Hubungi kami di

Karimun

Cegah Anak Stunting, BKKBN Kepri Fasilitasi Pengolahan Makanan bagi Keluarga Berisiko di Karimun

Terbit

|

Bupati Karimun, Aunur Rafiq, saat menghadiri acara pengolahan bahan makanan keluarga berisiko stunting di Kabupaten Karimun yang difasilitasi BKKBN Kepri. F. BKKBN Kepri

KEPALA Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Rohina, mengatakan kreasi olahan makanan dapat memberikan ragam aneka masakan diharapkan dapat diminati dan disukai oleh anak-anak.

Menurutnya, mengkonsumsi ikan sangat baik untuk mencegah anak dari stunting karena kaya kandungan magnesium, phosphor, iodium, fluor, zat besi, copper, zinc, dan selenium sehingga baik untuk tubuh serta meningkatkan kecerdasan pada anak.

Untuk itu, BKKBN Provinsi Kepri memfasilitasi pengolahan bahan makanan hingga kewirausahaan bagi keluarga berisiko stunting di Kabupaten Karimun.

“Kegiatan ini mengundang 15 orang ibu-ibu yang terhimpun ikut melaksanakan fasilitasi pengolahan bahan makanan yang bersumber dari ikan dijadikan olahan makanan nugget yang sangat diminati oleh anak-anak,” kata Rohina.

BACA JUGA :  Bank Riau Kepri Janji Kembalikan Uang Nasabah yang Dibobol Karyawan

Sementara itu, Deputi Bidang Keluarga Sejahtera dan Pemberdayaan Keluarga (KSPK) BKKBN RI, Novian Andusti, mengajak ibu-ibu yang telah mengikuti pembelajaran pengolahan makanan ikan untuk turut berperan mensosialisasikan gemar mengkonsumsi ikan yang dapat menjauhkan anak dari bahaya risiko stunting.

“Nanti selepas dari disini para ibu-ibu yang ada disini turut membantu mensosialisasikan kepada masyarakat banyak untuk selalu gemar mengkonsumsi ikan,” ujar Novian.

Pada kesempatan yang sama, Bupati Karimun, Aunur Rafiq, mengatakan dengan terlaksananya kegiatan ini dapat memberi aneka menu masakan yang bergizi serta dapat dikonsumsi oleh anak-anak.

“Nanti tolong ajarkan kepada para ibu-ibu lainnya agar dapat membuat olahan makanan ikan ini menjadi makanan yang diminati oleh anak-anak. Kami berharap anak-anak yang ada di Karimun terhindar dari risiko stunting dan menjadi anak yang cerdas dengan mengkonsumsi ikan,” kata Aunur.

BACA JUGA :  Data Lengkap Sebaran Covid-19 di Indonesia Hari Ini (21/5/2022): DKI Tertinggi, Kepri Nol Kasus

Selain memfasilitasi pengolahan bahan makanan, BKKBN juga melaksanakan pembelajaran membatik yang diberikan kepada keluarga yang berisiko stunting.

Dengan adanya ketertarikan dan minat dari peserta diharapkan keluarga atau peserta yang hadir dapat mempelajari dan menekuni lebih dalam agar kelak menjadi sumber pendapatan keuangan yang dapat membantu perekonomian keluarga.

“Kita berharap dengan ke depan ada motif khas daerah Kabupaten Karimun, dan dari sini mudah-mudahan muncul para perajin batik,” ujar Aunur.

(*)

Sumber: Antara

Advertisement
Berikan Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Sebaran

Facebook

id
enid

id
enid