Dengan mengakses situs GoWest.ID, anda setuju dengan kebijakan privasi dan ketentuan penggunaannya.
Setuju
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
    ReportaseSimak lebih lanjut
    Awal Oktober ini Kabut Asap Masih Menyelimuti Wilayah Batam dan Kepri
    2 jam lalu
    58.139 Jiwa Warga Batam Masuk Kategori Miskin pada 2026
    2 jam lalu
    Terkait Judul “Tambang Rexvin”, PT. Rexvin Group Beri Klarifikasi: Kami Bukan Perusahaan Tambang
    16 jam lalu
    Uji Ketahanan Infrastruktur di Balik Lonjakan Investasi Rp500 Triliun Pusat Data Batam
    21 jam lalu
    Polda Kepri Bongkar Penyelundupan Suku Cadang Pesawat dari Singapura
    1 hari lalu
  • Ragam
    RagamSimak lebih lanjut
    Asian Games 2026, Indonesai Tambah Emas Kembali dari Panjat Tebing Putri
    6 jam lalu
    Asian Games 2026, Ganda Putra Bulutangkis Sumbangkan Emas Ketiga Untuk Indonesia
    2 hari lalu
    Siswa di Tanjungpinang Diliburkan, Belajar Online
    2 hari lalu
    Disdik Kota Batam Kembali Lakukan Kebijakan Belajar Dari Rumah (BDR)
    2 hari lalu
    FIFA ASEAN Cup 2026, 10 Pemain Garuda Tahan Imbang Harimau Malaya
    3 hari lalu
  • Data
    DataSimak lebih lanjut
    Pohon Belian: Raksasa Kayu Besi dan Jejak Sejarahnya di Pulau Batam
    14 jam lalu
    Pelawan Merah: Pohon Eksotis yang Menjaga Hutan Kepulauan Riau
    2 hari lalu
    Nazief Soesiladharma (Walikota Batam Ketiga)
    2 hari lalu
    10
    Pulau Pandan, Karimun
    1 minggu lalu
    6
    Rumah Belah Bubung
    2 minggu lalu
  • Program
    ProgramSimak lebih lanjut
    Limas Potong; ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’ (Documentary)
    3 bulan lalu
    “Tanjak Perkasa Alam Karimun”
    3 bulan lalu
    #ComingSoon LIMAS POTONG: ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’
    4 bulan lalu
    Durai – Selat Gelam : “Jejak Masa Lalu & Alam yang Bersahabat”
    7 bulan lalu
    Moro – Sugi: “Surga Alam yang Tersembunyi”
    8 bulan lalu
  • id
    • zh-CN
    • en
    • id
TELUSUR
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Notifikasi Simak lebih lanjut
Aa
Aa
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
  • Ragam
  • Program
  • Data
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
  • Advertorial
© 2025 Indonesia Multimedia GoWest. All Rights Reserved.
Artikel

Invasi Rusia ke Ukraina Bikin Rupiah Lesu

Editor Admin 5 tahun lalu 1k disimak

KETEGANGAN antara Rusia dan Ukraina yang semakin memanas membuat nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) bergerak lesu pada perdagangan hari ini, Kamis (24/2/2022).

Nilai tukar rupiah berada di posisi Rp 14.391 per dolar AS di perdagangan pasar spot pada sore tadi. Mata uang Garuda ini turun 53 poin atau turun 0,37 persen dari sebelumnya, yakni Rp 14.337 per dolar AS.

Sementara, kurs referensi Bank Indonesia (BI) Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) menempatkan rupiah di level Rp 14.371 per dolar AS sore ini. Angkanya melemah dari posisi kemarin yang sebesar Rp 14.355 per dolar AS.

Lalu, mata uang di Asia terlihat bergerak memerah. Seperti yen Jepang minus 0,29 persen, won Korea Selatan minus 0,75 persen, peso Filipina yang minus 0,46 persen, rupee India minus 0,98 persen, yuan China minus 0,11 persen, ringgit Malaysia minus 0,53 persen, dan baht Thailand minus 0,79 persen.

