Dengan mengakses situs GoWest.ID, anda setuju dengan kebijakan privasi dan ketentuan penggunaannya.
Setuju
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
    ReportaseSimak lebih lanjut
    Polsek Nongsa Mediasi Bentrok Pemuda di Kabil
    10 jam lalu
    Personil Gabungan Sisir THM Di Batam
    10 jam lalu
    Publik Diajak ‘Uji Kepatutan’ Draft PTSP BP Batam 2026
    10 jam lalu
    Pertama Kali di Batam, RSUD Embung Fatimah Berhasil Lakukan Operasi Clipping Aneurisma Otak
    1 hari lalu
    Bareskrim Polri Jerat Bos Kasino di Batam Dengan Pasal TPPU
    1 hari lalu
  • Ragam
    RagamSimak lebih lanjut
    Negeri Lingga, 1861 (Bagian 2)
    1 hari lalu
    Garuda Spark Hub Resmi Meluncur
    4 hari lalu
    Pasokan Air Baku Sei Pulai dan Gesek Bertahan Lebih Baik Dibanding Waduk Batam
    5 hari lalu
    Negeri Lingga, 1861 (Bagian 1)
    1 minggu lalu
    Jalan Kaki itu Membahagiakan
    1 minggu lalu
  • Data
    DataSimak lebih lanjut
    Gedung Beringin, Batam
    1 minggu lalu
    Rata-Rata Lama Sekolah Warga Batam Tembus 11,34 Tahun, Tertinggi di Kepri
    2 minggu lalu
    Inflasi Kota Batam Juli 2026 Stabil di Angka 3,49 Persen
    2 minggu lalu
    Bandar Udara Raja Haji Abdullah, Karimun
    2 minggu lalu
    Pengeluaran Warga Batam Melonjak Rp3,12 Juta per Bulan/ Kapita
    1 bulan lalu
  • Program
    ProgramSimak lebih lanjut
    Limas Potong; ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’ (Documentary)
    2 bulan lalu
    “Tanjak Perkasa Alam Karimun”
    2 bulan lalu
    #ComingSoon LIMAS POTONG: ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’
    3 bulan lalu
    Durai – Selat Gelam : “Jejak Masa Lalu & Alam yang Bersahabat”
    6 bulan lalu
    Moro – Sugi: “Surga Alam yang Tersembunyi”
    7 bulan lalu
  • id
    • zh-CN
    • en
    • id
TELUSUR
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Notifikasi Simak lebih lanjut
Aa
Aa
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
  • Ragam
  • Program
  • Data
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
  • Advertorial
© 2025 Indonesia Multimedia GoWest. All Rights Reserved.
Artikel

3 Kabupaten di Kepri Belum Konversi Minyak Tanah ke Elpiji

Editor Admin 3 tahun lalu 499 disimak
Ilustrasi: Elpiji 3 kg. F. Kobarksb.com/disajikan GoWest.ID

KONVERSI minyak tanah ke elpiji (liquefied petroleum gas) sudah berlangsung sejak tahun 2007 secara nasional. Namun, di wilayah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) belum semua daerah beralih ke elpiji. 

Dilansir dari Antara, Anggota DPRD Provinsi Kepri, Irwansyah menyebutkan masih ada tiga kabupaten di Kepri yang belum melakukan konversi dari kompor berbahan minyak tanah ke elpiji, yaitu Lingga, Anambas, dan Natuna. 

“Dari total tujuh kabupaten/kota se-Kepri, empat daerah sudah konversi kompor minyak tanah ke  elpiji, yaitu Karimun, Bintan, Batam, dan Tanjungpinang,” kata Irwansyah saat menyampaikan pandangan fraksi pada sidang paripurna terkait Ranperda Rancangan Umum Energi Daerah (RUED) Kepri 2023-2050 di Aula Wan Seri Beni, Dompak, Tanjungpinang, Senin (23/10/2023).

Oleh karena itu, Irwansyah mendorong Pemprov Kepri menggesa konversi kompor minyak tanah ke elpiji di Lingga, Anambas, dan Natuna agar tak ada lagi perbedaan antara warga di tiga kabupaten itu dengan warga kabupaten/kota lainnya yang sudah menggunakan kompor gas.

Ia juga menyoroti kegiatan ekspor gas langsung dari Anambas dan Natuna ke negara tetangga Singapura, agar terlebih dahulu memprioritaskan kebutuhan gas bagi masyarakat setempat.

“Anambas dan Natuna ialah daerah penghasil minyak dan gas, harusnya mereka juga ikut menikmati pasokan elpiji bersubsidi,” ujarnya.

Selain itu, Irwansyah turut menyampaikan terkait beberapa daerah pulau di Kepri yang masih minim penerangan listrik.

Ia mencontohkan di wilayah Belakang Padang, Batam, listrik masih menyala sekitar 6-10 jam, sehingga perlu didorong supaya menyala 1×24 jam, seperti daerah perkotaan pada umumnya.

