Dengan mengakses situs GoWest.ID, anda setuju dengan kebijakan privasi dan ketentuan penggunaannya.
Setuju
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
    ReportaseSimak lebih lanjut
    Satpolairud Polres Bintan Selamatkan Nelayan Hanyut di Laut
    1 jam lalu
    Tekan Kemiskinan di Pesisir, Batam Jadi Kota Pertama Peluncuran SiTaskin Pesisir
    3 jam lalu
    Arus Logistik Batam Mei 2026: Kargo Udara Melemah, Angkutan Laut Domestik Masih Tumbuh
    5 jam lalu
    Presiden Prabowo: “Batam Harus Jadi Mesin Baru Ekonomi Nasional”
    7 jam lalu
    Perbaikan Pipa Bocor di Piayu, Pelanggan Air Bersih Siap-siap Kena Imbasnya
    8 jam lalu
  • Ragam
    RagamSimak lebih lanjut
    Skor Akhir 1-4, Setan Merah Belgia Sikat Tuan Rumah Amerika Serikat
    11 jam lalu
    Derbi Iberia, Matador Spanyol Hentikan Langkah Portugal
    15 jam lalu
    Dramatis! Meksiko Disingkirkan Inggris di Azteca
    1 hari lalu
    Brace Erling Halaand Gagalkan Samba Brasil ke Perempat Final
    2 hari lalu
    Hentikan Perlawanan Keras Paraguay, Prancis Tantang Maroko di Perempat Final
    2 hari lalu
  • Data
    DataSimak lebih lanjut
    Realisasi Belanja Pemko Batam per Juli 2026
    2 hari lalu
    Lebah Bergantung (Lebah Bergayut)
    4 hari lalu
    Pulau Los, Tanjungpinang
    4 hari lalu
    Analisis Data: Kuota Bansos di Batam dan Efektivitas Sistem Bansos Online
    4 hari lalu
    Mei 2026: Inflasi Sektor Informasi dan Komunikasi Karimun di Angka 0,1 Persen
    1 minggu lalu
  • Program
    ProgramSimak lebih lanjut
    Limas Potong; ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’ (Documentary)
    2 minggu lalu
    “Tanjak Perkasa Alam Karimun”
    2 minggu lalu
    #ComingSoon LIMAS POTONG: ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’
    3 minggu lalu
    Durai – Selat Gelam : “Jejak Masa Lalu & Alam yang Bersahabat”
    5 bulan lalu
    Moro – Sugi: “Surga Alam yang Tersembunyi”
    5 bulan lalu
  • id
    • zh-CN
    • en
    • id
TELUSUR
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Notifikasi Simak lebih lanjut
Aa
Aa
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
  • Ragam
  • Program
  • Data
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
  • Advertorial
© 2025 Indonesia Multimedia GoWest. All Rights Reserved.
Artikel

Cacar Monyet Makin Meluas, Sudah Lebih 700 Kasus di Dunia

Editor Admin 4 tahun lalu 684 disimak

CACAR monyet atau monkeypox telah terdeteksi di seluruh dunia, termasuk 21 kasus di AS. Menurut laporan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) kini lebih dari 700 kasus ditemukan di dunia.

Namun, berdasarkan data CDC itu, ratusan pasien tersebut saat ini ada yang sudah sembuh dan sebagian masih dalam masa pemulihan tapi tidak ada kasus fatal.

Menurut CDC, 16 dari 17 kasus pertama diidentifikasi dari aktivitas hubungan seks gay. Sementara 14 kasus lainnya berasal dari riwayat perjalanan lintas daerah.

“Kami juga memiliki setidaknya satu kasus di AS yang tidak memiliki hubungan perjalanan atau mengetahui bagaimana mereka memperoleh infeksi mereka,” kata Wakil Direktur Divisi Patogen dan Patologi Konsekuensi Tinggi CDC, Jennifer McQuiston, dilansir dari AFP, Sabtu (4/6/2022).

McQuiston kemudian menjelaskan, cacar monyet memang merupakan penyakit langka yang terkait dengan penyakit cacar, namun tidak separah cacar. Cacar monyet ditandai sejumlah gejala yang menyebabkan ruam yang menyebar, demam, kedinginan, dan nyeri.

Umumnya penyakit ini terbatas di Afrika barat dan tengah, serta sejumlah negara endemis lainnya. Namun, kasus cacar monyet telah dilaporkan di Eropa sejak Mei dan jumlah negara yang terkena dampak telah bertambah sejak itu.

