Dengan mengakses situs GoWest.ID, anda setuju dengan kebijakan privasi dan ketentuan penggunaannya.
Setuju
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
    ReportaseSimak lebih lanjut
    Tiga Orang Jadi Tersangka Kasus Bentrokan Maut Lahan di Setokok
    1 jam lalu
    Buruh PT Ghim Li Indonesia Masih Bertahan di Area Pabrik
    1 hari lalu
    Dua Warga Dilaporkan Meninggal Dalam Bentrokan di Setokok
    2 hari lalu
    Sengketa Lahan di Barelang Memanas, Bentrokan Pecah di Jembatan III Setokok
    2 hari lalu
    Lajur Prioritas Trans Batam Diterapkan Bertahap, Mulai Batam Center
    2 hari lalu
  • Ragam
    RagamSimak lebih lanjut
    Suasana tahun 1998 & Informasi yg Menyaru?
    1 jam lalu
    Kabut Asap di Batam Bisa Bertahan Hingga Oktober 2026
    1 jam lalu
    Kabut Asap Selimuti Wilayah Batam, Disdik Berlakukan Belajar Dari Rumah
    17 jam lalu
    Kualitas Udara Batam Memburuk, Jarak Pandang Menyusut
    1 hari lalu
    Warga Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan
    2 hari lalu
  • Data
    DataSimak lebih lanjut
    Raja Haji Abdullah ibn Raja Haji Ahmad
    7 hari lalu
    8
    Masjid Al Mubaraq, Karimun (Masjid Raja Haji Abdullah)
    1 minggu lalu
    Realisasi Belanja Pemko Tanjungpinang hingga September 2026
    1 minggu lalu
    Tanjung Lamun, Batam
    2 minggu lalu
    Gunung Kijang, Bintan
    2 minggu lalu
  • Program
    ProgramSimak lebih lanjut
    Limas Potong; ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’ (Documentary)
    3 bulan lalu
    “Tanjak Perkasa Alam Karimun”
    3 bulan lalu
    #ComingSoon LIMAS POTONG: ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’
    3 bulan lalu
    Durai – Selat Gelam : “Jejak Masa Lalu & Alam yang Bersahabat”
    7 bulan lalu
    Moro – Sugi: “Surga Alam yang Tersembunyi”
    7 bulan lalu
  • id
    • zh-CN
    • en
    • id
TELUSUR
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Notifikasi Simak lebih lanjut
Aa
Aa
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
  • Ragam
  • Program
  • Data
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
  • Advertorial
© 2025 Indonesia Multimedia GoWest. All Rights Reserved.
In Depth

Jeritan Hati dan Ketidakpastian 1.025 Buruh PT Ghim Li Batam

Benang Kusut di Kawasan Tunas Industri

Editor Admin 8 menit lalu 57 disimak
Gedung PT. Ghim Li Indonesia di kawasan Tunas Batam Centre, Batam.

SUASANA di area kantin dan gerbang luar PT Ghim Li Indonesia, Kawasan Industri Tunas, Batam Kota, berubah drastis sejak awal September 2026. Pabrik garmen besar yang telah berdiri sejak tahun 2005 tersebut kini senyap dari deru mesin jahit. Sejak 7 September 2026, aktivitas produksi dihentikan.

Daftar Isi
Gaji Tersendat dan Bayang-Bayang PHK MassalPabrik di Ambang Tutup Permanen

NAMUN, alih-alih pulang, ratusan hingga ribuan pekerja yang mayoritas adalah perempuan paruh baya justru memilih bertahan di lingkungan pabrik. Mereka mendirikan tenda dan berjaga secara bergantian selama 24 jam penuh.

Langkah ini terpaksa diambil untuk membentengi aset perusahaan agar tidak diselundupkan keluar sebelum hak-hak normatif mereka dipenuhi.

Gaji Tersendat dan Bayang-Bayang PHK Massal

BADAI ketidakpastian ini mulai memuncak ketika upah periode Agustus 2026 yang seharusnya cair pada tanggal 7 September tidak kunjung masuk ke rekening pekerja. Keterlambatan ini menjadi pemantik utama kemarahan buruh, mengingat mayoritas dari 1.025 pekerja di bawah naungan perusahaan adalah tumpuan ekonomi keluarga. Dari total jumlah tersebut, lebih dari 900 orang merupakan pekerja permanen (karyawan tetap) yang telah mengabdi cukup lama.

Ketakutan para buruh bukan tanpa alasan. Informasi internal mengenai goncangan finansial perusahaan sebenarnya sudah tercium sejak beberapa bulan lalu.

Sejak Mei 2026, PT Ghim Li diinformasikan telah mengirimkan surat kepada Dinas Tenaga Kerja Sekupang terkait rencana PHK massal terhadap 1.025 karyawan.

Manajemen baru berterus terang kepada karyawan pada 7 September bahwa keuangan mereka macet akibat permintaan dana talangan ke induk perusahaan di Singapura yang diajukan sejak 20 Agustus belum mendapatkan respons.

Karena tidak mendapat kejelasan di tingkat internal perusahaan, ratusan pekerja bergerak melakukan aksi massa dengan menduduki lobi Gedung DPRD Kota Batam pada Jumat, 11 September 2026 lalu. Kehadiran para buruh garmen ini menuntut fasilitasi dari wakil rakyat agar mendesak pihak manajemen segera melunasi hak-hak mereka.

Pekerja PT. Ghim Li di DPRD Batam beberapa waktu kemarin.

Aksi tersebut langsung direspons melalui Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang dimediasi oleh Komisi IV DPRD Kota Batam. Ketua Komisi IV DPRD Batam, Dandis Rajagukguk, menyatakan bahwa pihaknya bergerak cepat mengawal kasus industrial berskala besar ini.

