Dengan mengakses situs GoWest.ID, anda setuju dengan kebijakan privasi dan ketentuan penggunaannya.
Setuju
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
    ReportaseSimak lebih lanjut
    Kamis (25/06) Harga Emas di Batam Terpantau Menurun
    3 jam lalu
    Sah! Batam Punya Perda PSU, Pengembang Wajib Sediakan Jalan hingga TPS
    5 jam lalu
    Polisi Tetapkan Ayah Kandung Penganiaya Anak Jadi Tersangka
    6 jam lalu
    Walikota Batam Enggan Jawab Saat Ditanya Ada Orasi Politik di Pawai MBG Siswa
    19 jam lalu
    8.800 Dus Pasokan Baru Minyakita Mulai Didistribusikan
    21 jam lalu
  • Ragam
    RagamSimak lebih lanjut
    Piala Dunia 2026, Brace Vinicius Jr Pastikan Tim Samba Brasil Lolos Babak 32 Besar
    7 jam lalu
    Aplikasi Si-Pintar untuk Pendaftaran Sekolah Tahun 2026 di Bintan
    21 jam lalu
    KPAI Sesalkan Pawai Dukungan MBG Melibatkan Anak Sekolah di Batam
    2 hari lalu
    Pakar Hak Anak Soroti Pawai Dukungan MBG di Batam
    2 hari lalu
    Piala Dunia 2026: Enam Tim Lolos 32 Besar, Empat Lain Terhenti Lebih Awal
    2 hari lalu
  • Data
    DataSimak lebih lanjut
    Ikan Lepu (Lion Fish)
    1 hari lalu
    Pohon Bakau Api Api
    3 hari lalu
    Inflasi Perumahan Batam Meningkat pada Mei 2026
    3 hari lalu
    Pulau Benan, Lingga
    1 minggu lalu
    Raja Ali ibn Daeng Kamboja (Yang Dipertuan Muda Riau V)
    1 minggu lalu
  • Program
    ProgramSimak lebih lanjut
    Limas Potong; ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’ (Documentary)
    2 hari lalu
    “Tanjak Perkasa Alam Karimun”
    4 hari lalu
    #ComingSoon LIMAS POTONG: ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’
    1 minggu lalu
    Durai – Selat Gelam : “Jejak Masa Lalu & Alam yang Bersahabat”
    4 bulan lalu
    Moro – Sugi: “Surga Alam yang Tersembunyi”
    5 bulan lalu
  • id
    • zh-CN
    • en
    • id
TELUSUR
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Notifikasi Simak lebih lanjut
Aa
Aa
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
  • Ragam
  • Program
  • Data
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
  • Advertorial
© 2025 Indonesia Multimedia GoWest. All Rights Reserved.
Artikel

Satu Keluarga Keracunan Ayam Goreng, 2 Orang Tewas

Editor Admin 4 tahun lalu 542 disimak

SATU keluarga di warga Dusun Grudo, Desa Madiopuro, Sumobito, Jombang diduga mengalami keracunan setelah makan nasi dan ayam goreng. Dua orang meninggal, sedangkan empat korban lainnya masih dirawat.

Kepala Puskesmas Sumobito, dr Hexawan menyebutkan, kedua korban meninggal karena mengalami dehidrasi berat dan terlambat mendapatkan pertolongan.

Keracunan ini dialami satu keluarga yang terdiri dari pasangan suami istri Slamet M Yusuf (33) dan Sujik Mustiari (33), dua anak pasangan ini, Mareta Putri Regina (13) dan Savara Malikha Bilqis (6), serta ayah Slamet, Asmiadi (79).

Nahas, Bilqis meninggal dunia di kamar tidurnya pada Selasa (12/4) sekitar pukul 16.00 WIB. Sedangkan Asmiadi meninggal dalam perawatan di RSUD Jombang siang tadi sekitar pukul 11.20 WIB.

dr Hexawan mengatakan, satu keluarga tersebut mengalami mual, muntah, dan diare sejak Minggu (10/4) sekitar pukul 18.00 hingga 19.00 WIB. Namun, para korban tidak segera mencari pertolongan dengan berobat ke puskesmas maupun ke rumah sakit.

“Sampai Senin (11/4), seharian dia (Asmiadi) tidak makan sama sekali sampai lemas,” kata dr Hexawan di rumah duka dikutip detik.com, Rabu (13/4/2022).

Begitu juga yang dialami Bilqis. Bocah berusia 6 tahun itu meninggal tanpa sempat mendapat perawatan di puskesmas maupun rumah sakit. Slamet sekeluarga baru panik setelah putri keduanya itu meninggal.

Menurut dr Hexawan, Asmiadi dan cucunya, Mareta dilarikan ke Puskesmas Sumobito kemarin sore. Sedangkan Slamet dan istrinya dirawat di RSU PKU Muhamadiyah Mojoagung, Jombang.

“Saat datang di puskesmas kami cek, kondisinya (Asmiadi) lemas, sudah dehidrasi berat dan sesak (napas) banget,” jelasnya.

Sore itu juga, lanjut dr Hexawan, pihaknya merujuk Asmiadi ke RSUD Jombang. Sedangkan Tamara dirujuk ke RSU PKU Muhamadiyah Mojoagung tempat kedua orang tuanya dirawat.

