Dengan mengakses situs GoWest.ID, anda setuju dengan kebijakan privasi dan ketentuan penggunaannya.
Setuju
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
    ReportaseSimak lebih lanjut
    Kapolri Baru Lakukan Mutasi Besar-besaran, Kapolda Kepri Diangkat Jadi Kabareskrim
    7 jam lalu
    Polda Kepri Sita 3 Mesin Pesawat Ilegal Rp30 Miliar dari Singapura, 4 Orang Jadi Tersangka
    1 hari lalu
    Banjir di Bengkong Swadebi Jadi Atensi Pemko Batam dan BP Batam
    1 hari lalu
    Gagalkan Penyelundupan 506 Ribu Batang Rokok Ilegal, Bea Cukai Batam Amankan Dua Speedboat
    1 hari lalu
    Rehabilitasi Asrama Haji Tanjungpinang Rp4 Miliar Ditargetkan Rampung Akhir 2026
    1 hari lalu
  • Ragam
    RagamSimak lebih lanjut
    FIFA ASEAN Cup 2026, Menang Dramatis 9-2 Atas Bangladesh, Indonesia Singkirkan Malaysia
    2 hari lalu
    FIFA ASEAN Cup 2026, Laga Lawan Bangladesh Timnas Garuda Harus Menang Besar
    2 hari lalu
    Asian Games 2026, Panahan Sumbang Koleksi Emas untuk Indonesia
    2 hari lalu
    Asian Games 2026, Indonesai Tambah Emas Kembali dari Panjat Tebing Putri
    2 hari lalu
    Asian Games 2026, Ganda Putra Bulutangkis Sumbangkan Emas Ketiga Untuk Indonesia
    4 hari lalu
  • Data
    DataSimak lebih lanjut
    Pohon Belian: Raksasa Kayu Besi dan Jejak Sejarahnya di Pulau Batam
    3 hari lalu
    Pelawan Merah: Pohon Eksotis yang Menjaga Hutan Kepulauan Riau
    4 hari lalu
    Nazief Soesiladharma (Walikota Batam Ketiga)
    4 hari lalu
    10
    Pulau Pandan, Karimun
    2 minggu lalu
    6
    Rumah Belah Bubung
    2 minggu lalu
  • Program
    ProgramSimak lebih lanjut
    Limas Potong; ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’ (Documentary)
    3 bulan lalu
    “Tanjak Perkasa Alam Karimun”
    3 bulan lalu
    #ComingSoon LIMAS POTONG: ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’
    4 bulan lalu
    Durai – Selat Gelam : “Jejak Masa Lalu & Alam yang Bersahabat”
    8 bulan lalu
    Moro – Sugi: “Surga Alam yang Tersembunyi”
    8 bulan lalu
  • id
    • zh-CN
    • en
    • id
TELUSUR
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Notifikasi Simak lebih lanjut
Aa
Aa
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
  • Ragam
  • Program
  • Data
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
  • Advertorial
© 2025 Indonesia Multimedia GoWest. All Rights Reserved.
Artikel

Mata Pendeta William Beaver Dioperasi Oleh Robot

Editor Admin 10 tahun lalu 1.4k disimak
Foto : © BBC

PENDETA William Beaver dari Gereja Santa Perawan Maria di Iffley, Oxford, Inggris, kehilangan kemampuannya untuk melihat. Ini suatu hal yang menyedihkan sekali.

“Saya seolah-olah seperti melihat bayangan dari sebuah ruangan penuh cermin di dalam sirkus,” ujar lelaki 70 tahun itu dilansir BBC.

Pada Juli tahun ini, ahli mata menemukan adanya lapisan membran yang tumbuh di belakang mata kanannya. Tumbuhnya membran ini mendorong bagian retina sehingga terbentuklah lubang pada retina. Lubang inilah yang kemudian merusak indra penglihatan sang pendeta.

“Ketika saya mengangkat buku, yang bisa saya lihat hanyalah gambar suram di bagian tengah. Pandangan saya terbatas hanya pada bagian tepi saja,” ujar Beaver.

Beaver sangat takut dengan proses degenarasi mata yang bisa menyebabkannya menjadi buta.

Tapi Beaver beruntung ketika ia bertemu Professor Robert MacLaren yang menyarankannya untuk menjalani operasi mata di rumah sakit John Radcliffe di Oxford, Inggris. Namun operasi yang dijalani Beaver sangat berbeda dengan operasi lainnya yang dilakukan oleh dokter di kamar bedah.

Lazimnya, operasi menggunakan pisau bedah yang digerakkan oleh tangan manusia. Operasi mata yang dijalani oleh Beaver ini justru dilakukan oleh robot.

Foto : © BBC

Robotlah yang menyingkirkan membran setebal seperseratus milimeter yang menghalangi pandangan mata Beaver.

Tugas dokter adalah menggerakkan alat pengendali joystick dan layar sentuh di kamar bedah tanpa menyentuh mata sama sekali. Lewat joystik dan layar sentuh inilah robot dikendalikan untuk melakukan operasi rumit yang biasanya dikerjakan oleh dokter bedah mata.

Seperti dipaparkan di situs resmi Oxford University, operasi mata ini dikerjakan oleh Robotic Retinal Dissection Device (R2D2) yang disponsori oleh University of Oxford dan didanai oleh NIHR Oxford Biomedical Research Centre dengan dukungan dari Oxford University Hospitals NHS Foundation Trust.

