Dengan mengakses situs GoWest.ID, anda setuju dengan kebijakan privasi dan ketentuan penggunaannya.
Setuju
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
    ReportaseSimak lebih lanjut
    Sepekan Kedepan Batam Masih Dilanda Panas, Suhu Mencapai 33 Derajat
    10 jam lalu
    Kebutuhan Mendesak, Pemkab Bintan Segera Lakukan Pengadaan 2 Unit Mobil Damkar
    15 jam lalu
    Korsleting Listrik Diduga Picu Kebakaran Gudang di Tanjungpinang
    16 jam lalu
    Anggaran Infrastruktur Batam Naik jadi 20,98 Persen
    16 jam lalu
    Perbandingan Pagu Anggaran BP Batam 2026 dan 2027
    16 jam lalu
  • Ragam
    RagamSimak lebih lanjut
    Dari Letnan Asworth ke Brandes; Inkripsi Prasasti Budha di Karimun
    3 jam lalu
    Pembaca Lansia
    16 jam lalu
    Pasokan Anggur Lokal di Bintan Jadi Peluang Petani
    3 hari lalu
    Lomba Jong di Pantai Wan Seri Beni Bintan
    3 hari lalu
    Negeri Lingga, 1861 (Bagian 2)
    5 hari lalu
  • Data
    DataSimak lebih lanjut
    Gedung Beringin, Batam
    2 minggu lalu
    Rata-Rata Lama Sekolah Warga Batam Tembus 11,34 Tahun, Tertinggi di Kepri
    2 minggu lalu
    Inflasi Kota Batam Juli 2026 Stabil di Angka 3,49 Persen
    2 minggu lalu
    Bandar Udara Raja Haji Abdullah, Karimun
    3 minggu lalu
    Pengeluaran Warga Batam Melonjak Rp3,12 Juta per Bulan/ Kapita
    1 bulan lalu
  • Program
    ProgramSimak lebih lanjut
    Limas Potong; ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’ (Documentary)
    2 bulan lalu
    “Tanjak Perkasa Alam Karimun”
    2 bulan lalu
    #ComingSoon LIMAS POTONG: ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’
    3 bulan lalu
    Durai – Selat Gelam : “Jejak Masa Lalu & Alam yang Bersahabat”
    7 bulan lalu
    Moro – Sugi: “Surga Alam yang Tersembunyi”
    7 bulan lalu
  • id
    • zh-CN
    • en
    • id
TELUSUR
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Notifikasi Simak lebih lanjut
Aa
Aa
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
  • Ragam
  • Program
  • Data
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
  • Advertorial
© 2025 Indonesia Multimedia GoWest. All Rights Reserved.
Artikel

Pemuda PK NTT Batam Dukung Polisi Berantas Perbudakan PMI

Editor Admin 4 tahun lalu 476 disimak

MASALAH perekrutan dan penempatan Pekerja Migran Indonesua (PMI) turut menjadi perhatian serius Pemuda Perkumpulan Keluarga Nusa Tenggara Timur (PK NTT) Kota Batam. Hal ini, sejalan dengan upaya pemerintah dalam memberikan perlindungan terhadap PMI di negara tujuan.

Seperti diketahui, hampir setiap tahun pihak kepolisian melakukan penegakan hukum dengan melakukan penangkapan terhadap pelaku pengiriman PMI ilegal. Bahkan, hampir setiap tahun juga, Pengadilan Negeri Batam menyidangkan kasus terkait PMI ilegal.

Baru-baru ini, jajaran Polda Kepri juga melakukan penangkapan terhadap para pemain PMI ilegal di Pelabuhan Harbour Bay, Batuampar.

Untuk itu, Pemuda PK NTT mendukung penuh upaya pihak kepolisian untuk melakukan penindakan terhadap perbudakan PMI. Pasalnya, berdasarkan hasil pantauan Pemuda PK NTT dilapangan, kegiatan pengiriman PMI ilegal melalui pelabuhan internasional Harbour Bay Batuampar dan Batam Center masih terus berlangsung.

Pemuda PK NTT melihat, tindakan para pemain PMI ilegal ini, akan berdampak pada indikasi perbudakan. Karena biaya yang dikeluarkan untuk penempatan PMI ini ditanggung oleh PMI itu sendiri.

Ketua Pemuda PK NTT, Ahmad Syabudin, menjelaskan bahwa tindakan permainan PMI ini, menjadi preseden buruk dalam proses penegakan hukum yang sedang dilakukan oleh Polda Kepri.

“Kami menduga ada kerja sama dan koordinasi yang dilakukan secara bersama-sama oleh pihak tertentu, sehingga kegiatan PMI di pelabuhan masih terus terjadi” jelas Ahmad Syabudin dalam keteranganya, Rabu (1/03) di Batam Center.

