Hubungi kami di

Politika

Nasdem Tolak Penundaan Jadwal Pemilu 2024

Terbit

|

Ketua Umum Partai Nasdem, Surya Paloh. Foto: @jpnn.com

POLEMIK terkait wacana memundurkan jadwal Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 yang diusulkan oleh beberapa Partai Politik, terus mendapat tanggapan dari berbagai pihak.

Terbaru, Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh ikut angkat bicara. Ia mengatakan bahwa partainya lahir dari semangat reformasi.

Karena itu, ia tegas menolak wacana penundaan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 yang dinilai melanggar konstitusi.

“Ketika ingin menempatkan kepentingan bangsa, maka kita akan menempatkan sesuai konstitusi. Nah, kalau konstitusinya berbicara seperti itu (dua periode), maka Nasdem akan berada paling depan (mematuhi aturan),” ujar Surya lewat keterangan resminya yang dikutip dari Republika.co.id, Selasa (1/3).

BACA JUGA :  Satu Spesies Tumbuhan Punah Setiap Hari

Dalam Pasal 22E Undang-Undang Dasar (UUD) 1945 menjelaskan, pemilihan umum dilakukan untuk memilih anggota DPR, DPD, Presiden, dan Wakil Presiden. Serta DPRD yang dilaksanakan setiap lima tahun sekali.

Partai Nasdem, Paloh menegaskan, teguh memegang aturan bernegara yang merujuk konstitusi yang ada. Ia juga mengajak kepada para elite partai politik untuk mematuhi konstitusi.

“Tentu kita mengajak semua pihak, untuk tetap menggelar Pemilu,” ujar Surya.

Selain itu, ia tak melihat adanya alasan untuk menunda Pemilu 2024. Menurut dia, penundaan dapat dilakukan jika adanya keadaan yang genting, seperti perang dan bencana alam yang luar biasa terjadi.

BACA JUGA :  Piala Menpora 2021 | Persib Melaju ke Partai Puncak

Namun, faktanya, kondisi negara saat ini dalam keadaan kondusif dan baik-baik saja. Sistem perekonomian juga menunjukkan tren positif dan penanganan pandemi Covid-19 terus membaik setiap waktunya.

Ia mendorong kepada seluruh kader Partai Nasdem agar mendukung pelaksanaan Pemilu 2024 tepat pada waktunya. Seluruh kader partainya juga diminta tak menanggapi isu perpanjangan masa jabat presiden.

“Sistem negara kita demokrasi, yang mana demokrasi superliberal. Kalau baru exercise gini dan lempar-lempar kecil ya Nasdem pahami itu, jadi belum tertarik bahas ini secara serius,” ujar Paloh.

(*)

Sumber: Republika.co.id

Advertisement
Berikan Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Sebaran

Facebook

id
enid

id
enid