Hanya dolar Hong Kong dan dolar Singapura yang naik masing-masing 0,04 persen dan 0,46 persen.

Di sisi lain, mata uang di negara maju kompak memerah. Terpantau, franc Swiss minus 0,23 persen, dolar Kanada minus 0,43 persen, dolar Australia minus 0,65 persen, poundsterling Inggris minus 0,39 persen, dan euro Eropa minus 0,42 persen.

Analis Pasar Uang, Ariston Tjendra, mengatakan nilai tukar rupiah tertekan akibat ketegangan antara Rusia dan Ukraina yang semakin meningkat pada hari ini.

“Menjelang sore, situasi berkembang semakin tegang. Rusia benar-benar melancarkan serangan ke wilayah Ukraina Timur. Harga aset berisiko langsung ramai-ramai tertekan. Pasar masuk ke aset aman seperti dolar AS, emas, yen Jepang dan Franc Swiss,” kata Ariston kepada CNNIndonesia.com.

Ia menilai pasar masih memantau situasi di Ukraina. Apabila ketegangan semakin meningkat, maka rupiah akan semakin tertekan.

Namun sebaliknya, apabila Rusia dan Ukraina mengedepankan diplomasi, rupiah bisa menguat dan stabil hingga ke level Rp 14.300 per dolar AS.

(*)

sumber: CNNIndonesia.com

Kaitan invasi, Rupiah, rusia, Ukraina
Admin 24 Februari 2022 24 Februari 2022
Apa yang anda pikirkan
Suka sekali0
Sedih0
Gembira0
Tal peduli0
Marah0
Masa bodoh0
Geli0
Artikel Sebelumnya Aturan Baru Kemenkes: Isolasi Mandiri Cukup 7 Hari
Artikel Selanjutnya Penanganan Covid-19 di Batam Jadi Contoh Daerah Lain

APA YANG BARU?

Awal Oktober ini Kabut Asap Masih Menyelimuti Wilayah Batam dan Kepri
Artikel 2 jam lalu 120 disimak
58.139 Jiwa Warga Batam Masuk Kategori Miskin pada 2026
Artikel 2 jam lalu 161 disimak
Asian Games 2026, Indonesai Tambah Emas Kembali dari Panjat Tebing Putri
Sports 6 jam lalu 76 disimak
Pohon Belian: Raksasa Kayu Besi dan Jejak Sejarahnya di Pulau Batam
Rupa 14 jam lalu 383 disimak
Terkait Judul “Tambang Rexvin”, PT. Rexvin Group Beri Klarifikasi: Kami Bukan Perusahaan Tambang
Artikel 16 jam lalu 508 disimak

POPULER PEKAN INI

Iming-Iming “SIM C Tanpa Antre” Berujung Jerat Pidana
Artikel 6 hari lalu 645 disimak
Ancaman Krisis Air, Energi, dan Minimnya Serapan Kerja di Proyek Data Centre Batam
In Depth 6 hari lalu 642 disimak
Perluasan Kolam Retensi Untuk Tekan Titik Banjir di Batam
Lingkungan 6 hari lalu 567 disimak
Mediasi Daerah Dinilai Buntu, Buruh PT Ghim Li Mengadu ke Mabes Polri
Artikel 6 hari lalu 557 disimak
Penyelundupan 11,31 Kg Emas ke Singapura Gagal
Artikel 3 hari lalu 535 disimak
- Pariwara -
Ad imageAd image
about us

Kami berusaha menjadi CITIZEN yang netral dan objektif dalam menyampaikan pandangan serta pikiran tentang apapun di dunia ini.

  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
© Indonesia Multimedia GoWest 2026. All Rights Reserved.
adbanner
AdBlock Detected
Our site is an advertising supported site. Please whitelist to support our site.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?