Dengan mengakses situs GoWest.ID, anda setuju dengan kebijakan privasi dan ketentuan penggunaannya.
Setuju
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
    ReportaseSimak lebih lanjut
    Malaysia Airlines dan Singapore Airlines Luncurkan Produk Tarif Bersama
    13 jam lalu
    Dugaan Eksploitasi Anak di Pawai MBG, PMII Gelar Aksi Unjuk Rasa di Batam
    14 jam lalu
    Kapal Pengangkut Komponen Elektronik dari Batam ke Singapura Tenggelam
    16 jam lalu
    Potensi Hujan Sedang di Sejumlah Wilayah Kepulauan Riau, Selasa (23/6/2026)
    23 jam lalu
    Siklon Tropis Mekkhala Picu Hujan di Bintan
    23 jam lalu
  • Ragam
    RagamSimak lebih lanjut
    KPAI Sesalkan Pawai Dukungan MBG Melibatkan Anak Sekolah di Batam
    13 jam lalu
    Pakar Hak Anak Soroti Pawai Dukungan MBG di Batam
    17 jam lalu
    Piala Dunia 2026: Enam Tim Lolos 32 Besar, Empat Lain Terhenti Lebih Awal
    17 jam lalu
    Kunang-Kunang Kian Sulit Ditemui: Bioindikator Lingkungan yang Terancam
    2 hari lalu
    “Dua Bapak dengan Balita Mereka”
    2 hari lalu
  • Data
    DataSimak lebih lanjut
    Ikan Lepu (Lion Fish)
    17 menit lalu
    Pohon Bakau Api Api
    2 hari lalu
    Inflasi Perumahan Batam Meningkat pada Mei 2026
    2 hari lalu
    Pulau Benan, Lingga
    7 hari lalu
    Raja Ali ibn Daeng Kamboja (Yang Dipertuan Muda Riau V)
    1 minggu lalu
  • Program
    ProgramSimak lebih lanjut
    Limas Potong; ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’ (Documentary)
    18 jam lalu
    “Tanjak Perkasa Alam Karimun”
    2 hari lalu
    #ComingSoon LIMAS POTONG: ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’
    7 hari lalu
    Durai – Selat Gelam : “Jejak Masa Lalu & Alam yang Bersahabat”
    4 bulan lalu
    Moro – Sugi: “Surga Alam yang Tersembunyi”
    5 bulan lalu
  • id
    • zh-CN
    • en
    • id
TELUSUR
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Notifikasi Simak lebih lanjut
Aa
Aa
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
  • Ragam
  • Program
  • Data
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
  • Advertorial
© 2025 Indonesia Multimedia GoWest. All Rights Reserved.
Pilihan gowest.id

Bisnis Hotel di Surabaya Lesu

Editor Admin 10 tahun lalu 1.5k disimak

KALANGAN perhotelan di Surabaya mengeluhkan rendahnya tingkat huni. Wakil Ketua Umum Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), Sudradjat mengatakan okupansi di Surabaya hanya mencapai 45-50 persen.

“Setiap rapat, banyak dari beberapa hotel yang mengeluhkan rendahnya tingkat huni,” kata Sudradjat saat dihubungi Tempo, Senin 5 September 2016.

Sudradjat menuturkan, salah satu faktor penyebab rendahnya tingkat huni ialah kondisi ekonomi yang kurang baik. Menurut dia, acara-acara yang diselenggarakan di Surabaya tahun ini lebih sedikit dibandingkan 2014.

Manajer Komunikasi Pemasaran Hotel Harris-Pop, Setiawan Nanang, menilai tempat-tempat wisata di Surabaya kurang promosi. Akibatnya, menurut dia, berdampak pada bisnis perhotelan di Surabaya.

“Dinas pariwisata di Surabaya kurang kencang promosinya,” ujar Setiawan saat berkunjung ke kantor Tempo Biro Jawa Timur, di Jalan Gubeng Kertajaya, Surabaya, Kamis 1 September 2016.

Setiawan berpendapat, beberapa wisata di Surabaya seperti hutan mangrove, Surabaya North Quay, Kenjeran Park atau Ken Park, dan lainnya belum berhasil menarik wisatawan untuk berkunjung. Menurut dia, sebagian besar pengunjung yang datang ke Surabaya bertujuan untuk belanja, bukan berwisata. “Sebenarnya Ken Park itu sudah lumayan, tapi kurang ngangkat,” kata Setiawan.

Dia membandingkan perkembangan pariwisata di Malang dengan Surabaya. Kota yang memiliki julukan kota Apel ini memiliki banyak tujuan wisata. Tidak mengherankan apabila di sepanjang  jalan kota Malang seringkali mengalami kemacetan panjang saat menginjak akhir pekan. Setiawan berharap agar Dinas Pariwisata dapat meningkatkan promosi wisata Kota Pahlawan.

