Dengan mengakses situs GoWest.ID, anda setuju dengan kebijakan privasi dan ketentuan penggunaannya.
Setuju
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
    ReportaseSimak lebih lanjut
    19 Penerbangan Batam–Jakarta Batal Akibat Abu Krakatau, Penumpang Beralih ke Rute Transit
    3 jam lalu
    Akses Udara Terganggu, Agenda MICE dan Wisata Batam Ikut Terdampak
    3 jam lalu
    Penyusutan DAM Nongsa Mulai Ancam Suplai ke Kawasan Data Centre
    4 jam lalu
    Lahan Tiga Hektar Di Lagoi Hangus Dilalap Si Jago Merah
    22 jam lalu
    4 Penerbangan RHF Tanjungpinang Batal dan 469 Penumpang Terdampak
    1 hari lalu
  • Ragam
    RagamSimak lebih lanjut
    “Absensi Digital Langsung ke WhatsApp Orang Tua’
    2 jam lalu
    Makanan Beracun, dan Bagaimana McDonald’s Menghindarinya
    1 hari lalu
    Dari Letnan Asworth ke Brandes; Inkripsi Prasasti Budha di Karimun
    5 hari lalu
    Pembaca Lansia
    5 hari lalu
    Pasokan Anggur Lokal di Bintan Jadi Peluang Petani
    1 minggu lalu
  • Data
    DataSimak lebih lanjut
    8
    Masjid Al Mubaraq, Karimun (Masjid Raja Haji Abdullah)
    23 jam lalu
    Realisasi Belanja Pemko Tanjungpinang hingga September 2026
    1 hari lalu
    Tanjung Lamun, Batam
    3 hari lalu
    Gunung Kijang, Bintan
    3 hari lalu
    Gedung Beringin, Batam
    2 minggu lalu
  • Program
    ProgramSimak lebih lanjut
    Limas Potong; ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’ (Documentary)
    3 bulan lalu
    “Tanjak Perkasa Alam Karimun”
    3 bulan lalu
    #ComingSoon LIMAS POTONG: ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’
    3 bulan lalu
    Durai – Selat Gelam : “Jejak Masa Lalu & Alam yang Bersahabat”
    7 bulan lalu
    Moro – Sugi: “Surga Alam yang Tersembunyi”
    7 bulan lalu
  • id
    • zh-CN
    • en
    • id
TELUSUR
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Notifikasi Simak lebih lanjut
Aa
Aa
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
  • Ragam
  • Program
  • Data
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
  • Advertorial
© 2025 Indonesia Multimedia GoWest. All Rights Reserved.
Histori

Ekspedisi Dokumentasi Prasasti Pasir Panjang 1955

Prasasti Pasir Panjang Karimun (Bagian 2)

Editor Admin 42 menit lalu 60 disimak

“lokasi prasasti pasir panjang saat itu, masih terletak persis di lereng batu granit yang langsung berhadapan dengan perairan laut.’

..

“Waktu pendokumentasian prasasti pasir panjang pada 29 Juli 1955, juga sejalan dengan masa tugas Encik M. Apan sebagai bupati Kepulauan Riau masa itu (15 Mei 1954 – 31 Juli 1955).”

…

“Sebuah bendera dari suku laut akit terpasang persis pada lokasi; sebagai penanda situs bersejarah tersebut.”

Oleh: Bintoro Suryo


DINAS Purbakala Republik Indonesia pernah menggelar ekspedisi arkeologi ke wilayah Sumatra pada tahun 1954. Fokusnya meneliti era masa Kerajaan Sriwijaya melalui artefak atau prasasti yang pernah ditemukan pada masa lalu.

Penelitian dan dokumentasi diinisiasi oleh R. Soekmono seorang arkeolog dan sejarawan yang saat itu menjabat sebagai kepala dinas purbakala Republik Indonesia. Ia bekerjasama dengan sejarawan lain seperti Satyawati Suleiman, Soejono, Boechari, Uka Tjandrasasmita, Basoeki dan arkeolog asal Belanda.

Misi utama ekspedisi ini adalah menginventarisasi cagar budaya nasional paska kemerdekaan.

