tahun lalu 1.6k disimak

KALANGAN perhotelan di Surabaya mengeluhkan rendahnya tingkat huni. Wakil Ketua Umum Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), Sudradjat mengatakan okupansi di Surabaya hanya mencapai 45-50 persen.

“Setiap rapat, banyak dari beberapa hotel yang mengeluhkan rendahnya tingkat huni,” kata Sudradjat saat dihubungi Tempo, Senin 5 September 2016.

Sudradjat menuturkan, salah satu faktor penyebab rendahnya tingkat huni ialah kondisi ekonomi yang kurang baik. Menurut dia, acara-acara yang diselenggarakan di Surabaya tahun ini lebih sedikit dibandingkan 2014.

Manajer Komunikasi Pemasaran Hotel Harris-Pop, Setiawan Nanang, menilai tempat-tempat wisata di Surabaya kurang promosi. Akibatnya, menurut dia, berdampak pada bisnis perhotelan di Surabaya.

“Dinas pariwisata di Surabaya kurang kencang promosinya,” ujar Setiawan saat berkunjung ke kantor Tempo Biro Jawa Timur, di Jalan Gubeng Kertajaya, Surabaya, Kamis 1 September 2016.

Setiawan berpendapat, beberapa wisata di Surabaya seperti hutan mangrove, Surabaya North Quay, Kenjeran Park atau Ken Park, dan lainnya belum berhasil menarik wisatawan untuk berkunjung. Menurut dia, sebagian besar pengunjung yang datang ke Surabaya bertujuan untuk belanja, bukan berwisata. “Sebenarnya Ken Park itu sudah lumayan, tapi kurang ngangkat,” kata Setiawan.

Dia membandingkan perkembangan pariwisata di Malang dengan Surabaya. Kota yang memiliki julukan kota Apel ini memiliki banyak tujuan wisata. Tidak mengherankan apabila di sepanjang  jalan kota Malang seringkali mengalami kemacetan panjang saat menginjak akhir pekan. Setiawan berharap agar Dinas Pariwisata dapat meningkatkan promosi wisata Kota Pahlawan.

Sementara itu Nicky Olivia, Manajer Komunikasi Pemasaran Hotel Harris Malang, menuturkan pada liburan hari raya Idul Fitri tahun ini, kota Malang kebanjiran wisatawan. “Hotel kami panen dua minggu,” ujarnya. Dia menyebut sebanyak 30 persen penghuni hotel adalah tamu yang bertujuan menghadiri konferensi. Sedangkan 70 persen sisanya adalah tamu individual yang bertujuan berlibur.

Menanggapi keluhan asosiasi perhotelan, Kepala Bagian Hubungan Masyarakat Pemerintah Kota Surabaya M. Fikser mengatakan acara yang diselenggarakan di Kota Surabaya sudah banyak. Menurut dia, kegiatan-kegiatan berskala internasional masih menunjuk Kota Surabaya sebagai tuan rumah.

“Surabaya sering menjadi jujukan seminar-seminar nasional, dan kebanyakan tamu-tamu tersebut akan menginap di hotel,” kata Fikser saat dihubungi Tempo, Senin 5 September 2016.

Fikser melanjutkan, Surabaya tidak hanya mempunyai agenda di tiap bulan. Namun juga agenda tahunan yang lebih besar seperti perayaan hari jadi kota Surabaya. “Hampir setiap bulan ada agenda, kami juga sudah melakukan promosi di situs,” ujarnya. Menurutnya, acara-acara tersebut tersebut menarik warga lokal maupun masyarakat luar untuk datang berkunjung ke Surabaya.

Fikser mengakui Surabaya memang tidak memiliki banyak wisata alam seperti halnya Malang. Namun, pemerintah kota Surabaya telah meluncurkan destinasi wisata yang berbeda seperti kampung-kampung Heritage. Kampung wisata sejarah tersebut bisa menjadi ajang pembelajaran budaya bagi pengunjung. Dengan demikian, wisatawan bisa menjadikan kota Surabaya sebagai tujuan wisata pendidikan.

Selain itu, Air Mancur Menari Jembatan Kenjeran  yang diresmikan pada Juli lalu telah menjadi ikon wisata baru di Surabaya. Fikser menjelaskan wisata Air Mancur Menari Jembatan Kenjeran memang hanya dibuka pada hari Sabtu pukul 20.00–21.00 WIB. Tujuannya, agar pengunjung dapat berjalan-jalan menikmati keindahan air mancur di sepanjang jembatan.

“Kalau dibuka tiap hari ya fungsi dari jembatan itu sendiri berganti,” ujarnya.

Itu sebabnya, Fikser berpendapat, aturan tersebut sebenarnya juga bisa mendongkrak tingkat huni di hotel Surabaya. “Dengan adanya jam operasional,  maka pengunjung luar kota Surabaya yang ingin melihat air mancur dapat menginap di hotel,” tutur Fikser. ***

Kaitan bisnis lesu, hotel surabaya
Admin 6 September 2016 6 September 2016
Apa yang anda pikirkan
Suka sekali0
Sedih0
Gembira0
Tal peduli0
Marah0
Masa bodoh0
Geli0
Artikel Sebelumnya Indonesia Optimistis Kalahkan Malaysia Meski Tanpa Pemain Senior
Artikel Selanjutnya Huawei Bakal Pasang Lensa Leica di Mate 9

APA YANG BARU?

Warga Temukan Kerangka Manusia di Sei Ladi
Artikel 16 jam lalu 144 disimak
PTSP BP Batam Siapkan Standar Pelayanan 2026
Artikel 16 jam lalu 148 disimak
Anggaran Pendidikan Rp 820,9 Triliun Belum Sentuh Kesejahteraan Guru
Pendidikan 16 jam lalu 154 disimak
Pemerintah Usulkan Biaya Haji 2027 Sebesar Rp107,3 Juta
Artikel 17 jam lalu 150 disimak
Alokasi 3 Bulan Rapel Cair, Data Penerima Menyusut
Artikel 2 hari lalu 226 disimak

POPULER PEKAN INI

Upacara dan Pawai Meriahkan HUT ke-81 RI di RW 20 Perumahan Cipta Permata
Artikel 5 hari lalu 786 disimak
BMKG Batam:”Hari Ini dan Besok, Cuaca Kepri Cerah Berawan”
Artikel 2 hari lalu 382 disimak
Basri DPO Kasus Narkoba Batam Diduga Kabur ke Malaysia
Artikel 4 hari lalu 376 disimak
Kodrat Batam Siapkan 17 Atlet ke Porprov Kepri, Target Pertahankan Juara Umum
Sports 4 hari lalu 347 disimak
Rata-Rata Lama Sekolah Warga Batam Tembus 11,34 Tahun, Tertinggi di Kepri
Statistik 4 hari lalu 314 disimak
- Pariwara -
Ad imageAd image
about us

Kami berusaha menjadi CITIZEN yang netral dan objektif dalam menyampaikan pandangan serta pikiran tentang apapun di dunia ini.

  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
© Indonesia Multimedia GoWest 2026. All Rights Reserved.
adbanner
AdBlock Detected
Our site is an advertising supported site. Please whitelist to support our site.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?