Dengan mengakses situs GoWest.ID, anda setuju dengan kebijakan privasi dan ketentuan penggunaannya.
Setuju
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
    ReportaseSimak lebih lanjut
    Kapal Kargo Tabrak KM Putra Buluh di Perairan Bintan, 4 Nelayan Masih Hilang
    16 jam lalu
    Rumah Terbakar di Tanjungpinang, Diduga Akibat Obat Terapi yang Dibakar
    16 jam lalu
    Harga Emas Antam dan UBS di Batam Tembus Rp2,8 Juta/ Gram
    16 jam lalu
    Imigrasi Batam Gagalkan Keberangkatan 1.975 Calon Pekerja Migran Nonprosedural
    16 jam lalu
    Bareskrim Polri Temukan Brankas Ekstasi di Klab Malam Batam
    16 jam lalu
  • Ragam
    RagamSimak lebih lanjut
    17
    Tanjungpinang Riau – Agustus 1928 & 1938 (Bagian 2)
    15 jam lalu
    52.835 Siswa Baru SD-SMP di Batam Dapat Seragam Dari Pemko Batam
    2 hari lalu
    Waduk Nongsa Menyusut 2,5 Meter, BP Batam Siapkan Langkah Darurat
    2 hari lalu
    Krisis Tenaga Pendidik di Batam
    2 hari lalu
    14
    Tanjungpinang Riau – Agustus 1928 & 1938 (Bagian 1)
    2 hari lalu
  • Data
    DataSimak lebih lanjut
    Pengeluaran Warga Batam Melonjak Rp3,12 Juta per Bulan/ Kapita
    3 minggu lalu
    Tun Abdul Jamal (Temenggung Johor Riau 1757 – 1802)
    4 minggu lalu
    Realisasi Belanja Pemko Batam per Juli 2026
    1 bulan lalu
    Lebah Bergantung (Lebah Bergayut)
    1 bulan lalu
    Pulau Los, Tanjungpinang
    1 bulan lalu
  • Program
    ProgramSimak lebih lanjut
    Limas Potong; ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’ (Documentary)
    2 bulan lalu
    “Tanjak Perkasa Alam Karimun”
    2 bulan lalu
    #ComingSoon LIMAS POTONG: ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’
    2 bulan lalu
    Durai – Selat Gelam : “Jejak Masa Lalu & Alam yang Bersahabat”
    6 bulan lalu
    Moro – Sugi: “Surga Alam yang Tersembunyi”
    6 bulan lalu
  • id
    • zh-CN
    • en
    • id
TELUSUR
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Notifikasi Simak lebih lanjut
Aa
Aa
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
  • Ragam
  • Program
  • Data
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
  • Advertorial
© 2025 Indonesia Multimedia GoWest. All Rights Reserved.
Artikel

Satu Keluarga Keracunan Ayam Goreng, 2 Orang Tewas

Editor Admin 4 tahun lalu 549 disimak

SATU keluarga di warga Dusun Grudo, Desa Madiopuro, Sumobito, Jombang diduga mengalami keracunan setelah makan nasi dan ayam goreng. Dua orang meninggal, sedangkan empat korban lainnya masih dirawat.

Kepala Puskesmas Sumobito, dr Hexawan menyebutkan, kedua korban meninggal karena mengalami dehidrasi berat dan terlambat mendapatkan pertolongan.

Keracunan ini dialami satu keluarga yang terdiri dari pasangan suami istri Slamet M Yusuf (33) dan Sujik Mustiari (33), dua anak pasangan ini, Mareta Putri Regina (13) dan Savara Malikha Bilqis (6), serta ayah Slamet, Asmiadi (79).

Nahas, Bilqis meninggal dunia di kamar tidurnya pada Selasa (12/4) sekitar pukul 16.00 WIB. Sedangkan Asmiadi meninggal dalam perawatan di RSUD Jombang siang tadi sekitar pukul 11.20 WIB.

dr Hexawan mengatakan, satu keluarga tersebut mengalami mual, muntah, dan diare sejak Minggu (10/4) sekitar pukul 18.00 hingga 19.00 WIB. Namun, para korban tidak segera mencari pertolongan dengan berobat ke puskesmas maupun ke rumah sakit.

“Sampai Senin (11/4), seharian dia (Asmiadi) tidak makan sama sekali sampai lemas,” kata dr Hexawan di rumah duka dikutip detik.com, Rabu (13/4/2022).

Begitu juga yang dialami Bilqis. Bocah berusia 6 tahun itu meninggal tanpa sempat mendapat perawatan di puskesmas maupun rumah sakit. Slamet sekeluarga baru panik setelah putri keduanya itu meninggal.

Menurut dr Hexawan, Asmiadi dan cucunya, Mareta dilarikan ke Puskesmas Sumobito kemarin sore. Sedangkan Slamet dan istrinya dirawat di RSU PKU Muhamadiyah Mojoagung, Jombang.

“Saat datang di puskesmas kami cek, kondisinya (Asmiadi) lemas, sudah dehidrasi berat dan sesak (napas) banget,” jelasnya.

Sore itu juga, lanjut dr Hexawan, pihaknya merujuk Asmiadi ke RSUD Jombang. Sedangkan Tamara dirujuk ke RSU PKU Muhamadiyah Mojoagung tempat kedua orang tuanya dirawat.

“Kami rujuk karena khawatir terjadi gangguan metabolisme akibat gangguan elektrolit karena sudah melebihi 2×24 jam,” cetusnya.

