Dengan mengakses situs GoWest.ID, anda setuju dengan kebijakan privasi dan ketentuan penggunaannya.
Setuju
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
    ReportaseSimak lebih lanjut
    Jarak Pandang di Batam Mulai Menurun Karena Kabut Asap
    8 menit lalu
    Hari ini (25/08), Pagi Sampai Siang Hari Kota Batam Diperkirakan Cerah Berawan
    8 jam lalu
    Amsakar Pastikan Revitalisasi Pasar Induk Jodoh Tetap Berjalan
    17 jam lalu
    El Nino Melanda, Air Batam Hilir Terapkan Pengurangan Aliran di Nongsa & Batu Besar
    19 jam lalu
    Ribuan Srikandi ikuti gerak jalan 8 Kilometer di Tanjungpinang
    2 hari lalu
  • Ragam
    RagamSimak lebih lanjut
    Negeri Lingga, 1861 (Bagian 1)
    1 hari lalu
    Jalan Kaki itu Membahagiakan
    2 hari lalu
    Anggaran Pendidikan Rp 820,9 Triliun Belum Sentuh Kesejahteraan Guru
    3 hari lalu
    Siswa SDN 005 Teluk Sebong Diajak Lebih Pede Lewat Kegiatan Literasi
    4 hari lalu
    IPB, UGM, dan University of Melbourne Gelar Program Kuliah Pertanian Lintas Negara
    4 hari lalu
  • Data
    DataSimak lebih lanjut
    Gedung Beringin, Batam
    2 hari lalu
    Rata-Rata Lama Sekolah Warga Batam Tembus 11,34 Tahun, Tertinggi di Kepri
    7 hari lalu
    Inflasi Kota Batam Juli 2026 Stabil di Angka 3,49 Persen
    1 minggu lalu
    Bandar Udara Raja Haji Abdullah, Karimun
    1 minggu lalu
    Pengeluaran Warga Batam Melonjak Rp3,12 Juta per Bulan/ Kapita
    1 bulan lalu
  • Program
    ProgramSimak lebih lanjut
    Limas Potong; ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’ (Documentary)
    2 bulan lalu
    “Tanjak Perkasa Alam Karimun”
    2 bulan lalu
    #ComingSoon LIMAS POTONG: ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’
    2 bulan lalu
    Durai – Selat Gelam : “Jejak Masa Lalu & Alam yang Bersahabat”
    6 bulan lalu
    Moro – Sugi: “Surga Alam yang Tersembunyi”
    7 bulan lalu
  • id
    • zh-CN
    • en
    • id
TELUSUR
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Notifikasi Simak lebih lanjut
Aa
Aa
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
  • Ragam
  • Program
  • Data
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
  • Advertorial
© 2025 Indonesia Multimedia GoWest. All Rights Reserved.
Artikel

Cacar Monyet Makin Meluas, Sudah Lebih 700 Kasus di Dunia

Editor Admin 4 tahun lalu 730 disimak

CACAR monyet atau monkeypox telah terdeteksi di seluruh dunia, termasuk 21 kasus di AS. Menurut laporan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) kini lebih dari 700 kasus ditemukan di dunia.

Namun, berdasarkan data CDC itu, ratusan pasien tersebut saat ini ada yang sudah sembuh dan sebagian masih dalam masa pemulihan tapi tidak ada kasus fatal.

Menurut CDC, 16 dari 17 kasus pertama diidentifikasi dari aktivitas hubungan seks gay. Sementara 14 kasus lainnya berasal dari riwayat perjalanan lintas daerah.

“Kami juga memiliki setidaknya satu kasus di AS yang tidak memiliki hubungan perjalanan atau mengetahui bagaimana mereka memperoleh infeksi mereka,” kata Wakil Direktur Divisi Patogen dan Patologi Konsekuensi Tinggi CDC, Jennifer McQuiston, dilansir dari AFP, Sabtu (4/6/2022).

McQuiston kemudian menjelaskan, cacar monyet memang merupakan penyakit langka yang terkait dengan penyakit cacar, namun tidak separah cacar. Cacar monyet ditandai sejumlah gejala yang menyebabkan ruam yang menyebar, demam, kedinginan, dan nyeri.

Umumnya penyakit ini terbatas di Afrika barat dan tengah, serta sejumlah negara endemis lainnya. Namun, kasus cacar monyet telah dilaporkan di Eropa sejak Mei dan jumlah negara yang terkena dampak telah bertambah sejak itu.

