Dengan mengakses situs GoWest.ID, anda setuju dengan kebijakan privasi dan ketentuan penggunaannya.
Setuju
GoWest.IDGoWest.ID
  • đź”´ Live Streaming!
  • Reportase
    ReportaseSimak lebih lanjut
    KSOP Batam Evakuasi Sembilan Awak Kapal MV Golden Star 1 yang Tenggelam di Selat Malaka–Singapura
    15 jam lalu
    Kapal Kargo MV Golden Star 1 Tenggelam di Selat Singapura
    15 jam lalu
    Berawal dari Keinginan Melapor, Terduga Penusuk di Batam Justru Dibekuk Polisi
    16 jam lalu
    ASDP Bangun Dermaga Kedua di Tanjunguban, Target Operasional 2027
    1 hari lalu
    Pedagang UMKM Tepi Laut Setuju Relokasi ke Anjung Cahaya dan Melayu Square
    1 hari lalu
  • Ragam
    RagamSimak lebih lanjut
    Bagaimana Kota Pesisir Pengaruhi Kesehatan Terumbu Karang: Kisah dari Batam dan Natuna
    7 jam lalu
    Anakronisme Gambar Raja Ali Haji
    15 jam lalu
    Bungkam Timor Leste 0-3, Garuda Muda Buka Peluang ke Semifinal
    3 hari lalu
    Juknis SPMB Kepri 2026/2027 Terbit, Batam Siapkan 18.228 Kursi di SMA/K Negeri
    3 hari lalu
    Pendidikan Keselamatan Berlalu Lintas untuk Siswa SD/ SMP Negeri di Batam
    3 hari lalu
  • Data
    DataSimak lebih lanjut
    Infografis: Penanganan Insiden Tenggelamnya MV Golden Star 1 di Selat Singapura
    15 jam lalu
    Data Inflasi di Propinsi Kepri Semester I 2026
    1 hari lalu
    Data, Kuota dan Distribusi BBM Bersubsidi di Batam
    2 hari lalu
    Raja Haji Ali (Tengku Selat)
    3 hari lalu
    Tren Pendaftar SPMB SMA/SMK Kepri 3 Tahun Terakhir
    3 hari lalu
  • Program
    ProgramSimak lebih lanjut
    Durai – Selat Gelam : “Jejak Masa Lalu & Alam yang Bersahabat”
    4 bulan lalu
    Moro – Sugi: “Surga Alam yang Tersembunyi”
    4 bulan lalu
    “Kundur & Buru – Pesona dan Tradisi”
    5 bulan lalu
    “Karimun Besar – Harmoni Alam & Budaya”
    5 bulan lalu
    #Full Hendrik; Pujakesuma di DPRD Batam
    11 bulan lalu
  • id
    • zh-CN
    • en
    • id
TELUSUR
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Notifikasi Simak lebih lanjut
Aa
Aa
GoWest.IDGoWest.ID
  • đź”´ Live Streaming!
  • Reportase
  • Ragam
  • Program
  • Data
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
  • Advertorial
© 2025 Indonesia Multimedia GoWest. All Rights Reserved.
Artikel

Cegah Perundungan Anak di Sekolah, Pemko Tanjungpinang Giatkan Sosialisasi

Editor Admin 4 tahun lalu 809 disimak

KASUS perundungan atau bullying pada anak-anak semakin hari semakin mencemaskan dan acap kali terjadi begitu saja tanpa disadari, hal ini tentu saja menjadi kecemasan tersendiri bagi orangtua dan juga guru.

Hal itu terjadi dikarenakan masih rendahnya pemahaman masyarakat tentang dampak dari perundungan yang tentunya sangat berpengaruh terhadap psikis/kejiwaan korban.

Untuk itu, demi mencegah aksi perundungan di sekolah, Pemerinta Kota (Pemko) Tanjungpinang melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Pemberdayaan Masyarakat (DP3APM) terus menggiatkan sosialisasi terhadap murid SD dan SMP.

Kepala DP3AMP Tanjungpinang, Rustam, di Tanjungpinang, Jumat (22/7/2022), mengatakan, pihaknya sudah melakukan sosialisasi anti perundungan kepada pelajar SD, kemudian dilanjutkan kepada pelajar SMP.

“Pernah ada satu kasus perundungan belum lama ini. Korbannya, siswi SMP yang ditelanjangi temannya sendiri, kemudian dipublikasikan di status salah satu medsos milik temannya yang lain. Namun kasus ini sudah dimediasi, tidak sampai proses hukum,” katanya, seperti dikutip dari Antara.

Ia berharap kasus serupa tidak terulang lagi. Salah satu upaya yang dilakukan yakni menyosialisasikan anti perundungan kepada pihak sekolah.

Ia menjelaskan anak-anak dilindungi UU Nomor 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002.

Berdasarkan undang-undang tersebut, maka anak-anak harus mendapatkan perlakuan yang baik. Perundungan atau bullying merupakan aksi kekerasan yang bertentangan dengan hak asasi manusia dan melanggar UU Perlindungan Anak, karena itu tidak boleh dilakukan.

Perundungan dapat dibagi menjadi tiga kelompok yakni kontak fisik langsung, kontak verbal langsung, dan perilaku nonverbal langsung. Kontak fisik seperti memukul, mendorong, menggigit, menjambak, menendang, mengunci seseorang dalam ruangan, mencubit, mencakar, juga termasuk memeras dan merusak barang yang dimiliki orang lain.