“DPRD Kota Batam memastikan pembayaran gaji 1.025 pekerja PT Ghim Li Indonesia ditargetkan tuntas pada pekan depan (Kamis, 17 September 2026) setelah persoalan tersebut dibahas dalam RDP bersama manajemen dan serikat pekerja,” sebut Dandis saat itu.

Pabrik di Ambang Tutup Permanen

MESKI manajemen berjanji melunasi sisa gaji, kelangsungan operasional PT Ghim Li Indonesia tampaknya berada di titik akhir. Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Kepulauan Riau, Diky Wijaya, mengonfirmasi bahwa perusahaan manufaktur tekstil berorientasi ekspor tersebut mungkin sulit diselamatkan.

“Kemungkinan besar kayaknya akan tutup dia. Walaupun sudah manajemen baru, tapi kayaknya mau tutup,” ujar Diky Wijaya saat memberikan pernyataan resmi yang dirilis oleh beberapa media lokal di Batam.

Faktor utama yang memicu kolapsnya raksasa garmen ini adalah terhentinya pesanan (order) proyek secara mendadak dari pasar utama mereka di Amerika Serikat. Imbas hambatan pasar global tersebut langsung menghantam ketahanan kas operasional di Batam.


BAGI para pekerja permanen, status PHK belum mereka terima secara resmi, yang berarti mereka secara hukum masih memegang kartu identitas (ID card) dan status karyawan aktif. Ketakutan terbesar buruh berkaca pada kasus-kasus industri garmen terdahulu di Batam: manajemen asing mendadak kabur ke luar negeri, mengosongkan pabrik pada malam hari, dan meninggalkan buruh tanpa sepeser pun uang pesangon.

Suasana di sekitar PT. Ghim Li beberapa hari kemarin. Pekerja mulai mendirikan tenda di sekitarnya.

Salah seorang pekerja senior, Yanti, yang telah berdedikasi sejak tahun 2009 mencurahkan kerisauannya:

“Saya bekerja dari tahun 2009 hingga saat ini. Lebih dari 17 tahun saya bekerja, tapi gaji Agustus kemarin dan hak pesangon tidak dibayarkan. Kami ke sini membagi tugas, sebagian mengawal birokrasi, sisanya menjaga aset fisik perusahaan di pabrik,” tuturnya saat diwawancarai awak media di area penjagaan.

Hal senada juga disebutkan oleh salah satu anggota Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) di PT Ghim Li. Tenda yang didirikan guna menjaga aset perusahaan yang dikhawatirkan kabur.

Disnakertrans Kepri telah menegaskan bahwa sekalipun perusahaan resmi dinyatakan tutup, hak pesangon penuh bagi 900+ karyawan permanen wajib dibayarkan sesuai koridor hukum ketenagakerjaan Indonesia dan Perjanjian Kerja Bersama (PKB) yang sah. Jika komitmen ini dilanggar, aliansi serikat pekerja (FSPMI dan SPSI) bersiap mengambil langkah hukum industrial yang lebih agresif demi menyelamatkan nasib ribuan perut yang bergantung pada keringat di industri tekstil Batam.

Ratusan pekerja PT. Ghim Li mendatangi kantor Pemko Batam, Rabu (16/9/2026).

Sejauh ini episode lanjutan dari nasib para pekerja Ghim Li masih berlangsung. Mereka masih menantikan kabar tentang hak mereka yang dimandatkan DPRD Batam agar bisa diselesaikan pada kamis (17/9/2026).

(ham/dha)

Kaitan batam, Ghim li, PHK pekerja
Admin 16 September 2026 16 September 2026
Apa yang anda pikirkan
Suka sekali0
Sedih0
Gembira0
Tal peduli0
Marah0
Masa bodoh0
Geli0
Artikel Sebelumnya Suasana tahun 1998 & Informasi yg Menyaru?

APA YANG BARU?

Suasana tahun 1998 & Informasi yg Menyaru?
Catatan Netizen 1 jam lalu 62 disimak
Kabut Asap di Batam Bisa Bertahan Hingga Oktober 2026
Lingkungan 1 jam lalu 69 disimak
Tiga Orang Jadi Tersangka Kasus Bentrokan Maut Lahan di Setokok
Artikel 1 jam lalu 65 disimak
Kabut Asap Selimuti Wilayah Batam, Disdik Berlakukan Belajar Dari Rumah
Pendidikan 17 jam lalu 198 disimak
Buruh PT Ghim Li Indonesia Masih Bertahan di Area Pabrik
Artikel 1 hari lalu 190 disimak

POPULER PEKAN INI

Pertama Kali Digelar! Lomba Karaoke RW 20 “Cipta Permata Idol” Sukses Hibur Warga
Artikel 6 hari lalu 917 disimak
Semua Diundang! Fesmed Selat Malaka 2026 Buka Pendaftaran Peserta Seminar, Diskusi dan Lokakarya
Artikel 6 hari lalu 283 disimak
Hujan Ringan Diprakirakan Basahi Batam Siang Hingga Sore
Artikel 2 hari lalu 265 disimak
Dua Warga Dilaporkan Meninggal Dalam Bentrokan di Setokok
Artikel 2 hari lalu 256 disimak
Jalan Tengku Sulung Batam Ditutup Sementara Mulai 10 September 2026
Artikel 6 hari lalu 252 disimak
- Pariwara -
Ad imageAd image
about us

Kami berusaha menjadi CITIZEN yang netral dan objektif dalam menyampaikan pandangan serta pikiran tentang apapun di dunia ini.

  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
© Indonesia Multimedia GoWest 2026. All Rights Reserved.
adbanner
AdBlock Detected
Our site is an advertising supported site. Please whitelist to support our site.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?