Kanada juga merilis angka baru per Jumat kemarin dengan 77 kasus cacar monyet yang dikonfirmasi. Di Kanada, hampir semuanya terdeteksi di provinsi Quebec yang merupakan tempat hilir vaksin didistribusikan.

Sejumlah pihak menilai kemungkinan penyebaran cacar monyet baru-baru ini terkait dengan sejumlah festival gay di Eropa. Kendati begitu, cacar monyet tidak dianggap sebagai penyakit menular seksual, melainkan penularan penyakit yang berasal dari kontak kulit-ke-kulit yang dekat dengan seseorang yang menderita luka cacar monyet.

AS Pastikan Vaksin Lebih dari Cukup

Direktur Senior untuk Keamanan Kesehatan Global dan Divisi Biodefense Gedung Putih Raj Panjabi menambahkan, 1.200 vaksin dan 100 kursus pengobatan telah dikirimkan ke negara bagian AS. Saat ini ada dua vaksin resmi yang digunakan yakni ACAM2000 dan JYNNEOS. Kedua vaksin itu awalnya dikembangkan untuk melawan penyakit cacar.

Meskipun penyakit cacar telah dieliminasi, AS masih menyimpan vaksin di cadangan nasional strategis. Adapun vaksin merek JYNNEOS lebih modern dan memiliki efek samping dari pemberian vaksin yang lebih ringan.

“Kami terus memiliki lebih dari cukup vaksin yang tersedia,” kata Asisten Sekretaris Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan untuk Kesiapsiagaan dan Respon Dawn O’Connell kepada wartawan.

Adapun pada akhir Mei, CDC mengatakan bahwa mereka memiliki 100 juta dosis ACAM200 dan 1.000 dosis JYNNEOS yang tersedia, namun O’Connell pada Jumat lalu menyebut jumlah vaksin itu telah berubah, kendati ia tidak dapat mengungkapkan angka pastinya karena alasan strategis.

Ia kemudian mengatakan bahwa CDC juga telah mengizinkan dua antivirus yang digunakan untuk mengobati cacar monyet, yakni TPOXX dan Cidofovir.

(*)

sumber: CNN Indonesia.com

Kaitan 700 kasus, cacar monyet, Gey, lgbt, Monkeypox
Admin 4 Juni 2022 4 Juni 2022
Apa yang anda pikirkan
Suka sekali0
Sedih0
Gembira0
Tal peduli0
Marah0
Masa bodoh0
Geli0
Artikel Sebelumnya Jemaah Calon Haji Indonesia Pertama Tiba di Arab Saudi
Artikel Selanjutnya Hasil Kualifikasi MotoGP Catalunya: Espargaro Pole Position, Pecahkan Rekor Lap Tercepat

APA YANG BARU?

Jarak Pandang di Batam Mulai Menurun Karena Kabut Asap
Artikel 8 menit lalu 32 disimak
Hari ini (25/08), Pagi Sampai Siang Hari Kota Batam Diperkirakan Cerah Berawan
Artikel 8 jam lalu 104 disimak
Amsakar Pastikan Revitalisasi Pasar Induk Jodoh Tetap Berjalan
Artikel 17 jam lalu 72 disimak
El Nino Melanda, Air Batam Hilir Terapkan Pengurangan Aliran di Nongsa & Batu Besar
Artikel 19 jam lalu 114 disimak
Negeri Lingga, 1861 (Bagian 1)
Histori 1 hari lalu 219 disimak

POPULER PEKAN INI

BMKG Batam:”Hari Ini dan Besok, Cuaca Kepri Cerah Berawan”
Artikel 4 hari lalu 434 disimak
Basri DPO Kasus Narkoba Batam Diduga Kabur ke Malaysia
Artikel 7 hari lalu 410 disimak
Kodrat Batam Siapkan 17 Atlet ke Porprov Kepri, Target Pertahankan Juara Umum
Sports 6 hari lalu 372 disimak
Ekspor Ikan Batam Tembus Rp125 Miliar ke Singapura, Sudah 45% dari Target 2026
Artikel 6 hari lalu 350 disimak
Rata-Rata Lama Sekolah Warga Batam Tembus 11,34 Tahun, Tertinggi di Kepri
Statistik 7 hari lalu 330 disimak
- Pariwara -
Ad imageAd image
about us

Kami berusaha menjadi CITIZEN yang netral dan objektif dalam menyampaikan pandangan serta pikiran tentang apapun di dunia ini.

  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
© Indonesia Multimedia GoWest 2026. All Rights Reserved.
adbanner
AdBlock Detected
Our site is an advertising supported site. Please whitelist to support our site.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?