“Kami rujuk karena khawatir terjadi gangguan metabolisme akibat gangguan elektrolit karena sudah melebihi 2×24 jam,” cetusnya.

Meninggalnya Asmiadi dan cucunya karena mengalami dehidrasi berat. Keduanya kekurangan cairan tubuh gara-gara mengalami muntah dan diare. Menurut dr Hexawan, nyawa kedua korban bisa diselamatkan seandainya segera mendapatkan pertolongan.

“Jadi, seandainya dia mual muntah, besoknya cairan masuk, Insya Allah tertolong. Tubuh itu kalau kekurangan cairan mengakibatkan gangguan metabolisme, bisa penyebab kematiannya kekurangan cairan itu,” tandasnya.

Korban keracunan ini berjumlah 6 orang. Korban keenam adalah Sutaji (47) yang juga warga Dusun Grudo. Ia ikut makan bersama menu nasi dan ayam goreng di rumah keluarga Slamet pada Minggu (10/4) sekitar pukul 16.00 WIB. Karena saat itu, Sutaji bekerja memperbaiki teras rumah korban.

Tiga korban selamat, Sujik, Slamet dan Mareta masih dirawat di RSU PKU Muhamadiyah Mojoagung. Sedangkan Sutaji yang sempat mual, muntah dan diare hanya minum obat dan istirahat di rumah. Kondisinya sudah pulih sehingga bisa kembali bekerja.

Penyebab keracunan satu keluarga ini masih dalam penyelidikan. Polisi menduga para korban keracunan ayam goreng yang mereka makan bersama.

Untuk memastikan penyebabnya, tim dari Dinas Kesehatan Kabupaten Jombang telah mengambil sampel sisa makanan yang dikonsumsi para korban. Yaitu mie, melon, serta ayam dan tulangnya. Sampel air sumur di rumah korban juga diambil petugas. Empat macam sampel itu akan dibawa ke Balai Besar Laboratorium Kesehatan (BBLK) Surabaya.

Kapolsek Sumobito, AKP Miftakhul Amin, menjelaskan Jumat (8/4) Sujik Mustiari (33) sang ibu membeli daging ayam potong dari pedagang keliling.

Namun, ibu dua anak itu tidak menyimpan daging ayam itu di lemari pendingin. Dua hari kemudian tepatnya pada Minggu (10/4) sekitar pukul 15.00 WIB, Sujik baru memasak daging ayam itu dengan cara digoreng.

Perempuan itu pun menyajikan ayam goreng itu makan bersama di rumahnya sekitar pukul 16.00 WIB. Ada 6 orang yang saat itu memakan masakan Sujik. Yakni suaminya, Slamet M Yusuf (33), dua anaknya: Mareta Putri Regina (13) dan Savara Malikha Bilqis (6), bapak mertuanya Asmiadi (79), dan tetangganya yang bekerja memperbaiki teras rumah Sutaji (47).

(*)

sumber: CNN Indonesia.com

Kaitan ayam goreng, Jombang, Keracunan, Satu Keluarga
Admin 13 April 2022 13 April 2022
Apa yang anda pikirkan
Suka sekali0
Sedih0
Gembira0
Tal peduli0
Marah0
Masa bodoh0
Geli0
Artikel Sebelumnya Kemenpan-RB: Mulai 2023 Tidak Ada Lagi Tenaga Honorer
Artikel Selanjutnya Hasil Survei: Mayoritas Publik Tak Percaya Klaim Big Data Luhut

APA YANG BARU?

Kamis (25/06) Harga Emas di Batam Terpantau Menurun
Artikel 3 jam lalu 52 disimak
Sah! Batam Punya Perda PSU, Pengembang Wajib Sediakan Jalan hingga TPS
Artikel 5 jam lalu 88 disimak
Polisi Tetapkan Ayah Kandung Penganiaya Anak Jadi Tersangka
Artikel 6 jam lalu 76 disimak
Piala Dunia 2026, Brace Vinicius Jr Pastikan Tim Samba Brasil Lolos Babak 32 Besar
Sports 7 jam lalu 75 disimak
Walikota Batam Enggan Jawab Saat Ditanya Ada Orasi Politik di Pawai MBG Siswa
Artikel 19 jam lalu 202 disimak

POPULER PEKAN INI

SAR Gabungan Sisir Perairan Tanjung Budus Cari Nelayan Hilang
Artikel 6 hari lalu 538 disimak
Jalan Lingkar Selatan Batam Dibangun, Tahap Awal Rp15 Miliar
Artikel 6 hari lalu 451 disimak
Pohon Bakau Api Api
Rupa 3 hari lalu 436 disimak
Lonjakan Malaria di Tanjungpinang, Senggarang dan Kampung Bugis Fokus Ditangani
Artikel 6 hari lalu 417 disimak
Kronologi Demo Mahasiswa Batam Yang Ricuh
Artikel 6 hari lalu 406 disimak
- Pariwara -
Ad imageAd image
about us

Kami berusaha menjadi CITIZEN yang netral dan objektif dalam menyampaikan pandangan serta pikiran tentang apapun di dunia ini.

  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
© Indonesia Multimedia GoWest 2026. All Rights Reserved.
adbanner
AdBlock Detected
Our site is an advertising supported site. Please whitelist to support our site.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?