Dengan mengakses situs GoWest.ID, anda setuju dengan kebijakan privasi dan ketentuan penggunaannya.
Setuju
GoWest.IDGoWest.ID
  • Reportase
    ReportaseSimak lebih lanjut
    KJRI Johor Bahru Pulangkan 232 WNI dan PMI via Batam
    8 jam lalu
    Pengendara Motor Tewas Ditabrak Fortuner Yang Dikendarai WNA
    9 jam lalu
    Pemprov Kepri Bentuk BLUD Konservasi Perairan Bintan
    11 jam lalu
    Tiga Kendaraan Terlibat Tabrakan Beruntun di Batam
    1 hari lalu
    Kembali Menuai Sorotan Terkait Keluhan WNA, Imigrasi Batam Berikan Penjelasan
    1 hari lalu
  • Ragam
    RagamSimak lebih lanjut
    Bus Sekolah Gratis di Tanjungpinang Masih Sepi Peminat
    9 jam lalu
    PSG Tantang Arsenal di Partai Puncak Liga Champions Eropa
    2 hari lalu
    Inter Milan Raih Scudetto ke 21, Pesta Biru Hitam di Kota Milano
    5 hari lalu
    Disdik Batam Himbau Keluarga Mampu Pilih Sekolah Swasta
    5 hari lalu
    “Di Lahan Gambir yang Rusak dan Reruntuhan Istana Riouw Lama”
    6 hari lalu
  • Data
    DataSimak lebih lanjut
    Tabel Ringkasan Inflasi Kota Batam (April 2026)
    3 hari lalu
    Data Kemiskinan di Batam Terbaru
    6 hari lalu
    Data Kinerja Nilai Ekspor Batam Januari–Februari 2026 yang Turun
    6 hari lalu
    Pulau Pecong, Batam
    2 minggu lalu
    Jumlah Penduduk Beragama Islam di Kota Batam
    2 bulan lalu
  • Program
    ProgramSimak lebih lanjut
    Durai – Selat Gelam : “Jejak Masa Lalu & Alam yang Bersahabat”
    3 bulan lalu
    Moro – Sugi: “Surga Alam yang Tersembunyi”
    3 bulan lalu
    “Kundur & Buru – Pesona dan Tradisi”
    4 bulan lalu
    “Karimun Besar – Harmoni Alam & Budaya”
    4 bulan lalu
    #Full Hendrik; Pujakesuma di DPRD Batam
    10 bulan lalu
  • id
    • zh-CN
    • en
    • id
TELUSUR
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Notifikasi Simak lebih lanjut
Aa
Aa
GoWest.IDGoWest.ID
  • Reportase
  • Ragam
  • Program
  • Data
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
  • Advertorial
© 2025 Indonesia Multimedia GoWest. All Rights Reserved.
Artikel

Tuntut PM Najib Mundur, Puluhan Ribu Massa Duduki Kuala Lumpur

Editor Admin 9 tahun lalu 1.6k disimak
Foto : © malaysiaoutlook.com

PULUHAN ribu massa menduduki Kota Kuala Lumpur, Malaysia, Sabtu (19/11) kemarin.

Massa dengan dress code kaus kuning, melakukan aksi unjuk rasa dengan tajuk Bersih 5.0. Mereka menuntut Perdana Menteri Najib Razak mundur dari jabatannya.

Massa mengawali aksi dengan long march ke Menara Kembar Petronas. Awalnya, massa hendak memusatkan Bersih 5.0 di Independence Square atau Dataran Merdeka. Namun, polisi menjaga ketat area tersebut dan menghalau massa.

Puluhan ribu orang dari berbagai penjuru Malaysia tersebut lantas berjalan ke Petronas. Pergerakan massa itu membuat lalu lintas di kota tersebut terganggu. Unjuk rasa kemudian berlangsung di depan tetenger Malaysia tersebut.

Mantan PM Malaysia Mahathir Mohamad juga hadir dalam Bersih 5.0. Sebuah podium disiapkan bagi tokoh oposisi senior itu.

”Biarkan dia (Najib, Red) datang dan menangkap kita. Namun, kita akan tetap berdiri di sini demi para pemimpin yang ditangkap dan ditahan karena alasan yang tidak jelas, termasuk Maria Chin,” tegas politikus 91 tahun tersebut.

Selain Mahathir, aksi Bersih 5.0 dihadiri Muhyiddin Yassin. Politikus yang didepak Najib dari jabatannya sebagai wakil PM itu memimpin yel-yel anti-Najib kemarin.

”Najib Mundur! Najib Mundur!” seru pria 69 tahun tersebut.

Muhyiddin dipecat setelah mengimbau Najib jujur kepada rakyat terkait skandal 1MDB (1Malaysia Development Berhad). Muhyiddin meyakini bahwa pemimpin 63 tahun itu bersalah.

