Dengan mengakses situs GoWest.ID, anda setuju dengan kebijakan privasi dan ketentuan penggunaannya.
Setuju
GoWest.IDGoWest.ID
  • Reportase
    ReportaseSimak lebih lanjut
    Dugaan Penyalahgunaan BBM Subsidi, Polisi Periksa Kadishub Batam
    17 jam lalu
    Hingga 3 Hari Ke Depan, Tanjungpinang Diperkirakan Diguyur Hujan
    20 jam lalu
    Sistem Imigrasi Malaysia Lumpuh, Ribuan Pelancong Terjebak Antrean Panjang
    20 jam lalu
    Harga Emas Antam dan UBS di Pegadaian Batam Melejit Sabtu Ini
    21 jam lalu
    Pria Mengaku Dibegal, Ternyata Rekayasa Usai Menyayat Tangan Sendiri
    21 jam lalu
  • Ragam
    RagamSimak lebih lanjut
    “Menyusur Sungai Bersama Sultan, Terjebak Badai di Gunung Tanda”
    19 jam lalu
    Libatkan RT/RW, Pengelolaan Sampah dengan TPS Komunal di Batam
    21 jam lalu
    SPMB Kota Batam 2026/2027 Dibuka Lebih Awal: Jalur Afirmasi Mulai 8 Juni 2026
    2 hari lalu
    “Kuala Dai 1872; Bertemu Sultan Riau Lingga”
    4 hari lalu
    27 Atlet Pelajar Kota Batam Ikuti Seleksi O2SN Cabor Panjat Tebing
    6 hari lalu
  • Data
    DataSimak lebih lanjut
    Data Kependudukan Kota Batam 2026
    19 jam lalu
    Data Curah Hujan Tahunan di Batam 10 Tahun Terakhir
    2 hari lalu
    Sultan Abdul Rahman I Muazzamshah (Sultan Riau Lingga Pertama)
    7 hari lalu
    Pulau Kasu, Batam
    2 minggu lalu
    Tabel Ringkasan Inflasi Kota Batam (April 2026)
    4 minggu lalu
  • Program
    ProgramSimak lebih lanjut
    Durai – Selat Gelam : “Jejak Masa Lalu & Alam yang Bersahabat”
    3 bulan lalu
    Moro – Sugi: “Surga Alam yang Tersembunyi”
    4 bulan lalu
    “Kundur & Buru – Pesona dan Tradisi”
    4 bulan lalu
    “Karimun Besar – Harmoni Alam & Budaya”
    5 bulan lalu
    #Full Hendrik; Pujakesuma di DPRD Batam
    10 bulan lalu
  • id
    • zh-CN
    • en
    • id
TELUSUR
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Notifikasi Simak lebih lanjut
Aa
Aa
GoWest.IDGoWest.ID
  • Reportase
  • Ragam
  • Program
  • Data
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
  • Advertorial
© 2025 Indonesia Multimedia GoWest. All Rights Reserved.
Artikel

Mata Pendeta William Beaver Dioperasi Oleh Robot

Editor Admin 10 tahun lalu 1.3k disimak
Foto : © BBC

PENDETA William Beaver dari Gereja Santa Perawan Maria di Iffley, Oxford, Inggris, kehilangan kemampuannya untuk melihat. Ini suatu hal yang menyedihkan sekali.

“Saya seolah-olah seperti melihat bayangan dari sebuah ruangan penuh cermin di dalam sirkus,” ujar lelaki 70 tahun itu dilansir BBC.

Pada Juli tahun ini, ahli mata menemukan adanya lapisan membran yang tumbuh di belakang mata kanannya. Tumbuhnya membran ini mendorong bagian retina sehingga terbentuklah lubang pada retina. Lubang inilah yang kemudian merusak indra penglihatan sang pendeta.

“Ketika saya mengangkat buku, yang bisa saya lihat hanyalah gambar suram di bagian tengah. Pandangan saya terbatas hanya pada bagian tepi saja,” ujar Beaver.

Beaver sangat takut dengan proses degenarasi mata yang bisa menyebabkannya menjadi buta.

Tapi Beaver beruntung ketika ia bertemu Professor Robert MacLaren yang menyarankannya untuk menjalani operasi mata di rumah sakit John Radcliffe di Oxford, Inggris. Namun operasi yang dijalani Beaver sangat berbeda dengan operasi lainnya yang dilakukan oleh dokter di kamar bedah.

Lazimnya, operasi menggunakan pisau bedah yang digerakkan oleh tangan manusia. Operasi mata yang dijalani oleh Beaver ini justru dilakukan oleh robot.

Foto : © BBC

Robotlah yang menyingkirkan membran setebal seperseratus milimeter yang menghalangi pandangan mata Beaver.

Tugas dokter adalah menggerakkan alat pengendali joystick dan layar sentuh di kamar bedah tanpa menyentuh mata sama sekali. Lewat joystik dan layar sentuh inilah robot dikendalikan untuk melakukan operasi rumit yang biasanya dikerjakan oleh dokter bedah mata.

Seperti dipaparkan di situs resmi Oxford University, operasi mata ini dikerjakan oleh Robotic Retinal Dissection Device (R2D2) yang disponsori oleh University of Oxford dan didanai oleh NIHR Oxford Biomedical Research Centre dengan dukungan dari Oxford University Hospitals NHS Foundation Trust.

