Dengan mengakses situs GoWest.ID, anda setuju dengan kebijakan privasi dan ketentuan penggunaannya.
Setuju
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
    ReportaseSimak lebih lanjut
    Lupa Matikan Kompor, Dapur Warung di Tanjungpinang Ludes Terbakar
    10 jam lalu
    Sempat Ditahan di Malaysia, 4 Nelayan Asal Bintan Akhirnya Dipulangkan KJRI Johor Bahru
    12 jam lalu
    Anggaran Terbatas, Pemko Batam Baru Bisa Cover 4.000 Lansia dari 20 Ribu Target Penerima
    15 jam lalu
    Harga Emas di Batam Naik Lagi
    15 jam lalu
    Cuaca di Kota Batam Jum’at (3/07) Diprediksi Cerah Berawan
    1 hari lalu
  • Ragam
    RagamSimak lebih lanjut
    Kalahkan Austria 0-3, Tim Matador isi 1 Slot di Babak 16 Besar
    20 jam lalu
    Susul Kanada dan Meksiko, Tuan Rumah Amerika Masuk Babak 16 Besar
    2 hari lalu
    Dramatis Belgia Kontra Senegal, Belgia Unggul 3-2
    2 hari lalu
    Dual Gol Harry Kane ke Gawang Kongo Bawa Inggris ke Babak Selanjutnya
    2 hari lalu
    Catatan Rekor Mengesankan Iringi Meksiko Lolos ke Babak 16 Besar
    2 hari lalu
  • Data
    DataSimak lebih lanjut
    Lebah Bergantung (Lebah Bergayut)
    11 jam lalu
    Pulau Los, Tanjungpinang
    12 jam lalu
    Analisis Data: Kuota Bansos di Batam dan Efektivitas Sistem Bansos Online
    15 jam lalu
    Mei 2026: Inflasi Sektor Informasi dan Komunikasi Karimun di Angka 0,1 Persen
    4 hari lalu
    Kancil/ Pelanduk (Tragulidae) di Kepulauan Riau
    6 hari lalu
  • Program
    ProgramSimak lebih lanjut
    Limas Potong; ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’ (Documentary)
    2 minggu lalu
    “Tanjak Perkasa Alam Karimun”
    2 minggu lalu
    #ComingSoon LIMAS POTONG: ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’
    2 minggu lalu
    Durai – Selat Gelam : “Jejak Masa Lalu & Alam yang Bersahabat”
    5 bulan lalu
    Moro – Sugi: “Surga Alam yang Tersembunyi”
    5 bulan lalu
  • id
    • zh-CN
    • en
    • id
TELUSUR
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Notifikasi Simak lebih lanjut
Aa
Aa
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
  • Ragam
  • Program
  • Data
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
  • Advertorial
© 2025 Indonesia Multimedia GoWest. All Rights Reserved.
Artikel

Yang Perlu Diketahui tentang Cacar Monyet : Bukan Penyakit Mematikan

Editor Admin 7 tahun lalu 1.7k disimak

VIRUS cacar monyet menjadi topik pembicaraan yang hangat bagi masyarakat di Batam belakangan ini. Bagaimana tidak, penyakit yang dalam istilah medis disebut monkeypox muncul di Singapura negara yang berbatasan langsung dengan Kepri, belum lama ini.

Menanggapi isu mewabahnya penyakit yang disebabkan oleh virus pox itu, Kementerian Kesehatan RI menggelar rapat sosialisasi kewaspadaan dini cacar monyet di gedung Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalain Penyakit (BTKLPP) di Sagulung, Kota Batam, Kamis (16/5/2019). Sosialisasi tersebut dihadiri stakeholder yang bernaung di bawah Kemenkes RI dan pusat layanan kesehatan masyarakat swasta lainnya.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kepri, Tjetjep Yudiana menuturkan, sejauh ini Kota Batam dan Provinsi Kepri, masih aman dari serangan virus monkeypox tersebut. Sejak awal mencuat, lanjutnya, pihaknya dan instansi terkait seperti KKP dan lain-lain saling berkoordinasi untuk mencari tahu.

Hasilnya memang belum ditemukan warga di Batam dan Provinsi Kepri yang terjangkit monkeypox.

“Tapi untuk antisipasi kami sudah sediakan dua rumah sakit pemerintah yakni RSBP dan RSUD Embung Fatimah untuk siagakan ruangan isolasi khusus,” ujarnnya.

Menurutnya, cacar monyet bukan penyakit yang berisiko dan menyebabkan kematian.

