Dengan mengakses situs GoWest.ID, anda setuju dengan kebijakan privasi dan ketentuan penggunaannya.
Setuju
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
    ReportaseSimak lebih lanjut
    Bentrokan Lahan Pulau Setokok, Polda Kepri Tetapkan 3 Tersangka Baru
    7 jam lalu
    Tagih Janji 18 September, Ratusan Buruh PT Ghimli Datangi Kembali Pemko Batam
    10 jam lalu
    Tarif Parkir Tahunan Batam Dipangkas 50 Persen, Ini Daftar Harga Terbarunya
    12 jam lalu
    Dua Kebakaran Lahan Melahap 2,5 Hektare Area di Bintan Timur
    19 jam lalu
    Makamnya Dibongkar, Jasad Bayi Hilang Di Gunung Lengkuas
    19 jam lalu
  • Ragam
    RagamSimak lebih lanjut
    Batam 10K 2026 Diikuti 2.500 Pelari
    19 jam lalu
    Assiamkang; Jejak Komunitas Teochew di Belantara Batam
    2 hari lalu
    143 Siswa SMAN 5 Tanjungpinang Ikut Perkemahan Penerimaan Tamu Ambalan
    2 hari lalu
    Grup Musik No Na Buka Era Album Island Girl Lewat Lagu Star
    2 hari lalu
    Langsing dengan Tiga Cara Nyantai: Murah, Tanpa Ribet, Tanpa Siksaan
    3 hari lalu
  • Data
    DataSimak lebih lanjut
    10
    Pulau Pandan, Karimun
    16 jam lalu
    6
    Rumah Belah Bubung
    4 hari lalu
    Raja Haji Abdullah ibn Raja Haji Ahmad
    2 minggu lalu
    8
    Masjid Al Mubaraq, Karimun (Masjid Raja Haji Abdullah)
    2 minggu lalu
    Realisasi Belanja Pemko Tanjungpinang hingga September 2026
    2 minggu lalu
  • Program
    ProgramSimak lebih lanjut
    Limas Potong; ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’ (Documentary)
    3 bulan lalu
    “Tanjak Perkasa Alam Karimun”
    3 bulan lalu
    #ComingSoon LIMAS POTONG: ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’
    3 bulan lalu
    Durai – Selat Gelam : “Jejak Masa Lalu & Alam yang Bersahabat”
    7 bulan lalu
    Moro – Sugi: “Surga Alam yang Tersembunyi”
    8 bulan lalu
  • id
    • zh-CN
    • en
    • id
TELUSUR
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Notifikasi Simak lebih lanjut
Aa
Aa
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
  • Ragam
  • Program
  • Data
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
  • Advertorial
© 2025 Indonesia Multimedia GoWest. All Rights Reserved.
Artikel

Cacar Monyet Makin Meluas, Sudah Lebih 700 Kasus di Dunia

Editor Admin 4 tahun lalu 752 disimak

CACAR monyet atau monkeypox telah terdeteksi di seluruh dunia, termasuk 21 kasus di AS. Menurut laporan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) kini lebih dari 700 kasus ditemukan di dunia.

Namun, berdasarkan data CDC itu, ratusan pasien tersebut saat ini ada yang sudah sembuh dan sebagian masih dalam masa pemulihan tapi tidak ada kasus fatal.

Menurut CDC, 16 dari 17 kasus pertama diidentifikasi dari aktivitas hubungan seks gay. Sementara 14 kasus lainnya berasal dari riwayat perjalanan lintas daerah.

“Kami juga memiliki setidaknya satu kasus di AS yang tidak memiliki hubungan perjalanan atau mengetahui bagaimana mereka memperoleh infeksi mereka,” kata Wakil Direktur Divisi Patogen dan Patologi Konsekuensi Tinggi CDC, Jennifer McQuiston, dilansir dari AFP, Sabtu (4/6/2022).

McQuiston kemudian menjelaskan, cacar monyet memang merupakan penyakit langka yang terkait dengan penyakit cacar, namun tidak separah cacar. Cacar monyet ditandai sejumlah gejala yang menyebabkan ruam yang menyebar, demam, kedinginan, dan nyeri.

Umumnya penyakit ini terbatas di Afrika barat dan tengah, serta sejumlah negara endemis lainnya. Namun, kasus cacar monyet telah dilaporkan di Eropa sejak Mei dan jumlah negara yang terkena dampak telah bertambah sejak itu.

