Dengan mengakses situs GoWest.ID, anda setuju dengan kebijakan privasi dan ketentuan penggunaannya.
Setuju
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
    ReportaseSimak lebih lanjut
    Banjir di Bengkong Swadebi Jadi Atensi Pemko Batam dan BP Batam
    7 jam lalu
    Gagalkan Penyelundupan 506 Ribu Batang Rokok Ilegal, Bea Cukai Batam Amankan Dua Speedboat
    9 jam lalu
    Rehabilitasi Asrama Haji Tanjungpinang Rp4 Miliar Ditargetkan Rampung Akhir 2026
    9 jam lalu
    Tanah Bergeser Hingga 8 Meter, Jalan Gajah Mada Rawan Kerusakan Berulang
    10 jam lalu
    Ratusan Eks Karyawan PT Ghimli Kembali Datangi DPRD Batam
    11 jam lalu
  • Ragam
    RagamSimak lebih lanjut
    FIFA ASEAN Cup 2026, Menang Dramatis 9-2 Atas Bangladesh, Indonesia Singkirkan Malaysia
    1 hari lalu
    FIFA ASEAN Cup 2026, Laga Lawan Bangladesh Timnas Garuda Harus Menang Besar
    1 hari lalu
    Asian Games 2026, Panahan Sumbang Koleksi Emas untuk Indonesia
    1 hari lalu
    Asian Games 2026, Indonesai Tambah Emas Kembali dari Panjat Tebing Putri
    2 hari lalu
    Asian Games 2026, Ganda Putra Bulutangkis Sumbangkan Emas Ketiga Untuk Indonesia
    3 hari lalu
  • Data
    DataSimak lebih lanjut
    Pohon Belian: Raksasa Kayu Besi dan Jejak Sejarahnya di Pulau Batam
    2 hari lalu
    Pelawan Merah: Pohon Eksotis yang Menjaga Hutan Kepulauan Riau
    3 hari lalu
    Nazief Soesiladharma (Walikota Batam Ketiga)
    3 hari lalu
    10
    Pulau Pandan, Karimun
    2 minggu lalu
    6
    Rumah Belah Bubung
    2 minggu lalu
  • Program
    ProgramSimak lebih lanjut
    Limas Potong; ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’ (Documentary)
    3 bulan lalu
    “Tanjak Perkasa Alam Karimun”
    3 bulan lalu
    #ComingSoon LIMAS POTONG: ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’
    4 bulan lalu
    Durai – Selat Gelam : “Jejak Masa Lalu & Alam yang Bersahabat”
    8 bulan lalu
    Moro – Sugi: “Surga Alam yang Tersembunyi”
    8 bulan lalu
  • id
    • zh-CN
    • en
    • id
TELUSUR
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Notifikasi Simak lebih lanjut
Aa
Aa
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
  • Ragam
  • Program
  • Data
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
  • Advertorial
© 2025 Indonesia Multimedia GoWest. All Rights Reserved.
Situs Sejarah

Masjid Jami Sultan Lingga

Editor Admin 2 tahun lalu 1.5k disimak
Daftar Gambar 1/4
Masjid_Jami_Sultan_Lingga_depan
images-2-1
480px-Masjid_Jami_Sultan_Lingga_pintu
480px-Masjid_Jami_Sultan_Lingga_ruang_salat

MASJID Jami Sultan Lingga berada satu kompleks dengan makam Sultan Mahmud Syah III, tepatnya berada di belakang atau sisi barat masjid. Masjid beserta makam telah ditetapkan oleh pemerintah Indonesia sebagai cagar budaya pada 2007.

Daftar Isi
Awal Pembangunan Konstruksi Masjid Serambi Masjid Mihrab Masjid

Masjid Jami Sultan Lingga terletak di Desa Daik, Kecamatan Lingga, Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau. Masjid ini merupakan peninggalan Kesultanan Melayu Riau-Lingga, dibangun pada 1800-an di bawah pemerintahan Sultan Mahmud Syah III.

Awal Pembangunan

Masjid ini dibangun pada masa pemerintahan Sultan Mahmud Syah III yang memerintah Kesultanan Melayu Riau-Lingga sekitar tahun 1770-1811.

Masjid Jami Sultan Lingga, disediakan oleh GoWest.ID

Era Sultan Mahmud Syah III ditandai dengan pemindahan pusat kerajaan dari Bintan ke Lingga. Keberadaan masjid ini menandai bahwa Kerajaan Melayu Riau-Lingga pernah berpusat di Lingga, tepatnya di Desa Daik.

Terdapat dua versi mengenai tahun pendirian masjid. Dari inskripsi di mimbar masjid, tertulis tanggal 12 Rabiul Awal 1212 H (atau sekitar tahun 1792) yang diasumsikan sebagai tahun pembangunan masjid. Adapun sumber lainnya menyebutkan bahwa pembangunan Masjid Jami Sultan Lingga dimulai sekitar tahun 1803.

Masjid Jami Sultan Lingga awalnya terbuat dari kayu dan hanya menampung 40 orang. Ketika didirikan, bangunannya terbuat dari kayu. Pada 1961, pemerintah setempat merenovasi bangunan selama dua tahun dengan tetap mempertahankan bentuk asli masjid.

Bangunan dirombak dan diganti dengan konstruksi beton sehingga masjid ini mendapat status sebagai masjid jami yang dapat digunakan untuk salat lima waktu, salat Jumat, dan salat Ied. 

Sepanjang sejarahnya, Masjid Jami Sultan Lingga tidak hanya digunakan sebagai tempat ibadah, tetapi juga merupakan tempat pendidikan agama dan baca tulis Arab Melayu. Hal tersebut dapat dilihat dari peninggalan kitab-kitab lama yang masih tersimpan di Masjid Jami Sultan Lingga.