“Tingkat kematian akibat penyakit ini sangat kecil di bawah 10 persen. Lebih bahaya DBD daripada ini,” ujar Tjetjep. karen itu, Tjetjep meminta masyarakat jangan terlalu khawatir dengan penyakit cacar monyet. “Tapi untuk upaya pencegahan tetap harus diperhatikan dengan menghindari kontak langsung dengan monyet atau hewan perimata lainnya,” jelasnya.

Selain itu masyarakat harus membiasakan pola hidup sehat “Budaya hidup sehat itu sangat penting,” ujar Tjetjep.

Subdit PIE Dirjen P2P Kemenkes RI, Chita, menjelaskan, cacar monyet muncul pertama kali di Afrika sejak 1970. Dikutip dari berbagai sumber di Afrika, infeksi cacar monyet ditemukan pada banyak spesies hewan, seperti tupai tali, tupai pohon, tikus Gambia, dormice dan primata.

Penyakit ini sempat menyebar ke beberapa begara di dunia diantaranya; di Amarika Serikat tahun 2003 melalui tikus Afrika, di Nigeri tahun 2017, di Inggris dan Israel tahun 2018 dan terakhir di Singapura beberapa waktu lalu. Namun demikian monkeypox bukan penyakit mematikan sebab rasio kematian dibawa 10 persen sejak tahun 1980 silam.

“Meskipun vaksin untuk cacar ini sudah dihentikan sejak tahun 1980 an, tapi risiko kematian tetap kecil. 1-10 persen saja,” ujar Chita Kepala BTKLPP, Slamet Mulsiswanto, menyambut baik sosialisasi tersebut. BTKLPP yang merupakan bagian dari lembaga kesehatan pemerintah bertanggunghawab untuk memberantas dan mencegah penyebaran penyakit terjangkit apapun melalui penelitian dan kajian.

“Khusus untuk cacar monyet ini, kami juga ikut mengkaji dan meneliti baik untuk pencegahan ataupun penanganan jika ada suspek,” jelasnya. Pihaknya memmiliki peralatan pemeriksa suhu tubuh dan akan disiagakan di pintu keluar dan masuk pelabuhan internasional di Kota Batam. “Nanti kita kerja sama dengan KKP atau stakeholder di pintu keluar masuk jika deteksi ada suspek bisa bawa cek ke sini,” ujar Slamet.

(*)

Kaitan batam, cacar monyet, singapura, top
Admin 17 Mei 2019 17 Mei 2019
Apa yang anda pikirkan
Suka sekali0
Sedih0
Gembira0
Tal peduli0
Marah0
Masa bodoh0
Geli0
Artikel Sebelumnya Oceanna 6 Kandas di Perairan Ngenang
Artikel Selanjutnya Avenger : Endgame Dalam Kacamata Ilmu Pengetahuan

APA YANG BARU?

Lupa Matikan Kompor, Dapur Warung di Tanjungpinang Ludes Terbakar
Artikel 10 jam lalu 146 disimak
Lebah Bergantung (Lebah Bergayut)
Seni 11 jam lalu 126 disimak
Sempat Ditahan di Malaysia, 4 Nelayan Asal Bintan Akhirnya Dipulangkan KJRI Johor Bahru
Artikel 12 jam lalu 118 disimak
Pulau Los, Tanjungpinang
Wilayah 12 jam lalu 122 disimak
Analisis Data: Kuota Bansos di Batam dan Efektivitas Sistem Bansos Online
Statistik 15 jam lalu 141 disimak

POPULER PEKAN INI

Akomodasi Keluhan Warga, Pemko Batam Alihkan Proyek TPS ke 140 Bin Kontainer
Lingkungan 7 hari lalu 511 disimak
Data Volume Sampah di Kota Batam 2026
Statistik 7 hari lalu 407 disimak
Kancil/ Pelanduk (Tragulidae) di Kepulauan Riau
Rupa 6 hari lalu 340 disimak
Debarkasi Haji Batam Hampir Tuntas, 10.516 Jamaah Pulang, Tinggal Kloter 25 di Madinah
Artikel 5 hari lalu 320 disimak
Lebih Mudah dan Murah, Trans Batam Resmi Layani Tujuan Bandara Hang Nadim
Artikel 4 hari lalu 308 disimak
- Pariwara -
Ad imageAd image
about us

Kami berusaha menjadi CITIZEN yang netral dan objektif dalam menyampaikan pandangan serta pikiran tentang apapun di dunia ini.

  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
© Indonesia Multimedia GoWest 2026. All Rights Reserved.
adbanner
AdBlock Detected
Our site is an advertising supported site. Please whitelist to support our site.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?