Kanada juga merilis angka baru per Jumat kemarin dengan 77 kasus cacar monyet yang dikonfirmasi. Di Kanada, hampir semuanya terdeteksi di provinsi Quebec yang merupakan tempat hilir vaksin didistribusikan.

Sejumlah pihak menilai kemungkinan penyebaran cacar monyet baru-baru ini terkait dengan sejumlah festival gay di Eropa. Kendati begitu, cacar monyet tidak dianggap sebagai penyakit menular seksual, melainkan penularan penyakit yang berasal dari kontak kulit-ke-kulit yang dekat dengan seseorang yang menderita luka cacar monyet.

AS Pastikan Vaksin Lebih dari Cukup

Direktur Senior untuk Keamanan Kesehatan Global dan Divisi Biodefense Gedung Putih Raj Panjabi menambahkan, 1.200 vaksin dan 100 kursus pengobatan telah dikirimkan ke negara bagian AS. Saat ini ada dua vaksin resmi yang digunakan yakni ACAM2000 dan JYNNEOS. Kedua vaksin itu awalnya dikembangkan untuk melawan penyakit cacar.

Meskipun penyakit cacar telah dieliminasi, AS masih menyimpan vaksin di cadangan nasional strategis. Adapun vaksin merek JYNNEOS lebih modern dan memiliki efek samping dari pemberian vaksin yang lebih ringan.

“Kami terus memiliki lebih dari cukup vaksin yang tersedia,” kata Asisten Sekretaris Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan untuk Kesiapsiagaan dan Respon Dawn O’Connell kepada wartawan.

Adapun pada akhir Mei, CDC mengatakan bahwa mereka memiliki 100 juta dosis ACAM200 dan 1.000 dosis JYNNEOS yang tersedia, namun O’Connell pada Jumat lalu menyebut jumlah vaksin itu telah berubah, kendati ia tidak dapat mengungkapkan angka pastinya karena alasan strategis.

Ia kemudian mengatakan bahwa CDC juga telah mengizinkan dua antivirus yang digunakan untuk mengobati cacar monyet, yakni TPOXX dan Cidofovir.

(*)

sumber: CNN Indonesia.com

Kaitan 700 kasus, cacar monyet, Gey, lgbt, Monkeypox
Admin 4 Juni 2022 4 Juni 2022
Apa yang anda pikirkan
Suka sekali0
Sedih0
Gembira0
Tal peduli0
Marah0
Masa bodoh0
Geli0
Artikel Sebelumnya Jemaah Calon Haji Indonesia Pertama Tiba di Arab Saudi
Artikel Selanjutnya Hasil Kualifikasi MotoGP Catalunya: Espargaro Pole Position, Pecahkan Rekor Lap Tercepat

APA YANG BARU?

Satpolairud Polres Bintan Selamatkan Nelayan Hanyut di Laut
Artikel 1 jam lalu 52 disimak
Tekan Kemiskinan di Pesisir, Batam Jadi Kota Pertama Peluncuran SiTaskin Pesisir
Artikel 3 jam lalu 57 disimak
Arus Logistik Batam Mei 2026: Kargo Udara Melemah, Angkutan Laut Domestik Masih Tumbuh
Artikel 5 jam lalu 68 disimak
Presiden Prabowo: “Batam Harus Jadi Mesin Baru Ekonomi Nasional”
Artikel 7 jam lalu 75 disimak
Perbaikan Pipa Bocor di Piayu, Pelanggan Air Bersih Siap-siap Kena Imbasnya
Artikel 8 jam lalu 61 disimak

POPULER PEKAN INI

Serindit Food Center di Tepi Laut untuk Dongkrak Ekonomi UMKM
Artikel 2 hari lalu 369 disimak
Cuaca di Kota Batam Jum’at (3/07) Diprediksi Cerah Berawan
Artikel 5 hari lalu 346 disimak
Hari ini (1 Juli), Cuaca Batam Cerah Berawan
Artikel 7 hari lalu 304 disimak
Portugal dan Swiss Lolos Babak 16 Besar
Sports 4 hari lalu 284 disimak
Lupa Matikan Kompor, Dapur Warung di Tanjungpinang Ludes Terbakar
Artikel 4 hari lalu 281 disimak
- Pariwara -
Ad imageAd image
about us

Kami berusaha menjadi CITIZEN yang netral dan objektif dalam menyampaikan pandangan serta pikiran tentang apapun di dunia ini.

  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
© Indonesia Multimedia GoWest 2026. All Rights Reserved.
adbanner
AdBlock Detected
Our site is an advertising supported site. Please whitelist to support our site.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?