Dengan mengakses situs GoWest.ID, anda setuju dengan kebijakan privasi dan ketentuan penggunaannya.
Setuju
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
    ReportaseSimak lebih lanjut
    Bulog Pasok Lagi 90 Ribu Liter MinyaKita Untuk Distribusi Tanjungpinang, Bintan & Lingga
    2 jam lalu
    Batam Jadi Pilot Project Nasional Program Bansos Online
    2 jam lalu
    Polda Kepri Selidiki Gagal Berangkatnya Kontingen Pesparawi ke Papua
    2 jam lalu
    Dishub Batam Targetkan 8 Halte Baru Rampung Oktober 2026
    3 jam lalu
    Dugaan Eksploitasi Anak dalam Pawai MBG, PMII Batam Buat Laporan ke Polisi
    4 jam lalu
  • Ragam
    RagamSimak lebih lanjut
    Catatan Rekor Mengesankan Iringi Meksiko Lolos ke Babak 16 Besar
    28 detik lalu
    Sepeda Pancal
    1 jam lalu
    Tiga Gol Prancis ke Gawang Swedia Mantapkan Langkah ke Babak 16 Besar
    10 jam lalu
    2.950 Siswa Batam Gagal Masuk Sekolah Negeri, Kebanyakan Gugur Gara-Gara Berkas
    11 jam lalu
    Kalahkan Pantai Gading 1-2, The Vikings Norwegia Lolos ke Babak 16 Besar
    13 jam lalu
  • Data
    DataSimak lebih lanjut
    Mei 2026: Inflasi Sektor Informasi dan Komunikasi Karimun di Angka 0,1 Persen
    2 hari lalu
    Kancil/ Pelanduk (Tragulidae) di Kepulauan Riau
    4 hari lalu
    Data Volume Sampah di Kota Batam 2026
    4 hari lalu
    Statistika Harga Makanan dan Rokok Melonjak di Batam
    6 hari lalu
    Ikan Lepu (Lion Fish)
    1 minggu lalu
  • Program
    ProgramSimak lebih lanjut
    Limas Potong; ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’ (Documentary)
    1 minggu lalu
    “Tanjak Perkasa Alam Karimun”
    1 minggu lalu
    #ComingSoon LIMAS POTONG: ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’
    2 minggu lalu
    Durai – Selat Gelam : “Jejak Masa Lalu & Alam yang Bersahabat”
    4 bulan lalu
    Moro – Sugi: “Surga Alam yang Tersembunyi”
    5 bulan lalu
  • id
    • zh-CN
    • en
    • id
TELUSUR
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Notifikasi Simak lebih lanjut
Aa
Aa
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
  • Ragam
  • Program
  • Data
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
  • Advertorial
© 2025 Indonesia Multimedia GoWest. All Rights Reserved.
Artikel

Sudah Berusia 300 Tahun, Vihara Dharma Sasana Tanjungpinang Ramai Dikunjungi Saat Imlek

Editor Admin 3 tahun lalu 1.1k disimak

VIHARA Dharma Sasana di Kota Tanjungpinang, banyak dikunjungi pada momen Perayaan Tahun Baru Imlek 2574. Vihara yang berada persis di kawasan pesisir Kelurahan Senggarang, Kecamatan Tanjungpinang Kota ini, ternyata sudah berusia mencapai 300 tahun.

Untuk menuju Vihara Dharma Sasana, dari pusat kota memakan waktu sekitar 30 menit melalui jalur darat, sementara jika menggunakan jalur laut hanya memakan waktu sekitar 10 menit.

Menurut A Hua, pengurus Vihara Dharma Sasana, dalam dua hari terakhir jumlah pengunjung hampir 1.000 orang yang didominasi warga Tionghoa untuk melaksanakan sembahyang Imlek.

“Semalam yang paling ramai. Kalau hari ini agak kurang, akibat hujan sejak pagi hingga sore hari. Besok sampai lusa, pengunjung vihara diperkirakan kembali ramai,” katanya dikutip dari Antara, Senin (23/1/2023).

Menurut A Hua pihaknya tidak membatasi jumlah warga Tionghoa yang hendak melaksanakan ibadah Imlek di vihara itu, seiring pelonggaran pembatasan aktivitas sosial masyarakat karena makin membaiknya situasi pandemi Covid-19.

Bahkan banyak pengunjung selain warga Tionghoa yang datang berkunjung ke salah satu vihara tertua di Provinsi Kepri itu, misalnya umat agama Islam untuk sekadar mengisi hari libur Imlek.

“Dari dulu, siapapun boleh datang ke sini. Tak hanya saat perayaan Imlek, hari-hari biasa juga ramai yang datang berkunjung guna melihat salah satu cagar budaya ini,” ujar A Hua.

Pihak vihara tidak mengenakan biaya masuk bagi pengunjung Vihara Dharma Sasana, namun diimbau tetap harus menjaga ketertiban dan keamanan bersama, misalnya tidak membuang sampah sembarangan karena vihara tersebut sangat dijaga dan dirawat dengan baik oleh pihak pengurus.

Ramainya pengunjung di Vihara Dharma Sasana dalam dua hari ke belakang dimanfaatkan oleh para pedagang kaki lima (PKL) untuk berjualan di area vihara tersebut.

Para pedagang itu berjualan aneka jajanan anak-anak, makanan ringan, hingga mainan yang sedang tren di Indonesia yaitu lato-lato.