Jika dibandingkan dengan aksi tahun lalu, jumlah massa dalam unjuk rasa damai jauh lebih sedikit. Polisi melaporkan bahwa Bersih 5.0 diikuti sekitar 15 ribu orang.

Tapi, sejumlah media menyebutkan angka yang lebih besar, yaitu 40 ribu orang. Padahal, Bersih 4.0 diikuti 200 ribu orang.

Sebenarnya Najib berniat membatalkan aksi protes yang sudah lama digembar-gemborkan tersebut. Jumat malam (18/11), polisi menangkap Maria Chin yang juga chairwoman gerakan Bersih.

Dia dibawa ke kantor polisi dan ditahan untuk keperluan penyelidikan. Pada waktu bersamaan, polisi menangkap tokoh-tokoh Bersih yang lain.

Maria dan tokoh oposisi lainnya ditahan karena melanggar Security Offences (Special Measures) Act alias Sosma. Berdasar aturan itu, polisi berhak menahan tersangka tanpa melalui proses pengadilan. Mereka juga bisa ditahan dalam batas waktu yang tak terhingga.

Menyusul Maria dan sepuluh tokoh lainnya, dua demonstran Bersih 5.0 ditangkap di tengah unjuk rasa kemarin. Salah satunya adalah Fahmi Reza yang juga dikenal sebagai selebriti Malaysia.

”Negara ini dipimpin komplotan badut dan bandit. Saya di sini untuk memprotes PM dan kroninya,” ucap Reza, sesaat sebelum diamankan polisi di tengah kerumunan.

Wakil PM Ahmad Zahid Hamidi menyatakan, penangkapan berlangsung hingga beberapa hari ke depan. Sebab, Bersih 5.0 bertentangan dengan hukum.

”Melawan pemerintah yang sedang berkuasa dan berusaha menggulingkannya melalui aksi jalanan seperti ini melanggar hukum,” tuturnya.

Aksi aparat Malaysia yang menangkap massa pendemo, dikecam oleh PBB dan Amnesti Internasional (AI). Mereka menilai penangkapan dan penahanan tanpa alasan yang jelas.

”Undang-undang tidak seharusnya dijadikan sebagai senjata untuk membungkam suara rakyat. Bebaskan segera Maria Chin dan teman-temannya,” tuntut Laurent Meillan, perwakilan Komisi HAM PBB Asia Tenggara. ***

Kaitan aksi massa, bersih 5.0, demo, mahathir muhammad, malaysia, PM Najib
Admin 20 November 2016 20 November 2016
Apa yang anda pikirkan
Suka sekali0
Sedih0
Gembira0
Tal peduli0
Marah0
Masa bodoh0
Geli0
Artikel Sebelumnya Penyebar Berita Hoax Bisa Dijerat Pidana 6 Tahun
Artikel Selanjutnya FK Unpad Fair 2016, Mahasiswa Peduli “Lupus”

APA YANG BARU?

KJRI Johor Bahru Pulangkan 232 WNI dan PMI via Batam
Artikel 8 jam lalu 137 disimak
Bus Sekolah Gratis di Tanjungpinang Masih Sepi Peminat
Pendidikan 9 jam lalu 144 disimak
Pengendara Motor Tewas Ditabrak Fortuner Yang Dikendarai WNA
Artikel 9 jam lalu 148 disimak
Pemprov Kepri Bentuk BLUD Konservasi Perairan Bintan
Artikel 11 jam lalu 135 disimak
Tiga Kendaraan Terlibat Tabrakan Beruntun di Batam
Artikel 1 hari lalu 216 disimak

POPULER PEKAN INI

“Di Lahan Gambir yang Rusak dan Reruntuhan Istana Riouw Lama”
Histori 6 hari lalu 670 disimak
Kedai-kedai Kopi Singapura yang Bertahan Lama
Catatan Netizen 6 hari lalu 575 disimak
Prakiraan Cuaca, Potensi Hujan Masih Terjadi di Batam dan Sekitarnya
Artikel 5 hari lalu 562 disimak
Polsek Bengkong Amankan Pelaku Pelecehan Seksual Kepada Anak Di Bawah Umur
Artikel 5 hari lalu 530 disimak
Ratusan Pengajuan UWT Warga Puskopkar Batuaji Tertahan di BP Batam
Artikel 6 hari lalu 525 disimak
- Pariwara -
Ad imageAd image
about us

Kami berusaha menjadi CITIZEN yang netral dan objektif dalam menyampaikan pandangan serta pikiran tentang apapun di dunia ini.

  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
© Indonesia Multimedia GoWest 2026. All Rights Reserved.
adbanner
AdBlock Detected
Our site is an advertising supported site. Please whitelist to support our site.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?