Dengan mengakses situs GoWest.ID, anda setuju dengan kebijakan privasi dan ketentuan penggunaannya.
Setuju
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
    ReportaseSimak lebih lanjut
    Dua Warga Dilaporkan Meninggal Dalam Bentrokan di Setokok
    5 jam lalu
    Sengketa Lahan di Barelang Memanas, Bentrokan Pecah di Jembatan III Setokok
    5 jam lalu
    Lajur Prioritas Trans Batam Diterapkan Bertahap, Mulai Batam Center
    17 jam lalu
    Cegah Aset Kabur, Buruh PT Ghim Li Batam Bersiaga 24 Jam di Depan Pabrik
    17 jam lalu
    Hujan Ringan Diprakirakan Basahi Batam Siang Hingga Sore
    17 jam lalu
  • Ragam
    RagamSimak lebih lanjut
    Warga Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan
    4 jam lalu
    Siswa Tanjungpinang Dialihkan Belajar Daring hingga 18 September 2026
    5 jam lalu
    Kebakaran Lahan Berulang di Desa Sebong Pereh; Diduga Sengaja Dibakar
    3 hari lalu
    Ekspedisi Dokumentasi Prasasti Pasir Panjang 1955
    7 hari lalu
    “Absensi Digital Langsung ke WhatsApp Orang Tua’
    7 hari lalu
  • Data
    DataSimak lebih lanjut
    Raja Haji Abdullah ibn Raja Haji Ahmad
    5 hari lalu
    8
    Masjid Al Mubaraq, Karimun (Masjid Raja Haji Abdullah)
    1 minggu lalu
    Realisasi Belanja Pemko Tanjungpinang hingga September 2026
    1 minggu lalu
    Tanjung Lamun, Batam
    1 minggu lalu
    Gunung Kijang, Bintan
    1 minggu lalu
  • Program
    ProgramSimak lebih lanjut
    Limas Potong; ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’ (Documentary)
    3 bulan lalu
    “Tanjak Perkasa Alam Karimun”
    3 bulan lalu
    #ComingSoon LIMAS POTONG: ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’
    3 bulan lalu
    Durai – Selat Gelam : “Jejak Masa Lalu & Alam yang Bersahabat”
    7 bulan lalu
    Moro – Sugi: “Surga Alam yang Tersembunyi”
    7 bulan lalu
  • id
    • zh-CN
    • en
    • id
TELUSUR
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Notifikasi Simak lebih lanjut
Aa
Aa
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
  • Ragam
  • Program
  • Data
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
  • Advertorial
© 2025 Indonesia Multimedia GoWest. All Rights Reserved.
Budaya

28 Tahun Vakum, Festival Raja Ali Haji Kembali Digelar

Editor Admin 2 tahun lalu 838 disimak
Pembukaan Festival Raja Ali Haji (RAH) kembali diselenggarakan di tahun 2024 di kawasan Balai Adat Pulau Penyengat, Tanjungpinang. © F. Humas Pemprov Kepri/ disediakan oleh GoWest.ID

FESTIVAL Raja Ali Haji kembali digelar di Pulau Penyengat, Tanjungpinang, Kepulauan Riau, setelah 28 tahun vakum. Festival yang berlangsung dari 5 hingga 7 Juli 2024 ini menandai dimulainya kembali upaya pelestarian budaya dan sejarah terkait Raja Ali Haji, pahlawan nasional dan budayawan Melayu ternama.

Daftar Isi
Raja Ali Haji: Pahlawan Nasional, Budayawan MelayuKarya-karya Raja Ali HajiPengaruh Raja Ali Haji

DIADAKAN bertepatan dengan Muhibah Budaya Jalur Rempah (MBJR) 2024, festival ini menjadi wadah untuk merayakan kekayaan budaya maritim dan peninggalan berharga Raja Ali Haji. Berbagai acara menarik digelar, termasuk simposium budaya, pertunjukan seni, pameran, dan haul Raja Ali Haji.

Kepala Dinas Kebudayaan Kepulauan Riau, Juramadi Esram, dalam sambutannya di pembukaan festival, mengungkapkan tekad Pemprov Kepri untuk menjadikan Festival Raja Ali Haji sebagai agenda tahunan. Hal ini sejalan dengan komitmen untuk menjaga dan melestarikan warisan budaya Raja Ali Haji, yang karyanya, termasuk “Gurindam Dua Belas”, telah diakui sebagai akar bahasa Indonesia.

Festival ini juga menjadi momen untuk mengenang 150 tahun wafatnya Raja Ali Haji. Semangat dan karyanya terus menginspirasi generasi penerus, bukan hanya di Kepulauan Riau, tetapi di seluruh Indonesia.

Salah satu acara menarik dalam festival ini adalah Simposium Budaya Menyulam Silam Sejarah Jalur Rempah dan Ketokohan Raja Ali Haji. Simposium ini menghadirkan dua pembicara ternama dari Malaysia, Prof Madya Dr Norazimah dan Dato’ Dr R.A. Hufaizah Hashim, untuk membahas peran Raja Ali Haji dalam sejarah maritim dan budayanya.

Festival Raja Ali Haji diharapkan dapat membangkitkan semangat kebangsaan dan rasa cinta terhadap budaya maritim di kalangan masyarakat. Festival ini juga menjadi kesempatan untuk mempromosikan pariwisata Kepulauan Riau dan Pulau Penyengat sebagai destinasi wisata budaya yang kaya dan bersejarah.