Konstruksi Masjid

Masjid Jami Sultan Lingga berdiri di atas lahan berukuran 73 x 69 meter. Denah bangunan berukuran 12,40 x 10,45 meter. Bangunan terbagi atas beberapa ruang, yakni serambi, ruang utama, dan mihrab.

Masjid Jami Sultan Lingga, disediakan oleh GoWest.ID

Masjid Jami Sultan Lingga memakai atap asbes yang diperkuat dengan kuda-kuda. Plafonnya dari papan kayu berwarna kuning gading. Tidak seperti masjid tradisional pada umumnya, masjid ini tidak memiliki tiang utama atau soko guru. Bangunannya ditopang oleh sepuluh pilar, terdiri dari enam pilar di serambi dan empat pilar di ruang utama. Masing-masing pilar memiliki tinggi 3,72 m dan berpenampang bujur sangkar berukuran 60 x 60 cm. Pilar terdiri dari susunan batu bata dengan plesteran spesi, lumpur, dan pasir.

Serambi Masjid

Serambi terletak pada sisi timur berupa ruangan terbuka yang dikelilingi oleh tirai besi berukir krawangan setinggi 1 meter. Serambi berukuran 11,90 x 8,45 meter. Di bagian samping dan depan, terdapat enam tiang pilar. Pintu masuk ke bagian serambi terdapat pada sisi timur, utara, dan selatan.

Pintu dari serambi menuju ruang utama. Disediakan oleh GoWest.ID

Akses dari serambi menuju ruang utama yang merupakan ruang salat dihubungkan lewat tiga pintu di sisi timur. Pintu utama di bagian tengah berukuran 2,62 x 1,67 meter dengan empat daun pintu, sedangkan dua pintu lainnya berukuran 2,25 x 1,5 meter dengan dua daun pintu. Ketiga pintu diukir dengan pola sulur-suluran dengan warna dominan hijau dan putih.

Dinding masjid berupa dinding bata berlepa yang dicat berwarna kuning. Jendela pada ruang utama berjumlah delapan buah, masing-masing tiga di sisi utara dan selatan serta masing-masing satu di kiri dan kanan mihrab. Jendela-jendela tersebut berukuran 117 x 135 cm dengan daun jendela kaca berbingkai kayu.[3]

Lantai pada serambi berupa dan ruang utama berupa lantai tegel batu pualam putih yang masih asli rata-rata berukuran 45 x 45 cm.

Mihrab Masjid

Bagian mihrab berukuran 4,18 x 0,38 meter dengan atap berbentuk kubah dari beton. Pada dinding utara dan selatan bagian mihrab, terdapat jendela yang ditutup dengan kaca, berbentuk oval dengan ukuran tinggi 1,20 meter dan garis tengah 0,90 meter.

Ruang utama dan mihrab Masjid Jami Sultan Lingga, disediakan oleh GoWest.ID

Mimbar yang terdapat di bagian mihrab merupakan mimbar yang masih asli terbuat dari kayu, berukuran 0,225 x 0,180 meter. Mimbar ini dipahat secara krawangan dengan hiasan bermotif suluran dan bunga-bungaan.

(dha)

Kaitan daik, Kesultanan, masjid jami sultan lingga, Riau lingga
Admin 5 Juli 2024 5 Juli 2024
Apa yang anda pikirkan
Suka sekali1
Sedih0
Gembira0
Tal peduli0
Marah0
Masa bodoh0
Geli0
Artikel Sebelumnya Grrrl Gang Bersiap untuk Even “Asia Australia Tour 2023”
Artikel Selanjutnya Pasutri Pengelola Penampungan PMI Ilegal di Batam Ditangkap Polisi

APA YANG BARU?

Banjir di Bengkong Swadebi Jadi Atensi Pemko Batam dan BP Batam
Artikel 7 jam lalu 82 disimak
Gagalkan Penyelundupan 506 Ribu Batang Rokok Ilegal, Bea Cukai Batam Amankan Dua Speedboat
Artikel 9 jam lalu 174 disimak
Rehabilitasi Asrama Haji Tanjungpinang Rp4 Miliar Ditargetkan Rampung Akhir 2026
Artikel 9 jam lalu 203 disimak
Tanah Bergeser Hingga 8 Meter, Jalan Gajah Mada Rawan Kerusakan Berulang
Artikel 10 jam lalu 151 disimak
Ratusan Eks Karyawan PT Ghimli Kembali Datangi DPRD Batam
Artikel 11 jam lalu 189 disimak

POPULER PEKAN INI

Terkait Judul “Tambang Rexvin”, PT. Rexvin Group Beri Klarifikasi: Kami Bukan Perusahaan Tambang
Artikel 2 hari lalu 677 disimak
Penyelundupan 11,31 Kg Emas ke Singapura Gagal
Artikel 4 hari lalu 565 disimak
Uji Ketahanan Infrastruktur di Balik Lonjakan Investasi Rp500 Triliun Pusat Data Batam
In Depth 2 hari lalu 498 disimak
Nasib 1.025 Buruh PT Ghim Li Indonesia Masih Menggantung
Artikel 5 hari lalu 495 disimak
Pohon Belian: Raksasa Kayu Besi dan Jejak Sejarahnya di Pulau Batam
Rupa 2 hari lalu 493 disimak
- Pariwara -
Ad imageAd image
about us

Kami berusaha menjadi CITIZEN yang netral dan objektif dalam menyampaikan pandangan serta pikiran tentang apapun di dunia ini.

  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
© Indonesia Multimedia GoWest 2026. All Rights Reserved.
adbanner
AdBlock Detected
Our site is an advertising supported site. Please whitelist to support our site.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?