Selain itu ada juga peran dari Zizoz, sebuah yayasan amal bagi pasien yang mengidapchoroideremia, penyakit genetis yang bisa menyebabkan kebutaan.

Robot ini beroperasi di dalam mata lewat sebuah lubang tunggal yang lebarnya kurang dari satu milimeter. Robot ini harus bisa masuk dan keluar dari mata lewat lubang itu selama operasi berlangsung.

Alat canggih ini dirancang untuk meniadakan getaran yang tidak diinginkan yang biasanya terjadi pada tangan dokter bedah. Jadi, alat bedah yang sangat kecil ini bisa masuk ke dalam mata dengan aman.

Foto : © BBC
Foto : © BBC

Robot ini merupakan tangan mekanis yang dilengkapi dengan tujuh motor independen yang dikendalikan dengan komputer sehingga menghasilkan gerakan yang sangat presisi dalam skala seperseribu milimeter.

Dalam kasus pendeta Beaver, sebuah membran tumbuh di permukaan retina. Membran ini menyebabkan retina berkontraksi sehigga menyebabkan pandangan Beaver tidak sempurna. Membran inilah yang harus dilepaskan dari retina tanpa merusak retina itu. Retina adalah selapis tipis sel yang terletak pada bagian belakang bola mata. Retina merupakan bagian mata yang mengubah cahaya menjadi sinyal syaraf.

Jika operasi dilakukan oleh tangan dokter bedah, getaran tangan akibat detak jantung akan mempengaruhi ketepatan area operasi. Tapi dengan adanya robot canggih ini semua operasi bisa dikerjakan dengan presisi tingkat tinggi yang tidak mungkin dilakukan oleh manusia secara langsung.

“Tidak ada keraguan dalam pikiran saya bahwa kita baru saja menyaksikan operasi mata masa depan,” ujar profesor Robert MacLaren setelah operasi selesai, dilansir medicaldaily.com.

“Teknologi mutakhir dengan pemindai laser dan mikroskop memungkinkan kita untuk memantau penyakit retina pada tingkat mikroskopik. Namun hal yang kita lihat sekarang adalah di luar batas fisiologi yang bisa dikerjakan menggunakan tangan manusia. Dengan sistem robotik, kami membuka lembaran baru operasi mata yang selama ini tidak bisa dikerjakan,” tambah MacLaren.

Bagaimana komentar pendeta Beaver pasca operasi?

Foto : © BBC
Foto : © BBC

Kepada BBC Breakfast yang dikutip oleh Mirror, dia berkata :

“Saya sangat rileks dan benar-benar nyaman karena saya bisa melihat kemajuan teknologi, niat baik dan keterampilan berpadu menjadi satu.”

“Kuncinya adalah pada presisi. Getaran tangan ahli bedah bisa merusak operasi sehingga bisa menyebabkan pendarahan. Tapi robot ini membuat semuanya tampak sederhana,” tambah Beaver. ***

Kaitan operasi mata, robot, William Beaver
Admin 10 Oktober 2016 10 Oktober 2016
Apa yang anda pikirkan
Suka sekali0
Sedih0
Gembira0
Tal peduli0
Marah0
Masa bodoh0
Geli0
Artikel Sebelumnya Aa Gatot Ditahan Polisi, Kok DPO Bisa Tayang?
Artikel Selanjutnya Mobil Mewah Bodong Masuk Batam, Selundupan Marak Lagi?

APA YANG BARU?

Dugaan Penyalahgunaan BBM Subsidi, Polisi Periksa Kadishub Batam
Artikel 17 jam lalu 203 disimak
“Menyusur Sungai Bersama Sultan, Terjebak Badai di Gunung Tanda”
Histori 19 jam lalu 228 disimak
Data Kependudukan Kota Batam 2026
Statistik 19 jam lalu 164 disimak
Hingga 3 Hari Ke Depan, Tanjungpinang Diperkirakan Diguyur Hujan
Artikel 20 jam lalu 221 disimak
Sistem Imigrasi Malaysia Lumpuh, Ribuan Pelancong Terjebak Antrean Panjang
Artikel 20 jam lalu 224 disimak

POPULER PEKAN INI

Como 1907 Lolos Liga Champions Eropa, Klub Emil Audero Degradasi ke Serie B
Sports 6 hari lalu 730 disimak
27 Atlet Pelajar Kota Batam Ikuti Seleksi O2SN Cabor Panjat Tebing
Sports 6 hari lalu 670 disimak
“Kuala Dai 1872; Bertemu Sultan Riau Lingga”
Histori 4 hari lalu 624 disimak
BBM Subsidi Pertalite: Siapa yang Layak dan Apa Acuannya?
Artikel 4 hari lalu 611 disimak
Singapore Airlines Tambah Frekuensi Penerbangan Singapura–Amsterdam
Artikel 4 hari lalu 568 disimak
- Pariwara -
Ad imageAd image
about us

Kami berusaha menjadi CITIZEN yang netral dan objektif dalam menyampaikan pandangan serta pikiran tentang apapun di dunia ini.

  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
© Indonesia Multimedia GoWest 2026. All Rights Reserved.
adbanner
AdBlock Detected
Our site is an advertising supported site. Please whitelist to support our site.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?