Dengan mengakses situs GoWest.ID, anda setuju dengan kebijakan privasi dan ketentuan penggunaannya.
Setuju
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
    ReportaseSimak lebih lanjut
    Lahan Tidur 2 Tahun di Batam Bakal Dicabut
    10 jam lalu
    Pipa Bocor di Sagulung, Pasokan Air Bersih di Sejumlah Wilayah Terganggu
    10 jam lalu
    DPRD Setuju Pemko Batam Libatkan RT/RW Untuk Pajak Kendaraan Warga
    10 jam lalu
    Cegah Pencurian Ikan di Lautan Kepri, KKP Bangun Kapal Pengawas Baru
    1 hari lalu
    Komplotan Curanmor Pakai Mobil Digagalkan, Tiga Pelaku Diringkus Polsek Nongsa
    2 hari lalu
  • Ragam
    RagamSimak lebih lanjut
    SD-SMP Negeri di Batam Wajib Terima Siswa Berkebutuhan Khusus
    10 jam lalu
    “Dari Puncak Dai ke Buitenzorg: 7 Bulan Menjelajah Riau Lingga”
    1 hari lalu
    Inggris Bertemu Argentina di Semifinal Piala Dunia 2026
    1 hari lalu
    Dilarang Ngutangi Kawan Kantor!: Aturan PNS Singapura
    2 hari lalu
    Kalahkan Belgia, Matador Spanyol Tantang Prancis di Semifinal
    3 hari lalu
  • Data
    DataSimak lebih lanjut
    Realisasi Belanja Pemko Batam per Juli 2026
    1 minggu lalu
    Lebah Bergantung (Lebah Bergayut)
    1 minggu lalu
    Pulau Los, Tanjungpinang
    2 minggu lalu
    Analisis Data: Kuota Bansos di Batam dan Efektivitas Sistem Bansos Online
    2 minggu lalu
    Mei 2026: Inflasi Sektor Informasi dan Komunikasi Karimun di Angka 0,1 Persen
    2 minggu lalu
  • Program
    ProgramSimak lebih lanjut
    Limas Potong; ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’ (Documentary)
    3 minggu lalu
    “Tanjak Perkasa Alam Karimun”
    3 minggu lalu
    #ComingSoon LIMAS POTONG: ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’
    4 minggu lalu
    Durai – Selat Gelam : “Jejak Masa Lalu & Alam yang Bersahabat”
    5 bulan lalu
    Moro – Sugi: “Surga Alam yang Tersembunyi”
    5 bulan lalu
  • id
    • zh-CN
    • en
    • id
TELUSUR
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Notifikasi Simak lebih lanjut
Aa
Aa
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
  • Ragam
  • Program
  • Data
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
  • Advertorial
© 2025 Indonesia Multimedia GoWest. All Rights Reserved.
Artikel

Cacar Monyet Makin Meluas, Sudah Lebih 700 Kasus di Dunia

Editor Admin 4 tahun lalu 688 disimak

CACAR monyet atau monkeypox telah terdeteksi di seluruh dunia, termasuk 21 kasus di AS. Menurut laporan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) kini lebih dari 700 kasus ditemukan di dunia.

Namun, berdasarkan data CDC itu, ratusan pasien tersebut saat ini ada yang sudah sembuh dan sebagian masih dalam masa pemulihan tapi tidak ada kasus fatal.

Menurut CDC, 16 dari 17 kasus pertama diidentifikasi dari aktivitas hubungan seks gay. Sementara 14 kasus lainnya berasal dari riwayat perjalanan lintas daerah.

“Kami juga memiliki setidaknya satu kasus di AS yang tidak memiliki hubungan perjalanan atau mengetahui bagaimana mereka memperoleh infeksi mereka,” kata Wakil Direktur Divisi Patogen dan Patologi Konsekuensi Tinggi CDC, Jennifer McQuiston, dilansir dari AFP, Sabtu (4/6/2022).

McQuiston kemudian menjelaskan, cacar monyet memang merupakan penyakit langka yang terkait dengan penyakit cacar, namun tidak separah cacar. Cacar monyet ditandai sejumlah gejala yang menyebabkan ruam yang menyebar, demam, kedinginan, dan nyeri.

Umumnya penyakit ini terbatas di Afrika barat dan tengah, serta sejumlah negara endemis lainnya. Namun, kasus cacar monyet telah dilaporkan di Eropa sejak Mei dan jumlah negara yang terkena dampak telah bertambah sejak itu.