“Beberapa poin menyangkut gas dan listrik, kiranya perlu menjadi prioritas Pemprov Kepri melalui pembahasan Ranperda RUED 2023-2050. Mudah-mudahan bukan cuma materi di atas kertas, tapi betul-betul diimplementasikan,” ujarnya.

Sementara itu, Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, mengatakan Ranperda RUED dibuat untuk menjalankan amanat Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2007 tentang Energi, yang mengharuskan pemerintah daerah merencanakan pengelolaan energi daerah dengan merujuk pada rencana energi nasional.

Ansar mengatakan urgensi penetapan Ranperda RUED menjadi bagian kunci dalam mewujudkan visi pengelolaan energi nasional, yaitu mencapai pengelolaan energi yang adil, berkelanjutan, dan berwawasan lingkungan, yang memfokuskan pada pengembangan energi terbarukan dan konservasi energi untuk mencapai kemandirian dan ketahanan energi nasional.

“RUED Kepri mencakup proyeksi permintaan dan pasokan energi hingga tahun 2050, yang ditemani oleh kebijakan, strategi, program, dan kegiatan untuk mendukung pencapaian tujuan energi daerah ini,” ujarnya.

Dia pun menyoroti beberapa tantangan dalam sektor energi di Kepri, termasuk peningkatan kebutuhan energi sejalan dengan pertumbuhan sektor ekonomi seperti industri, bisnis, transportasi, dan kawasan ekonomi khusus.

Sementara itu, sambungnya, pasokan energi di Kepri masih sangat bergantung pada sumber energi fosil seperti minyak bumi dan gas alam.

Oleh karena itu, lanjutnya, diperlukan pengembangan sumber energi baru dan terbarukan (EBT) sebagai alternatif di Kepri.

“Harapan kami permintaan energi dari sumber EBT seperti biosolar akan terus meningkat dan menggantikan energi fosil dan pengurangan penggunaan energi fosil bisa terwujud hingga 2050,” ujar Ansar.

Ansar menambahkan  Ranperda RUED ini diharapkan akan memberikan arah dan panduan bagi semua pemangku kepentingan, termasuk pemerintah pusat, provinsi, kabupaten/kota, dan pelaku usaha, untuk bersama-sama mewujudkan visi energi daerah di Kepri.

Visi ini bertujuan untuk menyediakan pasokan energi yang memadai dengan memaksimalkan potensi energi lokal secara berkelanjutan dan berwawasan lingkungan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

(ade)

Kaitan anambas, Gas elpiji, kepri, Konversi minyak tanah, lingga, LPG, natuna
Admin 23 Oktober 2023 23 Oktober 2023
Apa yang anda pikirkan
Suka sekali0
Sedih0
Gembira0
Tal peduli0
Marah0
Masa bodoh0
Geli0
Artikel Sebelumnya Sepanjang 2023 Polisi Gagalkan Peredaran 111.033 Gram Sabu di Batam
Artikel Selanjutnya Masjid Nurul Islam Batamindo, Batam

APA YANG BARU?

Polsek Nongsa Mediasi Bentrok Pemuda di Kabil
Artikel 10 jam lalu 110 disimak
Personil Gabungan Sisir THM Di Batam
Artikel 10 jam lalu 107 disimak
Publik Diajak ‘Uji Kepatutan’ Draft PTSP BP Batam 2026
Artikel 10 jam lalu 126 disimak
Pertama Kali di Batam, RSUD Embung Fatimah Berhasil Lakukan Operasi Clipping Aneurisma Otak
Artikel 1 hari lalu 190 disimak
Bareskrim Polri Jerat Bos Kasino di Batam Dengan Pasal TPPU
Artikel 1 hari lalu 213 disimak

POPULER PEKAN INI

Rabu (26/08) Malam, Air Batam Hilir Matikan Sementara Di Berbagai Wilayah di Batam
Artikel 5 hari lalu 356 disimak
Pasokan Air Baku Sei Pulai dan Gesek Bertahan Lebih Baik Dibanding Waduk Batam
Lingkungan 5 hari lalu 351 disimak
50 Hektare Lahan di Bintan Terbakar: 67 Titik Karhutla Sejak Juli, Bintan Timur Paling Parah
Artikel 3 hari lalu 335 disimak
Singapura Siapkan Reklamasi Tiga Pulau di Hadapan Batam
Artikel 5 hari lalu 331 disimak
Dugaan Selundupkan 800 Kg Ketamine, Kapal Kargo Berbendera Komoro Disergap di Perairan Anambas
Artikel 6 hari lalu 323 disimak
- Pariwara -
Ad imageAd image
about us

Kami berusaha menjadi CITIZEN yang netral dan objektif dalam menyampaikan pandangan serta pikiran tentang apapun di dunia ini.

  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
© Indonesia Multimedia GoWest 2026. All Rights Reserved.
adbanner
AdBlock Detected
Our site is an advertising supported site. Please whitelist to support our site.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?