Sementara itu Nicky Olivia, Manajer Komunikasi Pemasaran Hotel Harris Malang, menuturkan pada liburan hari raya Idul Fitri tahun ini, kota Malang kebanjiran wisatawan. “Hotel kami panen dua minggu,” ujarnya. Dia menyebut sebanyak 30 persen penghuni hotel adalah tamu yang bertujuan menghadiri konferensi. Sedangkan 70 persen sisanya adalah tamu individual yang bertujuan berlibur.

Menanggapi keluhan asosiasi perhotelan, Kepala Bagian Hubungan Masyarakat Pemerintah Kota Surabaya M. Fikser mengatakan acara yang diselenggarakan di Kota Surabaya sudah banyak. Menurut dia, kegiatan-kegiatan berskala internasional masih menunjuk Kota Surabaya sebagai tuan rumah.

“Surabaya sering menjadi jujukan seminar-seminar nasional, dan kebanyakan tamu-tamu tersebut akan menginap di hotel,” kata Fikser saat dihubungi Tempo, Senin 5 September 2016.

Fikser melanjutkan, Surabaya tidak hanya mempunyai agenda di tiap bulan. Namun juga agenda tahunan yang lebih besar seperti perayaan hari jadi kota Surabaya. “Hampir setiap bulan ada agenda, kami juga sudah melakukan promosi di situs,” ujarnya. Menurutnya, acara-acara tersebut tersebut menarik warga lokal maupun masyarakat luar untuk datang berkunjung ke Surabaya.

Fikser mengakui Surabaya memang tidak memiliki banyak wisata alam seperti halnya Malang. Namun, pemerintah kota Surabaya telah meluncurkan destinasi wisata yang berbeda seperti kampung-kampung Heritage. Kampung wisata sejarah tersebut bisa menjadi ajang pembelajaran budaya bagi pengunjung. Dengan demikian, wisatawan bisa menjadikan kota Surabaya sebagai tujuan wisata pendidikan.

Selain itu, Air Mancur Menari Jembatan Kenjeran  yang diresmikan pada Juli lalu telah menjadi ikon wisata baru di Surabaya. Fikser menjelaskan wisata Air Mancur Menari Jembatan Kenjeran memang hanya dibuka pada hari Sabtu pukul 20.00–21.00 WIB. Tujuannya, agar pengunjung dapat berjalan-jalan menikmati keindahan air mancur di sepanjang jembatan.

“Kalau dibuka tiap hari ya fungsi dari jembatan itu sendiri berganti,” ujarnya.

Itu sebabnya, Fikser berpendapat, aturan tersebut sebenarnya juga bisa mendongkrak tingkat huni di hotel Surabaya. “Dengan adanya jam operasional,  maka pengunjung luar kota Surabaya yang ingin melihat air mancur dapat menginap di hotel,” tutur Fikser. ***

Kaitan bisnis lesu, hotel surabaya
Admin 6 September 2016 6 September 2016
Apa yang anda pikirkan
Suka sekali0
Sedih0
Gembira0
Tal peduli0
Marah0
Masa bodoh0
Geli0
Artikel Sebelumnya Indonesia Optimistis Kalahkan Malaysia Meski Tanpa Pemain Senior
Artikel Selanjutnya Huawei Bakal Pasang Lensa Leica di Mate 9

APA YANG BARU?

Ikan Lepu (Lion Fish)
Rupa 17 menit lalu
KPAI Sesalkan Pawai Dukungan MBG Melibatkan Anak Sekolah di Batam
Pendidikan 13 jam lalu 158 disimak
Malaysia Airlines dan Singapore Airlines Luncurkan Produk Tarif Bersama
Artikel 13 jam lalu 160 disimak
Dugaan Eksploitasi Anak di Pawai MBG, PMII Gelar Aksi Unjuk Rasa di Batam
Artikel 14 jam lalu 174 disimak
Kapal Pengangkut Komponen Elektronik dari Batam ke Singapura Tenggelam
Artikel 16 jam lalu 151 disimak

POPULER PEKAN INI

Disdik Batam Terbitkan Surat Edaran Pengawasan Gadget Siswa
Pendidikan 7 hari lalu 735 disimak
Liga Takraw Season 2 2026 Tuntas, Tim Juara Terima Piala dan Uang Pembinaan
Sports 6 hari lalu 685 disimak
Puluhan Ribu Calon Murid Baru SMA dan SMK di Kepri Bersaing Ketat Masuk Sekolah Negeri
Pendidikan 6 hari lalu 680 disimak
Pelatih Iran Nilai Timnya Paling “Tertindas” di Piala Dunia 2026
Sports 6 hari lalu 630 disimak
Pemko Batam Kaji Aturan Administrasi Kependudukan, Pendatang Wajib Bawa SKCK
Artikel 6 hari lalu 557 disimak
- Pariwara -
Ad imageAd image
about us

Kami berusaha menjadi CITIZEN yang netral dan objektif dalam menyampaikan pandangan serta pikiran tentang apapun di dunia ini.

  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
© Indonesia Multimedia GoWest 2026. All Rights Reserved.
adbanner
AdBlock Detected
Our site is an advertising supported site. Please whitelist to support our site.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?