Hubungi kami di

Tanjung Pinang

Dikukuhkan sebagai Bunda Literasi, Wako Tanjungpinang Siap Jadi Panutan Gemar Membaca Bagi Anak

Terbit

|

Wali Kota Tanjungpinang, Rahma, dikukuhkan sebagai Bunda Literasi Kota Tanjungpinang periode 2022-2024, di aula Wan Seri Beni, Kantor Gubernur Provinsi Kepri, Dompak Tanjungpinang, Selasa (27/9/2022). F. Dinas Kominfo Tanjungpinang

WALI Kota Tanjungpinang, Rahma, mengatakan bahwa ia siap menjadi panutan gemar membaca bagi anak. Hal itu ia sampaikan usai dikukuhkan sebagai Bunda Literasi Kota Tanjungpinang periode 2022-2024.

Rahma dikukuhkan oleh Bunda Literasi Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Dewi Kumalasari, bersama istri wali kota dan istri bupati lainnya, di aula Wan Seri Beni, Kantor Gubernur Provinsi Kepri, Dompak Tanjungpinang, Selasa (27/9/2022).

Prosesi pengukuhan yang ditandai dengan pemasangan selempang ini, turut disaksikan Gubernur Provinsi Kepri, Ansar Ahmad; Kepala Perpustakaan Nasional RI, Muhammad Syarif Bando; unsur FKPD Kepri, Wali Kota, Bupati, dan para pejabat se-Provinsi Kepri.

Rahma mengucapkan terima kasih kepada Kepala Perpustakaan Nasional RI, Gubernur, dan Bunda Literasi Provinsi Kepri, yang telah memberikan kepercayaan kepadanya sebagai bunda literasi Kota Tanjungpinang.

BACA JUGA :  Satreskrim Polresta Tanjungpinang Periksa Intensif Agen Pengirim dan 9 Calon TKI Ilegal

Tentu, ini suatu kehormatan dan amanah besar baginya sebagai bunda literasi untuk terus bersinergi dalam melahirkan generasi cinta membaca dan mendorong kalangan masyarakat gemar dalam membaca.

“Kami siap mendukung program perpustakaan dan menjadi teladan dalam mengispirasi serta membangun sumber daya manusia Kepri yang berdaya saing, khususnya Kota Tanjungpinang,” ucap Rahma.

Sementara itu, Gubernur Provinsi Kepri, Ansar Ahmad, mengapresiasi setinggi-tingginya kepada perpustakaan nasional yang telah menginisiasi program bunda literasi.

Menurutnya, program ini merupakan satu terobosan yang impresif, di mana perpustakaan nasional telah mampu menangkap fenomena di masyarakat akan kebutuhan sosok figur seorang ibu yang kemudian di transformasikan ke dalam bentuk program bunda literasi

“Pembentukan program bunda literasi di seluruh Indonesia adalah sebuah ide yang brilian yang patut kita apresiasi. Program ini dapat menstimulus kegemaran membaca dikalangan masyarakat, terutama anak di usia dini,” ucapnya.

BACA JUGA :  27 Desa di Natuna Gelar Pilkades Serentak 27 November 2022

Peran bunda literasi nantinya, Ansar berharap dapat menjadi panutan dalam aspek minat dan kegemaran membaca di kalangan masyarakat.

Bunda literasi juga diharapkan mampu menjadi seorang ibu yang menginspirasi, memotivasi, serta mengayomi masyarakat Kepri dalam upaya meningkatkan kegemaran membaca.

“Melalui program bunda literasi ini semoga dapat menjadi bentuk dedikasi kita semua dalam melestarikan budaya literasi khususnya di wilayah Kepri yang telah dimulai berabad-abad lampau oleh Raja Ali Haji dan kawan-kawannya dalam karya terbaiknya yang sampai saat ini melegenda yaitu Gurindam Dua Belas,” terang Gubernur.

(*)

Advertisement
Berikan Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Sebaran

Facebook

id
enid

id
enid