Untuk itu, kata Ahmad Syabudin, Pemuda PK NTT mengeluarkan pernyataan sikap, antara lain :

  1. Pemuda PK NTT Kota Batam, mendukung penuh tindakan penegakan hukum yang dilakukan oleh Polda Kepri.
  2. Meminta kepada semua pihak yang terlibat di dalam kegiatan PMI, Tenaga Lapangan (TL) atau Petugas Lapangan (PL), perekrut atau sponsor, instansi pemerintah baik Kepolisian, Imigrasi, ataupun P2PMI untuk mendorong dan mendukung penegakan hukum.
  3. Dari hasil pantauan dan penelusuran di lapangan terhadap dua Pelabuhan Internasional Harbour Bay dan Batam Center, tim dari Pemuda PK NTT masih menemukan terus berjalan kegiatan pengiriman PMI ilegal.
  4. Dengan tingginya kegiatan ini, maka kami meminta kepada semua pihak yang terlibat di dalamnya untuk duduk bersama-sama dalam rangka memerangi perbudakan atau penjualan orang yang berkedok PMI.
  5. Pemuda PK NTT akan melakukan sweeping lapangan di dua pelabuhan internasional di Kota Batam, apabila masih ada indikasi kegiatan PMI secara ilegal ini.

Sementara itu, Sekretaris Pemuda PK NTT Kota Batam, Emanuel Ingland, mengatakan Pemuda PK NTT dalam persoalan ini, mendukung PMI untuk mencari kehidupan dan pekerjaan ke luar negeri.

“Kami mendukung PMI mencari kerja keluar negri secara resmi, dengan harapan PMI merantau ke luar negeri bisa mengubah kehidupan ekonomi keluarganya” ungkap Ingland.

Menyikapi ini, Ingland juga menjelaskan Pemuda PK NTT juga perlu menyampaikan beberapa sikapnya:

  1. Pengiriman PMI harus mengikuti aturan perundang-undangan yang berlaku. Terutama yang masih belum cukup umur atau di bawah umur untuk tidak dikirim.
  2. PMI yang dikirim harus sudah dibekali dengan keahlian atau keterampilan khusus, dan paling utama harus bisa berbahasa dan mengerti Bahasa Indonesia.
  3. Harus ada komunikasi yang terkoneksi antara PMI, agen pengiriman dan pengguna tenaga di negara tujuan.
  4. Memandang perlu agar semua aparatur negara yang terlibat, terutama P2PMI, Kepolisian, Imigrasi, dan Agen untuk duduk bersama dalam merumuskan mekanisme dalam membantu penempatan PMI.

Pada akhirnya Pemuda PK NTT berharap tidak ada pemulangan atau deportase PMI ke Indonesia karena ada persoalan di negara tujuan.

Lebih tegas lagi, Pemuda PK NTT, sangat berharap tidak ada lagi PMI yang berasal dari Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), kemudian telantar dan dikirim melalui Kepri, khususnya Kota Batam.

(*/ade)

Kaitan Kepolisian, kepri, Kota Batam, Pemuda PK NTT, Perbudakan, PMI, polda kepri
Admin 4 Maret 2023 4 Maret 2023
Apa yang anda pikirkan
Suka sekali0
Sedih0
Gembira0
Tal peduli0
Marah0
Masa bodoh0
Geli0
Artikel Sebelumnya Bupati Bintan Hadiri Rakornas Penanggulangan Bencana | Presiden Minta Daerah Petakan Potensi Bencana hingga Pendanaan
Artikel Selanjutnya “Janji Didaur Ulang, Sepatu-Sepatu Bekas Diselundupkan ke Batam” | Investigasi Reuters

APA YANG BARU?

Dari Letnan Asworth ke Brandes; Inkripsi Prasasti Budha di Karimun
Histori 3 jam lalu 93 disimak
Sepekan Kedepan Batam Masih Dilanda Panas, Suhu Mencapai 33 Derajat
Artikel 10 jam lalu 89 disimak
Lakalantas di U-Turn Harbour Bay, Perempuan Pengendara Motor Meninggal Ditempat
Pilihan gowest.id 11 jam lalu 80 disimak
Kebutuhan Mendesak, Pemkab Bintan Segera Lakukan Pengadaan 2 Unit Mobil Damkar
Artikel 15 jam lalu 140 disimak
Pembaca Lansia
Catatan Netizen 16 jam lalu 124 disimak

POPULER PEKAN INI

50 Hektare Lahan di Bintan Terbakar: 67 Titik Karhutla Sejak Juli, Bintan Timur Paling Parah
Artikel 7 hari lalu 368 disimak
Empat Hari Krisis Air di Batam, Warga Mulai Kesulitan
Artikel 5 hari lalu 294 disimak
Negeri Lingga, 1861 (Bagian 2)
Histori 5 hari lalu 290 disimak
Diduga Dampak Karhutla, Langit Batam Mulai Diselimuti Kabut Asap
Artikel 3 hari lalu 283 disimak
Kemarau Panjang, 2 Sumber Air Bintan Masih Aman
Artikel 6 hari lalu 280 disimak
- Pariwara -
Ad imageAd image
about us

Kami berusaha menjadi CITIZEN yang netral dan objektif dalam menyampaikan pandangan serta pikiran tentang apapun di dunia ini.

  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
© Indonesia Multimedia GoWest 2026. All Rights Reserved.
adbanner
AdBlock Detected
Our site is an advertising supported site. Please whitelist to support our site.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?