Pada 29 Juli 1955, bagian tim ekspedisi tiba di Karimun dan melakukan pendokumentasian terhadap situs prasasti pasir panjang. Hasil dokumentasi juga disimpan di museum Leiden. Berkode Oudheidkundige Dienst (OD), tepatnya nomor registrasi OD-20248 hingga OD-20253. Arsip foto ini merekam fisik tulisan kuno dan lanskap asli tebing batu itu sebelum kawasan di sekitarnya berubah menjadi area pertambangan komersial seperti sekarang.

Kode OD-20248 hingga OD-20253 merupakan nomor registrasi negatif film/foto spesifik yang disimpan. Total ada 6 lembar foto resmi (dari nomor 20248 sampai 20253) yang diambil oleh tim ekspedisi saat itu.

Kegiatan dokumentasi prasasti Pasir Panjang di Karimun pada tahun 1955. © F. Museum Leiden

Yang menarik, lokasi prasasti pasir panjang saat itu, masih terletak persis di lereng batu granit yang langsung berhadapan dengan perairan laut. Tidak seperti kondisi saat ini yang sudah direklamasi, dikelilingi dan masuk dalam area pertambangan Karimun granit.

Lokasi prasasti Pasir Panjang, berada di pinggir laut pada tahun 1955. © F. Repro dengan pewarnaan. Koleksi pribadi Bintoro Suryo

Yang juga menarik pada kegiatan pendokumentasian tahun 1955 di Karimun ini; pada sosok berbaju putih yang ikut dalam ekspedisi. Tidak ada penjelasan tentang deskripsi sosok orang yang tergambar dalam foto. Namun diduga merupakan Bupati pertama Kepulauan Riau masa itu, Encik M. Apan.

Tim dokumentasi prasasti Pasir Panjang di Karimun pada tahun 1955. © F. Repro dengan pewarnaan. Koleksi pribadi Bintoro Suryo
Tim dokumentasi prasasti Pasir Panjang di Karimun pada tahun 1955. © F. Repro dengan pewarnaan. Koleksi pribadi Bintoro Suryo
Lokasi prasasti Pasir Panjang di lereng batuan granit dan berhadapan laut pada tahun 1955. F. Repro dengan pewarnaan. Koleksi pribadi Bintoro Suryo

Waktu pendokumentasian prasasti pasir panjang pada 29 Juli 1955, juga sejalan dengan masa tugas Encik M. Apan sebagai bupati Kepulauan Riau masa itu (15 Mei 1954 – 31 Juli 1955).

Bupati Kepulauan Riau pertama, Encik M. Apan. Repro dengan pewarnaan. Koleksi pribadi Bintoro Suryo

Dugaan juga diperkuat latar belakangnya di masa lalu yang lekat dengan penelitian sejarah. Pada masa kolonial Belanda, Encik M. Apan sempat menjabat pegawai pemerintah kolonial Belanda. Ia sempat menerbitkan laporan kajian tentang perkembangan adat dan sosio politik dan sejarah masyarakat Kepulauan Riau sekitar tahun 1934.

Berita District Van Bintan oleh Muhammad Apan. 

Lokasi Prasasti di Kawasan Eksplorasi Granit

KAWASAN Pasir Panjang, Pulau Karimun mulai dieksplorasi potensi sumberdaya batuan granitnya secara nasional pada awal dekade 1970-an. Kegiatan industri itu diinisiasi oleh PT Karimun Granite. Aktivitas survei geologi dan pemetaan wilayah dimulai secara resmi pada akhir tahun 1971 setelah pembentukan perusahaan pada September 1971.

Saat memetakan bukit granit di area konsesi Pasir Panjang, tim geolog menemukan tulisan kuno yang terpahat pada dinding batu seperti temuan awal sekitar seabad sebelumnya. Karena lokasi prasasti berada di pusat area penambangan aktif, manajemen menetapkan zona steril. Batas peledakan dinamit (blasting) digeser guna menyelamatkan dinding batu bertulis dari kehancuran.