Kanada juga merilis angka baru per Jumat kemarin dengan 77 kasus cacar monyet yang dikonfirmasi. Di Kanada, hampir semuanya terdeteksi di provinsi Quebec yang merupakan tempat hilir vaksin didistribusikan.

Sejumlah pihak menilai kemungkinan penyebaran cacar monyet baru-baru ini terkait dengan sejumlah festival gay di Eropa. Kendati begitu, cacar monyet tidak dianggap sebagai penyakit menular seksual, melainkan penularan penyakit yang berasal dari kontak kulit-ke-kulit yang dekat dengan seseorang yang menderita luka cacar monyet.

AS Pastikan Vaksin Lebih dari Cukup

Direktur Senior untuk Keamanan Kesehatan Global dan Divisi Biodefense Gedung Putih Raj Panjabi menambahkan, 1.200 vaksin dan 100 kursus pengobatan telah dikirimkan ke negara bagian AS. Saat ini ada dua vaksin resmi yang digunakan yakni ACAM2000 dan JYNNEOS. Kedua vaksin itu awalnya dikembangkan untuk melawan penyakit cacar.

Meskipun penyakit cacar telah dieliminasi, AS masih menyimpan vaksin di cadangan nasional strategis. Adapun vaksin merek JYNNEOS lebih modern dan memiliki efek samping dari pemberian vaksin yang lebih ringan.

“Kami terus memiliki lebih dari cukup vaksin yang tersedia,” kata Asisten Sekretaris Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan untuk Kesiapsiagaan dan Respon Dawn O’Connell kepada wartawan.

Adapun pada akhir Mei, CDC mengatakan bahwa mereka memiliki 100 juta dosis ACAM200 dan 1.000 dosis JYNNEOS yang tersedia, namun O’Connell pada Jumat lalu menyebut jumlah vaksin itu telah berubah, kendati ia tidak dapat mengungkapkan angka pastinya karena alasan strategis.

Ia kemudian mengatakan bahwa CDC juga telah mengizinkan dua antivirus yang digunakan untuk mengobati cacar monyet, yakni TPOXX dan Cidofovir.

(*)

sumber: CNN Indonesia.com

Kaitan 700 kasus, cacar monyet, Gey, lgbt, Monkeypox
Admin 4 Juni 2022 4 Juni 2022
Apa yang anda pikirkan
Suka sekali0
Sedih0
Gembira0
Tal peduli0
Marah0
Masa bodoh0
Geli0
Artikel Sebelumnya Jemaah Calon Haji Indonesia Pertama Tiba di Arab Saudi
Artikel Selanjutnya Hasil Kualifikasi MotoGP Catalunya: Espargaro Pole Position, Pecahkan Rekor Lap Tercepat

APA YANG BARU?

Lahan Tidur 2 Tahun di Batam Bakal Dicabut
Artikel 10 jam lalu 100 disimak
Pipa Bocor di Sagulung, Pasokan Air Bersih di Sejumlah Wilayah Terganggu
Artikel 10 jam lalu 92 disimak
DPRD Setuju Pemko Batam Libatkan RT/RW Untuk Pajak Kendaraan Warga
Artikel 10 jam lalu 119 disimak
SD-SMP Negeri di Batam Wajib Terima Siswa Berkebutuhan Khusus
Pendidikan 10 jam lalu 97 disimak
Cegah Pencurian Ikan di Lautan Kepri, KKP Bangun Kapal Pengawas Baru
Artikel 1 hari lalu 128 disimak

POPULER PEKAN INI

Tekan Kemiskinan di Pesisir, Batam Jadi Kota Pertama Peluncuran SiTaskin Pesisir
Artikel 6 hari lalu 401 disimak
8 Tim ke Perempat Final Piala Dunia 2026: Peta Kekuatan, Kejutan, dan Duel Klasik
Sports 6 hari lalu 357 disimak
Kalahkan Belgia, Matador Spanyol Tantang Prancis di Semifinal
Sports 3 hari lalu 326 disimak
Curi Uang Didalam Dashboard Mobil, Seorang Pemuda di Karimun Diamankan Polisi
Artikel 6 hari lalu 324 disimak
Tertibkan Parkir Liar, BP Batam Gelar Patroli Gabungan di Jembatan 1 Barelang
Artikel 6 hari lalu 315 disimak
- Pariwara -
Ad imageAd image
about us

Kami berusaha menjadi CITIZEN yang netral dan objektif dalam menyampaikan pandangan serta pikiran tentang apapun di dunia ini.

  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
© Indonesia Multimedia GoWest 2026. All Rights Reserved.
adbanner
AdBlock Detected
Our site is an advertising supported site. Please whitelist to support our site.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?