Kanada juga merilis angka baru per Jumat kemarin dengan 77 kasus cacar monyet yang dikonfirmasi. Di Kanada, hampir semuanya terdeteksi di provinsi Quebec yang merupakan tempat hilir vaksin didistribusikan.

Sejumlah pihak menilai kemungkinan penyebaran cacar monyet baru-baru ini terkait dengan sejumlah festival gay di Eropa. Kendati begitu, cacar monyet tidak dianggap sebagai penyakit menular seksual, melainkan penularan penyakit yang berasal dari kontak kulit-ke-kulit yang dekat dengan seseorang yang menderita luka cacar monyet.

AS Pastikan Vaksin Lebih dari Cukup

Direktur Senior untuk Keamanan Kesehatan Global dan Divisi Biodefense Gedung Putih Raj Panjabi menambahkan, 1.200 vaksin dan 100 kursus pengobatan telah dikirimkan ke negara bagian AS. Saat ini ada dua vaksin resmi yang digunakan yakni ACAM2000 dan JYNNEOS. Kedua vaksin itu awalnya dikembangkan untuk melawan penyakit cacar.

Meskipun penyakit cacar telah dieliminasi, AS masih menyimpan vaksin di cadangan nasional strategis. Adapun vaksin merek JYNNEOS lebih modern dan memiliki efek samping dari pemberian vaksin yang lebih ringan.

“Kami terus memiliki lebih dari cukup vaksin yang tersedia,” kata Asisten Sekretaris Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan untuk Kesiapsiagaan dan Respon Dawn O’Connell kepada wartawan.

Adapun pada akhir Mei, CDC mengatakan bahwa mereka memiliki 100 juta dosis ACAM200 dan 1.000 dosis JYNNEOS yang tersedia, namun O’Connell pada Jumat lalu menyebut jumlah vaksin itu telah berubah, kendati ia tidak dapat mengungkapkan angka pastinya karena alasan strategis.

Ia kemudian mengatakan bahwa CDC juga telah mengizinkan dua antivirus yang digunakan untuk mengobati cacar monyet, yakni TPOXX dan Cidofovir.

(*)

sumber: CNN Indonesia.com

Kaitan 700 kasus, cacar monyet, Gey, lgbt, Monkeypox
Admin 4 Juni 2022 4 Juni 2022
Apa yang anda pikirkan
Suka sekali0
Sedih0
Gembira0
Tal peduli0
Marah0
Masa bodoh0
Geli0
Artikel Sebelumnya Jemaah Calon Haji Indonesia Pertama Tiba di Arab Saudi
Artikel Selanjutnya Hasil Kualifikasi MotoGP Catalunya: Espargaro Pole Position, Pecahkan Rekor Lap Tercepat

APA YANG BARU?

Bentrokan Lahan Pulau Setokok, Polda Kepri Tetapkan 3 Tersangka Baru
Artikel 7 jam lalu 77 disimak
Tagih Janji 18 September, Ratusan Buruh PT Ghimli Datangi Kembali Pemko Batam
Artikel 10 jam lalu 81 disimak
Tarif Parkir Tahunan Batam Dipangkas 50 Persen, Ini Daftar Harga Terbarunya
Artikel 12 jam lalu 79 disimak
Pulau Pandan, Karimun
Wilayah 16 jam lalu 150 disimak
Dua Kebakaran Lahan Melahap 2,5 Hektare Area di Bintan Timur
Artikel 19 jam lalu 148 disimak

POPULER PEKAN INI

Kabut Asap Selimuti Wilayah Batam, Disdik Berlakukan Belajar Dari Rumah
Pendidikan 6 hari lalu 506 disimak
Meriah! Pesta Rakyat HUT ke-13 RW 20 Cipta Permata Dihadiri Camat dan Lurah
Artikel 4 hari lalu 437 disimak
Jeritan Hati dan Ketidakpastian 1.025 Buruh PT Ghim Li Batam
In Depth 6 hari lalu 412 disimak
Pemko Batam Bentuk Tim Investigasi dan Tanggung BPJS 1.025 Buruh PT Ghim Li
Artikel 5 hari lalu 345 disimak
BP Batam Dorong Industri Data Center Bangun SWRO Sendiri
Artikel 5 hari lalu 319 disimak
- Pariwara -
Ad imageAd image
about us

Kami berusaha menjadi CITIZEN yang netral dan objektif dalam menyampaikan pandangan serta pikiran tentang apapun di dunia ini.

  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
© Indonesia Multimedia GoWest 2026. All Rights Reserved.
adbanner
AdBlock Detected
Our site is an advertising supported site. Please whitelist to support our site.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?