Salah seorang pedagang mainan Agus berterima kasih kepada pihak Vihara Dharma Sasana karena memberikan izin berjualan di sekitar vihara selama hari libur Imlek.

“Alhamdulillah, dalam dua hari ini hasil jualan lumayan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari,” ucap Agus.

Sementara, Dedi Arman selaku Peneliti Pusat Riset Kewilayahan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengatakan Vihara Dharma Sasana diyakini sebagai vihara tertua di Tanjungpinang. Dibangun sekitar abad ke-18, semasa YMDR (Yang Dipertuan Muda Riau) II (Daeng Celak, 1728-1748).

Vihara ini menampilkan arsitektur kolonial dan ragam hias China dengan atap berbentuk pelana. Keberadaan klenteng ini merupakan bukti eksistensi warga China di daerah ini sejak zaman Kerajaan Riau dulu.

Dibangun sekitar 200-300 tahun yang lalu oleh imigran dari China daratan pada abad ke-18 M, menurut dia, komplek vihara ini memiliki empat bangunan utama. Tiga di antaranya merupakan kelenteng dan merupakan bangunan awal, berada pada bagian depan kompleks menghadap ke laut.

Bangunan yang keempat berada di bagian belakang klenteng pada tanah lebih tinggi. Tiga bangunan klenteng pada bagian depan diperuntukkan bagi dewa-dewa China.

Nama ketiga klenteng tersebut antara lain, klenteng Fu De Zheng Shen, dewa yang terdapat pada klenteng ini adalah Dewa Phe Kong yaitu dewa bagi keselamatan di daratan, dalam hal ini bagi wilayah Senggarang.

Klenteng yang kedua adalah Tian Hou Sheng Mu, terdapat tiga buah dewa, berada di tengah adalah dewa Ma Chou yaitu dewa untuk keselamatan dalam perjalanan di laut, di kiri dan kanan adalah dewa Phe Kong dengan sebutan Lou Wei Sheng (berada di kanan diperuntukkan bagi keselamatan orang yang sudah mati) dan To Po Kong (di kiri diperuntukkan bagi keselamatan mereka yang di darat), yang ketiga adalah klenteng Yuan Tien Shang Di, di dalamnya juga terdapat dewa Phe Kong.

Sedangkan bangunan pada bagian belakang diperuntukkan bagi Sang Buddha Amitabbha, merupakan bangunan baru.

Kompleks Vihara Dharma Sasana terdiri dari 4 bangunan yang berupa 1 buah bangunan baru (Vihara Dharma Sasana) dan 3 buah bangunan lama (Klenteng Yuan Tiang Shang Di, Klenteng Fu De Zheng Shen, dan Klenteng Tian Hou Sheng Mu).

“Vihara Dharma Sasana didirikan tahun 1988, sedangkan 3 klenteng yang lama diperkirakan dibangun sekitar abad ke-18,” kata mantan Peneliti Sejarah di Balai Pelestarian Nilai Sejarah (BPNB) Provinsi Kepri tersebut.

(*/pir)

Kaitan imlek, kepri, tanjungpinang, Vihara Dharma Sasana
Admin 23 Januari 2023 23 Januari 2023
Apa yang anda pikirkan
Suka sekali0
Sedih0
Gembira0
Tal peduli0
Marah0
Masa bodoh0
Geli0
Artikel Sebelumnya Puluhan Rumah Warga di Karimun Terendam Banjir Rob
Artikel Selanjutnya Tingkatkan Kompetensi, Pemkab Bintan Alokasikan Rp 1 Miliar untuk Sertifikasi Guru PAI SD dan SMP

APA YANG BARU?

Catatan Rekor Mengesankan Iringi Meksiko Lolos ke Babak 16 Besar
Sports 28 detik lalu 1 disimak
Sepeda Pancal
Catatan Netizen 1 jam lalu 59 disimak
Bulog Pasok Lagi 90 Ribu Liter MinyaKita Untuk Distribusi Tanjungpinang, Bintan & Lingga
Artikel 2 jam lalu 75 disimak
Batam Jadi Pilot Project Nasional Program Bansos Online
Artikel 2 jam lalu 69 disimak
Polda Kepri Selidiki Gagal Berangkatnya Kontingen Pesparawi ke Papua
Artikel 2 jam lalu 92 disimak

POPULER PEKAN INI

Akomodasi Keluhan Warga, Pemko Batam Alihkan Proyek TPS ke 140 Bin Kontainer
Lingkungan 4 hari lalu 465 disimak
Sah! Batam Punya Perda PSU, Pengembang Wajib Sediakan Jalan hingga TPS
Artikel 6 hari lalu 373 disimak
Data Volume Sampah di Kota Batam 2026
Statistik 4 hari lalu 359 disimak
Statistika Harga Makanan dan Rokok Melonjak di Batam
Statistik 6 hari lalu 323 disimak
Piala Dunia 2026, Brace Vinicius Jr Pastikan Tim Samba Brasil Lolos Babak 32 Besar
Sports 6 hari lalu 316 disimak
- Pariwara -
Ad imageAd image
about us

Kami berusaha menjadi CITIZEN yang netral dan objektif dalam menyampaikan pandangan serta pikiran tentang apapun di dunia ini.

  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
© Indonesia Multimedia GoWest 2026. All Rights Reserved.
adbanner
AdBlock Detected
Our site is an advertising supported site. Please whitelist to support our site.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?