Sementara kontak verbal langsung misalnya tindakan mengancam, mempermalukan, merendahkan, mengganggu, memberi panggilan nama, sarkasme, merendahkan, mencela atau mengejek, mengintimidasi, memaki, dan menyebarkan gosip.

Sedangkan perilaku nonverbal langsung yakni tindakan melihat dengan sinis, menjulurkan lidah, menampilkan ekspresi muka yang merendahkan, mengejek, atau mengancam, yang biasanya disertai oleh “bullying” fisik atau verbal.

“Perundungan dapat mengancam setiap pihak yang terlibat, baik anak- anak yang menjadi korban, pelaku, anak-anak yang menyaksikan, bahkan sekolah dengan isu bullying secara keseluruhan,” kata Rustam.

“Perundungan ini pula dapat membawa pengaruh buruk terhadap kesehatan fisik maupun mental anak. Pada kasus yang berat, ‘bullying’ dapat menjadi pemicu tindakan yang fatal, seperti bunuh diri dan sebagainya,” sambungnya.

Ia menambahkan bahwa dampak perundungan bagi korban dapat menyebabkan mudah depresi dan marah, tingkat kehadiran di sekolah yang rendah, prestasi akademik siswa menurun.

Sementara dampak bagi pelaku, yang juga anak-anak yakni memiliki rasa percaya diri yang tinggi dengan harga diri yang tinggi pula, cenderung bersifat agresif dengan perilaku yang pro terhadap kekerasan, tipikal orang berwatak keras, mudah marah dan impulsif, toleransi yang rendah terhadap frustasi.

“Memiliki kebutuhan kuat untuk mendominasi orang lain dan kurang berempati terhadap targetnya. Dengan melakukan ‘bullying’, pelaku akan beranggapan bahwa mereka memiliki kekuasaan terhadap keadaan. Jika dibiarkan terus menerus tanpa intervensi, perilaku ini dapat menyebabkan terbentuknya perilaku lain berupa kekerasan terhadap anak dan perilaku kriminal lainnya,” ujarnya.

Ia mengingatkan pula bahwa perundungan juga berdampak bagi siswa lain yang menyaksikan aksi tersebut. Jika perilaku itu dibiarkan tanpa tindak lanjut, maka para siswa lain yang menjadi penonton dapat berasumsi bahwa perundungan adalah perilaku yang diterima secara sosial.

“Dalam kondisi ini, beberapa siswa mungkin akan bergabung dengan penindas karena takut menjadi sasaran berikutnya dan beberapa lainnya mungkin hanya akan diam saja tanpa melakukan apapun dan yang paling parah mereka merasa tidak perlu menghentikannya,” katanya.

Untuk mencegah aksi perundungan di sekolah, kata dia, pihak sekolah harus membangun komunikasi efektif antara guru dan murid, diskusi dan ceramah mengenai perilaku negatif perundungan di sekolah yang tidak boleh ditiru, menciptakan suasana lingkungan sekolah yang aman, nyaman dan kondusif, dan menyediakan bantuan kepada murid yang menjadi korban perundungan.

“Pertemuan berkala dengan orangtua atau komite sekolah perlu dilakukan,” kata Rustam.

(*)

Kaitan Bully, DP3APM, kepri, Perundungan, tanjungpinang
Admin 22 Juli 2022 22 Juli 2022
Apa yang anda pikirkan
Suka sekali0
Sedih0
Gembira0
Tal peduli0
Marah0
Masa bodoh0
Geli0
Artikel Sebelumnya Mengandung Etilen Oksida, BPOM Telusuri Es Krim Haagen-Dazs di Batam
Artikel Selanjutnya Batam Borong 4 Penghargaan dari BKN Award 2022

APA YANG BARU?

Bagaimana Kota Pesisir Pengaruhi Kesehatan Terumbu Karang: Kisah dari Batam dan Natuna
Catatan Netizen 7 jam lalu 123 disimak
Anakronisme Gambar Raja Ali Haji
Catatan Netizen 15 jam lalu 151 disimak
Infografis: Penanganan Insiden Tenggelamnya MV Golden Star 1 di Selat Singapura
Peristiwa 15 jam lalu 222 disimak
KSOP Batam Evakuasi Sembilan Awak Kapal MV Golden Star 1 yang Tenggelam di Selat Malaka–Singapura
Artikel 15 jam lalu 224 disimak
Kapal Kargo MV Golden Star 1 Tenggelam di Selat Singapura
Artikel 15 jam lalu 204 disimak

POPULER PEKAN INI

8Th Anniversary CAF Batam, Ceria Dalam Pesona Nusantara
Artikel 4 hari lalu 870 disimak
Damkar Evakuasi Monyet di Lingkungan Warga Sebong Pereh
Lingkungan 7 hari lalu 807 disimak
Analisis Data Cuaca Kota Batam (Periode Mei 2026)
Statistik 7 hari lalu 792 disimak
Rencana Larangan Bawa HP ke Sekolah untuk Siswa SMA/K di Kepri, Berlaku 2027
Pendidikan 7 hari lalu 741 disimak
Dikbud Karimun Terapkan SPMB Online Tahun 2026
Pendidikan 6 hari lalu 708 disimak
- Pariwara -
Ad imageAd image
about us

Kami berusaha menjadi CITIZEN yang netral dan objektif dalam menyampaikan pandangan serta pikiran tentang apapun di dunia ini.

  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
© Indonesia Multimedia GoWest 2026. All Rights Reserved.
adbanner
AdBlock Detected
Our site is an advertising supported site. Please whitelist to support our site.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?