Raja Ali Haji: Pahlawan Nasional, Budayawan Melayu

RAJA Ali Haji, seorang ulama, budayawan, dan sejarawan ternama dari Kepulauan Riau, merupakan salah satu tokoh penting dalam sejarah Melayu dan Indonesia. Lahir di Pulau Penyengat, Tanjungpinang, pada tahun 1809, Raja Ali Haji dikenal sebagai “Bapak Bahasa Indonesia” karena perannya dalam mempelopori standarisasi bahasa Melayu.

Karya-karyanya yang monumental, seperti “Gurindam Dua Belas”, “Bustan al-Katibin”, dan “Kitab Pengetahuan Bahasa”, menjadi landasan bagi perkembangan bahasa Melayu modern dan akhirnya ditetapkan sebagai bahasa persatuan Indonesia.

Karya-karya Raja Ali Haji

  • Gurindam Dua Belas: Sebuah karya sastra berbentuk puisi yang berisi nasihat dan petunjuk hidup berlandaskan nilai-nilai agama dan budaya Melayu. Gurindam Dua Belas dianggap sebagai salah satu karya sastra Melayu terpenting dan telah diterjemahkan ke dalam berbagai bahasa.
  • Bustan al-Katibin: Sebuah buku panduan tata bahasa Arab-Melayu yang menjadi rujukan penting bagi para pelajar bahasa Melayu di masanya.
  • Kitab Pengetahuan Bahasa: Sebuah buku yang membahas tentang sejarah, struktur, dan penggunaan bahasa Melayu. Buku ini menjadi salah satu sumber utama bagi para ahli bahasa Melayu modern.

Pengaruh Raja Ali Haji

  • Standarisasi Bahasa Melayu: Raja Ali Haji mempelopori standarisasi bahasa Melayu dengan menyusun tata bahasa dan pedoman penulisan yang baku. Hal ini menjadi dasar bagi perkembangan bahasa Indonesia modern.
  • Pelestarian Budaya Melayu: Karya-karya Raja Ali Haji, terutama “Gurindam Dua Belas”, menjadi sumber informasi penting tentang budaya dan nilai-nilai Melayu. Karyanya membantu melestarikan budaya Melayu dan menyebarkannya ke generasi selanjutnya.
  • Pembangunan Nasional: Penetapan bahasa Melayu sebagai bahasa persatuan Indonesia merupakan salah satu faktor penting dalam pembangunan nasional. Raja Ali Haji, melalui karyanya, berperan penting dalam mewujudkan hal ini.

Raja Ali Haji adalah sosok yang patut dihormati dan dihargai atas kontribusinya yang luar biasa bagi budaya Melayu dan Indonesia. Karyanya terus dipelajari dan dikaji hingga saat ini, dan pengaruhnya masih terasa dalam berbagai aspek kehidupan masyarakat Indonesia.

(nes/ham)

Kaitan festival, Penyengat, Raja Ali Haji, tanjungpinang
Admin 8 Juli 2024 8 Juli 2024
Apa yang anda pikirkan
Suka sekali0
Sedih0
Gembira0
Tal peduli0
Marah0
Masa bodoh0
Geli0
Artikel Sebelumnya Kode Pos Kecamatan Batu Aji, Sei Beduk dan Sagulung Batam
Artikel Selanjutnya Yang Pertama di Kepri, RSBP Batam Sukses Lakukan Tindakan Pemasangan Implant Pada Jantung

APA YANG BARU?

Warga Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan
Lingkungan 4 jam lalu 102 disimak
Siswa Tanjungpinang Dialihkan Belajar Daring hingga 18 September 2026
Pendidikan 5 jam lalu 110 disimak
Dua Warga Dilaporkan Meninggal Dalam Bentrokan di Setokok
Artikel 5 jam lalu 129 disimak
Sengketa Lahan di Barelang Memanas, Bentrokan Pecah di Jembatan III Setokok
Artikel 5 jam lalu 117 disimak
Lajur Prioritas Trans Batam Diterapkan Bertahap, Mulai Batam Center
Artikel 17 jam lalu 125 disimak

POPULER PEKAN INI

Pertama Kali Digelar! Lomba Karaoke RW 20 “Cipta Permata Idol” Sukses Hibur Warga
Artikel 5 hari lalu 865 disimak
Ekspedisi Dokumentasi Prasasti Pasir Panjang 1955
Histori 7 hari lalu 311 disimak
Raja Haji Abdullah ibn Raja Haji Ahmad
Tokoh 5 hari lalu 293 disimak
“Kapasitas Produksi Air Bersih di Batam vs Realitas Frekuensi Mati Air Bulanan”
In Depth 6 hari lalu 279 disimak
Semua Diundang! Fesmed Selat Malaka 2026 Buka Pendaftaran Peserta Seminar, Diskusi dan Lokakarya
Artikel 4 hari lalu 265 disimak
- Pariwara -
Ad imageAd image
about us

Kami berusaha menjadi CITIZEN yang netral dan objektif dalam menyampaikan pandangan serta pikiran tentang apapun di dunia ini.

  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
© Indonesia Multimedia GoWest 2026. All Rights Reserved.
adbanner
AdBlock Detected
Our site is an advertising supported site. Please whitelist to support our site.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?