Namun, untuk aktifitas pertambangan, area di sekitarnya yang sebelumnya merupakan perairan laut, mulai direklamasi.

Situs prasasti Pasir Panjang di Karimun pada dekade 1970-an, dengan bendera suku laut orang Akit terpasang. (Kanan) Foto hitam putih dan (Kiri) Repro dengan pewarnaan. © F. ‘Singapore Silk Road of The Sea – John N. Miksic published by NUS Press and the National Museum of Singapore

Tampak pada gambar, lokasi situs prasasti Pasir Panjang yang terletak di lereng tebing granit dan langsung berhadapan dengan laut di masa sebelumnya, terlihat telah direklamasi. Sebuah bendera dari suku laut akit terpasang persis pada lokasi; sebagai penanda situs bersejarah tersebut.

Tampaknya, lokasi prasasti yang juga terdiri dari relief tapak kaki raksasa dan sebuah sumur batu, merupakan tempat yang dihormati oleh penduduk suku laut.

Foto suku laut Akit di desa Pasir Panjang Karimun pada dekade 1970-an. (Kanan) Foto hitam putih dan (Kiri) repro dengan pewarnaan. © F. ‘Singapore Silk Road of The Sea – John N. Miksic published by NUS Press and the National Museum of Singapore

Pada awal masa eksplorasi tambang granit masa itu, lokasi sekitarnya juga masih didiami kelompok masyarakat asli suku laut.

Foto rumah suku laut orang Akit di desa Pasir Panjang, Meral sekitar dekade 1970-an. (Kanan) Hitam putih dan (Kiri) repro dengan pewarnaan. © F. ‘Singapore Silk Road of The Sea – John N. Miksic published by NUS Press and the National Museum of Singapore

(*)

Penulis/ Videografer: Bintoro Suryo – Ordinary Man. Orang teknik, Mengelola Blog, suka sejarah & Videography.
Artikel ini diterbitkan sebelumnya di: bintorosuryo.com

Kaitan History, Inkripsi, karimun, Prasasti pasir panjang, sejarah
Admin 8 September 2026 8 September 2026
Apa yang anda pikirkan
Suka sekali0
Sedih0
Gembira0
Tal peduli0
Marah0
Masa bodoh0
Geli0
Artikel Sebelumnya “Absensi Digital Langsung ke WhatsApp Orang Tua’

APA YANG BARU?

“Absensi Digital Langsung ke WhatsApp Orang Tua’
Catatan Netizen 2 jam lalu 96 disimak
19 Penerbangan Batam–Jakarta Batal Akibat Abu Krakatau, Penumpang Beralih ke Rute Transit
Artikel 3 jam lalu 120 disimak
Akses Udara Terganggu, Agenda MICE dan Wisata Batam Ikut Terdampak
Artikel 3 jam lalu 97 disimak
Penyusutan DAM Nongsa Mulai Ancam Suplai ke Kawasan Data Centre
Artikel 4 jam lalu 96 disimak
Lahan Tiga Hektar Di Lagoi Hangus Dilalap Si Jago Merah
Artikel 22 jam lalu 194 disimak

POPULER PEKAN INI

BMKG Batam: “Cuaca Kota Batam Awal Bulan September Cerah Berawan”
Artikel 6 hari lalu 366 disimak
Batam Belum Terdampak Abu Vulkanik Krakatau
Artikel 1 hari lalu 341 disimak
Ribuan Penumpang di Bandara Hang Nadim Batam Terdampak
Artikel 1 hari lalu 314 disimak
Penerbangan Jakarta – Batam Dihentikan Sementara
Artikel 1 hari lalu 305 disimak
Kantor Bea Cukai Batam Terbakar, Diduga Akibat Korsleting Listrik
Artikel 4 hari lalu 291 disimak
- Pariwara -
Ad imageAd image
about us

Kami berusaha menjadi CITIZEN yang netral dan objektif dalam menyampaikan pandangan serta pikiran tentang apapun di dunia ini.

  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
© Indonesia Multimedia GoWest 2026. All Rights Reserved.
adbanner
AdBlock Detected
Our site is an advertising supported site. Please whitelist to support our site.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?