Selain itu ada juga peran dari Zizoz, sebuah yayasan amal bagi pasien yang mengidapchoroideremia, penyakit genetis yang bisa menyebabkan kebutaan.

Robot ini beroperasi di dalam mata lewat sebuah lubang tunggal yang lebarnya kurang dari satu milimeter. Robot ini harus bisa masuk dan keluar dari mata lewat lubang itu selama operasi berlangsung.

Alat canggih ini dirancang untuk meniadakan getaran yang tidak diinginkan yang biasanya terjadi pada tangan dokter bedah. Jadi, alat bedah yang sangat kecil ini bisa masuk ke dalam mata dengan aman.

Foto : © BBC
Foto : © BBC

Robot ini merupakan tangan mekanis yang dilengkapi dengan tujuh motor independen yang dikendalikan dengan komputer sehingga menghasilkan gerakan yang sangat presisi dalam skala seperseribu milimeter.

Dalam kasus pendeta Beaver, sebuah membran tumbuh di permukaan retina. Membran ini menyebabkan retina berkontraksi sehigga menyebabkan pandangan Beaver tidak sempurna. Membran inilah yang harus dilepaskan dari retina tanpa merusak retina itu. Retina adalah selapis tipis sel yang terletak pada bagian belakang bola mata. Retina merupakan bagian mata yang mengubah cahaya menjadi sinyal syaraf.

Jika operasi dilakukan oleh tangan dokter bedah, getaran tangan akibat detak jantung akan mempengaruhi ketepatan area operasi. Tapi dengan adanya robot canggih ini semua operasi bisa dikerjakan dengan presisi tingkat tinggi yang tidak mungkin dilakukan oleh manusia secara langsung.

“Tidak ada keraguan dalam pikiran saya bahwa kita baru saja menyaksikan operasi mata masa depan,” ujar profesor Robert MacLaren setelah operasi selesai, dilansir medicaldaily.com.

“Teknologi mutakhir dengan pemindai laser dan mikroskop memungkinkan kita untuk memantau penyakit retina pada tingkat mikroskopik. Namun hal yang kita lihat sekarang adalah di luar batas fisiologi yang bisa dikerjakan menggunakan tangan manusia. Dengan sistem robotik, kami membuka lembaran baru operasi mata yang selama ini tidak bisa dikerjakan,” tambah MacLaren.

Bagaimana komentar pendeta Beaver pasca operasi?

Foto : © BBC
Foto : © BBC

Kepada BBC Breakfast yang dikutip oleh Mirror, dia berkata :

“Saya sangat rileks dan benar-benar nyaman karena saya bisa melihat kemajuan teknologi, niat baik dan keterampilan berpadu menjadi satu.”

“Kuncinya adalah pada presisi. Getaran tangan ahli bedah bisa merusak operasi sehingga bisa menyebabkan pendarahan. Tapi robot ini membuat semuanya tampak sederhana,” tambah Beaver. ***

Kaitan operasi mata, robot, William Beaver
Admin 10 Oktober 2016 10 Oktober 2016
Apa yang anda pikirkan
Suka sekali0
Sedih0
Gembira0
Tal peduli0
Marah0
Masa bodoh0
Geli0
Artikel Sebelumnya Aa Gatot Ditahan Polisi, Kok DPO Bisa Tayang?
Artikel Selanjutnya Mobil Mewah Bodong Masuk Batam, Selundupan Marak Lagi?

APA YANG BARU?

Kapolri Baru Lakukan Mutasi Besar-besaran, Kapolda Kepri Diangkat Jadi Kabareskrim
Artikel 7 jam lalu 155 disimak
Polda Kepri Sita 3 Mesin Pesawat Ilegal Rp30 Miliar dari Singapura, 4 Orang Jadi Tersangka
Artikel 1 hari lalu 111 disimak
Banjir di Bengkong Swadebi Jadi Atensi Pemko Batam dan BP Batam
Artikel 1 hari lalu 172 disimak
Gagalkan Penyelundupan 506 Ribu Batang Rokok Ilegal, Bea Cukai Batam Amankan Dua Speedboat
Artikel 1 hari lalu 257 disimak
Rehabilitasi Asrama Haji Tanjungpinang Rp4 Miliar Ditargetkan Rampung Akhir 2026
Artikel 1 hari lalu 313 disimak

POPULER PEKAN INI

Terkait Judul “Tambang Rexvin”, PT. Rexvin Group Beri Klarifikasi: Kami Bukan Perusahaan Tambang
Artikel 3 hari lalu 699 disimak
Penyelundupan 11,31 Kg Emas ke Singapura Gagal
Artikel 5 hari lalu 570 disimak
Uji Ketahanan Infrastruktur di Balik Lonjakan Investasi Rp500 Triliun Pusat Data Batam
In Depth 3 hari lalu 533 disimak
Pohon Belian: Raksasa Kayu Besi dan Jejak Sejarahnya di Pulau Batam
Rupa 3 hari lalu 518 disimak
Nasib 1.025 Buruh PT Ghim Li Indonesia Masih Menggantung
Artikel 5 hari lalu 501 disimak
- Pariwara -
Ad imageAd image
about us

Kami berusaha menjadi CITIZEN yang netral dan objektif dalam menyampaikan pandangan serta pikiran tentang apapun di dunia ini.

  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
© Indonesia Multimedia GoWest 2026. All Rights Reserved.
adbanner
AdBlock Detected
Our site is an advertising supported site. Please whitelist to support our site.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?