Hubungi kami di

Ini Batam

Roadshow Dengan Gowes, BP Batam Pastikan Aset Terjaga Dengan Baik

iqbal fadillah

Terbit

|

Waduk Sei. Harapan salahsatu aset milik BP Batam yang dikunjungi saat dilakukan penijauan oleh Anggota Bidang Pengusahaan BP Batam, Sabtu (12/09). Photo : Ist.@HumasBPBatam

GUNA memastikan kondisi terkini beberapa fasilitas aset milik Badan Pengusahaan (BP) Batam, Anggota Bidang Pengusahaan Badan Pengusahaan (BP) Batam, Syahril Japarin, kembali melakukan melakukan peninjauan di beberapa lokasi aset milik BP Batam diantaranya Waduk Sei-Harapan dan Agrowisata Marina BP Batam, pada Sabtu (12/09).

Kegiatan Peninjauan ini didampingi oleh Direktur Badan Usaha Fasilitas dan Lingkungan (BU Fasling) BP Batam, Binsar Tambunan, Kepala Pusat Harmonisasi Kebijakan, Memet E. Rachmat, dan sejumlah pejabat tingkat III dan IV BP Batam, semuanya bersepeda.

Roadshow peninjauan beberapa aset milik BP Batam kali ini dilakukan untuk melihat dari dekat kondisi area tangkapan air Waduk Sei Harapan dan perkembangan Agrowisata Marina Badan Pengusahaan Batam.

Direktur BU Fasling BP Batam, Binsar Tambunan, mengatakan, kunjungan pertama meninjau pembibitan pertamanan BP Batam dan dilanjutkan melihat lokasi tanaman hidroponik di lahan agrobisnis Temiang.

“Peninjauan dilakukan dengan bersepeda bersama Bifza CC dan MCC ke beberapa lokasi, yakni meninjau kebun pembibitan pertamanan BP Batam dan dilanjutkan melihat lokasi tanaman hidroponik di lahan agrobisnis Temiang. Setelah itu kami melanjutkan peninjauan ke Waduk Sei Harapan,” kata Binsar.

Titik terakhir dari peninjauan di Waduk Sei Harapan, Dikatakan Binsar, Lokasi spillway Waduk Sei Harapan, melimpah setinggi 4 cm, kita mengharapkan ketersediaan air di Pulau Batam tetap terjaga untuk ke depannya.

Binsar Tambunan menambahkan, pengamanan akan terus ditingkatkan oleh Tim Patroli BP Batam yang terdiri dari Direktorat Pengamanan Aset dan BU Fasling dalam penjagaan catchment area.

Maulana Syahfutra, salah seorang anggota BIFZA CC, menginformasikan, dalam peninjauan ini sedikitnya 50 pesepeda dari komunitas BIFZA Cycling Community dan Mandiri Cycling Club (MCC) ikut serta dengan menempuh jarak sepanjang 21 kilometer.

Anggota Bidang Pengusahaan BP Batam, Syahril Japarin, berpesan untuk seluruh stakeholder harus bersama-sama untuk terus menjaga daerah tangkapan air waduk agar ketahanan air baku dari segi 3K (Kualitas, Kuantitas dan Kontinuitas) di Batam tetap terjaga.

“Karena menjaga dan mempertahankan lebih sulit dari pada membangun,” kata Syahril Japarin.

*(Zhr/GoWestId)

Teruskan Membaca
Advertisement
Berikan Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sebaran

Facebook