Meninggalnya Asmiadi dan cucunya karena mengalami dehidrasi berat. Keduanya kekurangan cairan tubuh gara-gara mengalami muntah dan diare. Menurut dr Hexawan, nyawa kedua korban bisa diselamatkan seandainya segera mendapatkan pertolongan.

“Jadi, seandainya dia mual muntah, besoknya cairan masuk, Insya Allah tertolong. Tubuh itu kalau kekurangan cairan mengakibatkan gangguan metabolisme, bisa penyebab kematiannya kekurangan cairan itu,” tandasnya.

Korban keracunan ini berjumlah 6 orang. Korban keenam adalah Sutaji (47) yang juga warga Dusun Grudo. Ia ikut makan bersama menu nasi dan ayam goreng di rumah keluarga Slamet pada Minggu (10/4) sekitar pukul 16.00 WIB. Karena saat itu, Sutaji bekerja memperbaiki teras rumah korban.

Tiga korban selamat, Sujik, Slamet dan Mareta masih dirawat di RSU PKU Muhamadiyah Mojoagung. Sedangkan Sutaji yang sempat mual, muntah dan diare hanya minum obat dan istirahat di rumah. Kondisinya sudah pulih sehingga bisa kembali bekerja.

Penyebab keracunan satu keluarga ini masih dalam penyelidikan. Polisi menduga para korban keracunan ayam goreng yang mereka makan bersama.

Untuk memastikan penyebabnya, tim dari Dinas Kesehatan Kabupaten Jombang telah mengambil sampel sisa makanan yang dikonsumsi para korban. Yaitu mie, melon, serta ayam dan tulangnya. Sampel air sumur di rumah korban juga diambil petugas. Empat macam sampel itu akan dibawa ke Balai Besar Laboratorium Kesehatan (BBLK) Surabaya.

Kapolsek Sumobito, AKP Miftakhul Amin, menjelaskan Jumat (8/4) Sujik Mustiari (33) sang ibu membeli daging ayam potong dari pedagang keliling.

Namun, ibu dua anak itu tidak menyimpan daging ayam itu di lemari pendingin. Dua hari kemudian tepatnya pada Minggu (10/4) sekitar pukul 15.00 WIB, Sujik baru memasak daging ayam itu dengan cara digoreng.

Perempuan itu pun menyajikan ayam goreng itu makan bersama di rumahnya sekitar pukul 16.00 WIB. Ada 6 orang yang saat itu memakan masakan Sujik. Yakni suaminya, Slamet M Yusuf (33), dua anaknya: Mareta Putri Regina (13) dan Savara Malikha Bilqis (6), bapak mertuanya Asmiadi (79), dan tetangganya yang bekerja memperbaiki teras rumah Sutaji (47).

(*)

sumber: CNN Indonesia.com

Kaitan ayam goreng, Jombang, Keracunan, Satu Keluarga
Admin 13 April 2022 13 April 2022
Apa yang anda pikirkan
Suka sekali0
Sedih0
Gembira0
Tal peduli0
Marah0
Masa bodoh0
Geli0
Artikel Sebelumnya Kemenpan-RB: Mulai 2023 Tidak Ada Lagi Tenaga Honorer
Artikel Selanjutnya Hasil Survei: Mayoritas Publik Tak Percaya Klaim Big Data Luhut

APA YANG BARU?

Tanjungpinang Riau – Agustus 1928 & 1938 (Bagian 2)
Histori 15 jam lalu 157 disimak
Kapal Kargo Tabrak KM Putra Buluh di Perairan Bintan, 4 Nelayan Masih Hilang
Artikel 16 jam lalu 167 disimak
Rumah Terbakar di Tanjungpinang, Diduga Akibat Obat Terapi yang Dibakar
Artikel 16 jam lalu 166 disimak
Harga Emas Antam dan UBS di Batam Tembus Rp2,8 Juta/ Gram
Artikel 16 jam lalu 147 disimak
Imigrasi Batam Gagalkan Keberangkatan 1.975 Calon Pekerja Migran Nonprosedural
Artikel 16 jam lalu 139 disimak

POPULER PEKAN INI

Amsakar Lantik 2 Pejabat Eselon II, Geser Ratusan ASN di “Babak Pertama” Rotasi 2026
Artikel 7 hari lalu 503 disimak
“Berkarya untuk Negeri”: Mobil Hias RW 20 Cipta Permata Ikut Ramaikan Pawai Pembangunan Kota Batam
Artikel 2 hari lalu 466 disimak
BP Batam Dukung Pemerintah Pusat: Penataan Lahan & Laut Harus Ada Kepastian Hukum
Artikel 6 hari lalu 411 disimak
Diduga Terjadi Pengavelingan Laut di Teluk Tering, BP Batam Verifikasi Alokasi Lahan 28 Perusahaan
Artikel 3 hari lalu 326 disimak
Tanjungpinang Riau – Agustus 1928 & 1938 (Bagian 1)
Histori 2 hari lalu 256 disimak
- Pariwara -
Ad imageAd image
about us

Kami berusaha menjadi CITIZEN yang netral dan objektif dalam menyampaikan pandangan serta pikiran tentang apapun di dunia ini.

  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
© Indonesia Multimedia GoWest 2026. All Rights Reserved.
adbanner
AdBlock Detected
Our site is an advertising supported site. Please whitelist to support our site.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?